Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI KESEHATAN TWO STEP FLOW COMMUNICATION DALAM MENYEBARKAN INFORMASI KESEHATAN IBU DAN JANIN MELALUI PARA DUKUN BERANAK DI JAWA BARAT Hafiar, Hanny
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk: Menggambarkan tujuan dan sebab pemilihan yang dilakukan ibu hamil untuk tetap mendatangi dukun beranak, Menggambarkan pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu, Menggambarkan harapan yang dimiliki oleh ibu hamil dalam proses pemberian informasi dan pelayanan kesehatan, Menggambarkan perbandingan kredibilitas dukun beranak dan bidan desa berdasarkan penilaian ibu hamil, Menghasilkan isi dan pengemasan pesan dalam mempersuasi ibu hamil dalam meningkatkan kredibilitas bidan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan metode studi kasus deskriptif. Adapun penentuan sampel menggunakan teknik purposif. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: Tujuan untuk tetap mendatangi dukun beranak yang dilakukan oleh ibu hamil di daerah pedesaan di Jawa Barat, adalah untuk memperoleh pelayanan Pijat bayi, Memandikan dan belajar mengurus bayi sampai cuplak puser, Gedog, Membetulkan posisi bayi sungsang dalam kandungan, dan pijat kandungan selepas melahirkan. Pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu meliputi aspek komunikasi verbal dan non verbal. Sedangkan harapan yang dimiliki oleh ibu meliputi: akses dan transportasi, biaya, Peralatan, Pelayanan, Obat-obatan dan Jumlah tenaga Bidan. Perbandingan kredibilitas, secara keseluruhan aspek kompetensi, karisma, sarana pelayanan kesehatan, peralatan dan obat-obatan yang diberikan bidan desa mendapat penilaian yang lebih besar dari ibu hamil di pedesaan dibandingkan dukun beranak. Namun karakter dukun beranak dianggap lebih baik dibandingkan karakter bidan desa. Pesan yang efektif untuk mempersuasi ibu hamil guna meningkatkan kredibilitas bidan desa yaitu penekanan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan bidan desa kepada masyarakat merupakan pelayanan kesehatan yang menjamin faktor kebersihan, kenyamanan, lengkap, profesional dan gratis. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah para bidan desa sebaiknya lebih mengembangkan kemampuan untuk lebih memahami karakteristik masyarakat setempat dimana ia ditugaskan. 
IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI KESEHATAN TWO STEP FLOW COMMUNICATION DALAM MENYEBARKAN INFORMASI KESEHATAN IBU DAN JANIN MELALUI PARA DUKUN BERANAK DI JAWA BARAT Hafiar, Hanny
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.569

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk: Menggambarkan tujuan dan sebab pemilihan yang dilakukan ibu hamil untuk tetap mendatangi dukun beranak, Menggambarkan pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu, Menggambarkan harapan yang dimiliki oleh ibu hamil dalam proses pemberian informasi dan pelayanan kesehatan, Menggambarkan perbandingan kredibilitas dukun beranak dan bidan desa berdasarkan penilaian ibu hamil, Menghasilkan isi dan pengemasan pesan dalam mempersuasi ibu hamil dalam meningkatkan kredibilitas bidan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan metode studi kasus deskriptif. Adapun penentuan sampel menggunakan teknik purposif. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: Tujuan untuk tetap mendatangi dukun beranak yang dilakukan oleh ibu hamil di daerah pedesaan di Jawa Barat, adalah untuk memperoleh pelayanan Pijat bayi, Memandikan dan belajar mengurus bayi sampai cuplak puser, Gedog, Membetulkan posisi bayi sungsang dalam kandungan, dan pijat kandungan selepas melahirkan. Pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu meliputi aspek komunikasi verbal dan non verbal. Sedangkan harapan yang dimiliki oleh ibu meliputi: akses dan transportasi, biaya, Peralatan, Pelayanan, Obat-obatan dan Jumlah tenaga Bidan. Perbandingan kredibilitas, secara keseluruhan aspek kompetensi, karisma, sarana pelayanan kesehatan, peralatan dan obat-obatan yang diberikan bidan desa mendapat penilaian yang lebih besar dari ibu hamil di pedesaan dibandingkan dukun beranak. Namun karakter dukun beranak dianggap lebih baik dibandingkan karakter bidan desa. Pesan yang efektif untuk mempersuasi ibu hamil guna meningkatkan kredibilitas bidan desa yaitu penekanan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan bidan desa kepada masyarakat merupakan pelayanan kesehatan yang menjamin faktor kebersihan, kenyamanan, lengkap, profesional dan gratis. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah para bidan desa sebaiknya lebih mengembangkan kemampuan untuk lebih memahami karakteristik masyarakat setempat dimana ia ditugaskan. 
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha, Aat Ruchiat Afriesta, Arien Aina Maryama Isnaini Aisyah, Novrisa Nu Akbar, Thoriq Nul Amalia Ayuni Hakim Amalia, Sherly Anisa L.K., Anisa Annisa Yutha Anwar Sani, Anwar Ari Agung Prastowo, Ari Agung Aries Buana, Aries Ashari, Muhammad Syahwal Barezki, Fisti Eliana Barlian, Tria Dara Bella, arkita Vierza Budiana, Heru Riyanto Budiana, Heru Riyanto Budiana, Heru Riyanto Budiana, Heru Riyanto C. Priyatna, Centurion Centurion Chandratama Priyatna, Centurion Chandratama Chendy Priyatna, Centurion Dadang Sugiana Dasrun Hidayat Desilvani, Dwi Detta Rahmawan, Detta Diana Hardiny, Diana Effendy, Tiara Putri Efrin Umma Nassaluka, Efrin Umma Elvinaro Ardianto Engkus Kuswarno Erdinaya, Lukita Komala Esther, Allegra Gabriella Evi Novianti Fajar Syuderajat, Fajar Fatma S, Diah Feliza Zubair Firda Firdaus Abdi, Firda Firdaus FX Ari Agung P FX. Ari Agung Prastowo, FX. Ari Agung Hajati, Rizky Pratama Hakim, Aji Zul Hanna Herfina, Hanna Hermawan, Fajar Heru Ryanto Budiana Iriana Bakti Jimi N Mahameruaji, Jimi N Jimi Narotama Mahameruaji, Jimi Narotama Khairunnisa, Silka Khalish, Isni Raihan Kokom Komariah Komang Gde Adikresna D, Komang Gde Levana, Azka Putri Lilis Puspitasari Lukiati Komala MAHAMERUAJI, JIMI N. Mariezka, Filza Intan Marvian, Ananda Maudia, Fasya Nindi Aristi Nur Ihsan, Mega Farras i Nurcahya, Hilma Rizky Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Oji Kurniadi Pakaradena, Andika Pramesti, Jelita Prastowo, FX Ari Agung Prastowo, FX Ari Agung Pratama, Abisha Akmal Priyatna, Centurion C Priyatna, Centurion C. Priyo Subekti Putri, Jessica Wandita Putri, Rahmi Wellina Rahmayanty, Nindya Rahmi, Fathiya Nur ramadhan, muhammad Al fata Rangga Saptya Mohamad Permana, Rangga Saptya Mohamad Retasari Dewi, Retasari Ridwan Setiawan Daradjat, dkk, Ridwan Setiawan Romadhoni, Alfian Ruchiat, Aat Rully Khairul Anwar, Rully Khairul Rusmulyadi, Rusmulyadi Rusmulyadi, Rusmulyadi Safitri, Alfiolita Widya Safitri, Baiq Vira Samosir, Deborah Sondang Napita Sarah Nurtyasrini, Sarah Seftia Rahmaning Tyas, Seftia Rahmaning Sjuchro, Dian Wardiana Sri Seti Indriani, Sri Seti Susie Perbawasari Syauqy Lukman Trie Damayanti UP, Syefira Ichsan Wahyu Pratama, Rizqi Yanti Setianti Yonita, Lingga Yurita, Ayu Puspa Yustikasari, Yustikasari