Een Yayah Haenilah
PGSD

Published : 45 Documents
Articles

STUDI DESKRIPTIF TENTANG IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK PADA SEKOLAH DASAR

Jurnal Pedagogik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is focused on the implementation of thematic learning in the elementary school at Bandar Lampung. The purpose of the research is to describe the planning which made by teachers before implementing thematic learning and describe the implementation of thematic learning by teachers. This research was conducted at four elementary schools in Bandar Lampung which already implementing curriculum of 2013. This research was analyzed by mixture of quantitative analysis techniques-qualitative. The results of this research showed that all teachers prepare the planning for teaching (RPP), but the RPP only move the components in the teacher guide book into the planning thematic learning. Implementation of thematic learning has not been fully implemented. The thematic learning very needs support of media, but only some teachers are using it. That thing give the influence of the thematic learning implementation effectiveness.Penelitian ini berfokus pada implementasi pembelajaran tematik pada Sekolah Dasar di Kota Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan yang dibuat oleh guru sebelum mengimplementasikan pembelajaran tematik dan mendeskripsikan implementasi pembelajaran tematik yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini dilaksanakan di empat Sekolah Dasar di Kota Bandar Lampung yang sudah menerapkan kurikulum 2013. Penelitian ini dianalisa menggunakan teknik analisis data campuran kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa, semua guru menyiapkan RPP untuk mengajar, tetapi RPP tersebut hanya memindahkan komponen-komponen yang terdapat dalam buku panduan guru kedalam perencanaan pembelajaran tematik. Implementasi pembelajaran tematik belum terlaksana seutuhnya. Pelaksanaan pembelajaran tematik sangat memerlukan dukungan media, dan hanya sebagian guru yang menggunakannya dalam pembelajaraan, hal ini sangat mempengaruhi efektifitas pada implementasi pembelajaran tematik.Kata kunci: kurikulum 2013, implementasi pembelajaran, pembelajaran tematik.

PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN BUKU GAMBAR BERCERITA TERHADAP PENINGKATAN KOSAKATA DASAR

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research based on childrens poor vocabulary mastery in B Group of TK Dharma Wanita Pringsewu. This study aimed to find out the impact of using picture story book to increase childrens vocabulary mastery. The study method used Pre-Experimental research with One Group Pretest-Posttest design. Sampling technic used was saturated sampling. Data collecting technique used were observation technic and documentation. The research instrument was observation paper or observation guidance. Data analysis used was cross table analysis and analysis test simple linear regression analysis. The research result showed that there was an impact between learning activity by using picture story book to increase basic vocabulary mastery as much as 7 vocabularies per-day in B Group of TK Dharma Wanita Pringsewu.Penelitian ini berlatar belakang dari sedikitnya kosakata dasar atau perbendaharaan kata yang dimiliki anak di kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan Pringsewu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media buku gambar bercerita terhadap peningkatan kosakata dasar anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre-Experimental dengan Desain One Group Pretest-Posttes. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi atau pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tabel silang dan analisis uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara aktivitas belajar menggunakan media buku gambar bercerita terhadap peningkatan kosa kata dasar dibuktikan dengan adanya peningkatan kosa kata dasar anak kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan Pringsewu sebanyak 7 kosakata per hari.Kata kunci: aktivitas, buku gambar bercerita, kosakata.

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was based on the condition in school that there are some children who still have low cognitive abilities in recognizing the concept of numbers. The objective of this research was to investigate the increase of 4-5 year old children’s concept of numbers ability by using images media. The research method used was the experimental design of one group pretest-posttest design. The research used 13 children as samples by using purposive sampling technique, while data analysis technique used was Wilcoxon. The results of this study showed that the use of images media can improve the ability of the 4-5 year old children’s concept of numbers ability.Masalah dalam penelitian ini adalah anak belum mengenal konsep bilangan pada usia 4-5 tahun di TK Andini Sukarame Bandar Lampung. Tujuan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan konsep bilangan anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan media gambar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen desain one group pretest-posttest design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 13 anak dengan menggunakan teknik purposive sampling sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan kemampuan konsep bilangan anak usia 4-5 tahun.Kata kunci: media gambar, kemampuan konsep bilangan, anak usia dini.

PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem was low learning activity and children creativity that underdeveloped. The study aimed to describe the effect of learning activity with contextual teaching and learning approach toward creativity development in PAUD Terpadu Cut Mutia. The research used was ex post facto methode. Based on the result, it can be concluded  that contextual teaching and learning approach have an effect to creativity development of students in B1 class for 2-3 indicator per activity/meeting. There was real contribution of the contextual teaching and learning approach toward the development of early childhood creativity.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar anak dan kurang berkembangnya kreativitas anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aktivitas belajar dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pengembangan kreativitas anak usia dini di PAUD Terpadu Cut Mutia. Metode penelitian yang digunakan yaitu ex post facto. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh antara aktivitas belajar dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pengembangan kreativitas anak kelas B1 di PAUD Terpadu Cut Mutia sebanyak 2-3 capaian indikator per pertemuan dan terdapat kontribusi yang nyata aktivitas belajar dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pengembangan kreativitas anak usia dini.Kata kunci: aktivitas, ctl, kreativitas, anak.

PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN UMUM DAN SAINS

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was based on the reality in Dharma Wanita kindergarden school Lampung province that there are children who have not yet reached cognitive growth level in general knowledge and science particularly activities related to explorationand curiosity. The purpose of this research was to understand the applications of experiential Learning method in improving general knowledge and science study result for 5 to 6 years old. The research used quantitative method and pre-experiment and post-experiment research design. Sample in this study consist of 16 children by using purposive sampling technique and data analysis technique used was Wilxocon norm. Based on the results obtained in the study were that the 5 % significance test by using SPSS 17.0. Values obtained p=0.000;α=0.05, because p<α(0.000<0.05). So the result was H1 accepted and H0 rejected. The research result proved that learning by experiment method could improve general knowledge and science study result for 5 to 6 years old.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ada di sekolah TK Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung yaitu terdapat beberapa anak yang belum mencapai tingkat perkembangan kognitif pada aspek pengetahuan umum dan sains khususnya yang berkenaan dengan aktivitas yang bersikap eksploratif atau penyelidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode pembelajaran eksperimen dalam meningkatkan hasil belajar pengetahuan umum dan sains anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pre- eksperimen dan post-eksperimen. Sampel pada penelitian ini berjumlah 16 anak dengan teknik purposive sampling sedangkan teknik analasis data yang digunakan adalah wilxocon. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian bahwa Uji Signifikansi 5% dengan menggunakan program komputer SPSS 17.0. Diperoleh nilai p = 0,000; α = 0,05, karena p < α  (0,000 < 0,05). Dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode pembelajaran eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan umum dan sains anak usia 5-6 tahun.Kata kunci: eksperimen, pengetahuan umum dan sains, anak usia dini 

PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to investigate the use of collaborative learning in improving  of 4-5 year old children’s independence. The research method used was Pre-Experimental Designs method. Data were collected by observation and interview, while analyzed by using wilcoxon non parametric statistic. Based on the results we can conclude that collaborative learning can improve the children’s independency of aged 4-5 years in Padma Mandiri kindergarten Bandar Lampung academy year 2014/2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan kemandirian anak 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Designs. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik Wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan kemandirian anak usia 4-5 tahun di TK Padma Mandiri Bandar lampung Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata kunci: pembelajaran kolaboratif, kemandirian, anak usia dini.

PENGARUH AKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE COLLABORATIVE LEARNING TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the  fact that there was some children who are emotionally underdeveloped in according to stages of development. The purpose of this study was to determine the effect of learning activity with collaborative methods learning toward social emotional development of children aged 5-6 years. The research was used ex post facto method. Samples in this research were 26 children, with full sampling technique. Data was analyzed by using simple linear regression which have been tested by prerequisite test analysis table. The result showed that collaborative learning method improve children social emotional development by one to two social emotional developments in one day.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ada di sekolah yaitu terdapat beberapa anak yang perkembangan social emosionalnya kurang berkembang sesuai tahap perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas pembelajaran dengan metode collaborative learning terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ex post facto. Sampel pada penelitian ini berjumlah 26 anak dengan menggunakan teknik sampling penuh. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu regresi linier sederhana yang terlebih dahulu menggunakan uji prasayarat berupa uji analisis tabel. Hasil penelitian membuktikan bahwa aktivitas pembelajaran dengan metode collaborative learning meningkatkan perkembangan sosial emosional anak sebesar satu sampai dua perkembangan sosial emosional dalam satu hari.Kata Kunci: belajar, collaborative learning, sosial dan emosional

PENGGUNAAN METODE PROYEK DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by undeveloped creativity of the 4-5 year old children in TK KH Ghalib Pringsewu. This research aims to determine the use of project method in increasing the creativity of 4-5 year old children. This research used Pre-Experimental method with One Group Pre-Experiment and Post Experiment research design. Sampling technique was purposive sampling with research subjects were 16 children. The technique of collecting data used observation with assessment tools were observation sheet and documentation. Data analysis used non-parametric wilcoxon statistics. According to the result of validity test 5% are p=0,00; p<0,05. So according to that result H1 is accepted and by using project method can increase the children creativity aged 4-5 years old in TK KH Ghalib Pringsewu.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum berkembangnya kreativitas anak usia 4-5 tahun di TK KH Ghalib Pringsewu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaaan metode proyek dalam meningkatkan kreativitas anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pre- Eksperimen dan Post-Eksperimen. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan subyek penelitian berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik non parametrik Wilcoxon. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji signifikan 5% diperoleh nilai p= 0,00; p<0,05. Dengan demikian H1 diterima yang artinya dengan menggunakan metode proyek dapat meningkatkan kreativitas anak usia 4-5 tahun di TK KH Ghalib Pringsewu.Kata kunci: anak usia dini, eksperimen, kreativitas, metode proyek.

PENGGUNAAN METODE BERCERITA DALAM MENINGKATKAN KOSAKATA YANG DIMILIKI ANAK USIA 5-6 TAHUN

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem of this study was low vocabularies of 5-6 year old children in Bustanul Athfal Aisyiyah Kindergarten 3 in Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. The study aimed to find out the influence of story telling method in improving vocabularies of 5-6 year old children. The methodology used was quasi-experiment. Data were collected by observation and documentation. The Sample of this study was 17 children aged 5-6 years. The assessments used observation sheet, while the data was analyzed by using wilcoxon’s test. The results showed that the use of story telling method can improve vocabularies of 5-6 year old children. This was proven by the increase of the percentage of the indicator accomplishment average at 54,41% after the story telling method was given to the respondents.Masalah dalam penelitian ini adalah kosakata anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Tanjung Karang Barat Bandar Lampung yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode bercerita dalam meningkatkan kosakata yang dimiliki anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 17 anak. Instrumen penilaian menggunakan lembar observasi, dan data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan metode bercerita dapat meningkatkan kosakata yang dimiliki anak usia 5-6 tahun, dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase rata-rata ketercapaian indikator sebesar 54,41% setelah diberikan perlakuan menggunakan metode bercerita.Kata kunci : metode bercerita, kosakata, anak usia dini

PENGARUH PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the influence of using learning resources towards social science learning achievement. In the research, the reseacher used quasi experiment method. The sample of the research consisted of 35 students. Data analysis technique in this study was using normality and linearity test whereas hypothesis testing using simple regression test formula. The result and data analysis showed that R value  square was 0,173 or 17.3%. According to the result and data analysis it was concluded that the use of learning resources influence the learning achievement of IPS at the fifth grade students in elementary school I Bulurejo.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan sumber belajar terhadap prestasi belajar IPS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi  eksperimen). Sampel penelitian berjumlah 35 siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas dan uji linieritas sedangkan uji hipotesis menggunakan rumus uji regresi sederhana.  Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa nilai R square 0,173 atau 17,3%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data didapatkan kesimpulan bahwa penggunaan sumber belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Bulurejo.Kata kunci: penggunaan sumber belajar, prestasi belajar, IPS.