Purwanti Hadisiwi
Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

Blackberry Sebagai New Media di Kalangan Mahasiswa Fikom Unpad Safari, Andri; Hadisiwi, Purwanti; Gemiharto, Ilham
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.875 KB)

Abstract

This research aims to find out how to use the Blackberry device and services as new media among students Fikom Unpad. This study uses qualitative research methods, with descriptive approach. In the collection of data from the field, this study used unstructured interview techniques, observation of the informant, and literature studies. Conclusions obtained from this study are, the main motive of students using the Blackberry service is peer pressure or follow the trend. Based on the findings in the field service package that has been mainly chosen is the Blackberry Unlimited package, this relates to features that are often used by informants in the form ¬ E-Mail, GPS and Browser, in addition to the main features of the Blackberry such as Blackberry Messenger. Some informants felt disturbance when unable to uses their Blackberry service, which is caused by many things. Communication activities that are formed when informants communicate through the media Blackberry much going through instant messaging, social media and e-mail. Informants communicate through Blackberry with their friends, family, and also their lecturer. From the field, it was found that the use of Blackberry services this had an impact on communications through other media. Symbols and nonverbal messages in the form of an emoticon or autotext widely used by the informants when communicating through Blackberry medium it aims to replace the nonverbal cues that occur when face to face communication. Keywords        :  new media, communication media
Proses Adopsi Penggunaan Blackberry di Kalangan Siswa SMA BPI 1 Rogi, Dennis Yonathan; Arifin, Hadi Suprapto; Hadisiwi, Purwanti
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.348 KB)

Abstract

Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui  aspek  Pengetahuan,  aspek  ketertarikan, aspek evaluasi, aspek percobaan, dan aspek perilaku pada penggunaan blackberry di kalangan siswa SMA BPI 1. Metode  yang  digunakan  adalah  metode  deskriptif.  Populasi  penelitian  siswa  SMA  BPI  1 Bandung ini berjumlah 64 dengan menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket, telaah kepustakaan dan wawancara.  Analisis data dilakukan dengan cara teknik analisis statistik deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara dan studi kepustakaan.  Teknik  analisis  data menggunakan  analisis  deskriptif  yang d  ilakukan dengan cara menganalisis  data berupa kuesioner  dan analisis inferensial  yang menyajikan jawaban responden dengan menggunakan perhitungan statistik. Kesimpulan   yang  didapat   dari  penelitian   ini  adalah  bahwa  aspek  Pengetahuan,   aspek Ketertarikan,  aspek Evaluasi, aspek Percobaan,  dan aspek Perilaku pada Penggunaan Blackberry di Kalangan Siswa SMA BPI 1 ini adalah sangat baik. Kata kunci: penggunaan blackberry
Komunikasi Kelompok pada Komunitas Kompas MuDA Gurning, Fina Pratini; Hadisiwi, Purwanti; Widyowati, Weny
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Edisi Perdana eJurnal Mahasiswa Universitas Padjadjaran
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.763 KB)

Abstract

Title of research is "Communications Group of Kompas MuDA Community".This study aims to determine how the communication is going on in Kompas MuDA Bandung community. The object of this study is volunteer of Kompas MuDA Bandung. The research method used in this study is a qualitative research method with the descriptive approach.  Data  collection techniques  that  are  used  through  participant  observation,  interviews, library research, and documentation.   Interviews were conducted for 8 people of Kompas MuDA Bandung‟s volunteer and a person who responsible for the community that is representative of the Division of Marketing Communication PT. Kompas Media Nusantara. The conclusion of this research is, the community which is an organization for young people in the city of Bandung, has a pattern of fairly structured communications group. The suggestion that can be given by researcherin general is this community must continue to maintain their existence. And Marcomm of PT. Kompas Media Nusantara must increase the treatment for volunteer of Kompas MuDA.   Keyword : Communication, Community, Communications group
Hubungan Manajemen Privasi dengan Iklim Komunikasi Organisasi Frina, Ririn; Hadisiwi, Purwanti; Setiawan, Agus
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.955 KB)

Abstract

Privasi merupakan hal-hal yang sangat pribadi bagi seseorang. Adapun penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara manajemen  privasi  dengan  iklim  komunikasi  organisasi.  Penelitian  dilakukan  di  Hotel Ciputra Semarang, dengan responden berjumlah 65 orang yang merupakan karyawan pada di perusahaan tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik korelasional. Proses pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kuesioner, yang berisi sejumlah pernyataan tentang variabel manajemen privasi dan variabel iklim komunikasi organisasi. Setelah data dikumpulkan maka dilakukan pembahasan data dengan  menggunakan  statistik  parametris  dan  kemudian  dilakukan  analisis  pada  data tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka diketahui bahwa terdapat hubungan yang  signifikan  antara  manajemen  privasi  dengan  iklim komunikasi  organisasi  di  Hotel Ciputra Semarang. Hubungan yang terdapat diantara kedua variabel tersebut tergolong ke dalam kategori sedang. Artinya, masih banyak variabel-variabel lain yang berhubungan dengan iklim komunikasi organisasi di dalam sebuah perusahaan. Kata kunci: manajemen privasi, iklim komunikasi organisasi
KONSTRUKSI MAKNA PENYANDANG FILARIASIS Hadisiwi, Purwanti
Indonesian Journal of Dialectics Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Program Pascasarjana Unpad

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of persons with filariasis become public attention since the news release of nine persons who presumably died after participating in mass medical treatment at the end of 2009. Persons with filariasis who experience swelling in some part of his body, through self-disclosure of their sickness, disabilities, the meaning of medication, the meaning of filariasis risk information, the meaning of mass medical treatment and self-concept become the objectives of this study.  This study used qualitative method through phenomenological approach. Informants were selected purposively based on age, gender, type of disability, stage of disability and location of their living. The data was collected through in-depth interviews and participatory observation. The results show that self-meaning which has been affected by sex and initial age of illness had defined the sufferers as person with resignation, person in despair, never-surrender person and person with no illness. Furthermore, persons with filariasis interpreted their disability as self-humiliating, needs to be pitied, but in some cases even as a driving spirit. Most people with filariasis had not sought treatment anymore because of the undertaken medical treatments had been perceived as too procedural, expensive and frustrating. Meanwhile, the traditional treatments were perceived by some persons with filariasis as being hopeless. Linear, inaccurate and dishonest risk information from the doctor and news exaggeration by mass media has been perceived by some as reliable, but mostly frightening and confusing. Mass medical treatments had developed a more positive self-concept for most people with filariasis, but not for few others that remained to be negative.
Konstruksi Sosial Anggota Geng Motor di Kota Bandung Hadisiwi, Purwanti
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kajian Komunikasi (JKK) Vol.1, No.1, Juni 2013
Publisher : Jurnal Kajian Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna diri anggota geng motor, pengharapan anggotageng motor akan diri yang ideal, dan dinamika pembentukan makna diri geng motor yang meliputi latar belakangkomunikasi dengan keluarga, sesama anggota geng motor, dan lingkungan sekitar mereka. Kejahatangeng motor selalu meresahkan masyarakat karena kebrutalannya dalam merusak dan membunuh korbantanpa alasan yang jelas. Pola kejahatannya sama, yaitu dengan mengendarai sepeda motor, mereka merusakdan merampok mini market atau mengejar korban yang tidak bersalah, melukai atau bahkan membunuhnya.Melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, penelitian ini mencoba membangun realitasgeng motor di Kota Bandung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebelum bergabung dengan geng motor,mereka melihat dirinya biasa saja, namun setelah bergabung dengan geng motor mereka merasa diri “pangaingna”. Anggota geng motor secara kognitif sebenarnya menyadari kalau diri yang ideal adalah menjadi“pemuda baik-baik” seperti yang diharapkan masyarakat. Namun, interaksi dengan teman-teman dalam gengmotornya membuat mereka berperilaku “ideal” versi kelompok itu. Selain itu, tidak sepenuhnya benar anggapantentang anggota geng motor berasal dari keluarga “broken home” namun, komunikasi dalam keluargamemang sangat minim.Kata-kata kunci: Konstruksi sosial, geng motor, makna diri, konsep diri
Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Hadisiwi, Purwanti
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kajian Komunikasi (JKK) Vol.1, No.2, Desember 2013
Publisher : Jurnal Kajian Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan olehberbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan danpayudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandangfilariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis iniberupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan,pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasisdi wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwasemua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannyamemperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkandiri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis.Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian.Kata Kunci: karakteristik sosial, status sosial, filariasis, cacat
KUALITAS JASA PELAYANAN WARUNG TRADISIONAL DI TENGAH PERSAINGAN GLOBAL: Studi Deskriptif Kualitatif tentang Kualitas Jasa Pelayanan Warung Tradisional di Tengah Persaingan dengan Minimarket Hadisiwi, Purwanti; Ridhatullah, M. Kh. Rachman
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.846 KB)

Abstract

Indonesia mulai membuka kebijakan investasi asing di sektor usaha ritel pada tahun 1998. Dengan berlakunya kebijakan ini, pengusaha ritel asing mulai menancapkan kukunya di Indonesia. Salah satu bisnis yang berkembang dengan pesat mulai saat itu adalah pembangunan pasar modern dengan ragam jenisnya seperti hyper-, super-, dan minimarket. Seiring dengan munculnya pasar-pasar modern tersebut, warungwarung tradisional rumahan mulai terdesak. Penelitian ini mengkaji lima aspek kualitas jasa pelayanan warung tradisional, yaitu: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warung tradisional mempunyai tingkat kualitas jasa pelayanan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan warung modern, yang dalam hal ini adalah minimarket. Penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini  memberikan gambaran bahwa sektor usaha kecil dan menengah (bisnis warung rumahan) secara perlahan akan tersingkirkan dari persaingan global jika tidak ada upaya-upaya penanganan yang serius untuk mempertahankannya.
KONSTRUKSI SOSIAL ANGGOTA GENG MOTOR DI KOTA BANDUNG Hadisiwi, Purwanti; Suminar, Jenny Ratna
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.378 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna diri anggota geng motor, pengharapan anggota geng motor akan diri yang ideal, dan dinamika pembentukan makna diri geng motor yang meliputi latar belakang komunikasi dengan keluarga, sesama anggota geng motor, dan lingkungan sekitar mereka. Kejahatan geng motor selalu meresahkan masyarakat karena kebrutalannya dalam merusak dan membunuh korban tanpa alasan yang jelas. Pola kejahatannya sama, yaitu dengan mengendarai sepeda motor, mereka merusak dan merampok mini market atau mengejar korban yang tidak bersalah, melukai atau bahkan membunuhnya. Melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, penelitian ini mencoba membangun realitas geng motor di Kota Bandung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebelum bergabung dengan geng motor, mereka melihat dirinya biasa saja, namun setelah bergabung dengan geng motor mereka merasa diri “pang aingna”. Anggota geng motor secara kognitif sebenarnya menyadari kalau diri yang ideal adalah menjadi “pemuda baik-baik” seperti yang diharapkan masyarakat. Namun, interaksi dengan teman-teman dalam geng motornya membuat mereka berperilaku “ideal” versi kelompok itu. Selain itu, tidak sepenuhnya benar anggapan tentang anggota geng motor berasal dari keluarga “broken home” namun, komunikasi dalam keluarga memang sangat minim.
Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Hadisiwi, Purwanti; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.186 KB)

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan payudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandang filariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis ini berupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasis di wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwa semua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkan diri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis. Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian.