Purwanti Hadisiwi
Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

Konstruksi Sosial Anggota Geng Motor di Kota Bandung Hadisiwi, Purwanti
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kajian Komunikasi (JKK) Vol.1, No.1, Juni 2013
Publisher : Jurnal Kajian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.262 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna diri anggota geng motor, pengharapan anggotageng motor akan diri yang ideal, dan dinamika pembentukan makna diri geng motor yang meliputi latar belakangkomunikasi dengan keluarga, sesama anggota geng motor, dan lingkungan sekitar mereka. Kejahatangeng motor selalu meresahkan masyarakat karena kebrutalannya dalam merusak dan membunuh korbantanpa alasan yang jelas. Pola kejahatannya sama, yaitu dengan mengendarai sepeda motor, mereka merusakdan merampok mini market atau mengejar korban yang tidak bersalah, melukai atau bahkan membunuhnya.Melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, penelitian ini mencoba membangun realitasgeng motor di Kota Bandung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebelum bergabung dengan geng motor,mereka melihat dirinya biasa saja, namun setelah bergabung dengan geng motor mereka merasa diri “pangaingna”. Anggota geng motor secara kognitif sebenarnya menyadari kalau diri yang ideal adalah menjadi“pemuda baik-baik” seperti yang diharapkan masyarakat. Namun, interaksi dengan teman-teman dalam gengmotornya membuat mereka berperilaku “ideal” versi kelompok itu. Selain itu, tidak sepenuhnya benar anggapantentang anggota geng motor berasal dari keluarga “broken home” namun, komunikasi dalam keluargamemang sangat minim.Kata-kata kunci: Konstruksi sosial, geng motor, makna diri, konsep diri
Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Hadisiwi, Purwanti
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kajian Komunikasi (JKK) Vol.1, No.2, Desember 2013
Publisher : Jurnal Kajian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.262 KB)

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan olehberbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan danpayudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandangfilariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis iniberupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan,pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasisdi wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwasemua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannyamemperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkandiri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis.Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian.Kata Kunci: karakteristik sosial, status sosial, filariasis, cacat
THE NATURALIZATION POLICY IN ONLINE NEWS MEDIA Purworini, Dian; Kuswarno, Engkus; Hadisiwi, Purwanti; Rakhmat, Agus
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 32, No. 2, Year 2016 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v32i2.1931

Abstract

Mediation by the government in the Royal Palace of Surakarta?s internal conflict was considered reasonable and appropriate policy by the media. The approach to the conflict did not emphasize a strong cultural aspect of that culture-based organization. This research aimed to examine how online news media reported on the Royal Palace of Surakarta?s internal conflict. Furthermore, this research used framing analysis as proposed by Stephen D Reese to analyze the news published in February 2014. The outcome indicated that there was framing construction of the government policies. The content of the news presented that framing processes occurred. Those started from the transmission of the various debated about government policy, then reinforced through elections sentence that supported certain policy and continued to the naturalization process. The final process was an important strategy to make mediation as an accepted policy that should be done by the government. In the conclusion, the perception to be formed was that government policies were appropriate, and so everyone should hold it. The conflict resolution could be achieved through the mediation as already conducted.
KUALITAS JASA PELAYANAN WARUNG TRADISIONAL DI TENGAH PERSAINGAN GLOBAL: Studi Deskriptif Kualitatif tentang Kualitas Jasa Pelayanan Warung Tradisional di Tengah Persaingan dengan Minimarket Hadisiwi, Purwanti; Ridhatullah, M. Kh. Rachman
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.846 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v2i2.7378

Abstract

Indonesia mulai membuka kebijakan investasi asing di sektor usaha ritel pada tahun 1998. Dengan berlakunya kebijakan ini, pengusaha ritel asing mulai menancapkan kukunya di Indonesia. Salah satu bisnis yang berkembang dengan pesat mulai saat itu adalah pembangunan pasar modern dengan ragam jenisnya seperti hyper-, super-, dan minimarket. Seiring dengan munculnya pasar-pasar modern tersebut, warungwarung tradisional rumahan mulai terdesak. Penelitian ini mengkaji lima aspek kualitas jasa pelayanan warung tradisional, yaitu: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warung tradisional mempunyai tingkat kualitas jasa pelayanan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan warung modern, yang dalam hal ini adalah minimarket. Penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini  memberikan gambaran bahwa sektor usaha kecil dan menengah (bisnis warung rumahan) secara perlahan akan tersingkirkan dari persaingan global jika tidak ada upaya-upaya penanganan yang serius untuk mempertahankannya.
KONSTRUKSI SOSIAL ANGGOTA GENG MOTOR DI KOTA BANDUNG Hadisiwi, Purwanti; Suminar, Jenny Ratna
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.378 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i1.6026

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna diri anggota geng motor, pengharapan anggota geng motor akan diri yang ideal, dan dinamika pembentukan makna diri geng motor yang meliputi latar belakang komunikasi dengan keluarga, sesama anggota geng motor, dan lingkungan sekitar mereka. Kejahatan geng motor selalu meresahkan masyarakat karena kebrutalannya dalam merusak dan membunuh korban tanpa alasan yang jelas. Pola kejahatannya sama, yaitu dengan mengendarai sepeda motor, mereka merusak dan merampok mini market atau mengejar korban yang tidak bersalah, melukai atau bahkan membunuhnya. Melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, penelitian ini mencoba membangun realitas geng motor di Kota Bandung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebelum bergabung dengan geng motor, mereka melihat dirinya biasa saja, namun setelah bergabung dengan geng motor mereka merasa diri “pang aingna”. Anggota geng motor secara kognitif sebenarnya menyadari kalau diri yang ideal adalah menjadi “pemuda baik-baik” seperti yang diharapkan masyarakat. Namun, interaksi dengan teman-teman dalam geng motornya membuat mereka berperilaku “ideal” versi kelompok itu. Selain itu, tidak sepenuhnya benar anggapan tentang anggota geng motor berasal dari keluarga “broken home” namun, komunikasi dalam keluarga memang sangat minim.
Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Hadisiwi, Purwanti; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.186 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6037

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan payudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandang filariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis ini berupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasis di wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwa semua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkan diri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis. Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian.
Pengalaman Komunikasi Penyandang Kanker Serviks dalam Pencarian Informasi Pengobatan di Jawa Barat Hadisiwi, Purwanti; Arifin, Hadi Suprapto
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 6, No 1 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 48a/E/KPT/2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.014 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v6i1.15388

Abstract

Banyak penyandang kanker serviks yang terdiagnosis awal sudah berada pada stadium lanjut. Hal ini diantaranya disebabkan oleh perbedaan aksesnya terhadap informasi kesehatan serta tingkat pemahaman yang berbeda terhadap informasi yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman komunikasi penyandang kanker serviks di Jawa Barat, pola pencarian informasi kesehatan dan jenis informasi kesehatan yang diperlukan penyandang kanker serviks. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Melalui wawancara mendalam terhadap delapan penyandang kanker serviks yang berasal dari Bandung, Bekasi, Karawang, Indramayu, Cirebon dan Pangandaran diperoleh pemahaman bahwa, penyandang kanker serviks yang berasal dari strata sosial ekonomi rendah cenderung merasa terstigma sehingga menghambat aksesnya terhadap informasi dan berimplikasi pada kondisi stadium kanker serviks yang tinggi; mereka yang berasal dari strata sosial ekonomi rendah mendapatkan informasi kesehatan dari teman/kerabat dan dokter, sedangkan yang berasal dari strata yang lebih tinggi selain mendapatkan informasi kesehatan dari dokter, mereka juga mendapatkan informasi dari teman/komunitas dan media massa; mereka memerlukan informasi tentang penyakitnya, pengobatan dan jenis tindakan yang harus dijalani, nutrisi serta gaya hidup yang dapat memperpanjang harapan hidupnya. Diperlukan informasi tentang kanker serviks yang mudah diakses dan mudah dipahami disertai dengan pemberdayaan kader kesehatan yang dapat memberikan pendampingan kepada perempuan yang memiliki gejala awal kanker serviks.
PENGARUH TERPAAN INFORMASI RISET MELALUI WEBSITE www.ppet.lipi.go.id TERHADAP SIKAP MAHASISWA MENGENAI PENELITIAN Umniyati, Noorfiya; Hadisiwi, Purwanti; Suminar, Jenny Ratna
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.989 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v5i1.9076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh terpaan informasi riset di Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI melalui website www.ppet.lipi.go.id terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya pengaruh jumlah waktu yang digunakan dalam mengakses informasi terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian, isi pesan terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian, dan hubungan individu dengan media terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan terpaan informasi riset melalui website www.ppet.lipi.go.id berpengaruh secara signifikan terhadap sikap mahasiswa Teknik Telekomunikasi Telkom University mengenai penelitian. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah waktu yang digunakan dalam informasi dan variabel hubungan individu dengan media memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Sedangkan variabel isi pesan tidak memberikan pengaruh yang siginifikan karena memberikan pengaruh yang sedikit. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan informasi riset telah melakukan terpaan cukup besar terhadap sikap mahasiswa jurusan Teknik Telekomunikasi Telkom University mengenai penelitian yang mengakses website www.ppet.lipi.go.id.
KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DAN SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INKLUSI Nuryani, Nuryani; Hadisiwi, Purwanti; Karimah, Kismiyati El
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.204 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v4i2.6134

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi komunikasi guru padasiswa ABK di SMK Balai Perguruan Putri Bandung, bagaimana komunikasi instruksional yang dilakukan guru pada siswa ABK di SMK BPP, dan mengapa sekolah memilih untuk melaksanakan komunikasi pembelajaran yang menggabungkan siswa ABK dan nonABK. Penelitian ini menggunakan tradisi studi kasus dengan metode kualitatif serta menggunakan beberapa teori yang melandasi penelitian yakni teori interaksi simbolik dan teori konvergensi simbolik. Kesimpulan penelitiaan ini adalah 1) beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan komunikasi pembelajaran di antaranya kompetensi guru, kesiapan siswa, dan dukungan lingkungan sekolah. Termasuk juga dukungan orang tua dan pendamping. 2) Komunikasi pembelajaran dilaksanakan dalam dua saluran yakni komunikasi pembelajaran di depan kelas dan komunikasi individual antara guru dan siswa. Teknik yang digunakan mulai dari ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan juga tutor sebaya. Bahasa verbal dan nonverbal digunakan seperti raut muka ekspresif, suara lantang, artikulasi jelas, gaya tubuh dan bahasa tubuh ekspresif, disertai dengan sentuhan, belaian, tatapan mata. 3) Alasan yang melatar belakangi penyelenggaraan komunikasi instruksional yang menggabungkan siswa ABK dan nonABK di SMK BPP Bandung dilakukan demi kepentingan tiga pihak, yakni siswa ABK, organisasi, serta siswa non ABKDOI: 10.24198/jkk.Vvol4n2.4
LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENOPANG PEMBANGUNAN KESEHATAN DI INDONESIA Hadisiwi, Purwanti; Suminar, Jenny Ratna
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang kurang efektif sering dikaitkan dengan buruknya mutu layanan kesehatan atau penyampaian informasi dan penggunaan media yang kurang tepat. Sementara itu banyak penelitian dari sisi pengguna layanan kesehatan, menunjukkan bahwa tingkat literasi kesehatan individu merupakan penentu health outcomes atau hasil yang diperoleh dari upaya untuk sehat yang pada gilirannya menentukan kualitas hidup individu, bukan layanan atau media informasi kesehatan yang menentukannya. Literasi kesehatan yang rendah berhubungan dengan tingginya kebutuhan perawatan di rumah sakit, tingginya angka kesakitan, tingginya angka kematian dan kemiskinan yang pada gilirannya mempengaruhi pembangunan kesehatan. Literasi kesehatan menjadi kajian yang perlu dikembangkan untuk mengoptimalkan proses komunikasi kesehatan baik dari aspek komunikasi dokter/petugas kesehatan – pasien, maupun untuk mengoptimalkan kemampuan pasien dalam mengakses, mengolah dan memahami informasi dari berbagai media . Melalui studi pustaka diperoleh pemahaman tentang definisi dan pengertian tentang literasi kesehatan dari berbagai perspektif atau dimensi, metode pendekatan yang digunakan untuk melakukan penelitian tentang literasi kesehatan, instrumen yang dikembangkan untuk mengukur tingkat literasi kesehatan dan berbagai hasil penelitian literasi kesehatan dalam berbagai konteks penyakit. Kata kunci : informasi