Hairil Adzulyatno Hadini
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERMINTAAN DAN PREDIKSI KONSUMSI SERTA PRODUKSI DAGING BROILER DI KOTA KENDARI PROPINSI SULAWESI TENGGARA Hadini, Hairil Adzulyatno; Nurtini, Sudi; Sulastri, Endang
Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/1094

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging broiler di Kota Kendari, mengetahui respon (elastisitas) jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayamburas, telur, ikan bandeng, minyak goreng, beras dan kejadian flu burung terhadap perubahan permintaan daging broiler, dan memprediksi kebutuhan daging broiler di Kota Kendari. Penentuan lokasi dilakukan secara sengajaberdasarkan populasi terbesar. Metode penelitian adalah deskriptif analisis menggunakan data sekunder (time series) tahun1994-2008 meliputi jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayam buras, telur, ikan bandeng, minyak goreng dan beras. Estimasi fungsi permintaan menggunakan analisis Regresi Linier Berganda dalam logaritma. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel independen memberikan pengaruh signifikan (P<0,01) terhadap variabel dependen dengan nilai R2 sebesar 0,9804. Secara parsial jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, harga daging sapi, harga telur, harga ikan bandeng, harga minyak goreng dan harga beras, masing-masing berpengaruh terhadap permintaan daging broiler. Prediksi konsumsi daging broiler tahun 2015 mencapai 428.463 kg. Peningkatan jumlah penduduk, pendapatan perkapita, harga daging sapi dan ikanbandeng dapat menyebabkan meningkatnya permintaan daging broiler. Peningkatan harga daging broiler, minyak goreng dan beras dapat menurunkan permintaan daging broiler. Elastisitas pendapatan terhadap permintaan dagingbroiler masyarakat Kota Kendari bernilai positif dan kurang dari satu, menunjukkan bahwa daging broiler termasuk barang superior yang merupakan barang kebutuhan pokok. Elastisitas harga daging broiler sendiri bersifat inelastis yang menunjukkan daging broiler merupakan barang kebutuhan pokok. Daging broiler merupakan barang substitusi bagi daging sapi dan ikan bandeng, sedangkan minyak goreng dan beras termasuk barang komplementer. Perkembangan konsumsi daging broiler cenderung mengalami peningkatan, seiring dengan bertambahnya waktu dan jumlah penduduk.(Kata kunci: Permintaan, Daging broiler, Elastisitas)
ANALISIS PERMINTAAN DAN PREDIKSI KONSUMSI SERTA PRODUKSI DAGING BROILER DI KOTA KENDARI PROPINSI SULAWESI TENGGARA Hadini, Hairil Adzulyatno; Nurtini, Sudi; Sulastri, Endang
Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v35i3.1094

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging broiler di Kota Kendari, mengetahui respon (elastisitas) jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayamburas, telur, ikan bandeng, minyak goreng, beras dan kejadian flu burung terhadap perubahan permintaan daging broiler, dan memprediksi kebutuhan daging broiler di Kota Kendari. Penentuan lokasi dilakukan secara sengajaberdasarkan populasi terbesar. Metode penelitian adalah deskriptif analisis menggunakan data sekunder (time series) tahun1994-2008 meliputi jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayam buras, telur, ikan bandeng, minyak goreng dan beras. Estimasi fungsi permintaan menggunakan analisis Regresi Linier Berganda dalam logaritma. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel independen memberikan pengaruh signifikan (P<0,01) terhadap variabel dependen dengan nilai R2 sebesar 0,9804. Secara parsial jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, harga daging sapi, harga telur, harga ikan bandeng, harga minyak goreng dan harga beras, masing-masing berpengaruh terhadap permintaan daging broiler. Prediksi konsumsi daging broiler tahun 2015 mencapai 428.463 kg. Peningkatan jumlah penduduk, pendapatan perkapita, harga daging sapi dan ikanbandeng dapat menyebabkan meningkatnya permintaan daging broiler. Peningkatan harga daging broiler, minyak goreng dan beras dapat menurunkan permintaan daging broiler. Elastisitas pendapatan terhadap permintaan dagingbroiler masyarakat Kota Kendari bernilai positif dan kurang dari satu, menunjukkan bahwa daging broiler termasuk barang superior yang merupakan barang kebutuhan pokok. Elastisitas harga daging broiler sendiri bersifat inelastis yang menunjukkan daging broiler merupakan barang kebutuhan pokok. Daging broiler merupakan barang substitusi bagi daging sapi dan ikan bandeng, sedangkan minyak goreng dan beras termasuk barang komplementer. Perkembangan konsumsi daging broiler cenderung mengalami peningkatan, seiring dengan bertambahnya waktu dan jumlah penduduk.(Kata kunci: Permintaan, Daging broiler, Elastisitas)
APLIKASI TEKNOLOGI BOKASHI PADA PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI DI KELOMPOK TANI LESTARI DESA ANDOOLO UTAMA KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN Nasiu, Firman; Sutopo, Dedem; Hadini, Hairil Adzulyatno; Syamsuddin, Syamsuddin; Isnaeni, Purnaning Dhian; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : JURNAL PengaMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Lestari merupakan kelompok tani yang dibentuk pada tahun 2010 di Desa AndooloUtama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang saat iniberanggotakan 26 orang. Sistem pemeliharaan semi intensif yang dijalankan memberikan peluangpendapatan usaha yang lebih baik karena peternak dapat melaksanakan pengolahan kotoran ternaksapi menjadi pupuk organik. Dengan adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini,tim pelaksana kegiatan akan berperan serta aktif dalam membantu meningkatkan pemahanan danketerampilan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah secara optimal melalui penyuluhan,bimbingan teknis, serta demonstrasi plot (demplot). Program kemitraan kepada masyarakat yangdilaksanakan disambut dengan sangat baik oleh seluruh anggota kelompok dan masyarakat sekitardan diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman tentang pengolahan pupukorganik dapat memberikan pengaruh positif bagi peningkatan pendapatan peternak.