Articles

ANALISIS KUANTITATIF KORELASI PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Al-Ta'dib Vol. 11 No 2, Juli-Desember 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.465 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan pendidikan agama dalam keluarga dan motivasi berprestasi terhadap Hasil belajar PAI siswa MTs Raudlatul Muta'allimien Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi dengan regresi ganda. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Raudlatul Mutaallimien. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa yang diambil secara purporsive sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa ada yang signifikan antara Pendidikan Agama dalam keluarga dan motivasi berprestasi dengan hail belajar dengan nilai korelasi r hitung sebesar ry3 = 0,448. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa pada rumusan hipotesis yang diajukan ada hubungan Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar PAI diterima.Kata Kuci: Pendidikan Islam; Motivasi; Hasil belajar.

Aplikasi Gis Untuk Penentuan Daerah Promosi Sekolah

Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer Vol 1, No 1 (2012): Seruni 2012 - Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GIS(Geografis Information Sistem) untuk penentuan daerah promosi sekolah, dapat menggunakan software GIS MapInfo untuk mengelola data peta dan ditunjang oleh Software Visual Basic untuk menampilkan hasil dari pengelolahan software GIS. Penentuan daerah promosi sekolah mempertimbangkan beberapa parameter. Parameter itu adalah jumlah promosi setiap daerah, jumlah pendaftar atau mahasiswa, jarak, politeknik lain di Jawa, dan IPK mahasiswa. Aplikasi GIS ini menggunakan metode analisa overlay dan pendekatan statistik. Hasil akhir dari aplikasi GIS ini memberikan rekomendasi berupa daerah promosi yang strategis dan diharapkan dapat bermamfaat bagi pengambil keputusan untuk perencanaan promosi selanjutnya. Kata Kunci : geographic information system, promosi.

KONSTRUK KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model konstruk dan struktural kinerja kepala sekolah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi sumbangan terhadap pengukuran kinerja kepala sekolah di masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto dengan populasi guru dan kepala sekolah dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel sebanyak 1239 guru dan 208 kepala sekolah dasar dipilih secara acak. Data guru dan kepala sekolah dianalisis dengan Second-Order Confirmatory Factor Analysis (Second-Order CFA) secara terpisah dan divalidasi silang dengan multi-sample CFA. Pengujian kecocokan model dilakukan menggunakan χ2 Satorra-Bentler dengan taraf signifikansi 5%, Comparative Goodness of Fit Index (CFI), dan Root Mean Square Error Approximation (RMSAE). Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. 1) Kinerja kepala sekolah mempunyai dimensi kepemimpinan, manajemen, dan kepribadian. 2) Berdasarkan data kepala sekolah, koefisien jalur dari dimensi dan muatan faktor dari indikator yang ada dalam model cukup tinggi, bernilai positif, dan signifikan. 3) Hasil validasi silang model konstruk kinerja kepala sekolah menggunakan data guru dan data kepala sekolah menunjukkan tidak ada perbedaan model. Kata kunci: model konstruk, persamaan pengukuran, persamaan struktural, kinerja kepala sekolah

IDENTIFIKASI KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR MATEMATIKA DAN SAINS DI SEKOLAH DASAR

Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 41, No 2: November 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan peserta didik dalam pembelajaran matematika dan sains berdasarkan daya serap dan tingkat kesulitan butir tes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Data utama yang digunakan adalah respons peserta didik terhadap tes INAP 2007 untuk mata pelajaran matematika dan sains di kelas 5 SD. Tes ini merupakan dokumentasi Puspendik Balitbang Kementrian Pendidikan Nasional untuk wilayah Yogyakarta. Data dianalisis melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan daya serap (proporsi menjawab benar) pada pendekatan teori tes klasik dan tingkat kesulitan model Rasch pada pendekatan teori respons butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesulitan peserta didik dalam pembelajaran matematika berdasarkan daya serap meliputi 88,57% dari keseluruhan materi yang seharusnya dikuasai peserta didik; (2) materi untuk mata pelajaran matematika yang dianggap sulit yang dianalisis melalui pendekatan teori respons butir adalah perbandingan dan skala; jarak, waktu, dan kecepatan; operasi hitung campuran; serta luas bangun datar; (3) kesulitan peserta didik dalam pembelajaran sains berdasarkan daya serap meliputi 80% dari keseluruhan materi yang seharusnya dikuasai peserta didik; (4) materi untuk mata pelajaran sains yang dianggap sulit yang diketahui melalui pendekatan teori respons butir adalah proses fotosintesis tumbuhan air, magnet, katrol, perubahan wujud, sistem aliran darah, adaptasi, lapisan bumi, dan tanda gunung berapi meletus

PENGUJIAN HASIL BELAJAR DAN PENILAIAN PENDIDIKAN BERBANTUAN KOMPUTER

Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 42, No 2: November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem pengujian hasil belajar berbantuan komputer dalam hal proses pemilihan butir-butir tes yang tepat bagi siswa serta menilai kemampuan hasil proses pelaksanaan program pembelajaran siswa dengan bantuan komputer. Jenis penelitiannya Research and Development (R&D), yang terbagi atas pengembangan program pengujian dan penilaian berbantuan komputer serta pengujian kinerja program dalam proses pengujian kemampuan siswa SMA di DIY dan penilaian pelaksanaan program pembelajaran. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, angket, dan pengujian dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan evaluatif. Hasil penelitian meliputi pertama, dalam pengelolaan tes, program komputer mampu melakukan pengadministrasian bank soal, pengemasan butir-butir tes secara otomatis berdasar algoritma yang diberikan, pengemasan jumlah butir tes sesuai dengan kemampuan siswa, pengacakan letak jawaban benar pada alternatif pilihan jawaban dari masing-masing butir tes, dan penyimpanan rekaman hasil tes, baik secara individu maupun kelompok. Kedua, program omputer mampu memberikan penilaian terhadap kemampuan siswa, baik dalam pengujian maupun pelaksanaan proses pembelajaran secara otomatis

Aplikasi Gis Untuk Penentuan Daerah Promosi Sekolah

Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Inoformatika dan Komputer Seruni 2012 - Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer
Publisher : Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Inoformatika dan Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GIS(Geografis Information Sistem) untuk penentuan daerah promosi sekolah, dapat menggunakan software GIS MapInfo untuk mengelola data peta dan ditunjang oleh Software Visual Basic untuk menampilkan hasil dari pengelolahan software GIS. Penentuan daerah promosi sekolah mempertimbangkan beberapa parameter. Parameter itu adalah jumlah promosi setiap daerah, jumlah pendaftar atau mahasiswa, jarak, politeknik lain di Jawa, dan IPK mahasiswa. Aplikasi GIS ini menggunakan metode analisa overlay dan pendekatan statistik. Hasil akhir dari aplikasi GIS ini memberikan rekomendasi berupa daerah promosi yang strategis dan diharapkan dapat bermamfaat bagi pengambil keputusan untuk perencanaan promosi selanjutnya. Kata Kunci : geographic information system, promosi.

Implementasi e-learning program keahlian TKJ di SMK DIY pasca pembubaran RSBI

Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 4, No 1 (2014): Februari
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi e-learning Program Keahlian TKJ SMK DIY pasca pembubaran RSBI. Penelitian ini mencakup: (1) daya dukung e-learning,(2) kebermanfaatan e-learning, (3) implementasi e-learning, (4)sumbangan daya dukung dan kebermanfaatan e-learning secara bersama-sama terhadap implementasi e-learning. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto. Penelitian ini dilaksanakan pada lima SMK eks RSBI di DIY yang memiliki Program Keahlian TKJ. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Sampel penelitian untuk guru dilakukan dengan menggunakan incidental technique, untuk siswa dilakukan dengan mengacu pada Tabel Krejcie. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan wawancara. Uji validitas dengan validitas isi yaitu expert judgement dan validitas konstruk dengan rumus korelasi Product Moment. Uji reliabilitas dengan rumus Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) daya dukung e-learning program keahlian TKJ SMK DIY pasca pembubaran RSBI menurut guru dan siswa adalah meningkat; (2) dalam hal kebermanfaatan e-learning sangat bermanfaat menurut guru dan bermanfaat menurut siswa; (3) dalam hal implementasi, e-learning menurut guru adalah meningkat sedangkan menurut siswa adalah tetap; (4) ada sumbangan daya dukung e-learning dan kebermanfaatan e-learning secara bersama-sama terhadap implementasi e-learning. IMPLEMENTATION OF E-LEARNING IN TKJ SMK YOGYAKARTA AFTER THE DISSOLUTION OF RSBIAbstractThis study aims to determine the implementation of learning by using the model of e-learning in TKJ SMK DIY after the dissolution of RSBI. This study includes: (1) the carrying capacity of e-learning; (2) the usefulness of e-learning (3) the implementation of e-learning; (4) the contributions of carrying capacity and usefulness of e-learning simultaneously to the implementation of e-learning. This research is ex-post facto. It was conducted at five ex SMK RSBI in DIY in Computer Technology and Networking (TKJ). The population was teachers and students. The teacher sample was established using the incidental sampling technique, whereas for the students sample using the Krejcie Table. The data collection techniques used were questionnaires and interviews. The validity was measured through expert judgment and construct validity with the product moment correlation. The reliability was measured using Cronbach alpha. The data analysis techniques used were the multiple regression analysis.The results show that: (1) the carrying capacity of e-learning is in the increasing category; (2) in terms of usefulness, e-learning is very usefull according to the teachers and useful according to the students; (3) in terms of its implementation, e-learning according to the teachers is in the increasing and according to the students it is in the fixed category; (4) there is contribution to the carrying capacity of e-learning and usefulness together towards the implementation of e-learning.

PENGARUH PENERAPAN MBS, PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DAN PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN SD/MI

Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan manajemen berbasis sekolah, pengelolaan pembelajaran  dan partisipasi komite sekolah secara parsial maupun bersama-sama terhadap mutu pendidikan SD/MI di kecamatan limpung kabupaten batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh SD/MI baik negeri maupun swasta di Kecamatan Limpung Kabupaten Batang yang berjumlah 40 SD/MI dengan sampel sejumlah 36, menggunakan teknik kluster (cluster random sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket kepada guru dan kepala sekolah. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dan regresi ganda dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan penerapan MBS (r2 = 35,1%), pengelolaan pembelajaran (r2= 11,1%) dan partisipasi komite sekolah (r2= 40,1%) terhadap mutu pendidikan SD/MI di kecamatan Limpung kabupaten Batang, dan secara bersama-sama berpengaruh 58,9%. Kata Kunci: manajemen berbasis sekolah, pengelolaan pembelajaran, komite sekolah, mutu pendidikan

MENENTUKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL BERBASIS PESERTA DIDIK

Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 19, No 1 (2015): Juni
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang sering disebut pula dengan standard setting atau cut of score, berbasis peserta peserta didik untuk mata pelajaran matematika SMP di Provinsi DI Yogyakarta antarwaktu. Penelitian ini merupakan studi longitudinal selama 3 tahun yaitu tahun 2010, 2011, dan 2012. Metode pengumpulan data yakni dokumentasi untuk memperoleh data statistik ujian akhir yang akan ditentukan KKM-nya dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan kelompok master dan kelompok nonmaster. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan metode grup kontras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KKM mata pelajaran matematika di Provinsi DI Yogyakarta tahun 2010 sebesar 6,75, tahun 2011 mengalami penurunan sebesar 0,05 menjadi 6,70 dan tahun 2012 naik lagi menjadi 6,90 (untuk skala 0-10). Kata kunci: KKM (standard setting atau cut of score), mata pelajaran matematika SMP______________________________________________________________ DETERMINING THE CUT OF SCORE BASED ON THE TEST PARTICIPANTSAbstract This study aims to determine the minimum completeness criteria which  is often called the standard setting or the cut of a score, based on test participants for mathematics lesson in Yogyakarta province. This study is a longitudinal study using data for 3 years ie 2010, 2011, and 2012. The data were collected through documentation to get the statiatics data of national final examination that would be determined its minimum completness creteria and Focus Group Discussion (FGD) to determine master and non master groups. The data were analyzed quantitatively by the method of contrasting group. The results showed that cut of score in mathematics lesson in Yogyakarta province in 2010 was at 6.75, but decreased by 0.05 to 6.7 in 2011 and rose again in 2012 to 6.9 (for a 0-10 scale).Keywords: standard setting or the cut of the score, junior school mathematics lesson

PENGEMBANGAN SISTEM TES DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR KOMPETENSI DASAR KEJURUAN SISWA SMK

Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 19, No 2 (2015): Desember
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengembangkan sistem tes diagnostik kesulitan belajar kompetensi dasar kejuruan, dan (b) mengetahui kinerja sistem tes diagnostik kesulitan belajar kompetensi dasar kejuruan siswa SMK yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian tahun kedua dari tiga tahun yang direncanakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development perangkat lunak. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model modifikasi linear sequential yang disebut juga sebagai classic life cycle atau model waterfall yang memiliki 4 langkah. Analisis kebutuhan sistem dan perancangan sistem telah dilakukan pada tahun pertama. Implementasi dan validasi program dilakukan pada tahun kedua. Validasi sistem dilakukan dengan angket yang diberikan kepada 35 guru SMK untuk melihat aspek kinerja, rancangan, dan adaptabilitas sistem. Analisis data validasi dilakukan dengan statistik deskriptif. Langkah terakhir, evaluasi pemanfaatan sistem, akan dilaksanakan pada tahun ketiga. Sistem tes diagnostik kesulitan belajar kompetensi dasar kejuruan siswa SMK telah dikembangkan dengan arsitektur web client-server menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, dan Java dengan perangkat lunak pendukung web server Apache, MySQL, dan web browser Chrome. Sistem ini memiliki tiga kelompok pengguna, yaitu admin, guru, dan siswa. Hasil analisis aspek kinerja, rancangan, dan adaptabilitas sistem secara keseluruhan mempunyai rata-rata penilaian sebesar 3.57 dari skala 1–4, sehingga termasuk kategori sangat baik. Karena itu sistem yang telah dikembangkan dapat digunakan pada penelitian lebih lanjut pada tahun ketiga, yaitu evaluasi pemanfaatan sistem.Kata kunci: kompetensi dasar kejuruan,  tes diagnostik DEVELOPING DIAGNOSTIC TEST SYSTEM OF LEARNING DIFFICULTY OF BASIC VOCATIONAL COMPETENCE OF STUDENTS OF VOCATIONAL HIGH SCHOOLS Abstract This research aimed to: (a) develop a diagnostic test system of basic vocational competency learning difficulties of Vocational High School students, and (b) determine the performance of the diagnostic test system. This study was the second year of a three year research plan. This research was a Software Research and Development. The development model used in this study was a modification of linear sequential model or known as life cycle or the classic waterfall model with 4 steps. Step 1, analysis of system requirements and system design, was done in the first year. Step 2, system implementation and validation, was conducted in the second year. The validation of the system was done by involving 35 teachers who were asked to complete a questionnaire to see performance, design, and adaptability of the system. The data were analyzed by using descriptive statistics. Step 3, the evaluation system utilization, will be held in the third year. The diagnostic test system of basic vocational competency learning difficulties of Vocational High School students has been developed using web client-server architecture, three programming languages (​​PHP, HTML, and Java), Apache web server, MySQL, and Chrome web browser. The system has three user groups, namely administrators, teachers, and students. The performance, design, and adaptability of the system as a whole have verage score of 3.57 on scale of  1 to 4 and categorized as a very good system. That is why the system can be used in further studies in the third year, i.e. evaluation of system utilization. Keywords: basic vocational competencies, diagnostic test