Mochammad Hadi
Laboratorium Ekologi dan Biosistematika Jurusan Biologi FSM Undip

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Biostarter Pengurai Bahan Organik Terhadap Kapasitas Infiltrasi Air dan Struktur Komunitas Mesofauna Tanah Andriani, Latifah Fitria; Rahadian, Rully; Hadi, Mochammad
SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Nomor 1 Tahun 2012
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.186 KB)

Abstract

Peran mikroorganisme dan fauna tanah dalam menentukan kualitas tanah telah diketahui cukup luas, namun perannya terhadap kapasitas infiltrasi air belum banyak dikaji. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh biostarter berupa inokulan mikroba komersial untuk perbaikan kualitas tanah. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk biostarter terhadap struktur komunitas mesofauna tanah dan laju infiltrasi air serta korelasi antara struktur komunitas mesofauna tanah dengan kapasitas infiltrasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan empat perlakuan biostarter  yaitu EM4, Bioklin, Mig Dec, dan Orgadec. Periode sampling dilakukan dua kali pada hari ke 30 dan hari ke 50 inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biostarter memengaruhi struktur komunitas mesofauna tanah, khususnya berpengaruh positif terhadap kelimpahan Oribatida dan Mesostigmata.  Produk Orgadec secara konsisten mampu meningkatkan kelimpahan mesofauna tanah paling tinggi pada 30 hari maupun 50 hari. Laju infiltrasi  pada umur  inkubasi 30 hari menunjukkan adanya perbedaan yang nyata pada perlakuan Orgadec saja, sedangkan pada umur 50 hari, perbedaan secara nyata ditunjukkan pada perlakuan EM4, Mig Dec dan Orgadec. Secara statistik, total kelimpahan mesofauna tanah dan kelimpahan Oribatida menunjukkan perbedaan yang nyata dengan laju infiltrasi.Keywords: biostarter, struktur komunitas, mesofauna tanah, laju infiltrasi
Uji efikasi beberapa isolat bakteri entomopatogen terhadap kecoa (Orthoptera) Periplaneta americana (L.) dan Blatella germanica (L.) dalam skala laboratorium Rini, Monica Sekar; Rahadian, Rully; Hadi, Mochammad; Zulfiana, Deni
Jurnal Biologi Tropika Vol.1, No. 1, Tahun 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.905 KB) | DOI: 10.14710/jbt.1.1.1-7

Abstract

Kecoa merupakan salah satu serangga vektor penyakit yang dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan manusia. Pengendalian kecoa menggunakan insektisida yang berlebihan dapat menimbulkan residu di lingkungan dan resistensi kecoa. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian alternatif diantaranya dengan menggunakan agen hayati berupa bakteri entomopatogen. Pada penelitian ini digunakan tiga isolat bakteri entomopatogen yang masing-masing diisolasi dari Spodoptera litura mati, dan Bacillus thuringiensis koleksi IPBCC. Pengujian dilakukan dengan metode semprot dan umpan pada konsentrasi 108. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga isolat bakteri entomopatogen yang digunakan pada penelitian ini dapat menimbulkan mortalitas kecoa. Pengamatan morfologi dan uji Postulat Koch menunjukkan bahwa kematian kecoa dipastikan disebabkan oleh isolat bakteri yang diberikan. Pada metode semprot, isolat bakteri SP4 menyebabkan mortalitas tertinggi baik pada P. americana (26,67%) maupun pada B. germanica (80%). Sedangkan pada metode umpan, isolat B. thuringiensis menyebabkan mortalitas tertinggi pada P. americana (10%) dan pada B. germanica (6,67%). Dari segi waktu kematian, diketahui bahwa perlakuan SP4 metode semprot lebih efektif dalam memengaruhi mortalitas B. germanica yaitu 2 jam 30 menit 46 detik.Kata kunci: Pengendalian hayati, bakteri entomopatogen, uji efikasi
The Dominance of Tramps Ants in The Settlement Area of Semarang, Central Java Putra, Ivan Mahadika; Hadi, Mochammad; Rahadian, Rully
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 11, No 3 (2019): Article-in-Press
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v11i3.21026

Abstract

The high rate of urbanization in Semarang have caused the land conversion from forest into various human need spaces. The land conversion is not only affect the life of humans but also the animals, including ants. The objectives of this study were to examine the dominance of tramp ants in the settlement area of Semarang City. The method used was the bait trap method using chicken intestine as a bait. Samples of ants were collected from four habitats, i.e., waste disposal area, traditional markets, house area, and urban parks. This study found four dominant ants, i.e., Anoplolepis gracilipes, Paratrechina longicornis, Solenopsis geminata and Monomorium pharaonis. Two of them were categorized as tramp ants (Anoplolepis gracillipes and  Paratrechina longicornis). The highest diversity of ants was found in house  (H'= 2.72).  The waste area tends to be an ideal habitat for particular species, which was proved by the low value of Simpson's dominance index (iD = 0.06) and a high value of evenness index (E=0 0.89). This study provides new information about tramp ants population as pest in urban area. The findings would be beneficial for controlling the population of tramp ants, which are disturbing humans in the settlement area.