Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS DAN PERPUTARAN AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL Gunawan, Ade
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Vol 11, No 1 (2011): General Management
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.902 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh profitabilitas terhadap struktur modal serta menganalisis dan membuktikan pengaruh perputaran aktiva terhadap struktur modal. Hasil pengujian secara parsial membuktikan bahwa variabel net profit margin (NPM) berpengaruh terhadapdebt to equity ratio (DER). Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis yang nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hasil pengujian secara parsial membuktikan bahwa variabel total assets turn over (TATO) berpengaruh terhadap debt to equity ratio (DER). Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis yang nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa  net profit margin dan total assets turn over secara simultan juga berpengaruh terhadap debt to equity ratio karena mempunyai tingkat signifikansi 0,029 yang lebih kecil dari 0,05 (5%), hipotesis diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. 
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN DI INDONESIA Gunawan, Ade; WAHYUNI, SRI FITRI
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Vol 13, No 1 (2013): General Management
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.784 KB)

Abstract

             Pengguna laporan keuangan membutuhkan informasi keuangan dari perusahaan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan yang bersangkutan. Rasio keuangan dapat digunakan sebagai alat untuk mengetahui pertumbuhan laba yang akan datang. Penelitian ini menitik beratkan pada kegunaan dari rasio keuangan untuk melihat pertumbuhan laba dimasa yang akan datang. Dalam penelitian ini digunakan 6 perubahan rasio keuangan.            Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji secara parsial pengaruh rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (2) menguji secara simultan pengaruh rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (3) mengetahui rasio keuangan yang paling dominan berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (4) mengetahui aspek pengelolaan assets dan pendapatan serta aspek hutang dan ekuitas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia.            Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dimana diperoleh sampel sebanyak 10 perusahaan untuk periode penelìtian tahun 2006-2011. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik     ( uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi ), Regresi linear berganda dìgunakan sebagai alat analisis dan untuk menguji hipotesis dìgunakan Uji-t, Uji-F dan Uji determinasi. 
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 33 PADANG Gunawan, Ade; Rahmi, M.Si, Dra.; Pertiwi, Merina
Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTComprehension of mathematical concept of students in class VIII of SMPN 33 that still low. It causes less of interaction from the students so that they have not share knowledge with their friends. One way that is used to overcome this problems is Rotating Trio Exchange. This research was aimed at revealing whether the use of Rotating Trio Exchange strategies could give a better effect on the students comprehension of mathematical concept than the conventional learning in class VIII of SMPN 33 Padang. This was an experimental research which used random research design toward the subject. The instrument used in this research is a test in students comprehension of mathematical concept. Based on the result of data analysis, it was revealed that the sample was distributed normally and homogeny variant. Hypothesis test results obtained  tcount = 3.3218 and ttable = 1.6710,  indicating that the hypothesis was accepted. So, it was concluded that the application of Rotating Trio Exchange strategies could improve the students comprehension of  mathematical concept  better than the conventional learning. 
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PRODUK ASURANSI JIWA BAGI NASABAH MENGGUNAKAN METODE SMARTER Okfalisa, Okfalisa; Gunawan, Ade
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.198 KB)

Abstract

Kebutuhan akan asuransi terus meningkat, berbagai produk asuransipun bermunculan. Dalam menentukan produk asuransi yang tepat banyak pilihan kriteria yang dapat digunakan. Sementara peranan agen asuransi masih dirasakan kurang effektif bagi nasabah. Untuk itu perlu dibangun sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu dalam menentukan produk asuransi jiwa bagi nasabah. Kriteria Umum seperti Usia, Pekerjaan, Pendapatan atau Gaji, Jenis Kelamin, Status serta Kriteria Khusus seperti Kebiasaan, Kesehatan, Info Penyakit, Kondisi Nasabah Wanita, Riwayat Keluarga dihitung dengan menggunakan metode SMARTER. Hasil sistem berupa rekomendasi produk yang tepat bagi nasabah berdasarkan kondisi dan kriteria personalnya. Perangkat Lunak ini diuji baik secara blackbox maupun user acceptance test dengan perolehan hasil 100% optimal dan layak digunakan. Studi kasus dilakukan di perusahaan asuransi BRIngin Life. Dengan adanya SPK ini diharapkan dapat membantu nasabah dalam memahami asuransi dan juga membantu pihak agen asuransi dalam mengambil keputusan secara terkomputerisasi dan menawarkan produk asuransi yang tepat sasaran sesuai kebutuhan nasabah.
IDENTIFIKASI LOKASI TITIK RAWAN KECELAKAAN (BLACK SPOT) PADA RUAS JALAN ADI SUCIPTO GUNAWAN, ADE; AZWANSYAH, HERI; ERWAN, KOMALA
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.776 KB)

Abstract

Secara geografis Kabupaten Kubu Raya berada disisi barat daya Provinsi Kalimantan Barat atau berada pada posisi 00134’40,83” sampai dengan 1000’53,09” Lintang Selatan dan 109002’19,32” Bujur Timur sampai dengan 109058’32,16” Bujur Timur  dengan luas wilayah 6.985,24 km2 (BPS Kubu Raya,2014)Kabupaten Kubu Raya  berpenduduk 543.325 jiwa,.Data dari Polresta Kota Pontianak diperoleh informasi bahwa dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah peristiwa kecelakaan.Diperlukan upaya untuk mengetahui daerah rawan kecelakaan (black site), daerah titik rawan kecelakaan (black spot) dan mengurangi peristiwa kecelakaan. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan pencarian data sekunder diPolresta Kota Pontianak berupa data kecelakaan dari tahun 2009 sd 2013 yang terjadidi Kabupaten Kubu Raya.Dengan mencari angkakecelakaan untuk menghitung daerah rawan kecelakaan dengan metode Z-score dan menentukan titik rawan kecelakaan dengan metode Cusum. Data primer diperoleh dengan melakukan survey lapangan untuk menentukan titik rawan kecelakaan dari ruas yang teridentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan. Dari hasil analisis daerah rawan kecelakaan (black site) diperoleh ruas-ruas jalan di Kabupaten Kubu Raya yang merupakan daerah rawan kecelakaan yang berada di kuadran A, yaitu ruas jalan Trans Kalimantan nilai Z-score 5,39, Arteri Supadio – Ir.Soekarno Hatta nilai Z-score 0,98, Adi Sucipto nilai Z-score 1,54 dan Raya Kakap nilai Z-score 0,77. Perhitungan Cusum dilakukan untuk mengetahui lokasi rawan kecelakaan (blackspot), pada perhitungan black spot dengan pola acak data didapat black spot tertinggi di dapat pada ruas jalan Adi Suciptosta 3 - sta 4 dengan nilai black spot 3,32dan pada perhitungan black spot dengan pola perbandingan data di dapat pada ruas jalan Adi Sucipto sta 6 – 7 dan sta 13 - 14 dengan nilai black spot 13,749. Saran dari penelitian ini adalah Pada hitungan cusum jika data tidak lengkap sebaik nya mengunakan metoda pola perbandingan data dengan membandingkan data sebelumnya atau pun data yang lengkap agar hasil lebih akurat.danperlu di pasang pita rambu daerah rawan kecelakaan,pemasangan zona sekolah dan lampu warning light,perhatian pada ruas jalan yang rusak serta kurang penerangan lampu jalan dan pemasangan rambu – rambu lalu lintas serta penyuluhan dan sosialisasi kesekolah - sekolah dan dibentuk tim terpadu penanganan kecelakaan yang terdiri dari Kepolisian,Dinas Perhubungan dan Rumah Sakit.   Kata kunci : Daerah rawan kecelakaan, Black Site, Black Spot,Kabupaten Kubu Raya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA NEGERI 2 METRO Gunawan, Ade
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2012): Mei 2012
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was to incrase of students critical thinking skills. The subject of this study were SMAN 2 Metro grade X4 class numbering 30 student in the second semester of the academic 2011/2012. And the object of his research is the critical thinking skills. The results showed that the implementation of problem-based learning model on Biology learning, can increase students critical thinking skills. Increase critical thinking skills is almost all indicators, such as the ability of clarification, argumentation skills, induction skills, deduction skills, and ability to perform and execute. Increase critical thinking skills that students can be seen from the increase in the average value of each point about the cycle I and cycle II. The success of critical thinking can also be seen from the increase in the thoroughness of learning, that is equal to 6 students in cycle I to cycle II is 24 students. The means the percentage of students who achieve greater value equal to 72 also increased, from 20% in cycle I to 80% in cycle II. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Keterampilan Berpikir Kritis
PENGARUH SISTEM PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI KARYAWAN PADA CV SIDIQ MANAJEMEN YOGYAKARTA Zahra, Annidjatuz; Gunawan, Ade
Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.098 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui secara empiris bagaimana pengaruh sistempengembangan karir terhadap motivasi berprestasi karyawan CV. SidiqManajemen Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan(Field Research) yakni penelitian dilakukan dengan melakukan surveilangsung ke obyek penelitian. Subjek (sampel) dalam penelitian ini adalahkaryawan CV. Sidiq Manajemen berjumlah 60 orang (sampel). Metodepenarikan sampel secara non probabilitas dengan convenience samplingHasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengembangan karir terhadapmotivasi berprestasi memiliki nilai signifikan akan tetapi pengaruhnyanegatif dikarenakan setiap ada penambahan sistem pengembangan karirmenurunkan motivasi berprestasi karyawan sehingga hipotesis tersebutditolak. Dalam uji koefisien determinasi dimana sistem pengembangankarir hanya menyumbang 11,8% terhadap motivasi berprestasi karyawanCV.Sidiq Manajemen, sedangkan sisanya 88,2 % disebabkan oleh faktorfaktorlain diluar sistem pengembangan karir yang tidak diteliti dalampenelitian ini.Kata kunci: sistem pengembangan karir, motivasi berprestasi 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA NEGERI 2 METRO Gunawan, Ade
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2012): Mei 2012
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v3i1.207

Abstract

The research was to incrase of students critical thinking skills. The subject of this study were SMAN 2 Metro grade X4 class numbering 30 student in the second semester of the academic 2011/2012. And the object of his research is the critical thinking skills. The results showed that the implementation of problem-based learning model on Biology learning, can increase students critical thinking skills. Increase critical thinking skills is almost all indicators, such as the ability of clarification, argumentation skills, induction skills, deduction skills, and ability to perform and execute. Increase critical thinking skills that students can be seen from the increase in the average value of each point about the cycle I and cycle II. The success of critical thinking can also be seen from the increase in the thoroughness of learning, that is equal to 6 students in cycle I to cycle II is 24 students. The means the percentage of students who achieve greater value equal to 72 also increased, from 20% in cycle I to 80% in cycle II. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Keterampilan Berpikir Kritis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA NEGERI 2 METRO Gunawan, Ade
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2012): Mei 2012
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v3i1.207

Abstract

The research was to incrase of students critical thinking skills. The subject of this study were SMAN 2 Metro grade X4 class numbering 30 student in the second semester of the academic 2011/2012. And the object of his research is the critical thinking skills. The results showed that the implementation of problem-based learning model on Biology learning, can increase students critical thinking skills. Increase critical thinking skills is almost all indicators, such as the ability of clarification, argumentation skills, induction skills, deduction skills, and ability to perform and execute. Increase critical thinking skills that students can be seen from the increase in the average value of each point about the cycle I and cycle II. The success of critical thinking can also be seen from the increase in the thoroughness of learning, that is equal to 6 students in cycle I to cycle II is 24 students. The means the percentage of students who achieve greater value equal to 72 also increased, from 20% in cycle I to 80% in cycle II. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Keterampilan Berpikir Kritis
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PLASTIK DAN KEMASAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Gunawan, Ade
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol 10, No 2 (2019): Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.286 KB) | DOI: 10.22225/kr.10.2.904.109-115

Abstract

This research was conducted to determine the cause of the decline and increase in the ratio of the company, and to find out and analyze the activity ratios and solvency ratios in measuring the financial performance of plastic and packaging companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2012-2016 period. This type of research is descriptive, with 10 financial statements of tedftar plastic and packaging companies on the Indonesia Stock Exchange, with quantitative data and secondary data sources. In research and analyze financial performance by using activity ratios, namely inventory turnover and total assets turnover, solvency ratios, namely debt to asset ratio and debt to equity ratio. The results of the study show that the financial performance of plastic and packaging companies has decreased and increased not in accordance with standards effectiveness, this can be seen from the calculation of the activity and solvency ratios that have been carried out experiencing fluctuations and this results in some plastic and packaging companies not being good. Decreasing activity ratios occur due to the lack of the company's ability to manage inventory and the lack of companies utilizing their assets in producing efficient sales. As for the solvency ratio, it is still not optimal because there are still a number of plastic companies that have not been able to pay long-term obligations and too much debt that they have, so it is not comparable with the capital and assets owned by the company. Keywords: Activity; Financial Performance; Solvability