This Author published in this journals
All Journal Interaksi Online
Joyo N.S Gono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMAHAMI MOTIVASI PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA (FACEBOOK DAN TWITTER) Nusa, Amanda Meipuspa; Suprihatini, Taufik; Gono, Joyo N.S
Interaksi Online Vol 1, No 2 (2013): Wisuda April
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTNama : Amanda Meipuspa NusaNIM : D2C008081Judul Undestanding The Motivation of Social Media (Facebook andTwitter) Usingí¯€ The development of communication technology such as internet presence causes peopleespecially facebook and twitter users began to be used as a source of information and communicationneeds. At this time the user account (facebook and twitter) did not know the age and background again,users consisting of several circles and diverse backgrounds, with diverse motivations as well, thusencouraging users to use both accounts. The presence of internet classified into new media, a mediasupplement information from conventional media. This study aims to understand the motivation of the useof social media (facebook and twitter).This research is a qualitative descriptive analysis method. Uses and gratification theory (HerbertBlumer and Elihu Katz, 1974) and the theory of motivation in the fulfillment of needs (Maslow, 1954; McClelland in (Gitosudarmo and Sudita, 1997: 36-39), and Katz, Gurevitch and Haas in (Severin andTankard , 2009: 357), as well as other supporting theories such as the theory of symbolic interactionism(George Herbert Mead, 1863) and the theory of conflict resolution (Johnson, 1981 in Supratiknya, 1995:99-100), used as the basis for the theory, which describes the systemic and accurate facts and experiencesof the use of facebook and twitter. study uses the four informants from various backgrounds As withfacebook and twitter user.The results of this study found that facebook and twitter as one of the forms of new media doesnot replace conventional media and other telecommunications media, but rather as a alternative.Facebook and twitter are used by the informants with varied motives, which is to meet the needs ofinformation, communication and self-actualization. Based on the findings, facebook and twitter hasseveral characters, ie extensive communication network, rapid, the interactivity, ease of access, diversityof information, as well as the space to express themselves. Facebook and twitter updates that continue tomake the community as an active user, media literacy, and keep abreast of technological developments.The use of two accounts (facebook and twitter) as the mass media was not only used as a masscommunication, but the communication and interpersonal communication. However, its use adapted tothe needs of course, to be used and utilized as needed.The implications of these results in the theoretical aspect of this is contributing to the researchrelated communications facebook and twitter presence as a new communication medium. The practicalimplications of the results of this study provide an explanation of communications experience in usingfacebook and twitter as a medium of information and communication needs of providers. While the socialimplications of this research study is to benefit the community, other than that people can take advantageof and use facebook and twitter optimally in positive terms tailored to the needs of each positivemasingsegi tailored to their individual needs.Key words: Social media (facebook and twitter), motivation,ixABSTRAKSI Judul Facebook dan Twitterô€€Œô€‚´Perkembangan teknologi komunikasi seperti hadirnya internet menyebabkan masyarakat khususnyapengguna facebook dan twitter mulai digunakan sebagai sumber pemenuhan kebutuhan informasi dankomunikasi. Pada saat ini pengguna akun (facebook dan twitter) tidak mengenal usia dan latarbelakanglagi, penggunanya terdiri dari beberapa kalangan dan latarbelakang yang beragam, dengan motivasi yangberagam pula, sehingga mendorong penggunanya menggunakan kedua akun tersebut. Hadirnya internetyang tergolong kedalam media baru, merupakan media pelengkap informasi dari media konvensional.Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi penggunaan sosial media (facebook dan twitter).Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode analisis deskriptif. Teori Usesand Gratification (Herbert Blumer dan Elihu Katz, 1974) dan Teori motivasi dalam pemenuhankebutuhan (Maslow, 1954; Mc Clelland dalam (Gitosudarmo dan Sudita, 1997: 36-39); dan Katz,Gurevitch dan Haas dalam (Severin dan Tankard, 2009 : 357), serta teori-teori pendukung lainnya sepertiTeori Interaksionisme Simbolik (George Herbert Mead, 1863) dan Teori penyelesaian konflik (Johnson,1981 dalam Supratiknya, 1995: 99-100), digunakan sebagai landasan teori, yang menggambarkan secarasistemik dan akurat fakta dan pengalaman penggunaan facebook dan twitter. Penelitian ini menggunakan4 informan dari berbagai latarbelakang sebagi pengguna facebook dan twitter.Hasil penelitian ini ditemukan fakta bahwa facebook dan twitter sebagai salah satu dari bentukmedia baru tidak menggantikan media konvensional dan media telekomunikasi lainnya, melainkansebagai alternatif. Facebook dan twitter digunakan oleh para informan dengan motivasi yang beragam,yaitu untuk memenuhi kebutuhan informasi, komunikasi dan aktualisasi diri. Berdasarkan hasil temuanpenelitian, facebook dan twitter memiliki beberapa karakter, yaitu jaringan komunikasi yang luas, cepat,adanya interaktivitas, kemudahan dalam mengakses, keberagaman informasi, serta adanya ruang untukmengaktualisasikan diri. Facebook dan twitter yang terus update membuat masyarakat sebagai penggunaaktif, melek media dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Penggunaan kedua akun (facebook dantwitter) sebagai media massa ternyata tidak hanya dapat digunakan sebagai komunikasi massa saja, tetapikomunikasi kelompok dan komunikasi antarpribadi. Namun penggunaanya disesuaikan dengan kebutuhansaja, agar dapat digunakan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.Implikasi hasil penelitian ini dalam aspek teoritis ini adalah memberikan kontribusi bagi penelitiankomunikasi terkait hadirnya facebook dan twitter sebagai media komunikasi baru. Implikasi praktis darihasil penelitian ini memberikan penjelasan tentang pengalaman komunikasi dalam menggunakanfacebook dan twitter sebagai media penyedia kebutuhan informasi dan komunikasi. Sedangkan implikasisosial dari penelitian ini adalah Penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, selain itu masyarakatdapat memanfaatkan dan menggunakan facebook dan twitter secara optimal dalam segi positifdisesuaikan dengan kebutuhan masing-masing segi positif disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.Kata kunci : Sosial media (facebook dan twitter), motivasi, informasi dan komunikasi.NDAHULUAN Peralihan zaman menuju kearah modern mengubah segala kehidupan manusia. Perubahan masyarakat kita yang pesat jelas berkaitan erat dan bagaimanapun bergantung pada perkembangan teknik, penemuan, jenis produksi dan standar hidup yang serba baru. Saat ini manusia telah memasuki era yang telah didominasi oleh teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, kebutuhan manusia pun semakin mudah terpenuhi. Salah satunya teknologi komunikasi, sejalan dengan perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih, bentuk, pola dan peralatan komunikasi juga mengalami perubahan. Komunikasi tidak lagi hanya dilakukan secara personal (komunikasi yang hanya melibatkan dua orang saja) secara tatap muka, namun sudah dilakukan lewat kelompok dan komunikasi massa (sosial media). Dengan peralihan zaman ini alat pemenuhan kebutuhan juga berubah dari penggunaan Telephone selular dan sekarang kebutuhan manusia akan media, yang mampu untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan manusia sehari-hari, maka mendorong berbagai orang-orang untuk menciptakan sebuah temuan dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi yaitu salah satunya internet. Didalam internet terdapat sebuah “dunia baru”, yaitu Sosial Media (social media). Sosial Media merupakan media online yang sangat populer pada saat ini. Sosial Media sekarang sudah tidak mengenal batasan umur, gender maupun tingkatan sosial, selain itu telah menjadi sarana interaksi antar manusia di era digital. Selain itu disebut juga dengan “Dunia Maya”, dunia maya adalah realita yang terhubung secara global, didukung komputer, berakses komputer, multidimensi, artifisial, atau virtual (Severin dan Tankard, 2009: 445).Sosial media banyak memiliki kegunaan, seperti yang sudah sebelumnya dijelaskan, selain itu menurut riset lain yang dilakukan schools.com mendapatkan data sosial media itu digunakan untuk, tetap berhubungan dengan teman saat ini (stay in touch with current friends) 67%, berhubungan dengan anggota keluarga (stay in touch with family members) 65%, berhubungan dengan teman lama (reconnect with old friend) 50%, berhubungan dengan mereka yang memiliki hobi (connect with those who share hobbies), menemukan pasangan (find a mate) 17 %. selain untuk menjalin sebuah relationship, sosial media lainnya, banyak digunakan juga seperti blogger 54% dan portal photo sharing 58% (http://salingsilang.com/baca/10-fakta-tentang-media-sosial-). Dengan adanya kedua akun tersebut (facebook dan twitter) yang hadir pada saat ini, tidak lepas memberikan dampak-dampak yang ditimbulkan oleh kedua akun ini kepada para penggunanya, baik bagi diri sendiri maupun untuk kehidupan sosialnya, dampak tersebut bisa berupa dampak positif dan dampak negatif yang diperoleh dari penggunaan sosial media ini. Dalam penggunaan CMC, apabila komunikasi yang dilakukan oleh para pengguna media sosial dalam Computer Mediated Communication ini dapat dikatakan sebagai pengganti komunikasi secara tatap muka (face to face communication), CMC memiliki keuntungan bagi seseorang yang memiliki kecemasan dalam berkomunikasi. Hal ini dibuktikan, oleh penelitian yang dilakukan oleh para peneliti komunikasi Lisa Tidwell dan Joseph Walther, meneliti perbedaan antara face to face communication dan on-line communication dalam keterbukaan diri, persepsi atau kepercayaan diri dan efektivitas komunikasi.Para pengguna on-line communication mengungkapkan bahwa mereka lebih percaya diri ketika berkomunikasi secara on-line dibanding face to face communication (Beebe,2003: 360). selain itu sosial media mampu memenuhi kebutuhan dan kepuasan para penggunanya. Padahalberkomunikasi tatap muka juga dapat dilakukan, apabila mengalami kendala dalam bertemu mayarakat juga dapat menggunakan Telephone Selular baik dengan telephone atau SMS (Short Message Service). Dan dalam pemenuhan kebutuhan informasi dapat diperoleh melalui surat kabar, majalah, dan lainnya. Ini lah yang menjadikan sebuah pertanyaan apabila komunikasi yang dilakukan oleh para pengguna media sosial dalam Computer Mediated Communication atau disingkat CMC dalam memenuhi kebutuhan, padahal banyak alternatif media komunikasi yang ditawarkan, tetapi masyarakat pada saat ini lebih tertarik dengan mengunakan sosial media terutama facebook dan twitter sebagai sarana untuk berkomunikasi, sehingga peneliti ingin meneliti bagaimana motivasi pengguna sosial media (facebook dan twitter) oleh pengguna. Penelitian ini berusaha untuk memahami motivasi pengguna menggunakan sosial media (facebook dan twitter) dalam kehidupannya. PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode analisis deskriptif. Teori Uses and Gratification (Herbert Blumer dan Elihu Katz, 1974) dan Teori motivasi dalam pemenuhan kebutuhan (Maslow, 1954; Mc Clelland dalam (Gitosudarmo dan Sudita, 1997: 36-39); dan Katz, Gurevitch dan Haas dalam (Severin dan Tankard, 2009 : 357), serta teori-teori pendukung lainnya seperti Teori Interaksionisme Simbolik (George Herbert Mead, 1863) dan Teori penyelesaian konflik (Johnson, 1981 dalam Supratiknya, 1995: 99-100), digunakan sebagai landasan teori, yang menggambarkan secara sistemik dan akurat fakta dan pengalaman penggunaan facebook dan twitter. Penelitian ini menggunakan menggunakan 4 informan dari berbagai latarbelakang sebagi pengguna facebook dan twitter.Masyarakat menggunakan sosial media selain sebagai pemenuhan kebutuhan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu untuk mencari Gratification (kepuasan), Teori uses and gratification dikemukakan oleh Gratifications (Herbert Blumer dan Elihu Katz, 1974). Menurut McQuail (1983, dalam Miller, 2002: 244) ada proses internal yang dialami oleh seorang khalayak dalam mencari gratifikasi (kepuasan) dari media adalah sebagai berikut (Kim & Rubin, 1997 dalam Miller, 2002:244-245): Pertama, seorang khalayak akan melakukan proses seleksi (selectivity). Gratifikasi yang diinginkannya akan disesuaikan dengan media yang akan digunakannya. Seseorang yang ingin beristirahat setelah capek bekerja seharian, tentu akan memilih memainkan facebook, twitter, dan lainnya ketimbang melihat dialog atau debat di televisi. Kedua, selanjutnya yang dilakukan adalah proses memperhatikan (attention). Pada proses ini, individu khalayak akan mengalokasikan usaha kognitifnya untuk mengkonsumsi media. Seseorang yang ingin melamar pekerjaan akan benar-benar memperhatikan setiap lowongan yang ada dalam sosial media, ketimbang seseorang yang sekedar melihat untuk mengisi waktu luang. Ketiga, proses terakhir adalah proses keterlibatan (involvement). Pada proses ini seorang khalayak akan terlibat lebih dalam secara personal dengan media tersebut, bahkan juga memiliki “hubungan spesial” dengan karakter media tersebut. Proses ini seringkali juga disebut sebagai “para-social interaction”. Misalnya, para pengguna sosial media seperti facebook atau twitter akan merasakan sensasi yang sama ketika mereka saat chatting bersama temannya seperti saat tatap muka. Ada beberapa kebutuhan dari media yang dipenuhi dapat menimbulkan kepuasan bagi individu (McQuail, Blumer, dan Brown, 1972 dalam Severin dan Tankard, 2009 : 357) memaparkan kategori kepuasan sebagai berikut:a. Diversion, pelarian dari rutinitas sehari-hari atau masalah, pelepasan emosi.b. Personal Relationship; Companionship (teman diwaktu luang) dan social utility (kegunaa sosial, sebagai bahan perbincangan dalam kehidupan sosial)c. Personal identity, gambaran mengenai diri sendiri yang seseorang miliki tentang segala kelemahan dan kekuatan yang ada pada dirinya, mencakup personal reference (sebagai pembanding langsung terhadap kehidupan khalayak), reality exploration (penolong khalayak dalam mengerti kehidupan mereka).d. Surveillance (pengawasan), memberikan informasi-informasi tentang sekitar dan dunia luar.Orang akan berusaha memenuhi berbagai macam kebutuhannya. Kebutuhan yang tidak terpenuhi menyebabkan orang akan mencari jalan untuk mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh kekurangan-kekurangannya. Oleh karena itu orang lalu memilih suatu tindakan, maka terjadilah perilaku yang mengarah pada pencapaian tujuan. Oleh sebab itu dalam suatu pencapaian diperlukan suatu dorongan yang kuat agar tujuan itu tercapai atau terpenuhi, atau disebut dengan Motivasi. Motivasi, yaitu sebagai suatu proses yang menghasilkan suatu intensitas, arah, dan ketekunan individual dalam usaha untuk mencapai satu tujuan (Robbins, 2003: 208). Dari sini lah masyarakat menggunakan sosial media (facebook dan twitter) sebagai salah satu media untuk pemuas kebutuhan mereka.Hasil penelitian ini ditemukan fakta bahwa facebook dan twitter sebagai salah satu dari bentuk media baru tidak menggantikan media konvensional dan media telekomunikasi lainnya, melainkan sebagai alternatif. Facebook dan twitter digunakan oleh para informan dengan motivasi yang beragam, yaitu untuk memenuhi kebutuhan informasi, komunikasi dan aktualisasi diri. Berdasarkan hasil temuan penelitian, facebook dan twitter memiliki beberapa karakter,yaitu jaringan komunikasi yang luas, cepat, adanya interaktivitas, kemudahan dalam mengakses, keberagaman informasi, serta adanya ruang untuk mengaktualisasikan diri. Facebook dan twitter yang terus update membuat masyarakat sebagai pengguna aktif, melek media dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Penggunaan kedua akun (facebook dan twitter) sebagai media massa ternyata tidak hanya dapat digunakan sebagai komunikasi massa saja, tetapi komunikasi kelompok dan komunikasi antarpribadi. Namun penggunaanya disesuaikan dengan kebutuhan saja, agar dapat digunakan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Kemudian penggunaan facebook dan twitter efektif dalam pemenuhan kebutuhan atau kepuasan para penggunanya. PENUTUP1. Hadirnya sosial media (facebook dan twitter) sebagai salah satu bentuk media baru memberikan banyak kemudahan dan fungsi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan facebook dan twitter yang saat ini tidak hanya sebagai media informasi saja juga membuat pengguna kedua akun ini, harus aktif dalam memilih yang sesuai dengan kebutuhannya.2. Informan secara umum berpedapat tentang motivasi penggunaan kedua akun tersebut dengan dilandasi kemudahan yang diberikan oleh facebook dan twitter dalam pemenuhan kebutuhan mereka, dampak positif dan dampak negatif yang disebabkan dari penggunaan kedua akun tersebut, kemudian informan menjelaskan bagaimana strategi mereka menghadapi atau menyelesaikan permasalahan atau konflik ketika menggunakan kedua akun (facebook dan twitter), dan keefektifan penggunaan facebook dan twitter sebagai media baru untuk pemenuhan kebutuhan.3. Keberadaan facebook dan twitter terbukti memiliki banyak kelebihan yang dimilikinya, memiliki jaringan komunikasi yang luas, kecepatan dalam menyampaikan pesan, dan biaya yang dikeluarkan relatif murah daripada penggunaan media lainnya (media konvensional). Namun dalam penggunaan facebook dan twitter memberikan dampak-dampak bagi kehidupan penggunanya, selain dampak positif yang dirasakan oleh penggunanya, mereka juga merasakan dampak negatif pula. Walaupun terdapat kekurangan yang dimiliki dan dampak negatif yang dirasakan, namun penggunaan kedua akun tersebut cukup efektif dalam melakukan kegiatan komunikasi untuk pemenuhan kebutuhan para informan.4. Penggunaan kedua akun (facebook dan twitter), tidak hanya sebagai media penyedia informasi dan komunikasi saja, tetapi juga media untuk pemenuhan kebutuhan hiburan, dan kebutuhan eksistensi diri (usaha untuk membuat dirinya dikenal dan diakui keberadaannya oleh lingkungan).5. Penggunaan dan pemanfaatan facebook dan twitter oleh para informan lebih sering digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik kebutuhan informasi, komunikasi dan lainnya. Namun tidak sepenuhnya mereka menggunakan sosial media facebook dan twitter atau sosial media lainnya, apabila mereka tidak merasa terpenuhi kebutuhan yang mereka cari dalam sosial media facebook dan twitter ataupun sosial media lainnya, mereka akan menggunakan media konvensional sebagai alternatif sumber informasi maupun komunikasi.DAFTAR PUSTAKA BUKU A. Bebee, Steven. 2003. Interpersonal Communication Relating To Others. USA: Pearson Education. DeVito, Joseph A. 1997. Komunikasi Antar Manusia. Jakarta: Professional Books. Gitosudarmo, Indriyo & Sudita, N I. 1997. Perilaku Keorganisasian. Yogyakarta: BPFE Hadi, Astar. 2005. Matinya Dunia Cyber Space. Yogyakarta: LKiS. Holmes, David. 2005. Teori Komunikasi Media, Teknologi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Jones, Steven G. 1995. Cyber Society; CMC and Community. USA: Sage Publication. Junaedi, Fajar. 2007. Komunikasi Massa. Yogyakarta: Santusta. Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana. Miller, Katherine. 2002. Communication Theories: Perspective, Process, and Context. Boston: McGraw Hill. Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya. Nevid, Jefrey S, Spencer A. Rathus, Beverly Greend. 2002. Psikologi Abnormal (jilid 1). Jakarta: Erlangga. Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Pruitt, Dean G & Rubin, Jeffrey Z. 2004. Teori Konflik Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Rakhmat, Jalaluddin. 2007. Psikologi Komunikasi. Bandung : PT. Remaja Rosda2karya. Robbins, Stephen. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia.Rohim, Syaiful H. 2009. Teori Komunikasi: Perspektif, Ragam dan Aplikasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Rosdiana, Joni. 2011. Facebook, Kampanye Pemilihan dan Ruang Publik. Surakarta: Lindu Pustaka. Supratiknya, A. 1995. Komunikasi Antar Pribadi Tinjauan Psikologis. Yogyakarta: Kanisius. Severin, J Werner & Tankard, W James. 2009. Teori Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Sobur, Alex. 2003. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia. Straubhaar & LaRose. 2006. Media Now Understanding Media, Culture and Technology 5th edition. Thomson Learning, Inc. Swasty, Poundra. 2011. New Media, New Audience New Media dan kemunculan Spesies Baru Audien: Rekonseptualisasi Audien di Era Media Digital. Surakarta: Lindu Pustaka SKRIPSI DAN ARTIKEL Astuti, Tri. 2009. Skripsi Penelitian “Fenomena Pengguna Situs Jejaring Sosial Facebook sebagai Media Komunikasi antar Pribadi dengan teman lama “. Universitas Diponegoro. Perdana, Adi Wahyu. 2009. Skripsi Penelitian “Memahami Pengalaman Pengguna Facebook untuk Tujuan Komunikasi Pemasaran Online”. Universitas Diponegoro. WEBSITEAzis, I. 2012. FBI Gunakan Twitter dan Facebook untuk Lacak Teroris [online] (http://sidomi.com/132705/fbi-gunakan-twitter-dan-facebook-untuk-lacak-teroris/, diakses tanggal 11 November 2012, jam 13:00).Baehaki,A.2009.____________[online](http://www.lontar.ui.ac.id/file?file=digital/123514-SK%2000109%20Bae%20p%20-%20Pemenuhan%20Kebutuhan-Literatur.pdf, diakses tanggal 5 Februari 2013, jam 15:00).Ckhoirudin. 2011. Sejarah Perkembangan TIK dari Zaman Pra Sejarah Hingga Sekarang [online] (http://ckhoirlado.blogspot.com/2011/09/sejarah-perkembangan-tik-dari-zaman-pra.html. diakses tanggal 2 Februari 2013, jam 09:00).Destiwanto, H. 2011. Dua Sisi Mata Pisau Seorang Facebooker, [online]. (http://www.slideshare.net/mashendri1/facebook-manfaat-dan-dampaknya#btnNext, diakses tanggal 21 November 2012, jam 19:00)Djaya, A., 2012, Dampak Media Sosial di Kalangan Remaja dan Dewasa, [online], (http://salingsilang.com/baca/dampak-media-sosial-di-kalangan-remaja-dan-dewasa, diakses tanggal 21 Juni 2012, jam 21:00)Fikrie, M., 2012, 15 Fakta Menarik Seputar Media Sosial, [online], (http://salingsilang.com/baca/15-fakta-menarik-seputar-media-sosial, diakses tanggal 20 Juni 2012, jam 20:00).Ismail, T., 2012, 90% Orang Memberikan Terlalu Banyak Informasi di Media Sosial. [online], (http://salingsilang.com/baca/90-orang-membagikan-terlalu-banyak-informasi-di-media-sosial, diakses tanggal 21 Juni 2012, jam 22:00).Kristo, F. 2012. Kaum Difabel Tuai Manfaat Facebook & Twitter [online], (http://inet.detik.com/read/2012/05/02/193918/1907592/1169/kaum-difabel-tuai-manfaat-facebook-twitter, diakses tanggal 18 Juni 2012, jam 16:00)Noor, A. 2012. 10 Fakta Tentang Media Sosial [online], (http://salingsilang.com/baca/10-fakta-tentang-media-sosial-, diakses 25 Juni 2012, jam 22:00).Paramita, P., 2012, Jangan Mudah Percaya, Teliti Berita yang Tersebar di Media Sosial, [online], (http://salingsilang.com/baca/jangan-mudah-percaya-teliti-berita-yang-tersebar-di-media-sosial, diakses tanggal 20 Juni 2012, jam 21:00).Rahmalia. G. 2011. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi [online], (http://gesharandiansyah.blogspot.com/2011/03/sejarah-perkembangan-teknologi.html, diakses tanggal 14 Februari 2013, jam 23:00).S3crett, W. 2009. Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia [online], (http://snowfairish.blogspot.com/2009/08/perkembangan-teknologi-informasi-di.html, diakses tanggal 14 Februari 2013, jam 23: 10).Wardhana, A., 2012, 10 Situs Media Sosial Penguasa Dunia Maya, [online], (http://salingsilang.com/baca/10-situs-media-sosial-penguasa-dunia-maya, diakses tanggal 21 Juni 2012, jam 22:00).Wardhana, A., 2012. Apakah Media Sosial Membuat Kita Jadi Antisosial, [online], (http://salingsilang.com/baca/apakah-media-sosial-membuat-kita-jadi-antisosial, diakses tanggal 22 Juni 2012, jam 21:00).http://www.internetromance.org Maryono, Y & Istiana, B. 2012. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dari masa ke masa [online].(http://meizuwi.wordpress.com/2012/06/26/perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dari-masa-ke-masa/, diakses tanggal 27 Januari 2013, jam 21:00).Manihuruk, Trivan A. 2012. Perkembangan Jejaring Sosial [online] (http://trivansaragih.blogspot.com/), diakses tanggal 29 Januari 2013, jam 22:00).Sandi, Sarita. ___. Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi: Dari Zaman Praaksara Hingga Zaman Internet [online] (http://komunikasi.us/index.php/mata-kuliah/tmb/235-sejarah-perkembangan-teknologi-komunikasi-dari-zaman-praaksara-hingga-zaman-internet. diakses tanggal 2 Februari 2013, jam 21:00)._____. 2008. Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia. [online], (http://wijayalabs.wordpress.com/2008/03/08/perkembangan-teknologi-informasi-di-indonesia/, diakses tanggal 14 Februari 2013, jam 23:30)_____, 2012. Perkembangan Informasi Teknologi [online] (http://computers-inc.blogspot.com/2012/03/perkembangan-informasi-teknologi.html.diakses tanggan 2 Februari 2013, jam 21:00)._____. 2012. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dari masa ke masa [online] (http://meizuwi.wordpress.com/2012/06/26/perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dari-masa-ke-masa/. Diakses tanggal 3 Februaru 2013, jam 22:00)._____, 2012. Semakin Dilarang, Pengguna FB di Cina Kian Menggila [online] (http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=141310, diakses tanggal 11 November 2012, jam 17:00).