Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH

Kualitas Lingkungan Permukiman Masyarakat Suku Bajo di Daerah yang Berkarakter Pinggiran Kota dan Daerah Berkarakter Pedesaan di Kabupaten Muna Ridwan, Ucok Heriady; Giyarsih, Sri Rum
JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 8, No 2 (2012): JPWK VOLUME 8 NUMBER 2 Year 2012
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.466 KB)

Abstract

ABSTRACTThe study aims to analyze the settlement environmental quality of the Bajo tribe in Lagasa village(representing suburban environment) and in Latawe village (representing rural environment) of Munaregency. The survey included structured interview with 30 hourseholds of Bajo tribe in each of the twovillages. The assessment of settlement environmental quality included three indicators comprising housecondition, sanitation and basic infrastructure. The study found disparity of settlement environmentalquality among the two villages. Lagasa village which represent suburban environment has better qualitycompared to Latawe village which represent rural environment. The degree of accessibility was found tohave a crucial role in causing the disparity.Keywords: settlement environment, Bajo tribe, suburban, rural
JASA DAN ETIKA LINGKUNGAN UNTUK PENGENDALIAN AIR DAN BANJIR SEBAGAI DASAR PENGELOLAAN DAS SERANG Setyawan, Agung; Gunawan, Totok; Dibyosaputro, Suprapto; Giyarsih, Sri Rum
JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.59 KB) | DOI: 10.14710/pwk.v14i4.21096

Abstract

Penelitian ini merupakan kasus di DAS Serang Kabupaten Kulonprogo D.I. Yogyakarta. Bertujuan untuk menilai sebaran spasial jasa lingkungan untuk pengaturan tata air dan banjir sebagai dasar untuk Pengelolaan kelestarian sumberdaya air DAS di DAS Serang, Kabupaten Kulonprogo D.I. Yogyakarta. dengan metode dengan pendekatan jasa lingkungan menggunakan dua variable penaksir yaitu penggunaan lahan dan ecoregion. Masing-masing variable dinilai jasa lingkungannya terhadap pengaturan tata air dan banjir, yang kemudian disintesis menggunakan metode AHP menghasilkan nilai koefisien jasa lingkungan pengaturan tata air dan banjir. Dari nilai koefisien tersebut diolah dan dianalisis dengan teknis GIS menghasilkan sebaran spasial nilai jasa lingkungan pengaturan tata air dan banjir yang kemudian dilakukan pembagian kelas menjadi 5 kelas jasa lingkungan pengaturan tata air dan banjir yaitu kelas sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: untuk DAS Serang Kabupaten Kulonprogo D.I. Yogyakarta pada daerah hulu berpontensi sebagai jasa pengaturan tata air dan banjir. Terutama di Kecamatan Kokap dengan persentase luasan jasa lingkungan pengaturan tata air dengan kelas sangat tinggi sebesar 85% dari luas Kecamatan Kokap. Sedangkan untuk etika lingkungan DAS serang Kab Kulonprogo D.I. Yogyakarta terdapat tiga kelas etika lingkungan di wilayah DAS yaitu untuk wialayah Hulu mempunya kelas Etika Lingkungan Rendah, Wilayah tengah kelas etika lingkungan sedang dan wilayah hilir kelas etika lingkungan.