Bina Melvia Girsang
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Tumor Necrosis Factor-α sebagai Prediktor Terjadinya Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Endemis Malaria Flora, Rostika; Mukni, Mukni; Girsang, Bina Melvia; Purwanto, Sigit
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 9 No. 3 Februari 2015
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.274 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v9i3.695

Abstract

Ibu hamil yang berada di daerah endemis malaria sangat rentan terhadap infeksi malaria selama kehamilan. Gejala malaria pada kelompok ini sering asimptomatik atau bahkan tidak terdeteksi sama sekali karena adanya efek imunitas protektif melalui infeksi yang berulang. Adanya peningkatan kadar tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) dapat dijadikan indikator terjadinya infeksi malaria. TNF-α berperan penting dalam respons imun pada malaria akut yang menghambat terjadinya eritropoesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar TNF-α dengan kejadian anemia pada ibu hamil didaerah endemik malaria vivax. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang, dilakukan pada bulan Januari - Februari 2014 di lima wilayah kerja puskesmas Kota Bengkulu. Sampel penelitian adalah ibu hamil di daerah endemis malaria vivax yang diambil secara accidental sampling. Dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan mikroskopis malaria, kadar TNF-α dan kadar hemoglobin (Hb). Hasil penelitian menunjukkan seluruh ibu hamil memiliki riwayat pernah terinfeksi malaria vivax, walaupun hasil pemeriksaan slide negatif. Terjadi peningkatan kadar TNF- α dengan rerata 6,90 ± 2,48 pg/mL dan penurunan kadar Hb dengan rerata 9,75 ± 0,88 g%. Uji korelasi Spearman didapatkan korelasi negatif yang kuat (r = -0,734) dan bermakna (nilai p < 0,05) antara Kadar TNF-α dengan kadar Hb. Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar TNF-α dengan kejadian anemia.Tumor Necrosis Factor-α as Predictor of Anemia Occurrence among Pregnant Mothers in Malaria-Endemic AreasPregnant mothers living in malaria - endemic area are very susceptible to malaria infection during pregnancy. Malaria symptoms in this group are often asymptomatic or even not detected at all due to protective immunity effect through repeated infections. Any elevation of tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) level can be used as indicator of malaria infection. TNF-α takes an important role in immune response on acute malaria that hinders occurence eritropoesis process. This study aimed to find out relations between TNF-α level and anemia occurrence among pregnant women living in malaria vivax - endemic areas. The study used cross-sectional design conducted on January to February 2014 in five working areas in Bengkulu city. Sample of study was pregnant mothers in malaria vivax - endemic areas which was taken through accidental sampling. Blood was taken for malaria-microscopic examination, TNF-α and haemoglobine (Hb) level. The results showed that all of pregnant mothers have malaria vivax - infected record, although slide examination showed negative result. Any TNF-α level elevation with average 6.90 ± 2.48 pg/mL and decrease of Hb level with average 9.75 ± 0.88 g%. Spearman correlation test showed strong negative correlation (r = -0.734) and significant (p value < 0.05) between TNF-α level and Hb level. There was significant relation between TNF-α level and anemia occurrence.
Gambaran Persiapan Perawatan Fisik dan Mental Pada Pasien Pre Operasi Kanker Payudara Girsang, Bina Melvia; Hasrul, Hasrul
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  gambaran  perawatan persiapan fisik dan mental pada pasien pre operasi kanker payudara di RSMH Palembang Tahun 2011. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Sampel penelitian ini adalah 4 orang penderita kanker payudara dan 16 orang perawat yang melakukan perawatan persiapan fisik dan mental. Hasil: Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian didapatkan bahwa 3 pasien (75%) tidak siap menghadapi operasi, 12 perawat (75%) tidak melakukan perawatan persiapan fisik sesuai SOP dan 10 perawat (62.5%) tidak melakukan perawatan persiapan mental sesuai SOP serta dari hasil wawancara dengan 2 orang informan didapatkan 4 tema yaitu tahapan perawatan persiapan fisik, tahapan perawatan persiapan mental, kendala pelaksanaan perawatan persiapan fisik dan mental serta faktor yang mempengaruhi perawatan fisik dan mental. Simpula: Sehingga dapat disimpulkan bahwa perawatan persiapan fisik dan mental belum dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan SOP. Diharapkan bagi RSMH Palembang  agar dapat lebih meningkatkan peran dari perawat dalam perawatan pasien kanker payudara khususnya perawatan persiapan fisik dan mental pada pasien pre operasi kanker payudara dengan cara memberikan pelatihan perawatan fisik dan mental. Kata kunci: Perawatan fisik dan mental, pre operasi, kanker payudara.
Pengaruh Metode Glenn Doman Terhadap Perkembangan Bahasa Dan Kognitif Anak Usia Prasekolah di Tk Ladas Berendai Prabumulih Yunianti, Tiara Dwi; Idriansari, Antarini; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Metode glenn doman adalah salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan untuk meningkatkan perkembangan anak, terutama perkembangan bahasa dan kognitif. Metode glenn doman yang diberikan yaitu flash card dan dot card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode glenn doman terhadap perkembangan bahasa dan kognitif anak prasekolah di TK Ladas Berendai Kota Prabumulih.   Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Jumlah sampel sebanyak 20 anak yang diambil dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Marginal Homogeniety.   Hasil: Pada anak prasekolah sebelum diberikan metode glenn doman perkembangan bahasa hanya 5% yang berada dalam kategori baik dan 40% perkembangan kognitif dalam kategori baik, setelah diberikan metode glenn doman perkembangan bahasa menjadi 75% dalam kategori baik dan perkembangan kognitif menjadi 95% dalam kategori baik,  dengan p value = 0,000.   Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pada perkembangan kognitif dan bahasa anak sebelum dan setelah diberikan metode glenn doman, dengan p value = 0,000 yang berarti bahwa terdapat pengaruh metode glenn doman terhadap perkembangan bahasa dan kognitif anak usia prasekolah di TK Ladas Berendai Kota Prabumulih Tahun 2013.   Kata Kunci: Glenn Doman, perkembangan bahasa, perkembangan kognitif, anak prasekolah
UJI BERBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Herliawati, Herliawati; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Dampak yang ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang dari penyakit hipertensi membutuhkan penanggulangan yang menyeluruh dan terpadu. Hipertensi menimbulkan angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang tinggi. Beberapa terapi komplementer dapat di lakukan untuk menurunakan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti; terapi tertawa, terapi masase kaki menggunakan minyak esensial lavender, terapi meditrasi, terapi musik klasik. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang dengan tujuan untuk mengetahui terapi komplementer yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Jumlah sampel yang digunakan adalah  40 orang masing-masing 10 orang untuk 1 perlakuan terapi komplementer yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi komplementer tersebut diatas efektif dalam menurunkan tekanan darah responden baik  tekanan darah sistolik dan diatolik dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik terbesar adalah setelah dilakukan terapi masase kaki menggunkan minyak esensial lavender (11,40 mmHg) sedangkan penurunan tekanan darah diastolik yang terbesar setelah dilakukan terapi ralaksasi meditasi (5,50 mmHg). Kata Kunci: terapi,  komplementer, hipertensi
DEVOTION TO COMMUNITIES “POSYANDU” GROUP OF PREGNANT MOTHER THROUGH INTRODUCTION TO HAZARD SIGNS IN PREGNANCY SUB-DISTRICT MEDAN SUNGGAL Girsang, Bina Melvia; Sari, Farida Linda; Karo, Evi Indriani
ABDIMAS TALENTA Vol 3, No 2 (2018): Jurnal ABDIMAS TALENTA
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.482 KB)

Abstract

Recognition of pregnancy danger plays an important role in preventing and reducing maternal mortality. Pregnant women can identify the danger signs of pregnancy. Therefore, the danger signs during pregnancy need to be known by pregnant women, especially those that threaten the health of the mother and the fetus who are pregnant. The minimum needs to be known by pregnant women in the community to recognize pregnancy danger signs, namely bleeding out of birth canal, excessive nausea, preeclampsia and eclampsia , premature rupture of membranes, and fetal movements that are not felt. Medan Sunggal Health Center is one of the village areas assisted by the USU Nursing Faculty. Based on the results of previous studies of pregnant women, it was found that there were still many pregnant women who did not know about the signs and dangers during pregnancy. The main cause is the limited knowledge of mothers about the signs and dangers of pregnancy and the mother's skills to overcome the lack of information about the signs and dangers of pregnancy. Posyandu cadres who have played an active role have been felt to be weak in providing education about information on signs and harms of pregnancy. Posyandu cadres have the potential for their role as agents of change. Therefore to overcome the problem of lack of information about the signs and dangers of pregnancy, it is necessary to improve the method of delivering information on signs and dangers of pregnancy, by involving several parties who can later collaborate in dealing with information problems for pregnant women, involving KIA officers from Sunggal Health Center, cadres , and invite pregnant women.   Keywords: information, pregnancy, danger sign
GAMBARAN PERAN PERAWAT DALAM PENATALAKSANAAN BOUNDING ATTACHMENT Girsang, Bina Melvia; Utami, Cici
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Perawat adalah perannya dalam memberikan pelayanan keperawatan. Bonding merupakan kontak pertama antara bayi dan ibu, dan Attachment merupakan kasih sayang antara ibu dan bayi. Data yang didapat di Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang diruang rawat inap kebidanan di dapatkan jumlah kelahiran pada tahun 2010 sebanyak 2868 kelahiran, dan termasuk dalam kebijakan bounding dan attachment yang tergabung dengan manajemen laktasi yang telah dicanangkan di rumah sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran perawat dalam penatalaksanaan bounding and attachment di Ruang Instalasi Rawat Inap Kebidanan Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang dan termasuk area penelitian Keperawatan Maternitas dengan responden perawat pelaksana di Ruang Instalasi Rawat Inap Kebidanan Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2011. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran perawat dalam penatalaksanaan bounding dan attachment di Ruang Instalasi Rawat Inap Kebidanan Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Hasil dari penelitian ini adalah diperolehnya distribusi frekuensi perawat yang berperan sebagai care giver sebanyak 35,7%, tidak berperan sebanyak 64,3%, berperan sebagai Konselor sebanyak 50%, tidak berperan 50%, berperan sebagai Edukator sebanyak 21,4%, tidak berperan sebanyak 78,6%, berperan dalam penatalaksanaan bounding dan attachment sebanyak 7,1% dan tidak berperan sebanyak 92,9%. Dapat disimpulkan bahwa perawat harus lebih optimal melaksanakan perannya agar penatalaksanaan bounding dan attachment bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan
Pengaruh Rawat Gabung Terhadap Bounding Attachment Pada Ibu Dan Bayi Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Rawat gabung adalah suatu cara perawatan dimana ibu dan bayi yang baru dilahirkan tidak dipisahkan, melainkan ditempatkan di dalam satu ruangan, kamar atau tempat bersama-sama selama dua puluh empat jam penuh dalam seharinya, sehingga memungkinkan dalam sewaktu-waktu atau setiap saat ibu dapat menyusui anaknya. Bounding and attachment atau kontak kulit antara ibu dan bayi merupakan suatu tahap pembentukan hubungan emosional dan kasih sayang antara ibu dan bayi serta usaha untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh rawat gabung terhadap bounding attachment pada ibu dan bayi. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana pengamatan dan pengukuran seluruh variabel dilakukan pada saat yang sama baik variabel dependen maupun variabel independen. Sampel pada penelitian ini ibu sebanyak 74 orang. Hasil: Rata-rata umur ibu adalah 29,47 tahun. Umur termuda 18 tahun dan tertua 45 tahun, mayoritas ibu berpendidikan rendah yaitu sebanyak 57 orang (77%), mayoritas ibu tidak mempunyai pekerjaan yaitu sebagai ibu rumah tangga sebanyak 68 orang (91,9%). Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas ibu rawat gabung dengan bayi lebih dari satu jam setelah melahirkan sebanyak 58 orang (78,4%), skor rata-rata bounding attacment sebelum rawat gabung ibu dengan bayi sebesar 3,59 dan skor rata-rata bounding attacment sesudah rawat gabung ibu dengan bayi sebesar 6,46. Pada analisis bivariat diketahui terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara bonding attacment sebelum dan sesudah rawat gabung pada ibu dan bayi di ruang instalasi rawat inap kebidanan rumah sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2011 (p value=0,000). Rata-rata skor antara variabel bonding attacment sebelum dan sesudah rawat gabung sebesar 2,865 dengan standar deviasi sebesar 1,378. Simpulan: Rawat gabung antara ibu dan bayi setelah melahirkan akan menimbulkan kasih sayang, rasa cinta, dan kehangatan antara ibu dan bayi. Rawat gabung juga memberanikan seorang ibu untuk dapat memberikan air susu ibu, menyentuh dan melakukan perawatan pada bayi. Saat ibu dan bayi di rumah, ibu dapat melakukan perawatan dan pemberian air susu ibu dengan baik dan benar. Kata Kunci: rawat gabung, bounding attachment, ibu, bayi.
Uji berbagai Terapi Komplementer terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Herliawati, Herliawati; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Dampak yang ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang dari penyakit hipertensi membutuhkan penanggulangan yang menyeluruh dan terpadu. Hipertensi menimbulkan angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang tinggi. Beberapa terapi komplementer dapat di lakukan untuk menurunakan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti; terapi tertawa, terapi masase kaki menggunakan minyak esensial lavender, terapi meditrasi, terapi musik klasik. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang dengan tujuan untuk mengetahui terapi komplementer yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Jumlah sampel yang digunakan adalah  40 orang masing-masing 10 orang untuk 1 perlakuan terapi komplementer yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi komplementer tersebut diatas efektif dalam menurunkan tekanan darah responden baik  tekanan darah sistolik dan diatolik dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik terbesar adalah setelah dilakukan terapi masase kaki menggunkan minyak esensial lavender (11,40 mmHg) sedangkan penurunan tekanan darah diastolik yang terbesar setelah dilakukan terapi ralaksasi meditasi (5,50 mmHg). Kata Kunci: terapi,  komplementer, hipertensi,