Articles

Found 5 Documents
Search

Penentuan Rute Terpendek Menggunakan Variasi Fungsi Heuristik Algoritme A* Pada Mobile Devices Ananda, Pandu Satria Nur; Wahjuni, Sri; Giri, Endang Purnama
Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GPS (Global Positioning System) is a technology that can help people in reaching the destination place in a fastest time and shortest route. Many mobile devices, some of them are cellular phones, have GPS facility. But this type of cellular phone is still expensive. This research intended to develop a shortest path searching application for mobile devices using variation of heuristic function A* algorithm, such as Manhattan, Euclidian, and Square of Euclidian. In addition, we intended to compare the execution time of these heuristic functions in finding shortest route. The data used in the experiment was Bogor Agricultural University map that obtained from Bogor Agricultural University Facility and Property Directorate. The map ought to modified to grid form to be appeared in cellular phone screen. The matrix that used to grid had a size of 15 x 12 and values of 0, 1, 5, 6, 7, 8, 9, and 10. Value of 0 expressed walkable route, and value of 1 expressed unwalkable route. The rest values expressed the map facilities, like faculties and rectorate buildings. The experiments indicated that Square of Euclidian had faster execution time and less amount of checked nodes than other heuristic functions. The lack was that this algorithm did not always provide shortest route. Euclidian heuristic function had slower execution time and more amount of checked nodes than others, whereas Manhattan have faster execution time and less amount of checked node than Euclidian. Euclidian and Manhattan heuristic function always provide shortest route in finding destination.
Seleksi Fitur Menggunakan Fast Correlation Based Filter pada Algoritma Voting Feature Intervals 5 Kustiyo, Aziz; Firqiani, Hida Nur; Giri, Endang Purnama
Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seleksi fitur adalah salah satu tahapan praproses klasifikasi.  Seleksi fitur dilakukan dengan cara memilih fitur-fitur yang relevan yang mempengaruhi hasil klasifikasi.  Seleksi fitur digunakan untuk mengurangi dimensi data dan fitur-fitur yang tidak relevan.  Seleksi fitur digunakan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja dari algoritma klasifikasi. Pada penelitian ini dilakukan seleksi fitur menggunakan Fast Correlation Based Filter pada klasifikasi data menggunakan algoritma Voting Feature Intervals 5.  Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja seleksi fitur pada klasifikasi data menggunakan algoritma Voting Feature Intervals 5.  Penelitian ini akan membandingkan tingkat akurasi data pada algoritma klasifikasi Voting Feature Intervals 5  jika sebelumnya dilakukan seleksi fitur  dan  tanpa dilakukan seleksi fitur. Data yang digunakan pada penelitian ini memiliki dimensi yang beragam.  Hasil dari penelitian ini berupa perbandingan nilai akurasi data pada klasifikasi menggunakan Voting Feature Intervals 5 jika sebelumnya dilakukan  seleksi fitur dan tidak dilakukan seleksi fitur.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai akurasi klasifikasi dengan seleksi fitur lebih baik daripada tanpa seleksi fitur.  Dari keempat data yang digunakan, tingkat akurasi data mengalami peningkatan jika menggunakan seleksi fitur.  Rata-rata hasil akurasi data tanpa seleksi fitur yaitu 81.66% sedangkan menggunakan seleksi fitur yaitu 85.51%.
Analisis Algoritme dan Waktu Enkripsi Versus Dekripsi pada Advanced Encryption Standard (AES) Giri, Endang Purnama; Guritman, Sugi; Ridha, Ahmad
Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AES merupakan algoritme kriptografi yang didesain untuk beroperasi pada blok pesan 128 bit dan menggunakan tiga variasi blok kunci dengan panjang 128 bit, 192 bit, atau 256 bit. Empat proses utama algoritme terdiri atas satu proses permutasi (ShiftRows) dan tiga proses subtitusi (SubBytes, MixColumns, dan AddRoundKey). Analisis teori menyimpulkan, proses enkripsi AES didesain untuk melakukan proses penyandian secara rahasia dengan tingkat keamanan tak linear dengan kompleksitas waktu seefisien mungkin melalui penggunaan proses-proses transformasi yang ringan dalam implementasi. Akan tetapi, invers (proses kebalikan) dari proses-proses tersebut memiliki efisiensi yang rendah, akibatnya proses dekripsi AES menjadi lambat. Dengan analisis algoritme, didapatkan AES memiliki kompleksitas pada lingkup O(n) baik bagi proses enkripsi maupun dekripsi. Dari analisis keamanan AES dikategorikan memiliki level ketangguhan keamanan yang cukup memadai. Dari analisis hasil uji perbandingan kecepatan dapat disimpulkan bahwa AES memiliki kinerja waktu yang tinggi. Sedangkan melalui analisis uji implementasi enkripsi versus dekripsi menggunakan MatLab versi 6.5 dapat disimpulkan bahwa dari segi efisiensi, proses enkripsi tidak sama dengan proses dekripsi, dengan efisiensi dekripsi relatif lebih rendah. Dari hasil uji statistik (independent-samples T-test). dengan selang kepercayaan α=95% antara proses enkripsi dan dekripsi berbeda nyata dengan nilai signifikan 0,01. Hasil ini menunjukan bahwa AES bukan merupakan algoritme dengan struktur jaringan feistel sesuai dengan yang dikemukakan oleh Stallings (2003). Kata kunci: AES, kriptografi, block cipher, enkripsi, dekripsi.
Pengembangan Model Pengenalan Wajah Manusia dengan Teknik Reduksi Dimensi Bi2DPCA dan Support Vector Machine sebagai Classifier Fredicia, Fredicia; Buono, Agus; Giri, Endang Purnama
Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika Vol 8 No 1 (2016): Ultimatics: Jurnal Ilmu Teknik Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika UMN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.244 KB) | DOI: 10.31937/ti.v8i1.497

Abstract

This paper presents the modeling of face recognition using feature extraction based on Principal Component Analysis (PCA) and Support Vector Machine (SVM) as a classifier. Three PCA techniques were compared, they are 1DPCA, 2DPCA and Bi-2DPCA. Meanwhile, three type of SVM kernel functions-linear, polynomial, and radial basis function (RBF) were used. The experiment used the ORL Face Database AT&T Laboratory, which contain 400 images with 10 images per each person. The leave one out method is used for validating each pair of extraction and classifier method. The highest accuracy is obtained by a combination of linear kernel and Bi-2DPCA85%, with 94.25%, and also the fastest computation time, is 15.34 seconds. Index Terms— Face Recognition, Principle Component Analysis, Kernel, Support Vector Machine, Leave-one Out Cross Validation
DESAIN E-VOTING PILKADA KOTA BOGOR MENGGUNAKAN PROTOKOL TWO CENTRAL FACILITIES YANG DIMODIFIKASI Kusumah, Fitrah Satrya Fajar; Guritman, Sugi; Giri, Endang Purnama
KREA-TIF Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Department of Informatics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.538 KB)

Abstract

One of Indonesian election isthe local elections for regional head thatare still using conventional election type.The conventional election type stillspend a lot of time and prone of mistakesmade by humans, including fraudscommitted by certain parties. Thisresearch is based on two centralfacilities protocol in Schneier book(1996) and a continuation of previousresearch by Sireesha and Chakchai(2005) which has developed a secureelection with two central facilitiesprotocol that implement the developmentof Central Legitimization Agency (CLA)and the Central Tabulating Facilities(CTF) to create a secure virtualelections and Wardhani (2009) whichimplement the protocol Two centralfacilities at IPB online voting. Thisresearch collaboration with the KPUBogor and Bogor Information andCommunications, for the purposes ofanalyzing and studying the variouselections policy of regional heads ofBogor. Through this study found adesign system using a protocol e-votingTwo central facilities modified.However, this design is still requirefurther research to be applicable forBogor Regional Head election.