Articles

Found 12 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Struktur Organisasi Pengelola Teknologi Informasi dengan Rencana Jangka Panjang Instansi (Studi Kasus pada Dinas XYZ) Shodiq, Arief Anwar; Ghozali, Khakim
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.672 KB)

Abstract

Setiap lembaga atau instansi memerlukan teknologi informasi (TI) untuk mendukung banyak aktivitas dalam menangani proses bisnisnya. Untuk itu, dibutuhkan pengelolaan teknologi informasi yang ideal dan pembentukan struktur organisasi yang relevan dan dapat menjawab kebutuhan akan kelancaran proses bisnisnya. Tidak terkecuali pada Dinas XYZ sebagai lembaga pemerintahan yang bertugas sebagai pengelola pendidikan dan kebudayaan di tingkat provinsi. Dibutuhkan sebuah struktur organisasi pengelola teknologi informasi yang selaras dengan Rencana Jangka Panjang Instansi untuk mendukung tujuan bisnisnya. Dan ketika perencanaan strategis ini diperbaharui, struktur organisasi juga dituntut untuk diperbaharui mengikuti perubahan kebijakan yang baru. Untuk itu, diperlukan analisis komprehensif mengenai perancangan struktur organisasi yang ideal bagi Dinas XYZ ini, yang meliputi studi pendahuluan yang mengkaji literatur dan kondisi kekinian Dinas XYZ, identifikasi Business Goals, identifikasi IT Goals dan IT Process, penentuan struktur organisasi pengelola TI masa depan beserta tanggung jawab masing-masing bagian, dan analisis gap mengenai kondisi saat ini dan kebutuhan TI masa depan, yang semua itu disesuaikan dengan framework COBIT 4.1 sebagai acuan best practice bagi pengelolaan teknologi informasi.
ANALISIS COST – BENEFIT TEKNOLOGI INFORMASI Ghozali, Khakim
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 1, No 1 Juli 2002
Publisher : Jurusan Teknik Informatika ITS, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh N

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini akan dibahas bagaimana melakukan analisis Cost - Benefit untuk investasi di bidang Teknologi Informasi. Dengan melakukan analisis Cost Benefit ini maka akan dapat diketahui apakah sebuah investasi di bidang teknologi informasi menguntungkan ataukah merugikan perusahaan. Setelah menentukan arah investasi organisasi teknologi informasi pada level bisnis maka perlu dilakukan analisis yang lebih detil mengenai dampak finansial terhadap organisasi tersebut. Hal ini melibatkan business case accounting atau analisis cost benefit . Teknik ini digunakan untuk menentukan jenis analisis termasuk capital investment yang terjadi, yang melibatkan perhitungan financial ratio seperti Payback Period, Return On Investment (ROI), Net Present Value (NPV),Internal Rate Of Return (IRR).Kata kunci: cost-benefit, business case accounting, teknologi informasi.
SISTEM LAYANAN INFORMASI NILAI MAHASISWA DENGAN MEMANFAATKAN PENERIMA SINYAL DTMF TELEPON Husni, Muchammad; Ghozali, Khakim; Widodo, Purno
JUTI: Scientific Journal of Information Technology Vol 2, No 1 Januari 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini dituntut untuk memenuhi kebutuhan informasi yang berupa data yang cepat dan akurat. Jaringan Komputer merupakan salah satu solusi yang dapat diandalkan untuk tuntutan ini. Akan tetapi untuk informasi data yang sifatnya pendek dan bersifat pilihan, media telepon dapat digunakan sebagai salah satu alternatif solusi. Dengan sebuah alat bantu yang menghubungkan antara server database dan jaringan telepon, telepon dapat digunakan menjadi sebuah solusi alternatif untuk menyampaikan informasi yang dipilih oleh pengguna. Dalam penelitian ini, sebuah perangkat akan dibuat untuk menerima sinyal DTMF (Dial Tone Multi Frequency) telepon yang merupakan sinyal analog, dan mengubahnya menjadi sinyal digital yang dapat diterima oleh komputer. Sistem ini merupakan salah satu solusi IVR (Interactive voice response). Oleh komputer sinyal ini akan digunakan sebagai rangkaian perintah dan input data untuk memilih dan mengetahui informasi nilai akademis. Pada hasil akhir sistem ini dapat sebagai alternatif lain dari sistem pelayanan informasi nilai mahasiswa yang telah ada saat ini, yang menggunakan media intranet dan internet. Kata kunci: DTMF, IVR, PPI 8255.
REKAYASA RESIKO PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK Ghozali, Khakim
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 2 Juli 2004
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana mengelola resiko yang akan terjadi pada pengembangan perangkat lunak jika pengembangan tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana. Pembahasan akan meliputi beberapa hal mulai dari bagaimana kita bisa mengidentifikasi resiko-resiko yang akan terjadi pada sebuah pengembangan perangkat lunak. Setelah kita mengetahui berbagai jenis resiko yang akan dihadapi maka berikutnya adalah membuat kategori dan prioritas tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko. Berikutnya adalah dilakukan perhitungan pengaruh resiko terhadap jadwal pengembangan. Kata kunci : rekayasa resiko
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN SUB BAGIAN PERBENDAHARAAN, STUDI KASUS PEMERINTAH KABUPATEN MALANG Amaliah, Bilqis; Ghozali, Khakim; Handrian, Tri Agung Wahyu
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah keuangan merupakan hal yang cukup vital, terlebih dalam sebuah sistem pemerintahan. Untuk itu diperlukan suatu sistem informasi manajemen keuangan yang dapat meminimalisasikan atau bahkan menghilangkan kesalahan-kesalahan yang mungkin dapat terjadi. Dalam penelitian ini dibuat suatu aplikasi yang menyediakan sarana untuk pencatatan kegiatan keuangan pada Sub Bagian Perbendaharaan Pemerintah Kabupaten Malang, mulai dari penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) sampai pelaporan keadaan posisi kas keuangan yang dimiliki oleh Kas Daerah. Bentuk dan format pelaporan yang dihasilkan Sistem Informasi Manajemen Keuangan ini mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 29 tahun 2002 tentang: Pedoman Pengurusan, Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah. Sistem informasi ini menyatu dengan Sistem Informasi Manajemen Keuangan sub bagian yang lain (Anggaran, Verifikasi, dan Pembukuan) baik yang telah ada maupun yang akan dikembangkan, sehingga proses yang terjadi pada sistem ini terintegrasi antara satu dengan yang lain. Sistem ini dibuat menggantikan sistem yang telah ada dan berjalan sebelumnya di Bagian Keuangan Pemerintah Kabupaten Malang yang dilakukan secara semi manual/ belum terkomputerisasi dengan baik serta tidak terintegrasi dengan proses/ aktivitas yang dilakukan oleh sub bagian yang lain. Dengan menjadikan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Sub Bagian Perbendaharaan ini berbasis web maka informasi dapat lebih mudah diakses dimana saja pada brower jaringan online. Sistem informasi ini dibangun dengan menggunakan database Oracle9i dan bahasa pemrograman web Active Server Pages (ASP). Sistem informasi yang dibuat diujicoba secara fungsional, dimana sampel data yang digunakan diambil dari Sub Bagian Perbendaharan Pemerintah Kabupaten Malang. Sistem informasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengelola manajemen keuangan di lingkungan studi kasus. Kata kunci : Sistem Informasi Manajemen, Keuangan.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK TRACKING ARMADA TRANSPORTASI LOGISTIK DENGAN MEMANFAATKAN BASE TRANSCEIVER STATION DAN PERALATAN HANDPHONE Ghozali, Khakim; Baskoro, Fajar; Rahmawati, Keke Mulia
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 1 Januari 2006
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telepon Seluler (Ponsel) merupakan salah satu teknologi yang paling diminati di dalam setiap aspek kehidupan manusia modern dan juga teknologi paling berkembang saat ini. Hampir setiap orang menggunakan teknologi ponsel ini untuk memperoleh informasi terkini yang dibutuhkannya. Tingkat penggunaan yang cukup tinggi inilah yang mendorong terciptanya beragam aplikasi dengan memanfaatkan teknologi ini. Aplikasi tracking armada yang memanfaatkan kemudahan teknologi ponsel tersebut menjadi alternatif tersendiri yang diharapkan mampu memberikan solusi di dalam permasalahan proses monitoring armada. Konsep bisnis yang ditawarkan adalah pemanfaatan layanan provider seluler sebagai sarana pelacak lokasi ponsel yang selanjutnya informasi tersebut dikembangkan lebih lanjut menjadi informasi berupa pemetaan data ke peta lokasi untuk melacak keberadaan armada. Sehingga diharapkan kehadiran solusi baru ini mampu memberikan sejumlah kemudahan dan efisiensi yang tidak dimiliki oleh alat lain. Kata Kunci : Perusahaan Logistik,Tracking Armada via BTS, SMS, Peta Lokasi.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS AGRIBISNIS BERBASIS WEB STUDI KASUS WILAYAH KABUPATEN JOMBANG Ghozali, Khakim; Johan, Faisal; Rhofita, Eka Anis
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 1 Januari 2006
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Sistem Agribisnis sangat menunjang sebagai strategi pembangunan ekonomi pedesaan. Kabupaten Jombang memiliki potensi agribisnis yang dapat dikembangkan secara luas. Namun demikian pengembangan atas beberapa komoditi agribisnis di daerah ini belum menunjukkan adanya koordinasi yang harmonis antar petani dengan investor dan pemerintah sebagai pemonitor dan pengevaluasi. Dan juga dipengaruhi oleh kondisi lahan yang terbatas dan kemampuan lahan tidak merata berdasarkan letak geografis dan topografinya, yang masing-masing sangat mempengaruhi produktifitas tanaman. Perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat harus dilandasi oleh data dan informasi yang akurat tentang kondisi lahan. Karena itu semua faktor yang mempengaruhi sistem informasi agribisnis termasuk faktor pendukung dan pembatas, dipikirkan sejak awal dan dituangkan dalam sebuah produk database dan peta pembangunan pertanian agribisnis. Dalam makalah ini dibahas suatu sistem informasi agribisnis yang mampu digunakan untuk untuk mendapatkan model, informasi dan gambaran keruangan tentang komoditas jagung dan kedelai di wilayah kabupaten jombang secara cepat dan akurat. Memberikan info jadwal tanam, info jadwal pemupukan, dan info jadwal pemanenan. Dengan menggunakan software yang mendukung SIG, mapinfo,mapXtreme, dan script pemrograman ASP serta menggunakan database Oracle 9i Release 2 untuk menyimpan data atribut. Dari hasil makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi produktifitas pertanian dan peningkatan pendapatan daerah Jombang Kata Kunci : agribisnis, sistem informasi geografis, potensi lahan, mapXtreme
PERANGKAT LUNAK UNTUK MENGESTIMASI BIAYA PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN REFERENSI COCOMO II 2000 Ghozali, Khakim; Samopa, Febriliyan; Yuliastuti, Nina
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat dasar dari perangkat lunak selalu berkembang sehingga sulit untuk memprediksikan secara akurat biaya pengembangan dari sebuah produk perangkat lunak yang sedang dikembangkan tersebut. Oleh karena itu diperlukan proses untuk mengembangkan model yang dapat secara konstruktif menjelaskan siklus perkembangan perangkat lunak dan menyediakan sebuah dasar rekayasa untuk pertimbangan mengenai prediksi biaya untuk pengembangan sebuah produk perangkat lunak. Pada makalah ini dibuat aplikasi yang memprediksikan biaya pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan referensi model COCOMO II. Terdapat model yang memprediksi biaya pengembangan pada tahap awal proyek ketika sangat sedikit pengetahuan tentang ukuran dari produk yang sedang dikembangkan, karakter dari platform, karakter dari personal yang terlibat pada proyek, spesifikasi detail  dari proses yang digunakan (Early Design) dan model yang lebih detail, yang digunakan ketika arsitektur life cycle perangkat lunak telah dikembangkan (Post Architecture). Pada model ini terdapat kemampuan yang merupakan rumpun penyesuai dari model pengukuran perangkat lunak, melibatkan poin fungsi (Function Point) dan baris kode (Source Lines of Code). Terdapat juga model nonlinear untuk penggunaan kembali perangkat lunak, rekayasa ulang dan perubahan kebutuhan. Model pengembangan yang digunakan untuk perangkat lunak adalah Waterfall dan MBASE. Prediksi biaya dan jadwal yang dihasilkan selain estimasi most likely juga pesimistik dan optimistik, sehingga kisaran yang diberikan lebih besar.   Kata Kunci : COCOMO II 2000, rekayasa, perangkat lunak, model.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN IMPLEMENTASI ARSITEKTUR ENTERPRISE DI TIGA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH Ghozali, Khakim
SISFO Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ministry of Communications and Information Technology has launched Guideline for Development of e-Government Master Plan (2003) and General Guideline for National ICT Governance (2007 to improve the implementation of eGovernment. In addition, starting in 2012 the Ministry of Communications and Information Technology has conducted a  ranking of e-Government implementation (PeGI). Based on the results of PeGI in 2015, the planning aspect value of 12 out of 27 ministries (44%) and the planning aspect of 8 out of 20 provinces (40%) was categorized less. Enterprise architecture is an effective tool for strategic planning to build linkages and increase interoperability of government agencies. This research was conducted to find out various problems of enterprise architecture implementation in Indonesia. Data collection through interviews was conducted in 89 government agencies in 3 districts/cities. The result shows that there are 7 types of information architecture problems, 9 application architecture problems, 10 infrastructure architecture problems, 22 organizational and management problems, and 6 financial problems.
DESAIN KERANGKA KERJA ARSITEKTUR INFORMASI INSTANSI PEMERINTAH DI INDONESIA Ghozali, Khakim
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTahun 2007 Kementrian Komunikasi dan Informatika telah mengeluarkan Panduan Umum Tata Kelola TIK Nasional. Panduan tersebut berisikan berbagai aspek yang harus diperhatikan oleh instansi pemerintah dalam tata kelola pengembangan TIK. Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah berkaitan dengan perencanaan pengembangan TIK. Pada bagian perencanaan pengembangan TIK terdapat panduan mengenai perencanaan pengembangan arsitektur informasi, arsitektur aplikasi, arsitektur infrastruktur, organisasi dan manajemen, pendekatan dan pentahapan. Yang menjadi permasalahan disini adalah belum adanya desain kerangka kerja yang dapat dipergunakan untuk membantu instansi pemerintah dalam menyusun dokumen perencanaan pengembangan TIK. Penelitian ini terbatas pada penyusunan desain kerangka kerja arsitektur informasi berdasarkan Panduan Umum Tata Kelola TIK Nasional.Untuk menyusun desain kerangka kerja arsitektur informasi maka tahapan penelitian yang dilakukan adalah kajian pustaka, analisa kebutuhan Information Architecture (IA) deliverable, analisa kebutuhan komponen IA deliverable dan desain kerangka kerja arsitektur informasi.Hasil penelitian ini berbentuk sebuah desain kerangka kerja arsitektur informasi. Desain ini bertujuan untuk membantu instansi pemerintah dalam menyusun sebuah Rencana Induk Pengembangan TIK di instansi masing-masing khususnya pada bagian arsitektur informasi. IA deliverable yang diperlukan berdasarkan Panduan Umum Tata Kelola TIK Nasional adalah: matrik informasi dan proses bisnis organisasi, model informasi terstruktur, model informasi tidak terstruktur dan klasifikasi informasi. Komponen IA deliverable yang teridentifikasi adalah: matriks informasi vs proses bisnis organisasi; data mart, database, database tabel, pertukaran data; gambar, video, file dokumen, dan lainnya ; klasifikasi kelas data, pemetaan kepemilikan data, pendefinisian data dictionary, syntax rules, klasifikasi level keamanan data.Kata kunci: arsitektur enterprise, kerangka kerja arsitektur informasi.