Articles

Language development and social emotions in children with speech delay: case study of 9 year olds in elementary school

Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to describe language development and social-emotional behavior that affect children with speech delays, ranging from early detection of language and speech problems, intervention programs, academic development in schools and social-emotional development and accompanying factors. children with late talk. This study is based on observations of a 9-year-old child, conducted from September 2018 to January 2019, with several data acquisitions since 2012 when early detection of language disorders and speech. It conducted the study using a qualitative approach with a case study method. Collecting data through observation, interviews and document studies. This study describes develop children with problems with speech and language delay (speech delay), seen from the cognitive, affective and psychomotor aspects and the influence of their social-emotional behavior. The findings in this study are social-emotional behaviors that have a major influence on develop children with language delay disorders, which require intervention programs suitable with the support of the family and the surrounding environment.

PAKET CARING UNTUK KECEMASAN IBU HAMIL

Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.728 KB)

Abstract

         Anxiety, depression, and stress in pregnancy are risk factors that are detrimental to mothers and children. Anxiety in pregnancy is associated with shorter gestational age and has adverse implications for neural and fetal development. Symptoms of anxiety in the mother during pregnancy are associated with low birth weight babies. This study aims to determine the effect of caring packages on the anxiety level of third trimester pregnant women before delivery. Caring packages that will be given in the form of education and relaxation to overcome anxiety. This type of research is quantitative non-experimental and the design is analytic observational with cross sectional approach. The sampling of this study uses Cluster random sampling that is 75 pregnant women in the third trimester. Data collection used the Hamilton Rating Scale for Anxiety questionnaire (HRS-A) to measure maternal third trimester anxiety levels before and after the caring package. Data analysis techniques that will be used are univariate and bivariate tests with T-Test. The results obtained p value = 0.001 (<0.05), there is a very significant difference between the level of anxiety before and after giving Caring packages for anxiety of pregnant women. It is expected for midwives to be able to carry out caring packages for pregnant women who experience anxiety, pay attention not only to the physical condition but also the psychological condition of pregnant women

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENJURUSAN SMA MENGGUNAKAN METODE AHP

Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.419 KB)

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk mendukung seluruh tahap pengambilan keputusan mulai dari mengidentifikasikan masalah, memilih data yang relevan dan menentukan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan sampai mengevaluasi pemilihan alternatif-alternatif yang ada dan didukung oleh software ExpertChoice 2000. Metode yang digunakan adalah AHP ( Analytical Hierarcy Process ) untuk membantu guru dalam menentukan jurusan yang cocok bagi siswa yang biasa dilakukan pada akhir semester 2 kelas X. Metode Analysis AHP yaitu pendekatan yang digunakan berdasarkan analisis kebijakan yang bertujuan untuk mendapatkan keputusan yang tepat dan optimal bagi guru.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Expert Choice 2000, Analytical Hierarki Process

Penerapan AHP sebagai Model Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah Bersalin Contoh Kasus Kota Pangkalpinang

JSM (Jurnal SIFO Mikroskil) Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Mikroskil

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa kriteria yang dipilih masyarakat dalam menentukan tempat untuk persalinan ibu dan buah hati. Beberapa kriteria diantaranya pelayanan, fasilitas, biaya dan jarak yang ditempuh. Menggunakan sebuah sistem yaitu sistem pendukung keputusan dan tools Expert Choice 2000. Sistem pendukung keputusan dapat membantu penilaian terhadap rumah bersalin, menentukan kriteria dan nilai bobot. Sedangkan Expert Choice 2000 merupakan software yang dapat mengolah data dan menghasilkan keputusan rumah bersalin yang menjadi pilihan masyarakat khususnya ibu untuk melahirkan buah hati.

POSITIVISASI HUKUM ISLAM DALAM PEMBINAAN HUKUM NASIONAL DI INDONESIA

Al-Ulum Vol 13, No 2 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.585 KB)

Abstract

Dalam konteks hukum Islam, Piagam Jakarta sebagai salah satu hasil sidang BPUPKI merupakan sumber persuasive. Hukum Islam baru menjadi sumber autoritatif (sumber hukum yang telah mempunyai kekuatan hukum) dalam ketatanegaraan, ketika Dekrit Presiden R.I 5 juli 1959 yang mengakui bahwa Piagam Jakarta menjiwai UUD 1945. Hukum Islam sebagai tatanan hukum yang dipedomani dan ditaati oleh mayoritas penduduk dan masyarakat Indonesia adalah hukum yang telah hidup dalam masyarakat. Demikian pula sudah merupakan bagian dari ajaran dan keyakinan Islam yang eksis dalam kehidupan hukum nasional, serta merupakan bahan dalam pembinaan dan pengembangannya.----------------------------In the context of Islamic law, the Jakarta Charter was seen as one of the result of the trial BPUPKI, a persuasive source. New Islamic Law becomes authoritative sources (sources of law has been legally binding) in the state administration, when the July 5 Presidential Decree 1959 which recognizes that animates the Jakarta Charter 1945. Islamic law as a legal order that guided and adhered to by the majority of the population and the people of Indonesia is both the law that has been living within the community. It has also become the part of the teachings and beliefs of Islam that exists in the national law as well as the source of guidance and development.

ISLAM DAN KEBUDAYAAN

Al-Ulum Vol 12, No 1 (2012): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.081 KB)

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang Islam dan kebudayaa. Islam mempunyai dua aspek, yakni segi agama dan segi kebudayaan. Dengan demikian, ada agama Islam dan ada kebudayaan Islam. Dalam pandangan ilmiah, antara keduanya dapat dibedakan, tetapi dalam pandangan Islam sendiri tak mungkin dipisahkan. Antara yang kedua dan yang pertama membentuk integrasi. Demikian eratnya jalinan integrasinya, sehingga sering sukar mendudukkan suatu perkara, apakah agama atau kebudayaan. Misalnya nikah, talak, rujuk, dan waris. Dipandang dari kacamata kebudayaan, perkara-perkara itu masuk kebudayaan. Tetapi ketentuan-ketentuannya berasal dari Tuhan.  --------------------------This paper discusses about Islam and culture. Islam basically has two terms i.e. religious and cultural. There is no distinguishing gap between “religion of Islam” and “Islamic culture”. In the scientific perspective, the two can be differentiated, but in view of Islam itself it cannot be separated. Both form integration. The integration is so tight. Therefore, it is often difficult to distinguish whether the religion or culture; for example, marriage, divorce, reconciliation and inheritance. In the perspective of culture, it makes matters of culture; yet, their provision comes from God.

PLURALISME AGAMA-BUDAYA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Al-Ulum Vol 11, No 2 (2011): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.245 KB)

Abstract

Isu pluralism agama merupaka hal penting untuk diketahui bersama umat beragama. Bahkan menjadi factor utama dalam menyebabkan ketegangan dan konflik agama yang sering menimbulkan kebrutalan, kekejaman, perang, dan pembunuhan bahkan pembersihan etnik. Seiring dengan waktu, pluralism agama (yang awalnya muncul pada abad ke-18) menjadi wacana dan meluas hingga di Eropa. Bahkan pada abad ke-20 telah meluas dengan cepat memasuki wilayah dunia Islam dan menjadi tema dalam begitu banyak diskusi yang memancing perdebatan sengit. Dalam artikel ini, penulis menekankan bahwa pluralism agama harus dipahami dengan jernih karena akan menciptakan pro-kontra di kalangan pemikir dan ahli agama, termasuk tokoh-tokoh Islam. Hal ini penting untuk dipertimbangkan karena dengan pemahaman tentang pluralisme agama akan bersinggungan dengan dotrin agama. ------------------------ The issue of religious pluralism is important to share. Even it becomes primary factor in creating climate of stress or conflict of religion which not rarely come up with cruel colour, ossify, war and murder, even the race sweeping. Along with the time, religious pluralism which initially rose in the 18th century represents a discourse and expands in Europe; yet, in the 20th century it is expanding at full speed enter into Islamic world Mulsim and it became a theme in so many provocating discussion activities. In this article, the writer emphasizes that religious pluralism has to be clearly understood because it generates pros and contra among good thinker and religion figures, including Muslim figures. This matter is important to consider because the understanding of religious pluralism shall be reckoned because it deals with religious doctrine. 

ANALISIS STANDAR PENGGAJIAN KARYAWAN PADA PT. PILARLIMA MANDIRI

EKONOMIA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.899 KB)

Abstract

FITRIYANI, Analisis Standar Penggajian Karyawan Tetap pada PT. PILARLIMA MANDIRI di Samarinda dibawah bimbingan Ibu Dra. Ec. Elfreda Alponia Lau, sebagai pembimbing I dan Ibu Mardiana Sebagai Pembimbing II.Melakukan Analisis Standar Penggajian Karyawan Tetap pada PT. PILARLIMA MANDIRI di Samarinda adalah salah satu perusahaan yang berkantor di Juanda 04 No.103A Kelurahan Air Putih kecamatan Samarinda Ulu, yang bergerak dibidang property, dan perusahaan ini memiliki kompetensi untuk melakukan pengembangan perumahan, pembangunan ruko, rancang bangun gedung dan kawasan Realestat diseluruh wilayah Indonesia.Dasar Teori yang digunakan Manajemen, Manajemen Sumber Daya Manusia, sedangkan Hipotesis “Penentuan besaran gaji karyawan pada PT. PILARLIMA MANDIRI masih dibawah Upah Minimum kota (UMK) yang ditetapkan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Timur tahun 2013 sebesar Rp. 1.752.500”.Alat analisis yang digunakan :1. Besaran gaji karyawan berdasarkan surat keputusan Gubernur Provinsi Kaimantan Timur No. 561/K.42/2013 tentang upah minimum kota (UMK) Samarinda Rp.1.752.000 dan ketentuan Dinas Tenaga Kerja Samarinda.Rumus : Gaji =  x UMK x Jam Kerja2. Perhitungan gaji berdasarkan pada PT.PILARLIMA MANDIRI3.    Analisis PerbandinganBerdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan. PT. PILARLIMA MANDIRI dalam menetapkan perhitungan gaji karyawan lebih rendah dari standar yang ditetapkan pemerintah yang mengacu pada surat Keputusan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur No. 561/K.42/2013 tentang Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Samarinda 2013 sebesar RP.1.752.500. Perbedaan perhitungan gaji PT. PILARLIMA MANDIRI Samarinda tidak mengacu pada dengan standar pemerintah yang mengacu pada surat Keputusan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur No. 561/K.42/2013 tentang Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Samarinda 2013 sebesar RP.1.752.500.Jika Perhitungan gaji karyawan tetap pada PT.PILARLIMA MANDIRI tidak sesuai dengan Pemerintah maka Hipotesis diterima, sebaliknya jika perhitunga gaji karyawan tetap pda PT. PILARLIMA MANDIRI sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku maka hipotesis ditolak.

PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SETELAH PERKAWINAN DAN AKIBAT HUKUMNYA DITINJAU DARI KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

PREMISE LAW JURNAL Vol 2 (2014)
Publisher : PREMISE LAW JURNAL

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.145 KB)

Abstract

ABSTRACT Marriage agreement after the marriage is an agreement between husband and wife to regulate the consequence inflicted by the marriage law against their property which is made after their marriage through the Decision of State Court. Marriage agreement after the marriage issued under the decision of State Court is made based on the agreement of the parties involved and the authority of justice stating that the Court is not allowed to reject any incoming application. The purpose of the making of marriage agreement after the marriage is to regulate the legal consequences against the property, debt and accounts receivable and the agreement on the other important issues after the date of issuance of a legal marriage agreement. Legal consequence resulted from the marriage agreement made after the marriage inflicts legal consequence to the those who made it, the property obtained during marriage, and to the related third party. Keywords: Marriage Agreement, After Marriage, Legal Consequence

KOMPARASI ALGORITMA LR, K-NN DAN SVM UNTUK ESTIMASI AREA KEBAKARAN HUTAN

Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 3, No 2 (2018): Vol 3 No 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.845 KB)

Abstract

Kebakaran hutan menimbulkan berbagai permasalahan seperti asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan, kerusakan lingkungan dan bencana lainnya. Kebakaran hutan juga dapat berdampak pada biaya yang akan dikeluarkan untuk menyelesaikan masalah yang timbul akibat kebakaran hutan, sehingga diperlukan penelitian untuk mengukur tingkat radiasi api pada area yang terbakar. Algoritma LR (Linear Regression), K-NN (K-Nearest Neighbor) dan SVM (Support Vector Machine) merupakan metode untuk regresi dan klasifikasi. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan atau komparasi untuk mendapatkan algoritma terbaik dalam estimasi area kebakaran hutan.