Articles

Found 12 Documents
Search

Evaluation of the nutritional value of Leucaena leucophala leaf meal hydrolyzed by sheep rumen liquor enzyme extract on the growth performance of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) Fitriliyani, Indira
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol 9, No 1 (2010): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Jurnal Akuakultur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This experiment was conducted to evaluatee the nutritional value of Leucaena leucocephala leaf meal (LLM) with supplementation of sheep rumen liquor crude enzyme on the growth of Nile tilapia. Fish were fed isonitrogenous (± 32% crude protein and C/P ± 9.25 ccal/kg) diets for 50 days.  Six diets were  formulated to contain hydrolyzed LLM at level 10%, 15%, 20%, 25% and 30% (Diet A, B, C, D and E respectively) and one diet acting as a control (Diet K, 0% LLM). All diets were isonitrogenous and isoenergy.  A seven week feeding trial was carried out on triplicate groups of eight fish (9.38  ± 0.41) in 18 aquarium with a recirculating system.  Fish were fed twice daily at satiation.  Results of the present study indicated that the fish fed diet contained 0%, 10% and 15% of lamtoro leaf meal had significantly higher in specific growth rate (SGR) than other groups (p
KINERJA VITAMIN C DAN TEMULAWAK TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP POST LARVA IKAN PAPUYU (Anabas testudineus Bloch) Pangestu, Mustaqiim; Bijaksana, Untung; Fitriliyani, Indira
- Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 Nomor 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v6i1.1907

Abstract

Teknologi pembenihan sudah dikuasai namun teknologi pemeliharaan benih belum maksimal. Kontinuitas benih pada usaha budidaya sangat diperlukan. Vitamin C mempunyai peranan sangat besar dalam proses fisiologi ikan terutama sebagai antioksidan dan anti stres. Temulawak mengandung komponen minyak asitri dan kurkumin yang berkhasiat merangsang sel hati untuk meningkatkan dan memperlancar produksi dan sekresi empedu, sehingga meningkatkan pencernaan dan mempercepat pengosongan lambung.Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan dimulai dari persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Parameter yang diteliti adalah pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelangsungan hidup, konversi pakan, retensi protein dan retensi lemak dengan menggunakan uji statistik Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A menggunakan pakan komersial udang dengan kode FL 0, Perlakuan B menggunakan pakan komersial dicampur rata dengan vitamin C merek sidomuncul C1000 sebanyak 1000 mg/kg pakan, Perlakuan C menggunakan pakan komersial FL 0 dicampur rata dengan temulawak sebanyak 150 g/kg pakan, dan perlakuan D menggunakan pakan komersial FL 0 dicampur rata dengan vitamin C sebanyak 1000 mg/kg pakan dan temulawak sebanyak 150 g/kg pakan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pakan komersial yang diberi vitamin C dan temulawak memberikan nilai kelangsungan hidup dan konversi pakan terbaik pada post larva ikan papuyu. Nilai kelangsungan hidup terbaik 23,49% dan nilai konversi pakan 0,51. Hasil penelitian penggunaan vitamin C dan temulawak dapat direkomendasikan kepada petani pembenih untuk meningkatkan nilai kelangsungan hidup post larva ikan papuyu.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ENZIM CAIRAN RUMEN DOMBA PADA KOMPONEN SERAT KASAR, KANDUNGAN ASAM FITAT TEPUNG DAUN LAMTORO GUNG (Leucaena leucocephala) (The Effect of Addition Sheep Rumen Liquor Enzyme Extract On Fiber Component and Fitate Acid Content Leucaena Leaf Meal) Fitriliyani, Indira
- Vol 1, No 1 (2011): Fish Scientiae, Vol.1 No.1 Juni 2011
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v1i1.1181

Abstract

The aim of this experiment was to evaluate the nutrient quality of  leucaena leaf meal (LLM) with addition of sheep rumen liquor enzyme for nile tilapia feed which incubated 24 hours (in vitro); This experiment was designed in completely randomized design with 6 treatments and 3 replications each with different level of enzyme addition (0; 20; 40; 60; 80; and 100 ml/kg LLM).  Results of the experiment showed that nutrient quality of LLM  with addition of sheep rumen liquor enzyme which incubated for 24 hours, where significantly affected (P<0.05) on decrease of crude fiber (53,640%), NDF, ADF component and phytic acid (68,088%).  Over all conclusion is a great potential for using sheep rumen liquor enzyme for improving nutrition quality of leucaena leaf meal
PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C DAN EKSTRAK TEMULAWAK PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN POST LARVA IKAN PAPUYU (Anabas testudineus Bloch) Purwati, Heni; Herliwati, Herliwati; Fitriliyani, Indira
- Vol 5, No 10 (2015): Volume 5 Nomor 10, Desember 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v5i10.1900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan vitamin C pada pakan terhadap daya tahan tubuh. Penambahan temulawak bertujuan untuk meningkatkan nafsu makan post larva ikan papuyu dan pertumbuhan post larva ikan papuyu yang dipelihara di hapa. Kegunaan penelitian ini adalah untuk mendapatkan tingkat optimalisasi penggunaan vitamin C dan ekstrak temulawak terhadap daya tahan tubuh post larva ikan papuyu, sehingga didapatkan benih yang unggul.Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa penambahan vitamin C dan temulawak tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, namun berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan konversi pakan post larva ikan papuyu. Nilai retensi protein dan lemak yang baik pada perlakuan B (penambahan vitamin C pada pakan komersil). Kisaran kualitas air dalam penelitian masih berada dalam kisaran yang baik dan memungkinkan dapat hidup kembang ikan papuyu.
RESPON REPRODUKSI INDUK BETINA SEPAT SIAM Trichogaster pectoralis TERHADAP PENAMBAHAN BAHAN SUPLEMEN DAN IMBUHAN PAKAN Siswanto, Siswanto; Bijaksana, Untung; Fitriliyani, Indira
- Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 Nomor 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v6i1.1909

Abstract

Permasalahan dalam pengelolaan induk ikan sepat siam adalah kurang maksimalnya derajat penetasan telur yang hanya mencapai 80,03 %. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki kualitas telur melalui perbaikan kualitas pakan yang diberikan kepada calon induk ikan sepat dengan penambahan bahan suplemen dan imbuhan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon reproduksi induk betina sepat siam terhadap penambahan bahan suplemen dan imbuhan pakan, seperti: minyak ikan, vitamin E serta ekstrak temulawak. Ikan uji adalah induk betina sepat siam dengan usia minimal 8 bulan dan berada pada tingkat kematangan TKG I atau TKG II. Pakan penelitian yang digunakan ada 3 macam yaitu pakan komersial dengan penambahan minyak sayur (FCO), pakan dengan penambahan minyak ikan dan vitamin E (FOT) dan pakan dengan penambahan minyak ikan, vitamin E serta ekstrak temulawak (FOTG).Hasil menunjukkan bahwa pakan FOT dan FOTG dapat mengasilkan indeks gonadosomatik (IGS), fekunditas, diameter telur, derajat penetasan telur dan survival rate yang lebih baik daripada pakan FCO. Hal ini terjadi diduga karena pengaruh dari penambahan vitamin E yang berfungsi mencegah oksidasi dari asam lemak, sehingga lemak yang ada dapat digunakan sepenuhnya. Akibatnya, kualitas dan kuantitas telur jadi meningkat. Nilai IGS pada semua perlakuan berkisar antara 3,07 – 3,57 %, fekunditas berkisar antara 3.875 – 5.355 butir, diameter telur berkisar antara 0,70 – 0,93 mm, derajat penetasan berkisar antara 78,12 – 89,58 % dan survival rate berkisar antara 51 – 83 % pada semua perlakuan. Pakan dengan penambahan minyak ikan dan vitamin E dapat menghasilkan diameter telur dan survival rate yang lebih baik, sedangkan pakan dengan penambahan minyak ikan, vitamin E serta ekstrak temulawak dapat menghasilkan nilai indeks gonadosomatik (IGS), fekunditas dan derajat penetasan telur yang lebih tinggi.
PENINGKATAN KUALITAS NUTRISI TEPUNG DAUN LAMTORO SEBAGAI PAKAN IKAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ENZIM CAIRAN RUMEN DOMBA Fitriliyani, Indira; Harris, Enang; Mokoginta, Ing; Nahrowi, Nahrowi
BERITA BIOLOGI Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.781 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v10i2.1965

Abstract

The aim of this experiment is to evaluate the nutrient quality of leucaena leaf meal (LLM) with addition of sheep rumen fluid enzyme for nile tilapia feed and incubated in vitro either for 2 or 24 hours. This experiment was arranged in a completely randomized design with 6 treatments and 3 replications. Those treatments were enzyme levels of 0, 20, 40, 60, 80, and 100 ml/ kg LLM. Results showed that nutrient quality of LLM with addition of sheep rumen fluid enzyme that incubated for 24 hours had the best result compared to that incubated for 2 hours. This finding significantly affected (PO.05) on the increase of sugar release (76.97%), soluble glucose (21.27%) and soluble protein (37.7%). It is concluded that sheep rumen fluid enzyme has a great potential for improving nutritional quality of leucaena leaf meal of fish feed.
PEMBERIAN EKSTRAK ENZIM KASAR DARI CAIRAN RUMEN DOMBA PADA TEPUNG BUNGKIL KEDELAI LOKAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA Kurniasih, Titin; Fitriliyani, Indira; Azwar, Zafril Imran
Jurnal Riset Akuakultur Vol 7, No 2 (2012): (Agustus 2012)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.738 KB) | DOI: 10.15578/jra.7.2.2012.247-256

Abstract

Kendala utama yang dihadapi dalam upaya pencarian bahan baku lokal sumber protein alternatif untuk mendapatkan pakan yang ekonomis dan efisien antara lain kualitas bahannya yang tidak sebaik tepung ikan dan tepung bungkil kedelai impor. Enzim protease, amylase, dan selulase bermanfaat untuk meningkatkan kecernaan bahan baku yang mengandung protein kompleks, karbohidrat, dan serat yang tinggi. Cairan rumen ternak domba telah dideteksi banyak mengandung enzim yang dapat membantu meningkatkan kecernaan bahan baku nabati. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sumber enzim alamiah yang murah dan tersedia cukup banyak di Indonesia, yaitu cairan rumen domba, untuk menghidrolisis bahan baku tepung bungkil kedelai lokal (TBKL). Penelitian ini terdiri atas dua tahap yaitu in vitro dan in vivo. Penelitian in vitro bertujuan mengevaluasi kadar produk hidrolisis yang dihasilkan setelah TBKL diinkubasi dengan ekstrak enzim kasar dari cairan rumen domba (EEK CRD) dengan dosis 0, 200, 400, 600, dan 800 mL/kg TBKL, dan hasilnya adalah bahwa kadar total gula dan protein terlarut pada TBKL terhidrolisis meningkat apabila konsentrasi EEK CRD bertambah. Penelitian in vivo bertujuan menguji pemakaian TBKL yang telah dihidrolisis dengan dosis yang terpilih (dosis 800 mL EEK CRD/kg TBKL) dalam formulasi pakan ikan nila dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan uji adalah nila berukuran rata-rata 2,48 ± 0,0183 g per ekor, dan dipelihara di 15 akuarium berukuran 50 cm x 60 cm x 50 cm yang diisi masing-masing 10 ekor selama 40 hari percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TBKL terhidrolisis dalam formulasi pakan menghasilkan peningkatan signifikan (P&lt;0,05) pada parameter efisiensi pakan dibandingkan pakan kontrolnya, tetapi tidak signifikan (P&gt;0,05) untuk parameter laju pertumbuhan, konsumsi pakan, retensi protein, dan retensi lemak. Tidak ada perbedaan signifikan (P&gt;0,05) untuk tingkat sintasan di antara kelima perlakuan. EEK CRD dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan melalui predigestion terhadap nutrien protein kompleks dan karbohidrat dalam suatu bahan.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ENZIM CAIRAN RUMEN DOMBA PADA KOMPONEN SERAT KASAR, KANDUNGAN ASAM FITAT TEPUNG DAUN LAMTORO GUNG (Leucaena leucocephala) (The Effect of Addition Sheep Rumen Liquor Enzyme Extract On Fiber Component and Fitate Acid Content Leucaena Leaf Meal) Fitriliyani, Indira
Fish Scientiae Vol 1, No 1 (2011): Fish Scientiae, Vol.1 No.1 Juni 2011
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.917 KB) | DOI: 10.20527/fs.v1i1.1181

Abstract

The aim of this experiment was to evaluate the nutrient quality of  leucaena leaf meal (LLM) with addition of sheep rumen liquor enzyme for nile tilapia feed which incubated 24 hours (in vitro); This experiment was designed in completely randomized design with 6 treatments and 3 replications each with different level of enzyme addition (0; 20; 40; 60; 80; and 100 ml/kg LLM).  Results of the experiment showed that nutrient quality of LLM  with addition of sheep rumen liquor enzyme which incubated for 24 hours, where significantly affected (P<0.05) on decrease of crude fiber (53,640%), NDF, ADF component and phytic acid (68,088%).  Over all conclusion is a great potential for using sheep rumen liquor enzyme for improving nutrition quality of leucaena leaf meal
Analisis Kelayakan Usaha Pembesaran Ikan Gabus Haruan (Channa striata Bloch) Dalam Karamba Jaring Tancap Di Desa Bangkau Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan Darda, Khalid; Mahyudin, Idiannor; Mahreda, Emmy Sri; Fitriliyani, Indira
EnviroScienteae Vol 15, No 1 (2019): EnviroScienteae Volume 15 Nomor 1, April 2019
Publisher : PS S2 PSDAL PPS ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.996 KB) | DOI: 10.20527/es.v15i1.6322

Abstract

The purpose of this study was to identify the business problems of cultivating striped snakeheads (Channa striata Bloch) in embedded net cages, analyze the feasibility of the business of cultivating striped snakeheads in net cages and identify the assumptions/perspectives of the impacts of striped snakehead farming in embedded net cages on environmental aspects. This study was survey research. Location determination in Bangkau Village, Kandangan Subdistrict was done purposively because this area was a center for cultivating striped snakeheads in Hulu Sungai Selatan Regency. The collection of respondent data in this village was carried out in a census of 20 people from the whole population of cultivated striped snakeheads in embedded net cages. The identification of problems that occurred in the business of cultivating striped snakeheads in embedded net cages was done by descriptive analysis in the field. The analysis used was the calculation analyze business feasibility used the analysis of Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net BCR) and Internal Rate Return (IRR), while to know the effect on environmental aspects, it was done by identifying and analyzing the description of population rescue. The results showed that the farmers’ problems were the lack of availability of seeds, the fluctuations in the selling price of fish and domestic fish, which could be attacked by scabies. The business of cultivating striped snakeheads in embedded net cages in Bangkau Village, Kandangan Subdistrict, Hulu Sungai Selatan Regency was feasible to be carried out in accordance with the results of analysis namely Net Present Value 4,943,337, Net Benefit Cost Ratio (Net BCR) 2.29 and Internal Rate Return (IRR ) amounting to 51.53%. This effort influences the assumption of rescuing striped snakehead fish populations from this cultivation is 48.75%.
RESPON REPRODUKSI INDUK BETINA SEPAT SIAM Trichogaster pectoralis TERHADAP PENAMBAHAN BAHAN SUPLEMEN DAN IMBUHAN PAKAN Siswanto, Siswanto; Bijaksana, Untung; Fitriliyani, Indira
Fish Scientiae Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 Nomor 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.706 KB) | DOI: 10.20527/fs.v6i1.1909

Abstract

Permasalahan dalam pengelolaan induk ikan sepat siam adalah kurang maksimalnya derajat penetasan telur yang hanya mencapai 80,03 %. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki kualitas telur melalui perbaikan kualitas pakan yang diberikan kepada calon induk ikan sepat dengan penambahan bahan suplemen dan imbuhan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon reproduksi induk betina sepat siam terhadap penambahan bahan suplemen dan imbuhan pakan, seperti: minyak ikan, vitamin E serta ekstrak temulawak. Ikan uji adalah induk betina sepat siam dengan usia minimal 8 bulan dan berada pada tingkat kematangan TKG I atau TKG II. Pakan penelitian yang digunakan ada 3 macam yaitu pakan komersial dengan penambahan minyak sayur (FCO), pakan dengan penambahan minyak ikan dan vitamin E (FOT) dan pakan dengan penambahan minyak ikan, vitamin E serta ekstrak temulawak (FOTG).Hasil menunjukkan bahwa pakan FOT dan FOTG dapat mengasilkan indeks gonadosomatik (IGS), fekunditas, diameter telur, derajat penetasan telur dan survival rate yang lebih baik daripada pakan FCO. Hal ini terjadi diduga karena pengaruh dari penambahan vitamin E yang berfungsi mencegah oksidasi dari asam lemak, sehingga lemak yang ada dapat digunakan sepenuhnya. Akibatnya, kualitas dan kuantitas telur jadi meningkat. Nilai IGS pada semua perlakuan berkisar antara 3,07 – 3,57 %, fekunditas berkisar antara 3.875 – 5.355 butir, diameter telur berkisar antara 0,70 – 0,93 mm, derajat penetasan berkisar antara 78,12 – 89,58 % dan survival rate berkisar antara 51 – 83 % pada semua perlakuan. Pakan dengan penambahan minyak ikan dan vitamin E dapat menghasilkan diameter telur dan survival rate yang lebih baik, sedangkan pakan dengan penambahan minyak ikan, vitamin E serta ekstrak temulawak dapat menghasilkan nilai indeks gonadosomatik (IGS), fekunditas dan derajat penetasan telur yang lebih tinggi.