Dwi Fitriani
Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA GRAFIS PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Fitriani, Dwi; Sudirman, Ahmad; Astuti, Nelly
Jurnal Pedagogik Vol 1, No 8 (2013): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research were to increase the activity and learning result with implementation of problem solving method and graphic media. The method of this research was Classrom Action Research that consist of planing, acting, observing and reflecting. The instrument of data collection use observation sheet and test. The technique to analyze the data were used qualitative and quantitative technique. The result of  the research showed that the implementation of problem solving method and graphic media for thematics learning can increase the activity and learning result of affective, cognitive, and psychomotor.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode problem solving dengan media grafis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Alat pengumpul data penelitian adalah lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode problem solving dengan media grafis pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sikap, pengetahuan dan keterampilan. Kata kunci  : aktivitas, hasil belajar, media grafis, problem solving. 
EFEK ANTIANGIOGENESI EKSTRAK ETANOL GANGGANG HIJAU (Spirogyra sp.) BERDASARKAN EKSPRESI COX-2 PADA SEL T47D Widyaningsih, Wahyu; Salamah, Nina; Susanti, Hari; Fitriani, Dwi
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ19iss3pp127-132

Abstract

Kanker adalah sekelompok penyakit yang timbul apabila sebuah sel atau sekelompok sel lepas dari kontrol yang mengatur pertumbuhan. Ganggang hijau (Spirogyra sp.) merupakan salah satu tanaman obat yang digunakan sebagai obat tradisional untuk pengobatan kanker. Ganggang hijau (Spirogyra sp.) mempunyai kandungan zat aktif berupa melatonin dimana melatonin merupakan senyawa yang sudah diteliti para peneliti dunia sebagai obat antikanker dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol ganggang hijau (Spirogyra sp.) terhadap ekspresi COX-2 pada sel T47D. Ganggang hijau diekstraksi dengan menggunakan alat Soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Penelitian ini menggunakan 3 kelompok yaitu kontrol sel, pemberian ekstrak etanol ganggang hijau konsentrasi 247,668 μg/ml dan 123,834 μg/ml. Untuk memastikan adanya ekspresi COX-2 dilakukan uji imunositokimia secara tidak langsung. Pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop cahaya untuk melihat dan menghitung persen ekspresi COX-2. Hasil yang didapatkan menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna penurunan ekspresi COX-2 pada tiap kelompok.. Jadi dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol ganggang hijau (Spirogyra sp.) mampu menurunkan ekspresi COX-2 pada sel T47D.
PENERAPAN MODUL EKOSISTEM BERBASIS KONSTRUKTIVISME DI SMP YPE SEMARANG Fitriani, Dwi; Endang Susilowati, Sri Mulyani; Priyono, Bambang
Journal of Biology Education Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One factorthat cansupport thesuccess ofthe learning processis the selection ofteaching materialswithappropriate learningmethod. Teaching materialsin learningmust beadapted tocharacteristics of students, basic competencies, andindicators ofachievementareexpected afterthe learning process. The results ofresearchers interviewswithBiology teacherandsome students, it was concluded that themain problems facedin learningbiology is thelack of duelearningsupport facilitiesthathandlestudentteaching materials. This research aims to testthe effectiveness of the modules implemented ecosystem-based constructivist learning in junior YPE Semarang. The population inthis research were allstudents of classVIIconsists oftwoclasses.This research was conductedwith the designcontrol grouppretest-posttest. Based on the resultsof t-testonstudent learning outcomesacquiredthitung>ttablethenH0is rejectedandH1accepted,so itwas concluded thatthe results ofstudyingthe experimental groupis higherthan theresults ofstudyingthe control group withthe percentage ofmastery learningclassicalexperimental groupreached 90% while the control groupat 50%. The results ofthe analysis ofthe teacherand thestudents to themodulereachesa percentage of100%with avery goodcriteriaindicatesthat themoduleis appliedtoattract studentstostudy the materialecosystem. Based on these resultsit can be concludedthat theEcosystem-Based ModuleConstructivismappliedeffectively usedasteaching materialin juniorYPESemarang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan modul ekosistem berbasis konstruktivisme yang diterapkan dalam pembelajaran di SMP YPE Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari dua kelas. Penelitian ini dilakukan dengan desain control group pre test-post test. Berdasarkan hasil uji t terhadap hasil belajar siswa diperoleh thitung>ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar kelompok kontrol dengan presentase ketuntasan belajar klasikal kelompok eksperimen mencapai 90% sedangkan kelompok kontrol hanya mencapai 50%. Hasil analisis tanggapan guru dan siswa terhadap modul mencapai presentase 100% dengan kriteria sangat baik menunjukkan bahwa modul yang diterapkan dapat menarik minat siswa untuk mempelajari materi ekosistem. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Modul Ekosistem Berbasis Konstruktivisme yang diterapkan efektif digunakan sebagai bahan ajar di SMP YPE Semarang. .
STABILITAS FOTOOKSIDASI MINYAK GORENG SAWIT YANG DIFORTIFIKASI DENGAN MINYAK SAWIT MERAH Andarwulan, Nuri; Muhammad, Gema Noor; Agista, Afifah Z.; Dharmawan, Satrya; Fitriani, Dwi; Wulan, Ayu C.; Pratiwi, Desty G.; Rahayu, Winiati P.; Martianto, Drajat; Hariyadi, Purwiyatno
Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol 27, No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB Indonesia bekerjasama dengan PATPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.379 KB) | DOI: 10.6066/jtip.2016.27.1.31

Abstract

Deterioriation of palm oil fortified with vitamin A and provitamin A could be caused by the presence of oxygen and light exposure. The purpose of this study was to determine the effect of the initial peroxide value (PV) in palm oil (1.99, 3.98, and 9.95 meq O2/kg oil) and light intensity (15000, 10000, and 5000 lux) on the rate of oxidation and the shelf life of palm oil fortified with Red Palm Oil (RPO) equal to 45 IU vitamin A. The RPO contained ?-carotene as provitamin A in the amount of 504.67 ppm. The PV and free fatty acid (FFA) content were observed as the parameters of oil deterioriation during storage. The results showed that the rate of PV was influenced by light intensity, while the rate of FFA formation were more influenced by the amount of initial PV in the oil. Based on the palm oil standard quality for PV (SNI 7709: 2012), the shelf life of palm oil with the lowest initial PV at ambient temperature was 9.5 days, while that with the highest PV was 1.32 hours. The deterioration rate of RPO fortified palm oil due to light exposure was also compared with its deterioration rate due to heat and the deterioration rate of palm oil fortified with vitamin A. The shelf life of vitamin A fortified palm oil stored in the dark was 90.67 days, while RPO fortified palm oil was 68.12 days. This shelf life results showed that RPO had a potency as provitamin A fortificant for palm oil as long as it is stored in a closed container in the dark.
EFEK ANTIANGIOGENESI EKSTRAK ETANOL GANGGANG HIJAU (Spirogyra sp.) BERDASARKAN EKSPRESI COX-2 PADA SEL T47D Widyaningsih, Wahyu; Salamah, Nina; Susanti, Hari; Fitriani, Dwi
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/tradmedj.8229

Abstract

Kanker adalah sekelompok penyakit yang timbul apabila sebuah sel atau sekelompok sel lepas dari kontrol yang mengatur pertumbuhan. Ganggang hijau (Spirogyra sp.) merupakan salah satu tanaman obat yang digunakan sebagai obat tradisional untuk pengobatan kanker. Ganggang hijau (Spirogyra sp.) mempunyai kandungan zat aktif berupa melatonin dimana melatonin merupakan senyawa yang sudah diteliti para peneliti dunia sebagai obat antikanker dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol ganggang hijau (Spirogyra sp.) terhadap ekspresi COX-2 pada sel T47D. Ganggang hijau diekstraksi dengan menggunakan alat Soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Penelitian ini menggunakan 3 kelompok yaitu kontrol sel, pemberian ekstrak etanol ganggang hijau konsentrasi 247,668 μg/ml dan 123,834 μg/ml. Untuk memastikan adanya ekspresi COX-2 dilakukan uji imunositokimia secara tidak langsung. Pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop cahaya untuk melihat dan menghitung persen ekspresi COX-2. Hasil yang didapatkan menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna penurunan ekspresi COX-2 pada tiap kelompok.. Jadi dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol ganggang hijau (Spirogyra sp.) mampu menurunkan ekspresi COX-2 pada sel T47D.
ANALISIS KEMANDIRIAN FISKAL DI KABUPATEN JAYAPURA Fitriani, Dwi; Hafizrianda, Yundy; Purba Riani, Ida Ayu
KEUDA : JURNAL KAJIAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.339 KB) | DOI: 10.31957/keuda.v3i3.702

Abstract

This study aims to find out how much fiscal independence in Jayapura Regency is by looking at how the development of regional income and how the level of fiscal independence in Jayapura Regency. To see how much the level of fiscal independence in Jayapura regency, the author uses financial independence analysis. One of the most highlighted and most influential decentralization in the development of regional development is fiscal decentralization which is the most important part in the implementation of regional autonomy. Fiscal policy is basically a government instrument or instrument that plays an important role in the economic system, which is useful to encourage economic growth, expand the basis of economic activity in various sectors, and specifically expand employment to reduce unemployment Based on the analysis obtained the description of the Jayapura District Fiscal Independence Level in the level of achievement of targets from 2012 - 2016 the level of achievement has not been able to achieve the expected target such as regional revenues that have not been fully realized well and the level of independence of the region which is in the position of an instructive pattern because of several problems faced by the Jayapura Regency Government itself.