Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Mangan Terhadap Sifat Mekanik Paduan Aluminium A7075

POLI REKAYASA Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : POLI REKAYASA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research about Mn element which is added into alloy A7075 (0,5%Wt; 1,0%Wt; 1,5%Wt and 2,0%Wt) already done. The tests are conducted including hardness test, tensile test and micro structural test. It can be indicated that the change hardness, tensile and micro structural effect Mn. The optimum Mn content are 1,0%Wt by hardness number 196,43 kg/mm2, but by effect Mn can be decrease of tensile number aluminium alloy A7075.

Pengaruh Doping Palladium (Pd) Terhadap Lapisan TiO2 dengan Metoda LPD untuk Applikasi Fotoanoda Sel Surya DSSC

Jurnal Ilmu Fisika Vol 11, No 1 (2019): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapisan TiO2 yang didoping Pd dengan metode deposisi fase cair (Liquid Phase Deposition, LPD) telah dilakukan. Adapun tujuan sintesis lapisan tersebut adalah untuk mendapatkan lapisan yang terdiri dari nanoplate yang akan diaplikasikan untuk fotoanoda sel surya. Sebagai larutan prekursor digunakan 0,5 M (NH4)2TiF6 dengan variasi doping Pd adalah 0; 6.25; 12.50; 25,00 dan 50,00 mM. Penumbuhan lapisan dilakukan pada suhu 900°C selama 9 jam. Didapatkan berturut-turut energi gap adalah 3,20, 3,25, 3,18, 3,16, dan 3,10 eV. Karakterisasi FESEM menunjukkan bahwa lapisan yang dihasilkan terdiri dari partikel berbentuk nanoplate yang tersebar merata di permukaan substrat ITO. Luas nanoplate yang dihasilkan di bawah 100 μm2 dengan ketebalan beberapa nanameter. Karakterisasi I-V menunjukkan bahwa lapisan TiO2 yang didoping oleh Pd sangat berpotensi sebagai photoanode untuk elektroda sel surya DSSC (Dye Sensitized Solar Cell).Kata kunci:TiO2, Pd, DSSC, LPD, fotoanoda

Rancang Bangun Sistem Electronic Nose (E-Nose) Untuk Deteksi Sampel Kanker Payudara Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.522 KB)

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem electronic nose (e-nose) yang terdiri dari 4 sensor gas, yaitu TGS822 (alkohol), TGS826 (amonia), TGS2600 (kontaminasi udara), dan TGS2602 (kontaminasi udara). Sistem e-nose ini digunakan untuk melihat respon sensor terhadap urin positif kanker payudara, negatif kanker payudara dan air. Data keluaran ke empat sensor di olah menggunakan modul mikrokontroler Arduino Uno, disimpan dan ditampilakn pada perconal computer menggunakan perangkat lunak LabVIEW. Sistem e-nose ini diujikan menggunakan 7 sampel (3 terhadap urin positif kanker payudara, 3 urin negatif kanker payudara dan air). Setiap sampel diujikan sebanyak 9 kali pengujian yang dilakukan selama 3 hari dengan setiap harinya sebanyak 3 kali pengujian. Hasil pengolahan akhir menunjukan bahwa sistem e-nose ini dapat membedakan antara sampel urin positif kanker, urin negatif kanker dan air terlihat dari pola radar yang terbentuk dari keempat sensor.Kata Kunci : kanker payudara , electronic nose (e-nose), urin, sensor gas TGS.

Kelayakan Teknologi Electronic Nose untuk Mendeteksi Urin yang Mengandung Metadon dengan Menggunakan Principal Component Analysis (PCA)

Jurnal Ilmu Fisika Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.793 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menguji kelayakan teknologi electronic nose pada sampel urin yang mengandung metadon dengan urin yang tidak mengandung metadon dan air murni sebagai referensi. Sistem pengenalan pola yang digunakan adalah Principal Component Analysis (PCA). Berdasarkan penelitian yang dilakukan itu diperoleh bahwa hasil plot PCA menunjukkan adanya kecenderungan sampel yang sejenis mengelompok sesuai jenisnya.  Kemampuan PCA dalam mengelompokkan data dari hasil luaran sensor gas tersebut menunjukkan bahwa electronic nose yang digunakan memiliki performa repeatibility yang baik dan layak digunakan sebagai alat pendeteksi urin yang mengandung metadon.

Rancang Bangun Mesin Pembuat Minuman Kopi Otomatis Berbasis Arduino UNO dengan Kontrol Android

Journal of Information Technology and Computer Engineering Vol 3 No 01 (2019): Journal of Information Technology and Computer Engineering
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Design of automatic coffee drink maker machine based on arduino uno has been successfully done. Coffee drink maker machine system consists of four parts, namely the selection of the menu of coffee drinks, detection of coffee cups, pouring coffee, sugar and cream and pouring water. The selection of coffee drinks menu is done through applications on android smartphone which is connected to the engine via a bluetooth module HC-06. Detection of cup using the censor of photodiodes. Coffee, sugar, and cream is poured and measured using solenoid doorlock. For pouring water using velve selenoid. There are three menu choices on a machine that are bitter coffee, sweet coffee, and cream coffee. For the production of bitter coffee drinks solenoid doorlock pouring coffee an average 5.03 grams in 3 seconds. For the production of sweet coffee drinks solonoid doorlock coffee pouring an average 5.33 grams sugar and pouring an average 17.50 grams within 8 seconds. For the production of coffee cream solenoid doorlock pouring coffee an average 5.27 grams, pouring sugar an average 17.46 grams and pouring cream an average 5.42 grams within 11 seconds. For pouring water using velve solonoid and stops automatically when the distance between the sensor and the surface of the ultrasonic water reaches 5 cm by the time pouring over the last 13 seconds.