Articles

Found 15 Documents
Search

Tipologi Konflik Berbasis Sumber Daya Pangan di Wilayah Perkebunan Sawit Sumardjo, .; Riyanto, Sutisna; Saleh, Amiruddin; Dahri, .; Firmansyah, Adi
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol 19, No 3 (2014): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims: 1) to analyze typology characteristic and conflict mapping in oil palm plantations; 2) to analyze the effectiveness of conflict resolution processes that have taken; 3) to formulate a conflict resolution strategy that is appropriate to the conflict type through collaborative approach base on potential resource and local knowledge. Primary data collected by interviews with local government officials, key figures, and village leaders. Secondary data obtained from village offices, BPS, texbooks, journals, or data from the internet that contains research results related. Data collection techniques used are a combination of the method of triangulation to obtain accurate data. The data collected and processed in a descriptive analysis of quantitative data supporting. Conflict analysis method used in this study is an analysis of the mission and vision conflict phenomena, analyzes aspects of change, stakeholders analysis, perception analysis, analysis of issues, interests analysis, strategy analysis, analysis of engagement, analysis of potential allies, risk analysis, action analysis, and valuation analysis. The results of this study indicate that the conflict in the Sosa, North Sumatera, has come to the level of "tension" or "crisis". Base on study, there are three main issues that people felt in the area around oil palm plantations, covering: issues of land, inadequate farming, the number of unemployment, as well as the limitations of basic facilities in some villages. Third problem is not handled correctly when very likely to trigger conflict, both between citizens and the business community as well as between fellow citizens of the community. Keywords: collaborative approach, conflict, conflict resolution, conflict typology, potenstial resources
Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumber Daya Pangan di Sekitar Wilayah Operasional PT. Pertamina Asset 3 Subang Field Sumardjo, .; Firmansyah, Adi
Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2015): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Around the companys operations are often found powerlessness problems of society. The company through the CSR program are required to contribute to addressing the problems, so that potential conflicts can be managed. The program objectives are: designing community development that can become self-sufficient rural development model as a development movement program that can mobilize local resources; promoting independence of society through the productive activities, and develop a model of the institutionalization of the development of self-reliance. The program has been implemented by the PRA method, which location in Subang and Karawang. Programs have been conducted on four target groups, namely mushroom group (10 members), the group of sheep (25 members), food group (35 members), and Assolahiyah group (66 members). Community empowerment program has resulted in innovation, as follows: (1) Zero waste systems in mushroom group, the group has use of straw for mushroom growing media; (2) Processing of various types of food made from mushrooms, such as mushroom noodles and mushroom bread; (3) Utilization of sheep dung into organic fertilizer; (4) Utilization of straw for animal feed; (5) An innovative enclosure design to minimize the smell of dung, environmental pollution, and easy to clean; and (6) The integration of nonformal education with entrepreneurship education. Conclusion: based on the development of group target (independence, participation, and networking), group Assolahiyah is a fastest, and the lowest is food group; and participatory program, is effectively encouraging the growth and development of innovation/new practices which generated by community. 
Komunikasi Inovasi dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Komunitas Petani untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan di Era Digital Dharmawan, Leonard; Firmansyah, Adi; Susanto, Tri
Jurnal KMP (Jurnal Komunikasi Pembangunan) Vol 17, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnalkmp.17.1.55-68

Abstract

Communication innovation is a way of conveying the discovery of new ideas to the community for a social change to occur. Utilization of land is an innovation for rural areas today to achieve food independence. The objectives of this study include: 1) Knowing the adoption process for innovative land use for food resources in Doudo Village. 2) Understand how the community optimizes the yard in Doudo Village. 3) Knowing the digital media that people use in marketing their products. The study was conducted on the people of Doudo Village, Gresik Regency, East Java. From July to October 2017. This study uses descriptive and exploratory methods. Primary data taken by key informants and sources related to activities. The results show that the adoption process of innovation is initiated by change agents by mapping community leaders who have credibility, so that they can influence the community. Comparative and observability advantages are the dominant factors that influence the use of land. The types of plants planted include a) family medicinal plants, b) ornamental plants, c) protective plants, d) vegetables, and e) shade plants. The yield from planting is added value so that it can be sold to increase income. Finally, land use is carried out by community leaders and distributed to other communities.
Program Pemberdayaan Toga Asuh Dalam Rangka Meningkatkan Struktur Komunitas Tumbuhan Bawah di Hutan Kota Ranggawulung, Kabupaten Subang Firmansyah, Adi; Tuwow, Achmad Rivano; Addriyani, Sibbil Rusdiana
JURNAL CARE: JURNAL RESOLUSI KONFLIK, CSR, DAN PEMBERDAYAAN Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (Care)
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan Kota Ranggawulung merupakan sebuah hutan kota yang terletak di Kabupaten Subang dimana pengelolaannya merupakan kerjasama Dinas Kehutanan Kabupaten Subang berkerjasama dengan PT. Pertamina EP Asset 3 Subang Field. Selain sebagai hutan kota yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, pemanfaatannya juga diintegrasikan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar kawasan Hutan Kota Ranggawulung, yaitu Desa Parung. Pelaksanaan pemberdayaannya berupa Program KOPI TAWAR yaitu suatu program yang bertujuan selain meningkatkan kapasitas dan pemahaman masyarakat terkait pelestarian hayati juga bertujuan meningkatkan stuktur komunitas tumbuhan bawah di kawasan Hutan Kota. Pada penelitian kali ini didapatkan peningkatan pada kerapatan menjadi D=20,85, keragaman menjadiE’=0,77, keanekaragaman menjadi H’=3,29. Hasil pada sisi sosial program ini adalah interaksi sosial yang terjadi menjadikan pengembangan pelestarian lingkungan menyebar tidak hanya di Hutan Kota Ranggawulung, tetapi juga penanaman toga langka di rumah masing-masing anggota kelompok.
Pemanfaatan Teknologi Biogas sebagai Sumber Bahan Bakar Alternatif di Sekitar Wilayah Operasional PT. Pertamina Asset 2 Prabumulih Field Oktavia, Indri; Firmansyah, Adi
JURNAL CARE: JURNAL RESOLUSI KONFLIK, CSR, DAN PEMBERDAYAAN Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (Care)
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemeliharaan ternak menghasilkan limbah yang dapat mencemari lingkungan. Pengolahan limbah perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif bagi lingkungan. Biogas merupakan teknologi yang dapat menghasilkan sumber bahan bakar alternatif yang dapat diperbaharui karena menggunakan bahan baku yang berasal dari kotoran ternak. Program teknologi biogas ini memiliki tujuan untuk mengurangi biaya ekonomi rumah tangga masyarakat Desa Tanjung Bulan yang berdekatan dengan lokasi produksi PT. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field. Berdasarkan kajian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa program biogas dari Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field sangat bermanfaat bagi masyarakat Tanjung Bulan, khususnya kelompok Rambang Sejahtera.  Ada tiga manfaat utama yang dirasakan, (1) Biogas sebagai pengganti LPG yang selama ini digunakan masyarakat. (2) Hasil sampingan biogas, telah digunakan menjadi pupuk organik. (3) Dari segi sosial, program ini juga telah mengedukasi masyarakat bahwa kotoran ternak yang selama ini dianggap masyarakat sebagai limbah, ternyata dapat memberikan manfaat dari segi ekonomi dan lingkungan. Hasil samping dari teknologi biogas yang diolah menjadi pupuk organik (padat dan cair) dapat meningkatkan unsur hara tanah, menghemat biaya untuk pembelian pupuk dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Model Pemberdayaan Peternak Desa Pasirukem Melalui Inovasi Budidaya Ternak Domba Terpadu di Wilayah Operasi PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang Ariyanto, Kurnia Bagus; Firmansyah, Adi
JURNAL CARE: JURNAL RESOLUSI KONFLIK, CSR, DAN PEMBERDAYAAN Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (Care)
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang mempunyai komitmen yang besar terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Untuk itu melalui program CSR, PT Pertamina EP bekerja sama dengan CARE LPPM IPB melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan efektifitas peternakan domba dan meningkatkan kapasitas peternak domba di Desa Pasirukem, Karawang. Program ini dimaksudkan agar masyarakat (khususnya)peternak yang berada di Pasirukem mampu secara mandiri melakukan inovasi guna meningkatkan kapasitas produksi serta pendapatan ekonomi dari bidang peternakan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode partisipatif dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek dalam setiap aktivitas kegiatan, dimulai dari perencanaan, implementasi, monitoring, dan evaluasi. Tiga kegiatan inovasi utama yang dilakukan di masyarakat peternak pada tahun 2016, antara lain: (1) Burger Pakan; (2) Jamu Kesehatan Ternak; (3) Demplot Biogas. Burger pakan merupakan complete feed yang berasal dari pemanfaatan limbah pertanian/ agroindustri yang bertujuan untuk mengurangi limbah yang menumpuk demi tercapainya konsep zero waste agriculture.Jamu kesehatan ternak merupakan program peningkatan kesehatan ternak dengan menggunakan tanamantanaman lokal dan hasilnya menunjukan bahwa pemberian jamu kesehatan ternak memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan ternak. Biogas merupakan program pemanfaatan kotoran hewan yang pada awalnya menumpuk menjadi energi bersih berupa gas rumah tangga dan pupuk organik yang bermanfaat untuk tanaman.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Urban Farming Organik di Kabupaten Bekasi Sebagai Program CSR PT. Pertamina EP Tambun Field Firmansyah, Adi
JURNAL CARE: JURNAL RESOLUSI KONFLIK, CSR, DAN PEMBERDAYAAN Vol 3, No 1 (2018): pengelolaan konflik sosial dan konflik sumberdaya alam
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep urban farming hadir di tengah upaya membangun kemandirian pangan masyarakat. Kegiatan urban farming muncul sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat menyikapi permasalahan keterbatasan lahan. Kajian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji perubahan perilaku pertanian setelah adanya program urban farming yang dinisiasi PT. Pertamina EP Tambun Field; (2) menganalisis kelembagaan urban farming yang dinisiasi PT. Pertamina EP Tambun Field. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa inisiasi program urban farming organik oleh Pertamina EP Tambun Field di Kabupaten Bekasi menunjukkan beberapa perubahan antara lain: (1) perubahan perilaku petani dalam teknik budidaya tanaman dari sistem pertanian konvensional menjadi organik,  (2) perubahan dalam interaksi dan relasi aktor, tata aturan, nilai, dan norma yang dibangun, dan pengelolaan sumber daya yang dimanfaatkan. Perubahan-perubahan tersebut mendorong terbangunnya kelembagaan yang berperan untuk memperkuat dan meningkatkan manfaat dari sistem pertanian organik dari aspek sosial, ekonomi, maupun ekologi. Pengorganisasian komunitas dan penerapan teknik sosial menjadi salah satu alternatif dalam rangka penguatan kelembagaan urban farming organik yang berkelanjutan.
Aplikasi Android Lyn di Surabaya Menggunakan Algoritma Djikstra Firmansyah, Adi
Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 1, No 2: July 2016
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.163 KB) | DOI: 10.25139/inform.v1i2.850

Abstract

Abstract -The android lyn booking application with Android was developed to help make it easier for Surabaya residents to reach their desired destination by public transport lyn.Lyn android app is considered very important at this time because it allows lyn users to the desired destination location.In this thesis will be built lyn application that aims to facilitate residents Surabaya.The android technology used to find the appropriate lyn public transport desired.This app also comes with d the closest distance from the lyn. Lyn. The distance lyn can be from the Dijkstra algorithm to determine the shortest distance from the lyn route.Using Javascript programming language and Apache Cordova as a library and using web service and MySQL as data management.With the creation of this application can help search lyn in the city of Surabaya
Manajemen Kesehatan Ternak Sapi Potong di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan Abdullah, Muhammad Asdar; Firmansyah, Adi
JURNAL CARE: JURNAL RESOLUSI KONFLIK, CSR, DAN PEMBERDAYAAN Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo bekerjasama dengan pemerintah desa, Dinas Peternakan dan Perikanan, serta LPPM IPB melakukan program manajemen kesehatan ternak pada tahun 2016 yang dilaksanakan di Desa Sugihwaras. Program ini bertujuan untuk meningkatkan populasi, produksi dan produktivitas sapi potong. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode partisipatif dengan menempatkan kelompok peternak di Desa Sugihwaras sebagai subjek dalam setiap aktivitas kegiatan. Metode partisipatif dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dari perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini secara langsung melibatkan dua kelompok peternak yang bertujuan untuk membuat kelompok menjadi mandiri. Penyakit merupakan salah satu hambatan yang perlu diatasi dalam budidaya ternak sapi potong. Melalui program pelatihan manajemen kesehatan ternak dan bantuan obat, diharapkan dampak dari penyakit yaitu kematian ternak dapat diminimalkan. Program ini telah mencapai beberapa hasil yaitu kelompok peternak telah mampu membedakan ternak yang sehat maupun yang sakit, cara pencegahan penyakit (preventif) dan pengobatan penyakit (kuratif), seperti vaksinasi, pemberian obat cacing dan vitamin.
Model Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Budidaya Sapi Bali dengan Memanfaatkan Silase Limbah Pucuk Tebu di Wilayah Operasi PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field Utomo, Sahrul; Firmansyah, Adi
JURNAL CARE: JURNAL RESOLUSI KONFLIK, CSR, DAN PEMBERDAYAAN Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2016 – 2020 program community development yang dicanangkan oleh PT. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field serta Field lainnya di bawah PT. Pertamina Asset 2 antara lain adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian terpadu (integrated farming) dengan komoditi unggulan yang disesuaikan dengan potensi lokal. Melalui Program CSR, PT. Pertamina EP Asset 2 bekerja sama dengan CARE LPPM IPB melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budidaya sapi bali dengan mengolah limbah pucuk tebu menjadi silase sebagai pakannya, di Desa Tanjung Bulan, Sumatra Selatan. Budidaya sapi ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan sumber penghasilan tambahan selain penghasilan utama yaitu tanaman karet dan memberikan ketrampilan tentang manajemen budidaya sapi yang benar kepada peternak. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode partisipatif masyarakat agar masyarakat dapat terlibat dalam budidaya ternak sapi dan terampil dalam membuat pakan awetan berupa silase. Budidaya sapi dengan manajemen yang baik dapat meningkatkan performa ternak secara optimal dan pemanfaatan silase bertujuan untuk memanfaatkan limbah pertanian yang belum termanfaatkan karena limbah pertanian mudah mengalami kebusukan. Budidaya sapi dan pemanfaatan silase untuk pakan adalah hal yang tidak dapat dipisahkan karena silase dapat meningkatkan performa ternak Sapi Bali