p-Index From 2015 - 2020
6.657
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AHKAM Jurnal MEKANIKAL MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal INSANIA Jurnal Ilmu Perpustakaan Jurnal Teknik Elektro Abdimas Jurnal KALAM Jurnal al-adYan Students´ Journal of Accounting and Banking Al-Ulum Jurnal Ekonomi MODERNISASI Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Pendidikan Ekonomi Bimbingan dan Konseling Makara Journal of Technology EDUKASIA TARBIYA (Journal of Education in Muslim Society) BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Prosiding Semnastek JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Benefit Jurnal Teknik Sipil Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Al-Adyan Teras Jurnal Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Akuntansi dan Pembangunan (JAKTABANGUN) TADBIR : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Dinamika Ilmu Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur´an dan Al-Hadits Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Jurnal DISPROTEK FIKROTUNA AEGIS : Journal of International Relations Jurnal Rekayasa Sipil Ensiklopedia of Journal El-Furqania : Jurnal Ushuluddin dan Ilmu-Ilmu Keislaman JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan MADANIA: JURNAL KAJIAN KEISLAMAN MUWAZAH INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) ALHURRIYAH: Jurnal Hukum Islam (ALHURRIYAH JOURNAL OF ISLAMIC LAW) Menara Ilmu MIMBAR : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Articles

The Association of Acceptance Family Planning Acceptor to Contraceptive Tools Interest Usage in the Uterine (IUD) Rajuddin, Rajuddin; Fauzan, Fauzan
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 7, No. 1 January 2019
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.94 KB) | DOI: 10.32771/inajog.v7i1.829

Abstract

Abstract Objective:to determine acceptance of family planning acceptors from age, numbers ofparity, mother education, spouse’s support, mother's culture and religion, maternalknowledge, gestational age, family income and number of living children to the IUD usage interest in dr. Zainoel Abidin General Hospital (RSUDZA) Banda Aceh. Method: This research wasa correlative design with analytical survey method with cross sectional approach. 286 respondents were interviewed and filled out a questionnaire that has been prepared, consist ofpatients in the clinic, Emergency Unit, and Delivery Room Hospital RSUDZA Banda Aceh. The data taken related tofactors influencing the acceptance of the family planning acceptors against the IUD usage interests. This study was conducted duringSeptember 18 th to October 18 th 2017. Results: The chi-square test result showed that there was a significant correlation between family planning acceptor from previous pregnancy distance and IUD usageinterest in RSUDZA Banda Aceh where p-value (0.088) <α (0.1). There was a significant correlation between maternalknowledgeand IUD usage interest in RSUDZA Banda Aceh where p-value (0.067) <α (0.1). Conclusion: Bivariate analysis results showed there was a strong relationship between previous pregnancy distance and maternal knowledgetoIUD usage interest in RSUDZA Banda Aceh. Keywords:acceptor family planning, acceptance factor, IUD   Abstrak Tujuan:untuk mengetahui hubungan penerimaan akseptor KB dari faktor usia, jumlah paritas, pendidikan ibu, izin suami, budaya dan agama ibu, pengetahuan ibu, jarak usia kehamilan, pendapatan keluarga dan jumlah anak hidup terhadap minat penggunaan AKDR di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Metode:Penelitian ini menggunakan desain korelatif dengan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Terdapat 286 responden yang telah diwawancarai dan mengisi kuisioner yang telah disediakan, terdiri dari pasien-pasien di poliklinik, Instalasi Gawat Darurat, dan kamar bersalin RSUDZA Banda Aceh. Data yang diambil mengenai faktor- faktor yang mempengaruhi peneriman akseptor KB terhadap minat penggunaan AKDR. Penelitian ini dilakukan dalam kurun periode tanggal 18 September sampai 18 Oktober 2017. Hasil: uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan secara signifikan penerimaan akseptor KB dari faktor jarak kehamilan ibu sebelumnya terhadap minat penggunaan AKDRdimana p-value (0,088) <α (0,1). Terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan terhadap minat penggunaan AKDRdi RSUDZA Banda Aceh dengan nilai p-value (0,067) <α (0,1) Kesimpulan: Hasil analisis bivariat didapatkan terdapat hubungan yang kuat antara jarak kehamilan ibu dan pengetahuan ibu terhadap minat penggunaan AKDR di RSUDZA Banda Aceh. Kata kunci: akseptor KB, AKDR, faktor penerimaan
PERENCANAAN SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) 20 kV PADA KOMLEK PERKEBUNAN AMP ( Agra Masang Perkasa ) Bawan Lubuk Basung Dewi, Arfita Yuana; Fauzan, Fauzan
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.25 KB)

Abstract

Perencanaan jaringan distribusi tidak lepas dari penentuan besarnya daya atau beban yang akan di salurkan melalui sistem jaringan tersebut, terutama berkaitan dengan penentuan kuat hantar arus pada ukuran kawat penampang dan jenis penghantar yang di pilih. Perencanaan jaringan saluran udara tegangan menengah 20 kV di dapat dari percabangan Feeder utama Lubuk basung Pada Km 10 di Lokasi Bawan. Feeder Lubuk Basung merupakan salah satu feeder yang menyalurkan energi tenaga listrik dari GH Bawan melalui sistem jaringan distribusi primer 20 kV, feeder ini memiliki panjang saluran Primer 73,4 km terdiri dari dari saluran feeder utama sepanjang 48 km. Adapun metode pengumpulan data yang di terapkan dalam perencanaan ini adalah metode observasi lapangan dan metode dokumenter. Data-data yang di peroleh dari hasil Survey lapangan dan Analisis dengan menggunakan rumus-rumus baku dari beberapa kajian pustaka. Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan dari hasil simulasi untuk rencana pemasangan jaringan SUTM 20 kV pada feeder utama Lubuk Basung masih dalam Standar pelayanan dan tegangan regulasi ± 7,53 % dan tegangan ujung Jaringan 18,69 kV ( Analisis data ), Sistem konstruksi saluran udara tegangan menengah 20 kV dan kompenen-kompenen utama mengacu standarisasi dari PT. PLN ( Persero ) Tahun 1998, Meliputi konstruksi tiang besi 11 meter 156 daN, Kawat AAAC 70 mm², Andongan 0,58 meter dengan jarak gawang rata-rata 50 meter, penyaluran energi listrik sebesar ± 212,6 KVA. Selanjutnya uraian kebutuhan material tercantum pada pada daftar terlampir.
EVALUASI EXISTING BUILDING DAN PEMBUATAN PETA EVAKUASI VERTIKAL TERHADAP TSUNAMI DI KOTA PADANG Fauzan, Fauzan
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.7.2.29-39.2011

Abstract

Kota Padang adalah daerah yang rawan gempa dan tsunami.Selain daerah rawan bencana, distribusi kepadatan populasi Padang sangat memprihatinkan.Lebih dari setengah populasi penduduk bermukim di daerah pantai.Berdasarkan catatan gempa, Padang memiliki masalah dalam evakuasi horizontal karena terjadi kemacetan pada ruas-ruas jalan. Pemerintah kota Padang belum memiliki kepastian dalam menentukan gedung yang memadaiuntuk tempat dan jalur evakuasi vertikal. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian untuk memeriksa kelayakan existing building yang ada di kota Padang terhadap pengaruh beban gempa dan tsunami serta membuat Peta evakuasi vertikal terhadap tsunami. Penelitian ini dilakukan dalam duakategori yaitu penyelidikan bangunansecara visual dan penyelidikan melalui analisa struktur (ETABS dan SAP 2000 berlisensi).Penyelidikan bangunan secara visual meliputi fungsi bangunan, jumlah lantai, dimensi balok dan kolom, umur bangunan, jenis pondasi, persentase bukaan lantai dasar, ketinggian lantai satu, jumlah pintu masuk, dan potensial pounding. Kemudian dilakukans coring data sesuaidengan kondisi bangunan.Analisa struktur dilakukan pada gedung Hotel Mercure, gedung Dinas Pekerjaan Umum Prasjal dan Tarkim Sumatera Barat, dan Escape Building Kantor Gubernur Sumatera Barat. Dari hasil analisa struktur terhadap gedung-gedung tersebut dapat disimpulkan bahwa gedung layak untuk dijadikan sebagai sarana evakuasi vertikal terhadap bencana Tsunami. Peta evakuasi vertikal terhadap tsunami Kota Padang juga dihasilkan dari penelitian ini. Keywords:gempa, tsunami, evakuasi,gedung
ANALISA KERUSAKAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG ″A″ SMAN 10 PADANG AKIBAT GEMPA 30 SEPTEMBER 2009 Fauzan, Fauzan; Ismail, Febrin Anas; Putri, Laura Masmia; Viviayana, Dian
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.6.2.31-40.2010

Abstract

Gempa tektonik yang terjadi pada tanggal 30 September 2009 yang lalu telah menimbulkan banyak kerusakan pada konstruksi bangunan. Untuk mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa, perlu dilakukan analisa mengenai kerusakan struktur bangunan yang terjadi. Salah satu bangunan yang dianalisa adalah bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 10 Padang yang mengalami kerusakan struktural dan non-struktural akibat gempa tanggal 30 September 2009. Hasil analisa yang diperoleh diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dan bahan pertimbangan dalam perbaikan bangunan maupun perencanaan bangunan pada wilayah rawan gempa. Analisa yang digunakan adalah analisa gempa statik ekivalen dimana beban yang diperhitungkan meliputi beban mati, hidup, dan gempa. Komponen struktur yang dianalisa hanya kolom dari dimensi terpasang yang dianggap dapat mewakili kekuatan struktur bangunan secara keseluruhan. Di mana nilai gaya dalam ditentukan dengan menggunakan bantuan salah satu program komputer. Dari kondisi existing dan hasil analisa yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perencanaan struktur bangunan SMAN 10 Padang dapat menanggung beban yang bekerja padanya. Kerusakan yang terjadi lebih disebabkan karena rendahnya kualitas pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor dan kurangnya pengawasan selama proses pembangunan berlangsung sehingga realisasi dari struktur bangunan yang ada tidak sesuai dengan perencanaan awal. Keywords: Gempa, kegagalan struktur, kondisi existing, analisa.
ANALISA KEGAGALAN STRUKTUR DAN RETROFITTING BANGUNAN MASJID RAYA ANDALAS PADANG PASCA GEMPA 30 SEPTEMBER 2009 Fauzan, Fauzan
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.7.1.45-56.2011

Abstract

Gempa tektonik tanggal 30 September 2009 telah banyak menimbulkan kerusakan konstruksi bangunan (engineered building). Kerusakan itu terjadi akibat kegagalan pada struktur dan nonstruktur bangunan. Biasanya setelah gempa bumi terjadi, timbul keraguan untuk menentukan bagian bangunan yang harus dirombak, diperbaiki, diperkuat dan bagaimana cara melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa penyebab kegagalan struktur pada salah satu bangunan umum di kota Padang yaitu Masjid Raya Andalas Padang. Analisa ini berdasarkan pada kapasitas lentur dan geser struktur dalam menahan gaya luar terutama beban lateral (gempa). Penelitian ini dilakukan melalui evaluasi kerusakan struktur eksisting bangunan, kemudian dilakukan permodelan dan analisa struktur menggunakan software Etabs V 9.0.7 dan SAP V .11. Berdasarkan hasil analisa struktur, sebagian besar kolom-kolom eksisting mempunyai kapasitas penampang yang tidak mampu menahan beban luar. Hasil analisa struktur itu sesuai dengan hasil evaluasi kerusakan dilapangan dimana sebagian besar kolom-kolom mengalami kerusakan baik lentur maupun geser. Agar gedung ini bisa dipergunakan kembali, maka perlu dilakukan perkuatan (retrofitting) pada struktur kolom dengan menggunakan metoda jacketing. Setelah dilakukan perkuatan struktur kemudian dilakukan re-analisis struktur. Berdasarkan hasil reanalisis struktur didapatkan bahwa, beban-beban luar yang bekerja pada struktur kolom sudah berada didalam kapasitas penampang kolom, sehingga disimpulkan struktur bangunan layak kembali untuk digunakan. Keywords: perkuatan, geser, lentur, jacketing
STUDI PENGARUH KONDISI KADAR AIR KAYU KELAPA TERHADAP SIFAT MEKANIS Fauzan, Fauzan; Kurniawan, Ruddy; Sari, Siska Martha
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.5.2.53-64.2009

Abstract

Kayu kelapa sebagai alternatif bahan konstruksi belum diketahui kelas dan kekuatannya secara pasti. Penggunaan kayu kelapa untuk berbagai kondisi yang dipengaruhi cuaca dan kelembaban lingkungan perlu diketahui kekuatannya untuk kadar air yang berbeda-beda dan perkiraan besar pengurangan kekuatan yang terjadi untuk perencanaan. Selain itu bisa mengetahui klasifikasi kayu kelapa berdasarkan PKKI 1961. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu kelapa dengan umur sekitar 20 tahun dan umur 70 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan membedakan kadar air dan berat jenis. Sifat mekanis yang dilihat adalah kuat geser sejajar serat, kuat tekan sejajar serat dan tegak lurus serat, kuat lentur sejajar serat dan kuat tarik sejajar serat. Benda uji diambil pada bagian bawah batang pohon kelapa sekitar 1-2 m. Sebelum dilakukan pengujian sifat mekanis dilakukan pengaturan kadar air benda uji. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa peningkatan kadar air kayu kelapa berbanding terbalik dengan kuat tekan dan kuat tariknya, namun berbanding lurus dengan kuat gesernya. Terjadi pertambahan kekuatan yang besar pada kayu kelapa dari kadar air 20% menuju 0% kecuali untuk kekuatan gesernya. Berdasarkan berat jenis rata-rata yang diperoleh sebesar 0,83, maka kayu kelapa berumur 70 tahun termasuk kategori kayu kelas kuat II dan kayu kelapa berumur 20 tahun dengan berat jenis rata-rata 0,58 termasuk kategori kayu kelas kuat III. Perbedaan kekuatan kayu kelapa pada kondisi kadar air 20% untuk umur 20 tahun dan 70 tahun terbesar terjadi pada kekuatan tekan. Faktor koreksi layan basah kayu kelapa lebih rendah dibandingkan faktor koreksi layan basah berdasarkan SNI konstruksi kayu 2002. Keywords : kayu kelapa, sifat mekanis, kadar air, berat jenis.
ANALISA PENGARUH DINDING GESER PADA STRUKTUR BANGUNAN HOTEL BUMI MINANG AKIBAT BEBAN GEMPA Fauzan, Fauzan; Zaidir, Zaidir; Nengsi, Dwi Putri; Miswar, Indri
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.6.1.1-10.2010

Abstract

Sumatera Barat merupakan daerah rawan gempa. Pasca gempa 30 September 2009 lalu, banyak bangunan bertingkat, baik bangunan pemerintah maupun swasta mengalami rusak berat. Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan dan kehancuran pada elemen struktural dan non-struktural adalah gedung Hotel Bumi Minang. Oleh karena itu, struktur bangunan harus direncanakan tahan terhadap gempa. Perencanaan struktur bangunan terhadap gempa dapat dilakukan dengan pemberian dinding geser pada struktur bangunan tersebut. Penggunaan sistem struktur dinding geser dalam menahan gaya lateral yang bekerja pada bangunan sangat efektif, hal ini disebabkan dinding yang terdapat pada sistem struktur dinding geser ini berfungsi untuk menyebarkan gaya luar yang bekerja pada struktur. Pada penelitian ini membandingkan struktur bangunan Hotel Bumi Minang dengan dinding geser dan tanpa dinding geser. Ada 4 parameter yang digunakan yaitu, tipe 1 (struktur bangunan tanpa dinding geser), tipe 2 (struktur bangunan dengan dinding geser pada daerah lift lantai 1 & 2), tipe 3 (struktur bangunan dengan dinding geser pada daerah lift sampai lantai atap) dan tipe 4 (struktur bangunan dengan dinding geser pada daerah lift sampai lantai atap dan di sudut sekeliling bangunan). Selanjutnya dianalisa hasil deformasi dan gaya dalam bangunan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dinding geser pada struktur bangunan akibat beban-beban yang bekerja, termasuk beban gempa. Keywords : Gempa, dinding geser, deformasi, gaya dalam.
ANALISIS METODE PELAKSANAAN RETROFITTING PADA BANGUNAN SEDERHANA (STUDI KASUS : SD NEGERI 43 RAWANG TIMUR, PADANG) Fauzan, Fauzan
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.8.1.11-20.2012

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki ancaman gempa bumi yang cukup tinggi. Indonesia terletak pada empat pertemuan lempeng tektonik utama yakni Eurasia, Indo-Australia, Pasifik, dan Filipina. Gempa bumi tidak dapat diprediksi namun usaha untuk meminimalisir kerusakan yang ditimbulkan dapat dilakukan pada bangunan. Salah satunya dengan melakukan tindakan retrofit pada bangunan sederhana (non-engineered) yang mengalami kerusakan akibat bencana gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metoda pelaksanaan yang tepat dan efisien dalam melakukan perbaikan, restorasi, dan perkuatan bangunan sederhana. Dengan menggunakan prinsip teknik yang benar, detail konstruksi yang baik dan praktis maka kerugian harta benda dan jiwa menusia yang diakibatkan gempa bumi dapat dikurangi untuk masa yang akan datang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besarnya efisiensi dari segi biaya dan waktu dalam pekerjaan retrofit yang dilakukan pada bangunan. Keywords: retrofit, perbaikan, restorasi, perkuatan, efisiensi.
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN LEVERAGE TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN Ditya Ayu Liestyorini, 06.05.52.0066; Fauzan, Fauzan
Students Journal of Accounting and Banking Vol 1, No 1 (2012): Vol. 1 No. 1 Edisi Pertama 2012
Publisher : Students Journal of Accounting and Banking

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dividend policy is the amount of revenue that will be given to investors. The purpose of this study was to examine and analyze the influence of profitability, liquidity and leverage, dividend policy. Based on selection criteria in this study found 25 companies, which generate 75 data pooling. Analytical methods used to analyze the influence of profitability, liquidity and leverage, dividend policy is a multiple linear regression analysis.The results of this study can be concluded that: (1) Return On  nvestment (ROI) has a positive effect on the dividend payout ratio, meaning that the greater the ROI will increase the dividend payout ratio. (2) Current ratio is a positive influence on cash dividends, meaning that the higher the current ratio will increase the dividend payout ratio. (3) Debt to equity ratio does not affect the dividend payout ratioKeywords: profitability, liquidity, leverage and dividend policy
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERBANKAN SYARI’AH (Studi pada Bank Muammalat Indonesia) Fauzan, Fauzan
Jurnal Ekonomi MODERNISASI Vol 7, No 3 (2011): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah melalui Bank Indonesia mengeluarkan SE. BI. No. 30/3/UPPB dan SK DIR. BI. No. 30/KEP/DIR tanggal 30 April 2002. Yang memuat tentang pokok-pokok penilaian kesehatan bank. Hal ini perlu dilakukan karena tingkat kesehatan bank merupakan tolak ukur bagi manajemen untuk menilai apakah bank sudah mampu melakukan kegiatan operasional perbankan secara normal dan memenuhi semua kewajibannya dengan baik, sesuai peraturan perbankan yang berlaku. Sistem pelaksanaan penilaian kesehatan bank berdasarkan surat keputusan direksi Bank Indonesia No. 30/12/kep/DIR/2007 menggunakan metode CAMEL. CAMEL merupakan penilaian tingkat kesehatan yang didasarkan pada 5 faktor, yaitu Capital, Assets, Management, Earning, dan Liquidity. Tetapi dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah CAEL. Sistem penilaian ini menggunakan pendekatan kualitatif atas berbagi aspek yang berpengaruh terhadap kondisi dan perkembangan bank. Sedangkan perhitungan masing-masing faktor menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan mengkuantifikasikan komponen-komponen yang termasuk dalam masing-masing faktor sehingga diperoleh nilai atau angka tertentu. Berdasarkan hasil perhitungan metode Capital, Assets, Earnings, Liquidity, Risiko Usaha dan Efisiensi Usaha selama tiga tahun menyatakan bahwa sebagian besar variabel dinyatakan sehat, kecuali pada beberapa variable tahun tertentu: Nilai CAR BMI tahun 2008 dan 2009, Nilai ROA BMI tahun 2009, Nilai BOPO BMI tahun 2009, Nilai FDR BMI tahun 2007 dan 2008, yang dinyatakan tidak sehat hal ini dikarenakan kualitas dari kinerja manajemen yang kurang baik, kesalahan perhitungan atau kemungkinan-kemungkinan lain di luar perkiraan