Articles
27
Documents
VIGOR KEKUATAN TUMBUH BIBIT AREN TERHADAP KEKERINGAN PADA MEDIA TUMBUH CAMPURAN TANAH DAN BAHAN ORGANIK

AGROLAND Vol 17, No 1 (2010)
Publisher : AGROLAND

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.089 KB)

Abstract

The research aimed to investigate seedling vigor of sugar palm from three different locations of mother plant grown in media of soil-organic matter (OM) mixture under drought condition in pre-nursery.  The experiment was conducted at the Analytical and Seed Technology Laboratories, and the Academic Garden of Agriculture Faculty, Tadulako University from June to October 2008. A Split Split Plot Design was used with three factors:  mother plant place of origin consisted of three locations, i.e Parigi, Palolo and Napu.  Media composition, consisted of two levels i.e Soil : OM (1:1) and soil : OM (2:1).  Water status consisted of two levels i.e optimum (100% field capacity) and sub-optimum (50% field capacity).  The treatments were replicated three times, thus there were 36 experimental units.  The seedlings of the hole locations have the same vigor and hypothetic vigor index when growing in mixture of soil : OM (2:1), although under sub-optimum water status (50% field capacity).

PERKECAMBAHAN BENIH PINANG PADA BERBAGAI CARA PENANGANAN BENIH DAN CAHAYA

AGROLAND Vol 17, No 2 (2010)
Publisher : AGROLAND

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.305 KB)

Abstract

The experiment was conducted to assess the influence of various seed handlings in light and without light.  Positive contribution in science and technology development is to increase effectiveness and efficiency of areca seed germination.  The experiment used a split plot design, with the main plot was light (with and without light) and seed handling as patch (seeds soaked in water for 2, 4, 6 days and seed wetted for 4, 6, 8 days).  Each treatment was replicated three times.  Data were analyzed using analysis of variance and 5% honestly significant difference. Dark condition accelerated areca seed germination (39.44% growth potential, 93.33% germination rate reached 90 days after planting and 63.33 days to germinate) and increased the number of root and shoot dry weight.

Pengaruh Konsep Diri Dan Perhatian Orang Tua Terhadap Motivasi Berprestasi Dan Hasil Belajar Fisika SMAN Di Kabupaten Dompu

Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.138 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian “expost-facto” bertujuan untuk mengetahui pengaruh: i) konsep diri dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar fisika dan motivasi berprestasi peserta didik kelas XI SMA di Kabupaten Dompu; dan ii) motivasi berprestasi terhadap hasil belajar fisika peserta didik kelas XI SMA di KabupatenDompu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMAN di Kabupaten Dompu dengan jumlah 915 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Teknik pengambilan sampel yakni teknik slovin dengan jumlah  278 orang. Proses pengumpulan data  menggunakan kuesioner dan tes hasil belajar fisika. Data hasil penelitian dianalis dengan menggunakan metode analisis Structural equation modeling (SEM) dengan teknik Analysis of Moment Structures (AMOS).  menggunakan analisis deskriptif dan inferensial, analisis faktor dan verifikasi model structural AMOS. Hasil penelitian menunjukan bahwa model persamaan structural yang menggambarkan pengaruh konsep diri, perhatian orang tua, motivasi berprestasi, dan hasil belajar fisika dapat diterima. Melalui model tersebut dapat disimpulkan bahwa: i) konsep diri dan perhatian orang tua tidak signifikan pengaruhnya terhadap hasil belajar fisika dan motivasi berprestasi peserta  didik kelas XI SMA di Kabupaten Dompu; dan ii) motivasi berprestasi berpengaruh langsung positif terhadap hasil belajar fisika fisika peserta didikkelas XI SMA di Kabupaten Dompu.

STUDI KONVERSI SATUAN UKURAN RUMAH TANGGA KE DALAM BERAT (GRAM ) PADA BEBERAPA JENIS MAKANAN TRADISIONAL HASIL OLAHAN MASYARAKAT BANJAR DI BANJARMASIN

Jurnal Skala Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.852 KB)

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk melengkapi informasi satuan  dari jenis makanan dalam  ukuran rumah tangga Adapun tujuan khususnya adalah                             1). Mengidentifikasi   makanan tradisional hasil olahan masyarakat Banjar dan satuan Ukuran Rumah Tangga yang telah  terdapat dalam Daftar ukuran rumah tangga                      2).Mengkonversi Ukuran Rumah Tangga  ke dalam satuan berat (gram) pada beberapa jenis pangan yang telah terdapat dalam Daftar Komposisi Bahan Makanan namun belum terdapat dalam Daftar Ukuran Rumah Tangga 3).Mengetahui ukuran fisik yang tepat (panjang, lebar, tebal, dan diameter) dari Ukuran Rumah Tangga  pada beberapa jenis pangan yang telah terdapat dalam Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM)  namun belum terdapat dalam Daftar Ukuran Rumah Tangga. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan Oktober 2013. Pengukuran dan peninbangan makanan tradisional Banjar yang diteliti dilakukan beberapa tempat pasar tradisonal, warung dan depot makanan. Data yang diiperoleh data primer dan sekunder data primer jenis ukuran makanan tradisional masakan banjar dan kudapan seperti soto Banjar, ketupat Kandangan, pundut nasi, putri selat, sari muka, cucur, laksa dan lain lain. Hasil identifikasi dari studi pustaka diperoleh data sekunder yang menunjukkan bahwa jumlah makanan tradisional; yang sudah teridentifikasi dalam DKBM hanya kurang dari 4.05 % dari 534 jenis pangan yang sudah terdaftar didalam DKBM menurut DKBM Terbitan Departemen Kesehatan dan DKBM terbitan Persagi dan hasil penelitian Handayani. Dan ukuran rumah tangga yang paling lazim digunakan untuk menyajikan dan mengukur makanan khas Banjar adalah piring, mangkok, sendok, gelas, potong, lebar, tebal, diameter,  bungkus dan ikat.  

Kajian Komposisi Fitoplankton Dan Hubungannya Dengan Lokasi Budidaya Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Di Perairan Sekotong, Nusa Tenggara Barat

Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.84 KB)

Abstract

Salah satu potensi perairan Indonesia adalah usaha budidaya tiram mutiara khususnya di wilayah perairan NTB. Jenis tiram mutiara yang umum dibudidayakan dari spesies Pinctada maxima. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha budidaya tiram mutiara salah satunya adalah pemilihan lokasi yang tepat. Lokasi yang baik harus memiliki kesuburan perairan yang baik dan didukung parameter fisik yang sesuai baku mutu untuk biota laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi fitoplankton (parameter biologi) dan melihat hubungannya dengan kualitas perairan di Sekotong, NTB serta mengkaitkannya dengan kondisi perairan Sekotong, NTB apakah baik dijadikan sebagai lokasi budidaya tiram mutiara dengan melihat tingkat produktifitas hasil panen kerang mutiara dari budidaya yang dilakukan di perairan Sekotong. Hasil penelitian menunjukkan perairan Sekotong, NTB memenuhi syarat sebagai lokasi yang baik untuk budidaya tiram mutiara dilihat dari parameter fisik-kimia perairan dan kesuburan perairan. Semua faktor acuan yang digunakan berada pada kisaran baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tiram mutiara.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA BERBASIS TIK

Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, No. 3 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.239 KB)

Abstract

This study aimed to describe and to analyze some of the factors that affect the interests of the civics education’s teacher in the use of media based on information and communication technology in learning process of all senior high school, Bandar Lampung. The method that used in this research was descriptive method. The sample in this study amounted to 35 people. The data collection technique used questionnaire, documentation, and interviews. The data analysis was done by using linear regression. The results showed that the attitude factor was the highest factor which affected civics teachers’ interest to use ICT media-based (68.57 %). It also followed by the facility factor (28.57 %), the age factor (8.57 %), and the social group factor (2.86%). Testing the level of statistical significance with T Linear regression models obtained the results that there was a significant positive influence of all factors on interest of Civics teachers in using ICT media-based. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi minat guru pendidikan kewarganegaraan dalam menggunakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di sekolah menengah atas negeri se-Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang. Pengumpulan data menggunakan tehnik angket, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan faktor sikap menjadi faktor yang paling tinggi (tertinggi) mempengaruhi minat guru PKn untuk menggunakan media berbasis TIK (68,57%), diikuti faktor fasilitas (28,57%), faktor usia (8,57%), faktor kelompok sosial (2,86%). Pengujian tingkat signifikansi dengan statistik T model regresi Linier diperoleh hasil ada pengaruh positif dan signifikan dari semua faktor terhadap minat guru PKn dalam menggunakan media berbasis TIK.Kata kunci: komunikasi, minat guru, pendidikan kewarganegaraan, teknologi  informasi.

PELATIHAN KEBHINEKAAN TERHADAP PELAJAR SISWA SMP DAN SMA BERSINERGI DENGAN GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAN KABUPATEN SORONG

Jurnal Abdimasa Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RINGKASAN   Pelatihan Kebhinkeaan Terhadap Pelajar SMP Dan SMA Bersinergi Dengan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathon Kabupaten Sorong betujuan untuk meningkatkan rasa kebhinekaan generasi muda di wilayah sorong yang kini mulai luntur di dalam masyarakat, sehingga dapat berdampak mempererat persatuan dan kesatuan bangsa yang semakin hari kian mengendur. Pelatihan ini akan diikuti oleh pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se kabuapten Sorong. Kegiatan ini bekerjasama dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di lingkup Majelis Dikdasmen PD. Muhammadiyak Kabupaten Sorong, selain itu kami juga bekerja sama dengan kwarti daerah gerakan kepanduan hizbul wathon kabupaten Sorong sebagai organisasi masyarakat yang dapat membantu proses pelatihan tersebut. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung selama 8 bulan terhintung mulai bulan maret hingga Oktober tahu 2018. Target Luaran dari kegiatan ini adalah dapat terbit dalam jurbal nasiobal ber ISSN/Prosisding Jurnal Nasional. Hasil Pengabdian dengan metode pembelajaran ini dapat meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara pada pelajar di kabupaten sorong. Melalui kegiatan dialog dan Pelatihan pendidikan wawasan kebangsaan bela negara sehigga berimplikasi positif pada pengamalan nilai- nilai kebangsaan dalam kejidupan sehari- hari

MEMBANGUN PULAU TANGGUH BENCANA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI PULAU ARAR PROVINSI PAPUA BARAT

Jurnal Abdimasa Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.884 KB)

Abstract

Program hibah ini bertujuan untuk membentuk relawankebencanaan yang siap siaga akan bencana, yang terdiri atas masyarakat atau pemuda di pulau Arar sehingga terbentuk pulau tangguh bencana. Hal tersebut perlu dilaksanakan, mengingat keadaan Pular Arar sudah semakin kritis akan pohon mangrove sebagai sumber pertahanan utama dari bahaya kebencanaan. Untuk mendukung kegiatan ini beberapa upaya dilakukan antara lain pembuatan peta kebencanaan, jalur evakuasi, pelatihan pelestarian pohon mangrove, serta pelatihan mitigasi bencana. Dalam hal ini adapun mitra yang bekerja sama dalam program hibah bina desa ini diantaranya Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Sorong), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA Propinsi Papua Barat), Badan SAR Nasional (BASARNAS Propinsi Papua Barat), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMCKabupaten Sorong). Untuk mendukung keberlanjutan program ini dan menjadikan masyarakat sadar akan bencana maka dibuatlah rencana kampung yang bertujuan agar apabila sewaktu-waktu terjadi bencana masyarakat ataupun aparat kampung bisa bertanggung jawab.

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LABORATORIUM VIRTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPA

Jurnal Abdimasa Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.092 KB)

Abstract

Laboratorium merupakan media penting pada pembelajaran IPA. Keterbatasan alat, bahan, sarana laboratorium IPA serta waktu guru mengakibatkan berkurangnya kegiatan praktikum IPA di sekolah. Laboratorium IPA virtual lab adalah bentuk laboratorium IPA yang mengembangkan percobaan/peraktikum IPA dalam bentuk sarana/media animasi komputer yang menyerupai praktikum dalam laboratorium. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan  memberi pengetahuan dan keterampilan mengembangkan dan aplikasi pengelolaan virtual lab IPA kepada kedua mitra kelompok guru IPA. Metode kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan dan pendampingan guru IPA mitra dalam mengembangkan media virtual lab IPA dan aplikasinya pada pembelajaran IPA. Kegiatan ini didukung dengan tersedianya sarana komputer di sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan 1) peserta guru sekolah mampu membuat penuntun praktikum IPA virtual lab (dilengkapi adobe flash), 4) dihasilkan media animasi virtual lab IPA SMP (adobe flash) yang dilengkapi Penuntun praktikum virtual lab IPA yang layak

Minimally invasive approach of panfacial fractures

Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 27, No 3 (2015): November
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.033 KB)

Abstract

Background. Panfacial fractures involves fractures of several bones of face. They are associated with malocclusion, dish face deformity, enopthalmos, diplopia, cerebrospinal fluid leak and soft tissue injuries. Purpose. The purpose of this paper is to present a case of minimizing surgical wound and morbidity. Case. A 40 year old female presented with severe maxillofacial injuries caused by motor vehicle collisions about 5 days prior to admission. The assessment of the patient is mild head injury, panfacial fractures, lacerated wound at face,  rupture of globe of occular sinistra. An open reduction and internal fixation  (ORIF) and enucleation of globe occular sinistra was performed.  Intraoral vestibular incision is made in the upper and lower vestibular region. Mucoperiosteal flap elevation of vestibular will exposure of the anterior maxilla and mandibular fractures. Intermaksilary fixation within 3 week and restore aesthetic with prosthesis fitting eyeball and denture. Discusion. The goal of  treatment of  panfacial fracture is to restore both the functions and pre-injury 3-dimensional facial contours. To achieve this goal two common  sequences of management of Panfacial fractures are proposed, “Bottom up and inside out” or “Top down and outside in”. Other sequences exist but there are variations of these two major approaches. Conclusion. A minimally invasive approach to  the fracture site is an alternative method  to manage panfacial fracture with a simple, effective and lower complication rate.