Articles

Found 26 Documents
Search

KONSEP PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TEOLOGI Fatah, Abdul; Taruna, Tukiman; Purnaweni, Hartuti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 11, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Lingkungan,Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.463 KB)

Abstract

ABSTRAKKonsep pengelolaan sampah berbasis teologi yang disebut dengan shodaqohsampah adalah modifikasi dari pengelolaan sampah berbasis 3 R (Reuse, Reduce, Recycle)dengan menambahkan unsur pendekatan teologi didalamnya. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui fenomena yang terjadi, serta mengidentifikasi permasalahan dalampengelolaan sampah berbasis teologi di Desa Potorono, Kabupaten Bantul, DaerahIstimewa Yogyakarta.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menekankanpada penafsiran pada fenomena yang muncul di masyarakat yang menjadi objek kemudiandianalisa dan diinterpretasikan. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisa penelitianini adalah fenomenologi. Pendekatan fenomenologi berusaha masuk dalam duniakonseptual subjek agar dapat memahami bagaimana dan apa makna yang disusun subjektersebut dalam kehidupan sehari-harinyaHasil dari penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, munculnya fenomenaperubahan paradigma dari masyarakat dari bershodaqoh sampah ke jual beli sampah.Manajemen pemilahan, penjualan, dan pelaporan berjalan cukup baik meskipun adakendala teknis dilapangan seperti tidak maksimalnya masyarakat dalam memanfaatkanwadah sak yang telah disediakan pangurus dan masih enggannya masyarakat untukmemilah sampah dari sumbernya, sehingga petugas pengambil sampah harus memilahulang karena sampah yang tercampur. Adanya kendala finansial dikarenakan masyarakatmulai bergeser paradigmanya dari menshodaqohkan sampah menuju jual beli sampah,mengakibatkan tersendatnya operasionalisasi shodaqoh sampah.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terdapat saran dan rekomendasisebagai berikut : Memberikan sentuhan teologis untuk memantapkan hati dalambershodaqoh sebagai wujud implementasi amal soleh yang diajarkan oleh agama semisaldengan meminta pengurus MLH (Majelis Lingkungan Hidup) Muhammadiyah untukmemberikan ceramah agama tentang manfaat dan pahala dari bershodaqoh salah satunyaadalah shodaqoh sampah. Perlu adanya komunikasi yang lebih intensif antara pengurusBMS (Bersih Menuju Sehat) dan masyarakat untuk memberikan pemahaman akan manfaatshodaqoh sampah untuk kemaslahatan bersama (masyarakat),Kata kunci : shodaqoh sampah, BMS (Bersih Menuju Sehat), MLH (Majelis Lingkungan Hidup)
STUDY KINERJA KOMODITAS KELAPA SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR Fatah, Abdul
AGRIFOR Vol 12, No 2 (2013): Oktober
Publisher : AGRIFOR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.101 KB)

Abstract

Oil palm development has been recognized in the province of East Kalimantan very rapidly in recent decades.  Although nationwide, Indonesia has been known as a the worlds largest producer of crude palm oil, but its productivity is still very low when compared to Malaysia.  By considering the availability of land and favorable climate, Indonesia remains a great opportunity to increase the productivity of oil palm.  Moreover, with the government policies continue to be improved (including vision 36:25), it is expected to accelerate the development of upstream and downstream sectors of the oil palm.  This study aims to determine the achievement level of productivity of oil palm in East Kalimantan Province and positioning these achievements at regional and national level.   Research carried out for about five months in the province of East Kalimantan.  This study is a combination of a literature review with observations directly to the field.  The data collected were analyzed descriptively, then compared the achievements of East Kalimantan against other provinces in Kalimantan and Sumetera, and look at the performance of East Kalimantan oil palm on national level.  The results revealed that the total area of oil palm plantations in East Kalimantan by July 2013 has reached 1,002,284 hectares, with a production of 6,538,743 tonnes of FFB and CPO 1,438,523 tons, as well as the productivity of 13.24 tonnes FFB/ha/year and CPO yield 21.70%.  Position of oil palm performance achievements of East Kalimantan province on Kalimantan regional level for the planting area still under the Central Kalimantan province and West Kalimantan.  For CPO yield performance still under West Kalimantan but above the South Kalimantan.  Compared to Sumetera, achievements palm plantation acreage is still below the three provinces, but already above the other seven provinces.  For CPO yield performance, still under the three provinces in Sumetera.  Position of oil palm acreage achievement on national level accounted for about 7.56% of the total area of oil palm plantations nationwide, but in term of performance for productivity is still far below the national vision.
PENERAPAN MANAJEMEN PEMASARAN UNTUK PEMBERDAYAAN PETAMBAK IKAN PAYUS DI GUNUNG ANYAR SURABAYA Fatah, Abdul
e-Jurnal Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : e-Jurnal Kewirausahaan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan merupakan salah satu hasil perikanan yang banyak dihasilkan di Indonesia dan merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat. Ikan mudah didapat dengan harga yang relatife murah sehingga dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Kandungan protein yang tinggi pada ikan dan kadar lemak yang rendah sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Akan tetapi ikan juga merupakan bahan makanan yang cepat mengalami proses pembusukan dikarenakan kadar air yang tinggi. Kadar air yang tinggi adalah kondisi yang memberikan kesempatan bagi perkembangbiakan bakteri secara cepat. Untuk itu dilakukan upaya bermacam-macam pengolahan ikan, misal: : ikan yang diawetkan, kerupuk, bakso dan abon ikan. Selama ini produk yang dihasilkan kedua mitra hanya krupuk ikan payus, untuk menghindari kejenuhan dari konsumen maka dilakukan inovasi produk, maka dilakukan pelatihan bagi mitra untuk diberikan ilmu dan penggunaan teknologi. Penelitian ini dilakukan pada kelompok petambak pengolahan krupuk ikan payus yang berada di Kelurahan Gununganyar Tambak kecamatan Gununganyar Surabaya Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut: 1. Memberikan pelatihan pengembangan produk dengan menggunakan alat potong yang menggunakan teknologi sehingga meningkatkan produk yang dihasilkan, 2.pelatihan pemasaran melakukan penggunaan IT dlm proses pemasaran dan penjualannya 3.memberikan pelatihan manajemen penataan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan agar dapat mengelola keuangan usaha dengan baik dan benar.   Keywords—Diversifikasi, Marketing strategy, Management Pemasaran
KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS VIRTUAL CLASS Sudiana, Ria; Fatah, Abdul; Khaerunnisa, Etika
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.379 KB)

Abstract

Media  pembelajaran  interaktif  banyak  dikembangkan  dan dapat  diakses  melalui  smartphone  akan  tetapi  belum  banyak  digunakan dosen dan mahasiswa, oleh karenanya perlu dikembangkan model perkuliahan yang melibatkan penggunaan Smartphone. Virtual Class pada e-learning merupakan lingkungan belajar online, dalam hal ini lingkungan yang dimaksud dapat berupa berbasis web, portal atau software. Seperti pada pembelajaran di dunia nyata, setiap peserta baik dosen   maupun mahasiswa  harus  memenuhi  aturan  yang  disepakati.  Salah  satu  strategi untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa dijurusan pendidikan matematika melalui pembelajaran Virtual Class. Oleh karenanya perlu dikembangkan pembelajaran yang dapat menunjang pembelajran konvensional dikelas. Tujuan penelitian ini adalah memberikan inovasi dengan proses pembelajaran berbasis Virtual Class untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Matemaatika Untirta. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan matematika yang mengambil matakuliah Riset Operasi yang diselenggarakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kesimpulan penelitian ini yaitu mahasiswa pada kelas yang menggunakan virtual class mempunyai kecenderungan lebih baik pada indikator inisiatif belajar , mendiagnosa kebutuhan belajar, memilih dan menerapkan strategi belajar, memonitor, mengatur dan mengontrol, memandang kesulitan sebagai tantangan, memanfaatkan dan mencari sumber yang relevan, mengevaluasi proses dan hasil belajar, self efficacy (konsep diri), namun masih lemah pada indikator menetapkan target dan tujuan belajar dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kata kunci: Smartphone,  Virtual  Class,  Kemandirian  Belajar.
REGIONAL LEGAL ASSISTANCE Fatah, Abdul
Rechtsidee Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Hukum Rechtsidee
Publisher : Faculty of Law, Muhammadiyah University of Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legal aid policy in the area carried out on several considerations including: Implementation of the authority given to the legal aid act, granting the guarantee and protection of access to justice and equality before the law in the area, equitable distribution of justice and increase public awareness and understanding of the law, and legal implications that accompanied the emergence of the right to legal counsel without pay and the right to choose the legal settlement.
TINJAUAN KEADAAN PADI SEBAGAI TANAMAN PANGAN UTAMA DI INDONESIA DAN DI KALIMANTAN TIMUR Fatah, Abdul
AGRIFOR Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TINJAUAN KEADAAN PADI SEBAGAI TANAMAN PANGAN UTAMA DI INDONESIA DAN DI KALIMANTAN TIMURState of The Art of Paddy as Staple Food in Indonesia and Situation in East KalimantanAbdul FatahSekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai TimurSamarinda ABSTRAKSwasembada beras pernah dicapai oleh Indonesia pada tahun 1984, namun sejak tahun tersebut produksi padi nasional tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan penduduk akibat tidak seimbangnya jumlah produksi padi dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Secara nasional,  produksi padi selama kurun waktu 40 tahun telah meningkat empat kali lipat, sejak dari delapan juta ton hingga 32 juta ton  melalui revolusi hijau. Kencederungan produksi padi juga meningkat belakangan ini, pada tahun 2008 kembali swasembada beras dicapai. Terlebih lagi, Indonesia yang selama ini dikenal sebagai inportir terbesar, telah didekati oleh sejumlah Negara yang berminat untuk menginpor beras dari Indonesia. Situasi di Kalimantan Timur sedikit berbeda dimana swasembada  beras selama ini belum pernah dicapai. Target pencapaian yang seringkali dicanangkan masih belum mampu diwujudkan. Dengan melihat berbagai kendala di lapangan, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan manakala swasembada ingin segera dicapai, diantaranya adalah memaksimalkan fungsi irigasi drainase serta penanganan pasca panen; memaksimalkan percepatan ekstensifikasi lahan sawah baru, dan meminimalkan alih fungsi lahan sawah produktif dari penggunaan lahan lainnya.Key words : Swasembada beras, Tanaman pangan, Kalimantan Timur.
Regional Legal Assistance Fatah, Abdul
Rechtsidee Vol 2, No 1 (2015): Rechtsidee
Publisher : Faculty of Law, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.558 KB)

Abstract

Legal aid policy in the area carried out on several considerations including: Implementation of the authority given to the legal aid act, granting the guarantee and protection of access to justice and equality before the law in the area, equitable distribution of justice and increase public awareness and understanding of the law, and legal implications that accompanied the emergence of the right to legal counsel without pay and the right to choose the legal settlement. How To Cite Fatah, A. (2015). Regional Legal Assistance. Rechtsidee, 2(1), 1-10. doi:http://dx.doi.org/10.21070/jihr.v2i1.7
OPEN-ENDED APPROACH: AN EFFORT IN CULTIVATING STUDENTS MATHEMATICAL CREATIVE THINKING ABILITY AND SELF-ESTEEM IN MATHEMATICS Fatah, Abdul; Suryadi, Didi; Sabandar, Jozua; Turmudi, Turmudi
Journal on Mathematics Education Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present study aims at examining the use of open-ended approach in cultivating senior high school students mathematical creative thinking ability (MCTA) and self-esteem (SE) in mathematics viewed from school category. The subjects of this research were the students grade XI at three schools; high, middle and low category in Kota Serang, Banten Province. In every school category, two classes were chosen; one class was the experimental group which was taught by open-ended approach, while another class was a control group which was taught by conventional way. This quasi-experimental research employed MCTA test and SE in mathematics scale as the instruments. In general, the research result shows that the MCTA improvement and SE level of the students who are taught by open-ended approach is better than those who are taught conventionally. The results of students MCTA and SE viewed from school category will be further discussed.Keywords: mathematical creative thinking ability, self-esteem, open-ended approach
GUGATAN WARGA NEGARA SEBAGAI MEKANISME PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA DAN HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA Fatah, Abdul
Yuridika Vol 28, No 3 (2013): Volume 28 No 3 September 2013
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the state law (rule of law) is to protect the rights and freedoms of human citizens to realize the general welfare, of the actions that an arbitrary ruler. It required strict regulation in order to protect citizens from becoming victims of arbitrariness state officials or authorities. A mechanism to protect the citizen right from abuse of power by government is through citizen lawsuit. However currently literature of citizen lawsuit is a weak in Indonesia, hence there should have been writing that discussion issues of citizen lawsuit from theory side. Keywords: Rule of law, Human Rights, Government
ANALISA SIMPANG BERSINYAL AKIBAT PEMBANGUNAN FLY OVER (AIR HITAM) KOTA SAMARINDA FATAH, ABDUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan adalah bagian terpenting dari sistem jaringan jalan, yangsecara umum kapasitas persimpangan dapat dikontrol dengan mengendalikanvolume lalu lintas dalam sistem jaringan tersebut. Pada prinsipnya persimpanganadalah pertemuan dua atau lebih jaringan jalan.Fly Over (jalan layang) adalah jalan yang dibangun tidak sebidangmelayang untuk menghindari daerah/kawasan yang selalu menghadapipermasalahan kemacetan lalu lintas, melewati persilangan kereta api untukmeningkatkan keselamatan lalu lintas dan efisiensi, mengatasi hambatan karenakonflik dipersimpangan, melalui kawasan kumuh yang sulit ataupun melaluikawasan rawa-rawa.Ruas simpang Air Hitam merupakan salah satu persimpangan jalan diKota Samarinda yang berupa simpang bersinyal. Simpang tersebut merupakantitik pertemuan antara daerah pemukiman dengan daerah pertokoan danperkantoran di Samarinda.Metode pengambilan data dilakukan dengan cara survey volume lalulintas dan data geometrik jalan langsung dilapangan, sedangkan metode analisaperhitungan dengan menggunakan standar pedoman Manual Kapasitas JalanIndonesia (MKJI) Tahun 1997 oleh Departemen Pekerjaan Umum, DirektoratJenderal Bina Marga.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, dari hasil kinerjapersimpangan saat ini didapatkan volume lalu lintas (Q) sebesar 1153 smp/jam,dan hasil analisa persimpangan setelah dibangun fly over (jalan lyang)didapatkan sekitar 32% kendaraan melewati fly over (jalan layang) sedangkan68% kendaraan lainnya melewati persimpangan Air Hitam. Dari hasil analisiskinerja simpang Air Hitam dalam kondisi sekarang, memang layak dibangun flyover (jalan layang) untuk mengurangi kemacetan yang sering dihadapi pada jamjamsibuk.