Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Seni ITS

Gaya Art Deco Pada Revitalisasi Stasiun Selatan Bandung Pradipta, Priska Paramita; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.228 KB)

Abstract

Stasiun – stasiun lama yang ada di Indonesia merupakan bangunan peninggalan  Belanda yang menyimpan nilai sejarah. Setiap stasiun memiliki ciri khasnya sendiri. Stasiun Bandung, khususnya Stasiun Selatan Bandung memiliki kekhasan gaya art deco. Art deco merupakan gaya yang berkembang di era modern, dan  banyak digunakan untuk seni dekorasi. Perancangann revitalisasi bangunan kolonial dilakukan dengan mempertahankan ciri khas yang menjadikannya bangunan cagar budaya dan mengembangkan karakter art deco pada bangunan baru. Bagian bangunan yang dipertahankan adalah bangunan hall utama dengan kaca patri yang dominan pada fasad bangunan. Sedangkan untuk desain fasad bangunan baru mengacu pada ciri gaya art deco. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan teknologi saat ini.
Jakarta Multipurpose Sports Arena Hadi, Mahfuz; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.752 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34360

Abstract

Fenomena tumbuhnya kompetisi e-sports dalam lingkup global sudah sampai di Indonesia. E-sports merupakan olahraga elektronik yang membutuhkan alat – alat elektronik seperti Personal Computer sebagai medianya. Tumbuhnya kompetisi olahraga semacam ini menimbulkan kebutuhan akan wahana berkompetisi. Bukan tidak mungkin jenis – jenis kegiatan lainnya akan muncul di masa yang akan datang. Dengan menggunakan data dari cabang olahraga yang sudah ada, pembangunan gedung arena harus dapat menampung kegiatan yang spesifikasinya belum diketahui pada hari ini. Dengan memprediksi tipologi – tipologi bangunan yang akan ada, penggunaan sebuah metode performance form dapat dibentuk sebuah bangunan arena yang mampu menampung bermacam kegiatan yang berbeda kebutuhannya. Rancangan ini bertujuan untuk menciptakan bangunan sebagai aksen terhadap lingkungan sekitar, tujuan lainnya adalah menghadirkan konsep bangunan multiguna yang tidak dimiliki oleh bangunan sekitarnya.
Kompleks Masjid Penampung Balita Terlantar Andini, Vashti; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.572 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25959

Abstract

Penelantaran balita memberi dampak besar pada pertumbuhan dan perkembangan saat dewasa kelak. Diantara berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, Gresik memiliki jumlah kasus balita terlantar terbanyak. Hal ini diperburuk dengan area penyebaran balita terlantar yang tidak merata dan sulit terlacak. Oleh sebab itu, desain difokuskan pada area perkampungan di Gresik untuk mendekatkan solusi rancang terhadap subjek penelitian. Di sisi lain, terdapat dampak signifikan dari fasilitas umum sebagai arena pertumbuhan watak dan perilaku balita terlantar. Diantara fasilitas umum lingkungan, masjid memiliki potensi besar dalam menumbuhkan moral dan perilaku positif mereka. Dengan demikian, tujuan penulisan ini adalah memberdayakan masjid sebagai kompleks penampungan balita terlantar di area perkampungan Gresik. Teknik pengumpulan data berupa hasil observasi dan kajian literatur terkait balita terlantar dan potensi lingkungan. Data dianalisis melalui pendekatan arsitektur perilaku dengan konsep utama berupa “Lingkungan Terapi Terpadu”. Metode desain yang digunakan ialah teori kontekstualime milik Kari Jormakka. Kajian lokasi didasarkan pada teori Site Analysis milik Edward T. White. Adapun hasil rancangan berupa desain pemberdayaan masjid sebagai kompleks penampungan berkonsep terapi terpadu bagi balita terlantar dalam kampung di Gresik.
Tempat Penitipan Anak Bernuansa Alam dengan Pendekatan Architecture and Human Sense Riandhini, Dwita Hapsarie; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.464 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26108

Abstract

Proses tumbuh kembang seorang anak membutuhkan pemantauan dan perhatian, baik segi fisik maupun mental. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan baik dan benar. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, banyak orang tua yang memiliki aktivitas yang padat sehingga mengakibatkan minimnya waktu yang dimiliki dan tidak dapat mengasuh anaknya sepanjang hari. Tempat penitipan anak bernuansa alam merupakan sarana alternatif yang menyediakan jasa pengasuhan, perawatan dan pendidikan dengan menggunakan alam sebagai media yang membantu tumbuh kembang anak melalui pengalaman langsung dengan lingkungan sekitar. Sarana ini diharapkan dapat mewadahi dan menyesuaikan dengan kecenderungan proses perkembangan dan pertumbuhan anak, dimana anak-anak cenderung akan menggunakan panca indera (sense) mereka untuk mempelajari sesuatu yang baru. Apa yang mereka pahami akan berdasarkan pada pengalaman dan informasi yang mereka miliki. Oleh karena itu pengawasan yang lebih sangat dibutuhkan akan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat tumbuh dengan baik dan tepat.
Penerapan Arsitektur Ekologis pada Bangunan Resort Tepi Pantai Karimunjawa Fadhilah, Kurniawati; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.317 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.32761

Abstract

Kepulauan Karimunjawa merupakan salah satu kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Jepara. Pariwisata di Kepulauan Karimunjawa mempunyai prospek yang baik dan masih dapat dikembangkan secara lebih optimal. Objek wisata yang beragam menjadi salah satu potensi dalam sektor pariwisata di Kepulauan Karimunjawa sehingga tergolong sebagai daya tarik dalam menghasilkan devisa negara. Keindahan yang menakjubkan dari pulau-pulau dan pantai-pantai yang terdapat di Karimunjawa diprediksi akan semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain objek wisata yang beragam, Kepulauan Karimunjawa menawarkan keindahan alam salah satu diantaranya adalah Terumbu Karang. Pengembangan potensi daya guna lahan yang ada saat ini belum maksimal, hal ini terkait dengan belum terpenuhinya fasilitas akomodasi bagi wisatawan. Namun seiring meningkatnya kegiatan pariwisata dengan aktivitas yang tidak bertanggung jawab akan kelestarian lingkungan, secara langsung dapat memberi dampak buruk terhadap kerusakan terumbu karang.Pendekatan desain pada resort adalah arsitektur biomorfik yang mengambil ide-ide bentukan dari makhluk hidup di alam yang kemudian diterapkan pada rencana tapak. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai resort, tipe dan syarat hotel, sejarah dan perkembangan hotel, pedoman perencanaan hotel resort dan tinjauan arsitektur biomorfik. Berdasarkan keseluruhan aspek-aspek tersebut dapat saling mempengaruhi dalam menghasilkan perancangan resort dengan konsep arsitektur ekologis. Konsep Ekologis diwujudkan dengan perancangan resort yang memperhatikan lingkungan, melalui pola tatanan massa bangunan, konsep penghawaan dan pencahayaan bangunan, pemilihan material yang ekologis serta sistem sanitasi pada resort. Resort difasilitasi dengan laboratorium terumbu karang sebagai sarana penelitian bagi para peneliti dan pecinta alam.
Penerapan Vertical Harvesting dan Rainwater Harvesting Pada Apartemen Untuk Mengurangi Fenomena Urban Heat Island di Jakarta Andini, Farizan Putri; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.974 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.32811

Abstract

Kota Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia dengan luas sekitar 661, 52 km². Sehingga sampai saat ini, Jakarta sangat marak akan urbanisasi yang menyebabkan masalah kepadatan penduduk. Dengan letaknya yang berada di daerah tropis serta memiliki angka kepadatan penduduk yang tinggi terciptalah masalah yang serius yaitu urban heat island (UHI). Salah satu penyebab terjadinya urban heat island ini adalah berkurangnya lahan hijau yang dijadikan bangunan yang dapat meningkatkan temperatur perkotaan karena tuntutan bertambanya penduduk di Jakarta, khususnya kawasan Kelapa Gading. Sehingga, pada artikel ini akan dibahas mengenai perancangan apartemen dengan pendekatan biophilic yang ramah lingkungan agar tercipta keterkaitan antara alam, manusia dan bangunan itu sendiri, serta dapat memberikan jawaban dalam mengurangi tingginya temperatur (fenomena urban heat island) pada pusat perkantoran dan daerah perumahan di kota Jakarta.Selain dapat mengurangi fenomena urban heat island, sebagaimana konsep dari perancangan apartemen tersebut yaitu sebagai hutan Jakarta, rancangan juga berguna untuk mengurangi beban kebutuhan air, menghasilkan pangan, sebagai tempat tinggal untuk berlindung (papan) dan sumber penghidupan lainnya bagi penghuni. Sehingga, untuk memenuhi konsep tersebut, apartemen dengan ketinggian ±20 lantai ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang meningkatkan kualitas lingkungan. Beberapa diantaranya seperti, balkon yang tersebar di fasad bangunan sebagai media penanaman pohon-pohon penghasil O2, organic market untuk distribusi sumber pangan, ruang terbuka hijau yang cukup luas untuk menyerap dan menampung air hujan, dsb.
Perancangan Permukiman pada Lahan Terbatas Fresiani, Anggun; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.453 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.33298

Abstract

Kota yang inklusif merupakan kota dengan segala macam yang ada di dalamnya dapat dijangkau dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut menjadi penting karena fasilitas kota seharusnya dapat dirasakan oleh segala golongan. Namun faktanya, mengenai inklusifitas masih harus diciptakan di banyak bidang, salah satunya mengenai permukiman yang berada di bantaran rel kereta api Sidotopo. Penelitian yang merupakan bagian dari penyelesaian masalah ini mengacu pada tujuan SGDs nomor 11 yang mengusung tentang kota dan hunian inklusif. Masalah yang muncul utamanya mengenai lahan terbatas, privasi, kebutuhan ruang dan pemenuhan lingkungan sehat. Di dalamnya, terdapat lima tahapan design framework [1] dengan menggunakan pendekatan perilaku. Pattern-based design method digunakan sebagai alat eksplorasi desain untuk mencapai efektivitas dalam penerapan pada hunian dan lingkungan yang inklusif. Tujuan dari perancangan ini yaitu untuk mewujudkan permukiman inklusif yang dapat mewadahi fasilitas dan kebutuhan, baik ruang maupun fisik pada lahan terbatas untuk kalangan masyarakat yang tidak dapat menjangkau secara individu. Dengan masalah dan tujuan tersebut, penyelesaian yang dihasilkan yaitu terpenuhinya standar fasilitas lingkungan hunian dengan efisiensinya; terakomodasinya program aktivitas pada ruang hunian, dengan terbentuknya empat tipe hunian yang ukuran luasannya berbeda pada setiap tipe.
Taman Vokasi : Pendidikan Tenaga Kerja dengan Konsep Dampak Lingkungan Hamanda, Poppy Reza; Faqih, Muhammad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.318 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26508

Abstract

Indonesia di tahun 2016 telah memasuki area MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang berpengaruh pada persaingan tenaga kerja. Namun, disisi lain  masyarakat Indonesia sebagian besar belum siap untuk menghadapi MEA dikarenakan banyaknya penduduk Indonesia, tidak memiliki pekerjaan terutama di usia produktif yang dikarenakan kurang adanya keterampilan dalam diri, budaya pilih-pilih pekerjaan, dan lain sebagainya yang mengakibatkan kurang adanya percaya diri. Menurut Badan Pusat Statistik Kota Surabaya, menyebutkan bahwa masih banyaknya tingkat pengangguran yang menyebabkan berbagai dampak negatif, seperti kriminalitas, kejahatan, dan pergaulan bebas yang sebagian besar dilakukan oleh remaja hingga dewasa. Oleh karena itu, penulis mendukung adanya usaha dari pemerintah, yaitu  dengan adanya pusat pelatihan kerja di kota Surabaya dan adanya daya dukung untuk mengurangi tekanan yang dimiliki oleh seorang penganggur, melalui segi arsitektural yaitu dengan menggunakan dukungan taman yang dapat mempengaruhi psikologis seseorang. Arsitektur berwawasan perilaku dengan pendekatan  psikologis dan konsep dampak lingkungan, diharapkan dapat membantu untuk mengurangi bahkan menyelesaikan masalah yang ada dengan menggunakan metode penyelesaian masalah lingkungan yang menganalisis berbagai aspek yang mengacu pada masalah tersebut.