Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Industrial Engineering Online Journal

REDUKSI WASTE UNTUK MEMINIMASI MANUFACTURING CYCLE TIME MELALUI PERANCANGAN KESEIMBANGAN LINTASAN DAN STASIUN KERJA (Studi Kasus PT.Inti Sukses Garmindo) Pane, Jeffry; Fanani, Zainal; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Industrial Engineering Online Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Inti Sukses Garmindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang garment memproduksi berbagai macam jenis pakainan baik celana maupun baju dengan pangsa pasar dalam negeri dan luar negeri. Fokus penelitian ini adalah produksi celana.     Agar dapat bersaing dengan perusahaan  garment lainnya , perusahaan harus  meningkatkan produktivitasnya  untuk dapat memenuhi permintaan konsumen  tepat waktu. Saat ini masih terdapat banyaknya pemborosan  yang terjadi pada lantai produksi yang berpotensi memperpanjang manufacturing cycle time (MCT) yang bermuara kepada penurunan kapasitas produksi perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengurangi pemborosan-pemborosan tersebut. Penelitian ini difokuskan pada departemen sewing karena merupakan departemen yang memiliki produktivitas paling rendah. Dengan menggunakan pendekatan lean yaitu process activity mapping (APM) teridentifikasi empat jenis waste yang memiliki bobot persentase terbesar yang diyakini sebagai pemicu rendahnya produktivitas. Yaitu waiting waste sebanyak 42,47%, transportation 33,38%,  underutilize people 12,73 %, dan unnecessary motion 11,43 %. Usulan perbaikan transportation waste dan unnecessary motion melalui perancangan ulang layout dan desain ulang meja mesin jahit diharapkan mampu mereduksi MCT sebesar 362 detik. Sementara usulan untuk perbaikan waiting waste menggunakan metode line balancing, metode yang terpilih adalah metode helgeson dan bernie. Perancangan ulang keseimbangan lintasan dengan metode ini mampu mereduksi waiting waste menjadi 410 detik dari yang semula1191 detik. Sehingga mereduksi MCT menjadi 1768 detik dari semula 2650 detik. Penurunan MCT ini diprediksi mampu meningkatkan kapasitas produksi menjadi 776 celana/hari dari semula hanya 540 celana/hari.
Analisis Pengaruh Pengaturan Strap Gitar dan Tempo/beat TerhadapTingkat Konsumsi Energi dan Tingkat Kesalahan Bermain Rhythm Gitar Pada Pemain Gitar Dengan Metode Pengukuran Kerja fisiologi Abibowo, Adika; Fanani, Zainal
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Industrial Engineering Online Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain gitar pada kondisi-kondisi tertentu dapat mengakibatkan kelelahan fisik yang tanpa disadari membutuhkan konsumsi energi yang besar. Kelelahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pengaturan strap gitar dan beat/tempo. Hal tersebut yang membuat kelelahan terjadi bahkan terkadang timbul kecenderungan melakukan kesalahan saat memainkan gitar. Perhitungan konsumsi energi dan %CVL dilakukan menggunakan metode pengukuran beban kerja fisiologi dengan pengambilan data denyut nadi pada saat responden memainkan gitar dan dikenai dua variabel perlakuan yaitu pengaturan strap dan tempo. Pengaturan strap terdiri dari pengaturan strap tinggi, strap sedang, dan strap normal. Tempo terdiri dari tempo lambat (80bpm), tempo sedang (160bpm), dan tempo cepat (220bpm). Keduanya dikombinasikan menjadi 9 perlakuan. Data yang diambil saat penelitian berupa Denyut Nadi Istirahat (DNI), Denyut Nadi Kerja (DNK), keluhan responden, dan banyaknya kesalahan yang dibuat akibat kombinasiperlakuan tersebut. Secara umum dapat disimpulkan pada aspek konsumsi energi, secara umum variabel pengaturan strap dan tempo mempengaruhi konsumsi energi secara signifikan. Pada aspek %cardiovascular Load, secara umum variabel pengaturan strap dan tempo mempengaruhi %CVL secara signifikan. Pada aspek perhitungan kesalahan bermain gitar, secara keseluruhan jumlah kesalahan terbanyak terjadi pada perlakuan pengaturan strap rendah, sedangkan jumlah kesalahan terkecil terjadi pada perlakuan pengaturan strap sedang. Secara umum variabel pengaturan strap dan tempo mempengaruhi jumlah kesalahan secara signifikan