Articles

Rekonstruksi Paradigma Zakat: Sebuah Ikhtiar untuk Pemberdayaan Mustahiq Fakhruddin, Fakhruddin
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 6 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3906.849 KB)

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang mempunyai peranan sangat besar dalam peningkatan kualitas kehidupan umat Islam. Hal ini disebabkan karena zakat merupakan ibadah yang tidak hanya bersifat vertikal (hablun min Allah), namun juga bersifat horizontal (hablun min al-nas). Dengan sifatnya yang vertikal, zakat bisa meningkatkan kualitas keimanan, membersihkan, dan mensucikan jiwa seorang muslim. Sedangkan dengan sifat horizontalnya, zakat bisa membantu seseorang yang sangat membutuhkan untuk mencukupi kehidupannya secara layak. Oleh karena itu, maka zakat mempunyai peluang yang sangat besar dalam mengentaskan kemiskinan. Namun demikian, peluang yang sangat besar ini masih dalam ?catatan? dan belum bisa diwujudkan dalam kehidupan umat Islam. Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah umat Islam yang termasuk dalam golongan fakir miskin, bahkan negara-negara yang termasuk dalam negara dunia ketiga, mayoritas adalah negara-negara muslim. Oleh karena itu perlu dilakukan rekonstruksi atas paradigma zakat yang selama ini difahami oleh umat Islam, baik dari segi kedudukan, obyek, mustahiq, dan model pendistribusiannya termasuk pengelolaannya.
PEMBENTUKAN, PERKEMBANGAN DAN PEMBAHARUAN HUKUM ISLAM DALAM TINJAUAN ORIENTALIS Fakhruddin, Fakhruddin
De Jure: Jurnal Hukum dan Syariah Vol 1, No 1: Juni 2009
Publisher : Fakultas Syariah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.039 KB)

Abstract

The development of Islamic law from its inception to its maturity has drawn a lot of attentions from some well known figures within Western scholars. Great names, such as Goldziher, Schacht, and Anderson, are among those who contribute the discourses on Islamic law in classical and modern period. While the first two scholars focus their research on Islamic law in the early phase of its development, the last one direct his study on its development in the modern period. The role of Quran and Sunnah on the development of Islamic law is under critical analysis of the Goldziher and Schacht, while the reform of it becomes the center of Anderson’s study.Perkembangan hukum Islam mengundang perhatian para tokoh pemikiran barat seperti Ignaz Goldziher, Schacht and Anderson. Mereka adalah tokoh-tokoh yang berkontribusi terhadap kajian-kajian hukum Islam pada periode klasik dan modern. sementara Goldziher dan schacth memfokuskan penelitian mereka pada hukum Islam pada fase awal perkembangannya, Anderson fokus pada hukum Islam periode modern. Peran al-Quran dan Sunnah terhadap perkembangan hukum Islam menjadi bahasan utama dari analisa kritis Goldziher dan Schacht sedangkan pembaharuan hukum Islam menjadi kajian Utama dari Anderson.Keywords: Orientalis, Pembaharuan, Hukum Islam
REKONSTRUKSI PARADIGMA ZAKAT: SEBUAH IKHTIAR UNTUK PEMBERDAYAAN MUSTAHIQ Fakhruddin, Fakhruddin
Al-Manahij Vol 6, No 2 (2012): Transformasi Filsafat dalam Penerapan Syariat Islam
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3906.849 KB)

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang mempunyai peranan sangat besar dalam peningkatan kualitas kehidupan umat Islam. Hal ini disebabkan karena zakat merupakan ibadah yang tidak hanya bersifat vertikal (hablun min Allah), namun juga bersifat horizontal (hablun min al-nas). Dengan sifatnya yang vertikal, zakat bisa meningkatkan kualitas keimanan, membersihkan, dan mensucikan jiwa seorang muslim. Sedangkan dengan sifat horizontalnya, zakat bisa membantu seseorang yang sangat membutuhkan untuk mencukupi kehidupannya secara layak. Oleh karena itu, maka zakat mempunyai peluang yang sangat besar dalam mengentaskan kemiskinan. Namun demikian, peluang yang sangat besar ini masih dalam “catatan” dan belum bisa diwujudkan dalam kehidupan umat Islam. Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah umat Islam yang termasuk dalam golongan fakir miskin, bahkan negara-negara yang termasuk dalam negara dunia ketiga, mayoritas adalah negara-negara muslim. Oleh karena itu perlu dilakukan rekonstruksi atas paradigma zakat yang selama ini difahami oleh umat Islam, baik dari segi kedudukan, obyek, mustahiq, dan model pendistribusiannya termasuk pengelolaannya.
MEMBUMIKAN ZAKAT: DARI TAABBUDI MENUJU TAAQQULI Fakhruddin, Fakhruddin
JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah JURISDICTIE (Vol 2 No 1
Publisher : Fakultas Syariah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.002 KB)

Abstract

AbstrakZakat is worship maliyah ijtimaiyyah. This means that in addition to a religious charity that is vertical (habl min Allah), as well as horizontal (habl min al-nas). As a worship that is vertical, including worship mahdhah charity that does not receive a “discussion” (gair qobil li al-niqas). Therefore, the consequences will lose their elan vital charity and experiencing stagnant, despite the fact that charity has a very big opportunity in improving the welfare of Muslims, especially the poor. Seeing a huge opportunity zakat, the alms should not only be placed in positions that are ta’abbudi mahdhah worship only, but also put in a position that is ta’aqquli muamalah. With zakat placed on ta’aqquli position, then the development and utilization of zakat will be conducted in accordance with the circumstances and conditions so that truly righteous era wa li kulli eat, either in relation to expensive al-zakah/wi ‘a al-zakah (object subject zakat), mustahiq al-zakah (the person entitled to receive zakat), and the pattern of distribution of zakat.  Zakat adalah ibadah maliyah ijtimaiyyah. Artinya bahwa zakat disamping merupakan ibadah yang bersifat vertikal (habl min Allah), juga bersifat horizontal (habl min al-nas). Sebagai ibadah yang bersifat vertikal, zakat termasuk ibadah mahdhah yang tidak menerima “diskusi” (gair qobil li al-niqas). Oleh karena itu, maka konsekuensinya zakat akan kehilangan elan vitalnya dan mengalami stagnan, meskipun sebenarnya zakat mempunyai peluang yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam, terutama fakir miskin. Melihat peluang zakat yang sangat besar tersebut, maka zakat mestinya tidak hanya ditempatkan pada posisi ibadah mahdhah  yang bersifat ta’abbudi semata, akan tetapi diletakkan juga pada posisi muamalah yang bersifat ta’aqquli. Dengan ditempatkannya zakat pada posisi ta’aqquli, maka pengembangan dan pendayagunaan zakat akan bisa dilaksanakan sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga betul-betul shalih li kulli zaman wa makan, baik menyangkut mahal al-zakah/wi’a al-zakah (obyek yang dikenai zakat), mustahiq  al-zakah (orang yang berhak menerima zakat), maupun pola distribusi zakat.Kata Kunci: zakat, ta’abbudi, ta’aqquli
MEMBUMIKAN ZAKAT: DARI TAABBUDI MENUJU TAAQQULI Fakhruddin, Fakhruddin
JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah JURISDICTIE (Vol 1 No 2
Publisher : Fakultas Syariah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.262 KB)

Abstract

AbstrakZakat is worship maliyah ijtimaiyyah. This means that in addition to a religious charity that is vertical (habl min Allah), as well as horizontal (habl min al-nas). As a worship that is vertical, including worship mahdhah charity that does not receive a “discussion” (gair qobil li al-niqas). Therefore, the consequences will lose their elan vital charity and experiencing stagnant, despite the fact that charity has a very big opportunity in improving the welfare of Muslims, especially the poor. Seeing a huge opportunity zakat, the alms should not only be placed in positions that are ta’abbudi mahdhah worship only, but also put in a position that is ta’aqquli muamalah. With zakat placed on ta’aqquli position, then the development and utilization of zakat will be conducted in accordance with the circumstances and conditions so that truly righteous era wa li kulli eat, either in relation to expensive al-zakah/wi ‘a al-zakah (object subject zakat), mustahiq al-zakah (the person entitled to receive zakat), and the pattern of distribution of zakat.  Zakat adalah ibadah maliyah ijtimaiyyah. Artinya bahwa zakat disamping merupakan ibadah yang bersifat vertikal (habl min Allah), juga bersifat horizontal (habl min al-nas). Sebagai ibadah yang bersifat vertikal, zakat termasuk ibadah mahdhah yang tidak menerima “diskusi” (gair qobil li al-niqas). Oleh karena itu, maka konsekuensinya zakat akan kehilangan elan vitalnya dan mengalami stagnan, meskipun sebenarnya zakat mempunyai peluang yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam, terutama fakir miskin. Melihat peluang zakat yang sangat besar tersebut, maka zakat mestinya tidak hanya ditempatkan pada posisi ibadah mahdhah  yang bersifat ta’abbudi semata, akan tetapi diletakkan juga pada posisi muamalah yang bersifat ta’aqquli. Dengan ditempatkannya zakat pada posisi ta’aqquli, maka pengembangan dan pendayagunaan zakat akan bisa dilaksanakan sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga betul-betul shalih li kulli zaman wa makan, baik menyangkut mahal al-zakah/wi’a al-zakah (obyek yang dikenai zakat), mustahiq  al-zakah (orang yang berhak menerima zakat), maupun pola distribusi zakat.Kata Kunci: zakat, ta’abbudi, ta’aqquli
UJI KEPRAKTISAN ALAT EKSPERIMEN KINEMATIKA GERAK LURUS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA FISIKA SMP Mangamar, Sutan; Fakhruddin, Fakhruddin; Sudrajad, Hendar
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 1 JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: this study aims to test the practicality of the device straight motion kinematics experiment as a medium of learning science in junior high school, resulting in a practical device is used as the medium of instruction. The object of this research is a straight motion kinematics experiment consisting of experimental tools and books guides experiments. data collection is done by giving the now practicality to teachers and students, which consists of 3 science teachers and 20 Junior High School students. The data analyzed are descriptive to determine the value of the experiment device of practicality. The results of the analysis of the data obtained are, the assessment of practicality of experimental instruments of straight motion kinematics and experiment manuals are in the high and very high categories. Based on the analysis of the data it can be concluded that the device straight motion kinematics experiment consisting of tools and guidebooks wants a practical and feasible has been used as a medium of learning science of junior high school.Key Words: Practicality, straight motion kinematics, device experiment
PENGARUH KESIAPAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PROGRAM PAKET C Umam, Khalif Ashhabul; Fakhruddin, Fakhruddin
Journal of Nonformal Education Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Non-formal Education Program, Postgraduate Campus UNNES Kelud Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman latar belakang dari peserta didik program paket C PKBM Sunan Drajat yang berbeda-beda membuat kesiapan belajar dan hasil belajar masing-masing peserta didik menjadi lebih variatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan dan hasil belajar peserta didik, serta untuk mengetahui pengaruh kesiapan belajar terhadap hasil belajar peserta didik program paket C Di PKBM Sunan Drajat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 67 peserta didik yang terdiri dari 35 peserta didik kelas XI dan 32 peserta didik kelas XII. Berdasarkan analisis deskriptif persentase diperoleh data secara keseluruhan kesiapan belajar peserta didik berada pada kualifikasi tinggi dengan jumlah persentase 67,16 % peserta didik di atas rata-rata. Pada variabel hasil belajar juga diperoleh hasil yang sama dengan persentase 68,66 % peserta didik berada pada kualifikasi di atas rata-rata. Pada analisis regresi sederhana diperoleh hasil yaitu skor = 45,247 lebih besar dari  = 3,99 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nol ( ) ditolak dengan kata lain ada pengaruh kesiapan belajar terhadap hasil belajar. Sedangkan pada tabel R square diperoleh skor 0,410 yang artinya besaran pengaruh kesiapan belajar peserta didik terhadap hasil belajar adalah sebesar 41,00 %. The diversity of backgrounds of students program package C PKBM Sunan Drajat different makes learning readiness and learning outcomes of each student become more varied. The purpose of this study was to determine the level of readiness and learning outcomes of students, as well as to determine the effect of learning readiness to the learning outcomes of students program package C PKBM Sunan Drajat. This study used quantitative descriptive method with a sample of 67 students consisting of 35 students of class XI and XII grade 32 students. Based on the descriptive analysis of the data obtained by the percentage of the overall readiness of learners are at high qualification on the percentage of 67,16% of students above average. In learning outcome variables were also obtained similar results with the percentage of 68,66% of students are at the qualifications above average. In simple regression analysis obtained result is a score = 45,247 is greater than = 3, 99 at a significance level of 0,05. So that the nol hypothesis ( ) rejected. While the R square table obtained scores 0.410, which means the amount of influence the readiness of learners on learning outcomes is equal to 41.00%.
MOTIVASI WARGA BELAJAR DALAM MENGIKUTI PENDIDIKAN KESETARAAN PROGRAM KELOMPOK BELAJAR PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TUNAS BANGSA BREBES Senjawati, Riski Arum; Fakhruddin, Fakhruddin
Journal of Nonformal Education Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Non-formal Education Program, Postgraduate Campus UNNES Kelud Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi warga belajar adalah dorongan yang terdapat pada warga belajar baik kondisi fisik dan psikologis untuk mencapai tujuan tanpa memandang batas usia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan motivasi warga belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi warga belajar dalam mengikuti pendidikan kesetaraan program paket C di PKBM Tunas bangsa Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di PKBM Tunas Bangsa Brebes. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumetasi. Subjek penelitian 4 warga belajar paket C, 1 tutor paket C, 1 pengelola PKBM dan 1 tokoh masyarakat. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Metode analisis data melaui reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan keaktifan, kehadiran,  kesiapan warga belajar serta semanagat  dalam mengikuti paket C masih rendah, sarana prasarana yang memadai belum maksimal. Warga belajar mengikuti paket  C dengan harapan memperoleh ijazah setara SMA/MA sebagai persyaratan pekerjaan, serta pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Faktor internal yang mempengaruhi motivasi warga  belajar yaitu kondisi  jasmani dan rohani sedangkan faktor eksternal yaitu lingkungan sosial, latar belakang keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan ekonomi.Motivation people learn is the urge residents who are on the learners both physical and psychological conditions to achieve goals regardless of the age limit. The purpose of this study to describe the motivations of learning and the factors that affect learners in following equality education program package C in PKBM Tunas bangsa Brebes. This study used a qualitative descriptive approach. Locations of research in PKBM Tunas Bangsa Brebes. Data collection through interviews, observation , and Documentation. 4 research subjects residents to learn the package C, 1 tutor package C , 1 and 1 manager CLC community leaders . The validity of the data using triangulation source . Methods of data analysis through data reduction , data display , and data verification . The results of this study demonstrate the activity, presence, readiness to learn and semanagat citizens to follow the package C is low, adequate infrastructure is not maximized. Residents learn to follow the package C in the hope of obtaining the equivalent high school diploma/ MA as a condition of employment, and education to a higher level. Internal factors which influence the motivations of learning that physical and spiritual conditions while external factors, namely the social environment, family background, parental education, and economics.
MODEL SUPERVISI DALAM MEMBINA KETERAMPILAN MENULIS GURU UNTUK PUBIKASI ILMIAH Sagendra, Berti; Fakhruddin, Fakhruddin; Thomas, Partono
Educational Management Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya publikasi ilmiah yang dilakukan guru memerlukan penanganan yang cukup serius dari pengawas. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsi dan menganalisis model pembinaan yang selama ini dilaksanakan, (2) Menghasilkan model pembinaan keterampilan menulis yang dapat meningkatkan publikasi ilmiah guru. (3) Mengetahui dan menganalisis karakteristik model pembinaan keterampilan menulis yang valid, efektif dan praktis untuk meningkatkan publikasi ilmiah guru. Desain penelitian menggunakan pendekatan R & D dengan mengadopsi model Borg, Gall & Gall. Validasi ahli dilakukan oleh 2 dosen dan 1 pengawass praktisi. Ujicoba terbatas dilakukan dengan melibatkan 1 pengawas dan 12 guru SMK. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembinaan kepada guru selama ini hanya dilakukan jika ada permintaan dari sekolah melalui workshop atau IHT, (2) telah berhasil dikembangkan sebuah model pembinaan keterampilan menulis melalui forum ilmiah guru yang sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan publikasi ilmiah guru. (3) model dinyatakan valid dengan skor rata-rata penilaian validator 3.63 dari skor maksimum 4; efektif dengan tingkat keberhasilan 83,33%; dan praktis dengan respon peserta 39% Sangat Setuju, 58% Setuju, dan 3% Kurang Setuju. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembinaan keterampilan menulis melalui FIG efektif untuk meningkatkan hasil karya ilmiah guru yang siap dipublikasikan.
EFEK MEDIASI KECERDASAN EMOSI PADA PENGARUHSUPERVISI KOLABORATIF DAN KEPEMIMPINAN TERHADAPPERILAKU INOVATIF GURU Taoefik, Moh; Fakhruddin, Fakhruddin; Thomas, Partono
Educational Management Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kreatifitas guru dengan persentase rata-rata 1,73% melalui lomba inovasi pembelajaran di kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek mediasi kecerdasan emosi pada pengaruh supervisi kolaboratif pengawas sekolah dan  kepemimpinan kepala sekolah terhadap perilaku inovatif guru. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Hasil pengujian pada taraf signifikansi 5% diperoleh hasil  bahwa supervisi kolaboratif pengawas sekolah  tidak berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru dengan nilai β = -0,067. Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru dengan nilai β = 0,114. Kecerdasan emosi guru berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru dengan nilai β = 0,686 dan p-value sebesar < 0,001. Supervisi kolaboratif pengawas sekolah  dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kecerdasan emosi guru dengan masing -masing nilai β = 0,194 dan β = 0,186. Supervisi kolaboratif pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru melalui kecerdasan emosi guru dengan masing-masing nilai β = 0,132 dan β = 0,127 dan p-value sebesar < 0,05. Hasil penelitian ini menyimpulkan kecerdasan emosi guru berperan sebagai mediator untuk meningkatkan perilaku inovatif guru.
Co-Authors Abdul Jamil ACHMAD RIFAI Amalita, Deviona Amelia, Witari Arief Nurrochmad Aulia, Haris Rizqi Azhar Azhar Bali, Engelbertus Nggalu Berti Sagendra, Berti Betty Holiwarni Chomariyah, Sri Cik M, Raja Muda Deski, Sri Wahyuni Elyana Elyana, Elyana Erik Sabti Rahmawati Febriana, Nisa Gunawan Pamudji Widodo Harry Pramono, Harry Hartadi, Sri Hendar Sudrajad Hendar Sudrajat Hermawan, Tomi Ika Rizqi Meilya, Ika Rizqi Ikram, Abdi Dzil Ilhamdi, Ridha Ilyas Ilyas Ira Devi Sara, Ira Devi Jailani Jailani Kardoyo Kardoyo, Kardoyo Khalif Ashhabul Umam, Khalif Ashhabul Kurniawan, Putra Budi KUSUMA WARDANI Labibah, Syarifah Lubis, Rakhmad Syafutra Lutfiyanto, Alfian M. Ishom, M. Ishom Malisa, Maya Mangamar, Sutan Martono, Hadi Maulana, Danil Mitri Irianti Moh Taoefik, Moh Mubtasim, Ahmad Muhammad Nor Muhammad Ridho Muhammad Sahal Mukhlis, Farah Mustolehudin Mustolehudin Nugraheni, Shohaiva Nur Islami Nurcholis, Ermin Siti Nurul Istiqomah Oktazen, Randes Partono Thomas Purnama, Agus Putri, Cut Della Qodriyati, Tri ‘Ulya Ramadhan, Ibnu Syahri Rasdi Ekosiswoyo Regina, Oktabella Rifa’i, Achmad Riski Arum Senjawati, Riski Arum Riswandi Riswandi Royke Deksino, George Rumini Rumini Safrianti, Eka Sari, Putri Keumala SISWANTO SISWANTO SITI MAHMUDAH Soekardi, Soekardi Soviati, Bella Mulia Sugiharto Sugiharto Suhendra, Noval Sulaiman Sulaiman Supriyadi Supriyadi Syahril Syahril Syamsurizaldi Syamsurizaldi, Syamsurizaldi Tandiyo Rahayu Taufiq Hidayah Tirtaningtyas, Fransisca Nugraheny Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Trastiawan, Hendra Eka Tri Suminar Utsman Utsman, Utsman Wahab, Abdul Jamil Wahab, Abdul Jamil Wiyono, Indra Wuryanti, Sitri Yennita Yennita Yuliani Yuliani Yuslim Yuslim Yusuf, Muhammad Rahmadi Zulhelmi Zulhelmi, Zulhelmi