Articles

Found 11 Documents
Search

SENGKETA TANAH WAKAF DAN STRATEGI PENYELESAIANNYA Fadhilah, Nur
De Jure: Jurnal Hukum dan Syariah Vol 3, No 1: Juni 2011
Publisher : Fakultas Syariah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.402 KB)

Abstract

People have less attention to the administrative regulations in implenting Wakaf in particularly those who are practicing the wakaf. As a result, most of wakaf statuses are unclear juridically as well as administratively. The condition may lead to unappropriate usage of the wakaf itself in term of its law substance and the aim of the practice. In order to anticipate and to minimize the undesirable impact of wakaf land conflict which is commonly happended, it is necessary to point out the triggering factors of the conflict and its solving strategies. This paper will discuss several factors contributing the wakaf conflict based on conflict resolution theory of Ralf Dahrendorf and its solving strategies based on wakaf regulations poiont of views. The discussion concludes that resources, interest or need, values, relationship and information including structure are among the triggereing factors of the conflict. While, bringing the case to the court is the last strategy to solve the conflict. Masyarakat belum sepenuhnya memberikan perhatian terhadap peraturan-peraturan dalam pelaksanaan wakaf terutama bagi mereka yang melakukan atau memberikan wakaf. Hal ini menyebabkan ketidakjelasan dari status wakaf itu sendiri baik secara yuridis maupun administratif. Kondisi ini juga bisa menyebabkan terjadinya kesalahan penggunaan wakaf dari aspek subtansi hukum maupun tujuan dari wakaf itu sendiri.Untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak-dampak yang tidak baik dari konflik wakaf tanah yang sering terjadi, maka penting untuk mengkaji faktor-faktor pemicu serta strategi penyelasaian dari konflik tersebut. Tulisan ini akan mendiskusikan bebrapa faktor yang menyebabkan konflik wakaf berdasarkan teori resolusi konflik Ralf Dahrendorf serta strategi penyelesainnya berdasarkan sudut pandang  peraturan-peraturan  wakaf. Kajian dari tulisan ini menyimpulkan bahwa resourses, kepentingan atau kebutuhan, nilai, hubungan dan informasi termasuk struktur adalah beberapa faktor pemicu dari konflik wakaf. Membawa permasalahan atau konflik wakaf ke pengadilan adalah strategi terakhir dari penyelesaian konflik tersebut.
STUDI KOMPARASI SIFAT FOTOKATALIS DAN AGLOMERITAS NANOPARTIKEL TIO2 SEBAGAI PENGARUH DISPERSANT ETILEN GLIKOL DAN TRITON X 100 DALAM DIRT-FREE PAINT Sawitri, Dyah; Adiati, Rima Fitria; Nurfadilah, -; Febiola, Cindy Claudia; Taufan, Ibnu; Fadhilah, Nur
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.053 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi dispersant terhadap stabilitas fotokatalis dan aglomeritas nanopartikel TiO2 sebagai optimasi dirt-free paint, yaitu bahan komposit cat yang mempunyai sifat anti noda dan mampu membersihkan dirinya sendiri (self-cleaning) dengan bantuan cahaya dan air. Dispersant yang digunakan Etilen Glikol dan Triton X 100. Komposisi massa TiO2 2% massa cat, dengan perbandingan anatase : rutile sebesar 90:10. Pengujian yang dilakukan meliputi uji DSC, XRD, FTIR, uji self-cleaning, dan SEM-EDX. Dari uji self-cleaning dengan dua macam pengotor, diperoleh hasil bahwa untuk pengotor lumpur, sampel terbaik adalah sampel dengan dispersant Etilen Glikol, dengan selisih luas pengotor 35,77%. Untuk pengotor pewarna makanan, sampel TiO2 dengan dispersant Triton X 100 memiliki selisih luas pengotor 17,64%. Hasil uji SEM-EDX menunjukkan ukuran partikel TiO2 rata-rata untuk cat tanpa dispersant adalah 132.02 nm, dan dengan dispersant Etilen Glikol menjadi 118.54 nm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bahan dispersant dapat menimbulkan sifat self cleaning, serta mampu mendispersikan TiO2 di dalam cat dengan baik.
PENGARUH DISPERSANT TERHADAP NANOPARTIKEL TiO2 SEBAGAI OPTIMASI DIRT-FREE PAINT Adiati, Rima Fitria; Nurfadilah, Nurfadilah; Febiola, Cindy Claudia; Taufan, Ibnu; Fadhilah, Nur
Program Kreativitas Mahasiswa - Penelitian PKM-P 2014
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.492 KB)

Abstract

Research has been conducted to determine the effect of variations of dispersant on TiO2 nanoparticles as optimization of dirt-free paint. Dispersant used are Ethylene Glycol, Polyethylene Glycol, and Triton X-100 dissolved in white paint. Self-cleaning test with two kinds of stains shows that for mud stain, the best sample is the sample with Ethylene Glycol dispersant, by reduction of stain area reach 40.99 cm2. As for the food coloring stain, TiO2 samples with dispersant Triton X-100 with 24.57 cm2. SEM-EDX test results show that the TiO2 average particle size of paint without dispersant is 132.02 nm. By the addition of PEG, particle size becomes 104.98 nm. From the test results in this study can be shown that the dispersant material effect on the stability of a photocatalyst that can lead to self-cleaning properties, as well as agglomeration so it is able to disperse the TiO2 particles in the paint well. Keywords:  dirt-free paint, dispersant, TiO2
SUBORDINASI PENGELOLAAN ZAKAT OLEH MASYARAKAT DALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA Fadhilah, Nur
YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam Vol 7, No 2 (2016): Yudisia
Publisher : Program Studi Ahwal Syakhshiyyah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.997 KB)

Abstract

Judicial review of the Law No 23 Year 2011 on Zakat‟s Management has been approved by the Constitutional Court on 31 October 2013. The Court decision No 86/PUU-X/2012 acknowledge the position of LAZ asan assistance of BAZNAS. Thus, LAZ as an institution founded by society is merely a subordinate.   
Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS tentang Peristiwa dan Tokoh Proklamasi Kemerdekaan di Kelas V SD Negeri 2 Tamanwinangun Tahun Ajaran 2016/2017 Fadhilah, Nur; Chamdani, Muhammad; Suhartono, Suhartono
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 5, No 2.1 (2017): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.884 KB)

Abstract

Abstark:Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS tentang Peristiwa dan Tokoh Proklamasi Kemerdekaan di Kelas V SD Negeri 2 Tamanwinangun Tahun Ajaran 2016/2017.Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar IPS tentang peristiwa dan tokoh proklamasi kemerdekaan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif melalui dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas V. Sumber data penelitian ini adalah guru, siswa dan dokumen. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan verification. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang peristiwa dan tokoh proklamasi kemerdekaan.
Pembelajaran Tari Bedana Menggunakan Teknik Demonstrasi Pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung Fadhilah, Nur; Wendhaningsih, Susi; Agustina, Eka Sofia
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.555 KB)

Abstract

ABSTRACT This research was conducted to investigate the process and result of bedana dance by using demonstration technique at TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. This research use behaviorism theory and use qualitative descriptive method which describe dance learning process dan result. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analyze use reduction, representation, and drawing conclution. Learning process has done in three stages which are preparation, implementation, and evaluation. In the preparation and evaluation stages the result showed good criteria because there was warming up in preparation and 81% of presentage in evaluation stage. Meanwhile in the implementation, there were encrease and decrease based on  the difficulty of each dance movement.    Penelitian ini mengkaji tentang proses dan hasil pembelajaran tari bedana menggunakan teknik demonstrasi di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik simpulan. Proses pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan penilaian. Tahap persiapan dan penilaian mendapatkan kriteria baik dengan adanya pemanasan pada persiapan dan presentasi 81% pada penilaian. Sedangkan pada tahap pelaksanaan mengalami peningkatan dan penurunan berdasarkan tingkat kesulitan ragam gerak masing-masing. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran tari bedana, teknik demonstrasi. 
Pembelajaran Tari Bedana Menggunakan Teknik Demonstrasi Pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung Fadhilah, Nur; Wendhaningsih, Susi; Agustina, Eka Sofia
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.522 KB)

Abstract

This research was conducted to investigate the process and result of bedana dance by using demonstration technique at TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. This research use behaviorism theory and use qualitative descriptive method which describe dance learning process dan result. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analyze use reduction, representation, and drawing conclution. Learning process has done in three stages which are preparation, implementation, and evaluation. In the preparation and evaluation stages the result showed good criteria because there was warming up in preparation and 81% of presentage in evaluation stage. Meanwhile in the implementation, there were encrease and decrease based on  the difficulty of each dance movement.    Penelitian ini mengkaji tentang proses dan hasil pembelajaran tari bedana menggunakan teknik demonstrasi di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik simpulan. Proses pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan penilaian. Tahap persiapan dan penilaian mendapatkan kriteria baik dengan adanya pemanasan pada persiapan dan presentasi 81% pada penilaian. Sedangkan pada tahap pelaksanaan mengalami peningkatan dan penurunan berdasarkan tingkat kesulitan ragam gerak masing-masing. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran tari bedana, teknik demonstrasi.  
Penguatan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar Triyanto, Triyanto; Fadhilah, Nur
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2018): Pembelajaran, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.933 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan nilai Pancasila pada peserta didik di era digital saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana penguatan nilai-nilai Pancasila  di SD; 2) Apa saja kendala untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila  di SD. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai Pancasila di SD termasuk dalam jalur sosialisasi Pancasila melalui pengembangan sosial budaya (psyco-paedagogial development) yang dilakukan melalui sholat berjamaah, pemilihan ketua kelas, diskusi kelompok kecil, pramuka, pembelajaran di kelas, jumat bersih, upacara bendera dan piket kelas. Pelaksanan penguatan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar menemui kendala yaitu sikap anak yang sulit dinasehati dan memiliki kebiasaan di luar sekolah yang kurang baik. Terdapat perubahan sikap dari anti sosial menjadi sikap peduli sosial. Hal ini sangat penting untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila.---------------------------------------------------------Strengthening Pancasila values in elementary schoolsThis research is based on the importance of strengthening Pancasila values in students in today's digital era. The purpose of this study was to find out: 1) How to strengthen Pancasila values in elementary schools; 2) What are the obstacles to strengthening Pancasila values in elementary school. This study uses qualitative research. Data was collected through literature studies, observation, and interviews. The research subjects were principals, teachers, students. The results showed that: 1) The implementation of strengthening Pancasila values in elementary schools was included in the path of Pancasila socialization through socio-cultural development (psico-pedagogical development) carried out through congregational prayer, the election of class leaders, small group discussions, scouts, classroom learning, clean Friday, class ceremony and class picket. The implementation of strengthening Pancasila values in elementary schools has encountered obstacles, namely the attitude of children that is difficult to advise and has bad habits outside of school. There is a change in attitude from anti-social to social caring attitude. This is very important to strengthen Pancasila values.
Perempuan dan Konservasi Lingkungan (Studi Pada Bank Sampah Berlian Malang Jawa Timur) Fadhilah, Nur; Naharin, Ni'matun
AL-TAHRIR Vol 17, No 2 (2017): Islam dan Ekologi
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The increase in population is parallel to the volume of garbage produced. In this case, an effective solution to manage the garbage is extremely needed. The idea to establish garbage bank is one of the alternatives to overcome garbage dump. Through this bank, the garbage collected could be treated and sorted. Berlian is one of garbage banks initiated by a woman. Through the bank, a group of women have successfully involved in the environmental conservation.This article explains the role of women as the vanguards of environmental conservation in ecofeminism perspective and environmental fiqh.Feminism values which influence the bank have empowered the society and stimulated social activities such as giving charity to the senior citizen and house renovation.Ecofeminism values should be trained continuously so that the values attached in the society. The spirit to conserve the environment that is in line with the explanation in the Qur'an has inspired berlian garbage bank in treating the garbage. Environmental conservation as both individual and collective obligations is the awareness that strengthen the sustainability of Berlian Garbage Bank. الملخص:إن ارتفاع معدل النمو السكاني يتناسب بشكل مباشر مع حجم النفايات المتولدة. وهناك حاجة إلى حلول فعالة من أجل إدارة النفايات. وفكرة بناء البنك القمامي هو واحد من الحل البديل للتغلب على تراكم القمامة. القمامة المنتجة كل يوم يمكن جمعها بحيث يمكن استفادتها ومعالجتها. وبنك القمامة بارليان(berlian)هو واحد من بنك القمامة التي نشأته وقادته مجموعة النساء. وقد أبدت هذه المجموعة من النساء نجاحها في المشاركة والمحافظة على البيئة في قريتها. وتبحث هذه الورقة دور المرأة بوصفها رائدة في الحفاظ على البيئة من منظور النسوية الإيكولوجية وفقه البيئة. إن القيم النسائية في بنك القمامة بارليان قادرة على تمكين المجتمع واستفادتهم في تطوير الأنشطة الاجتماعية مثل نفقات العجوزات وإصلاح المنازل والبيوت. إن المعالجة والمحافظة على البيئة تحتاج إلى رعايتها باستمرار لتكون جزءا لا يتجزأ في قلوب المجتمع. إن روح التعامل مع البيئة باحترام وحراسة ورعاية يناسب بتعاليم القرآن الكريم، وتؤدي أيضا إلى انصاف مجموعة النساء في معالجة النفايات. الحفاظ على البيئة لازم وفرض فرديا وجماعيا هو الوعي الذي يعزز استدامة بنك القمامة بارليان  في المستقبل Abstrak: Tingginya angka pertambahan penduduk berbanding lurus dengan volume sampah yang dihasilkan. Solusi yang efektif dibutuhkan dalam rangka mengelola sampah. Ide pembuatan bank sampah adalah salah satu alternatif solusi untuk mengatasi penumpukan sampah. Dengan pendirian bank sampah, sampahyang dihasilkan setiap haribisa dikumpulkan sehingga dapat dipilah dan diolah. Bank Sampah Berlian adalah salah satu bank sampahyang dimotori oleh perempuan. Kepedulian sekelompokperempuan untuk turut serta dalam konservasi lingkungan di desanya terbukti berhasil. Tulisan ini akan mengulas tentang peran perempuan sebagai pelopor konservasi lingkungan dalam perspektif ekofeminisme dan fiqihlingkungan.Nilai-nilai feminimitas yang mewarnai Bank Sampah Berlian terbukti mampu memberdayakan masyarakat sekitar dan mengembangkan kegiatan sosial seperti santunan untuk lansia hingga bedah rumah. Nilai-nilai ekofeminisme perlu diasah dan diasuh terus menerus agar melekat dihati masyarakat. Semangat untuk memperlakukan lingkungan dengan menghormati, menjaga, dan merawat sesuai penjelasan eksplisit dalam al-Qur’an turut mengilhami Bank Sampah Berlian dalam melakukan pengolahan sampah. Konservasi lingkungan sebagai kewajiban individu dan kewajiban kolektif adalah kesadaran yang menguatkan keberlanjutan Bank Sampah Berlian
Enhancing enzymatic digestibility of coconut husk using nitrogen assisted-subcritical water for sugar production Muharja, Maktum; Fadhilah, Nur; Nurtono, Tantular; Widjaja, Arief
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2019: Article In Press 2019
Publisher : Department of Chemical Engineering - Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.402 KB)

Abstract

Coconut husk (CCH) as an abundant agricultural waste in Indonesia has the potential to be utilized for sugar production, which is the intermediate product of biofuel. In this study, subcritical water (SCW) pressurized by nitrogen (N2) was developed to enhance the enzymatic hydrolysis performance. SCW process was optimized by varying the operation condition: the pressure of 60-100 bar, the temperature of 150-190 °C, and the time of 20-60 min. The SCW-treated solid was subsequently hydrolysed by utilizing a mixture of commercial cellulase and xylanase enzymes. Interestingly, the maximum total sugar yield was obtained under the mild condition of SCW treatment (150 °C, 40 min and 80 bar), resulting in the sugar of 15.67 % and 10.31 % gained after SCW and enzymatic hydrolysis process, respectively. SEM and FTIR analysis of SCW-treated solid exhibited the deformation of lignin and solubilization of cellulose and hemicellulose, while XRD and TGA revealed an increase of the amount of crystalline part in the solid residue. The use of N2 in SCW treatment combined with enzymatic hydrolysis in this study suggested that the method can be considered economical for biofuel production from CCH waste in commercial scale.