Articles

Found 5 Documents
Search

PERBEDAAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM IRIGASI TEKNIS DENGAN SISTEM POMPANISASI

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.621 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan biaya pengairan usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi; perbedaan produksi usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi; perbedaan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi, dan membandingkan tingkat distribusi pendapatan petani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Metode analisis data menggunakan metode uji beda rata-rata (compare means) dengan menggunakan metode independent sample t-test dengan dua desa yang berbeda sistem pengairannya dan metode analisis gini ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara biaya pengairan sistem pengairan irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Terdapat perbedaan yang sangat nyata antara produksi pada sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pendapatan pada sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Dan tingkat distribusi pendapatan di desa Makmur masuk dalam kategori ketimpangan pendapatan rendah dan untuk desa Sei Rejo masuk dalam kategori tingkat ketimpangan pendapatan sangat rendah. Kata kunci: Irigasi, pompanisasi, biaya pengairan, produksi, pendapatan.   ABSTRACT The objective of this study to analyze the differences in the cost of irrigating paddy fields technical irrigation system with pumping system; difference paddy farming production technical irrigation system with pumping system; difference paddy farm income technical irrigation system with pumping system, and compared the distribution of income of rice field farmers technical irrigation system with pumping system. Data analysis method is used average on different test methods (compare means) by using independent sample t-test with two different villages irrigation systems and analytical methods gini ratio. The results showed that there are significant differences between the cost of irrigation technical irrigation systems with pumping system. There is a very real difference between the production of technical irrigation with pumping system. There is a significant difference between income on technical irrigation with pumping system. And the distribution of income in the Makmur village level in the category low income inequality and to the Sei Rejo village in the category very low levels income inequality. Keywords: Irrigation, pumps, irrigation costs, production, income.

ANALISIS KINERJA JARINGAN FTTH (FIBER TO THE HOME) DI JALAN LOTUS PERUMAHAN CEMARA ASRI MEDAN

Singuda ENSIKOM Vol 10, No 26 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.125 KB)

Abstract

Fiber to the home (FTTH) merupakan suatu bentuk penghantaran serat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran. Teknologi ini digunakan untuk mendapatkan layanan yang dikenal dengan istilah triple play services yaitu layanan akan akses internet yang cepat, suara dan video dalam satu infrastruktur pada unit pelanggan. Tulisan ini menganalisis kinerja jaringan FTTH menggunakan teknologi GPON (Gigabit Passive Optical Network) di Jalan Lotus Perumahan Cemara Asri. Dalam analisis kinerjanya, parameter yang dianalisis power link budget, power margin dan rise time budget. Hasil dari analisis kinerja FTTH di Jalan Lotus Perumhan Cemara Asri  Medan, bahwa dari perhitungan untuk   uplink (1310 nm) menghasilkan redaman sebesar  18,9 dB dan untuk downlink (1490 nm) sebesar 18,7 dB sedangkan uplink (850 nm) menghasilkan redaman sebesar  22,8 dB dan untuk downlink (1300 nm) sebesar 19,9 dB. Nilai power margin menghasilkan nilai yang masih berada di atas nol dB (tidak negatif) sehingga mengindikasikan bahwa link memenuhi kelayakan power link budget. Nilai rise time total untuk uplink (1310 nm) sebesar 0,25 ns yang masih di bawah waktu total bit rates sebesar 0,583 ns, sedangkan untuk downlink (1490 nm) sebesar 0,251 ns yang masih di bawah waktu total bit rates sebesar 0,292 ns. Nilai rise time total untuk uplink (850 nm) sebesar 0,346 ns yang masih di bawah waktu total bit rates sebesar 15,6 ns, sedangkan untuk downlink (1300 nm) sebesar 0,253 ns yang masih di bawah waktu total bit rates sebesar 7 ns.

KEBERADAAN EKTOPARASIT PADA IKAN MAS (Cypprinus carpio) YANG DIPELIHARA DENGAN PERBEDAAN PERSENTASE PERGANTIAN AIR

Media Akuakultur Vol 9, No 2 (2014): (Desember 2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.763 KB)

Abstract

Abstrak lengkap dapat di download di file PDF

Hubungan Nilai Eosinofil Darah Tepi dengan Gejala Asma pada Pasien Asma Stabil

Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.949 KB)

Abstract

Asma adalah penyakit saluran napas inflamasi kronis yang penting dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di berbagai negara di seluruh dunia. Asma dapat terjadi pada segala usia dengan manifestasi yang sangat bervariasi dan berbeda-beda antara satu individu dengan individu lainnya. Inflamasi yang terjadi pada asma adalah inflamasi yang khas yaitu inflamasi yang disertai infiltrasi eosinofil, hal ini yang membedakan asma dari gangguan inflamasi jalan napas lainnya. Pentingnya peranan sel-sel inflamasi terutama sel eosinofil didalam mencetuskan gejala asma, maka tulisan ini membahas tentang peranan eosinofil pada asma dan aspek patogenesanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan pemilihan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 105 pasien. Alat penelitian berupa rekam medis yang diambil pada periode 3 – 20 November 2016. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk menjelaskan karateristik masing-masing varibel yang diteliti, dan bivariat dengan melihat nilai eosinofil darah tepi dan gejala asma yang tercatat pada rekam medis untuk mengetahui hubungan nilai eosinofil darah tepi dengan gejala asma. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara nilai eosinofil pasien terhadap sesak (p value = 0,001), mengi (p value = 0,000), rasa berat di dada (p value = 0,000) dan terdapat hubungan yang tidak bermakna antara kadar eosinofil pasien terhadap gejala batuk (p value = 0,671) dan derajat asma (p value = 0,515). Semakin jelas gejala asma (mengi, sesak dan berat di dada) pada pasien asma stabil, maka semakin tinggi nilai eosinofilnya dan bermakna secara statistik kecuali pada gejala batuk. Semakin tinggi derajat asma stabil pada pasien asma stabil maka pasien cenderung memiliki kadar eosinofil yang tinggi, namun belum bermakna secara statistik. Kata Kunci: Eosinofil, Gejala Asma, Derajat Asma Stabil.

Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Tiga Bulanan selama Satu Tahun dengan Peningkatan Tekanan Darah

Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2017): Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Increased blood pressure is the change in blood volume or blood vessel elasticity systole and diastole increased 10 mmHg or more, as measured by sphigmomanometer. Increased blood pressure has multifactorial causes, one of is the use of injectable hormonal contraception. This study aims to describe the prevalence of elevated blood pressure in the study subjects and relationships using injectables three months for one year with an increase in blood pressure. Method: This study used a cross-sectional study. Sampling of 80 respondents with consecutive sampling technique. The study was conducted of injectables acceptor three months for one year, data analysis using Chi-square test. Results: Most of the results obtained have increased blood pressure as much as 58.8% and the results of bivariate analysis using Chi-square test is known that there is a significant relationship between the variables use of injectables (p value <0.05) with an increase in blood pressure. Conclusion: There was a relationship significant between the use of injectables contraception to the increase in blood pressure