p-Index From 2014 - 2019
11.99
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) ACTA VETERINARIA INDONESIANA Computer Engineering and Applications Journal Jurnal Sain Veteriner GeoTadulako Jurnal Energi Dan Manufaktur Jurnal Ners Indonesia Idea Nursing Journal Jurnal Natural Jurnal Kedokteran Hewan Jurnal Sains Materi Indonesia Komunikasi Fisika Indonesia Jurnal Kreatif Tadulako Online TECHNO COM Mesin Jurnal Bahan Alam Terbarukan Journal of Applied Finance and Accounting CommIT Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Teknik dan Ilmu Komputer Makara Journal of Technology Journal of Dentistry Indonesia Holistic Journal Of Management Research Sosioinforma JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN Dinamika Lingkungan RechtIdee Fakultas Ekonomi Journal of Aceh Physics Society Jurnal Medika Veterinaria Annual Research Seminar PROSIDING SEMINAR KIMIA Sosio Konsepsia JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Journal Ilmu KOMUNIKASI UHO JOURNAL ONLINE OF PHYSICS JURNAL KIMIA MULAWARMAN The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Perspektif Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Indonesia Chimica Acta ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems JISPO Jurnal Penelitian Sains BIOEDUSCIENCE Indonesian Journal of Chemistry Machine : Jurnal Teknik Mesin JURNAL ATOMIK Paedagoria | FKIP UMMat Jurnal Sylva Lestari al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Journal Machine AKMEN Jurnal Ilmiah JP3M: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah) International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni J-Dinamika JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Koneksi Quality: Jurnal Kesehatan
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences

Eksperimen Mandiri Siswa dalam Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi pada Materi Gerak Jatuh Bebas

Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 11 No 1 (2019): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.545 KB)

Abstract

Siswa selalu berpikir bahwa jumlah massa mempengaruhi percepatan jatuh benda vertikal. Melalui eksperimen mandiri yang dilakukan siswa kelas X, akan mengubah cara berpikir siswa dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah menentukan berapa waktu tempuh yang dimiliki dua benda yang mengalami gerak jatuh bebas dengan massa yang berbeda. Eksperimen menggunakan media gerak jatuh bebas yang terintegrasi oleh komputer/laptop. Eksperimen didampingi oleh guru, kemudian mereka menyimpulkan sendiri hasil dari analisis yang didapatkan. Hasil yang didapat siswa untuk kedua benda masing-masing adalah 0,4904 s dan 0,4828 s.

Epistemologi dan Keterbatasan Teori Gravitasi

Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa tentang kecenderungan jatuhnya benda-benda menuju pusat bumi dan keteraturan peredaran planet dan benda-benda langit lainnya dalam tata surya dahulu dianggap dua fenomena yang berbeda. Mekanika benda langit dan mekanika bumi yang sebelumnya merupakan dua pengetahuan yang terpisah, dianggap satu kesatuan oleh Sir Isaac Newton. Newton mengemukakan hukum gravitasi umum yaitu gaya tarik menarik antara dua benda besarnya sebanding dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum gravitasi ini sukses menjalaskan bagaimana benda cendrung jatuh menuju pusat bumi dan peredaran planet dan benda-benda langit lain mengelilingi matahari dalam sistem tata surya. Namun hukum gravitasi Newton ternyata tidak sepenuhnya tepat, beberapa hal dapat dijelaskan dengan hukum relativitas Einstein, namun demikian hukum relativitas Einstein juga dicurigai masih perlu diamandemen agar dapat menjelaskan fenomena alam dengan tepat.

Lorong Waktu Revolusi Saintifik pada Era Eksponensial

Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak awal perkembangannya pada abad 17 perkembangan sains dari masa ke masa terus mengalami kemajuan yang pesat. Bahkan perkembangan yang terjadi merubah paradigma berpikir para filsuf sains secara fundamental, pada akhirnya terjadi revolusi saintifik. Perkembangan sains terus terjadi hingga saat ini, bahkan kemajuannya bergerak semakin cepat, sehingga era saat ini disebut sebagai era eksponensial. Indikator dari revolusi saintifik di era eksponensial adalah banyaknya teknologi yang ditemukan oleh para ilmuwan sains modern yang sangat mutakhir dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat. Beberapa contoh diantaranya adalah kemampuan teknologi dalam menjelajahi dunia maya, yang memudahkan masyarakat dalam komunikasi jarak jauh, berinteraksi, memperoleh informasi, layanan kesehatan, artificial intelligent, dan sebagainya. Dampak yang paling dirasakan oleh masyarakat dunia akibat dari revolusi sains di era eksponensial adalah dalam bidang bioteknologi. Para ilmuwan telah banyak menghasilkan penemuan-penemuan yang mencengangkan, yaitu diciptakannya sistem biologis yang baru, baik pada tingkat molekul, sel, atau organisme baru melalui metode biologi sintesis (syinthetic biology). Teknologi ini akan menjadi salah satu alternatif untuk produksi pangan yang murah, energi terbarukan, perakitan varietas tanaman tahan cekaman biotik dan abiotik, dihasilkannya vaksin, organisme baru, dan lain-lain. Artikel ini akan membahas pandangan filsafat terhadap revolusi saintifik pada era eksponensial.

Radiasi Benda Hitam dan Efek Fotolistrik Sebagai Konsep Kunci Revolusi Saintifik dalam Perkembangan Teori Kuantum Cahaya

Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori fisika klasik telah menghasilkan konsensus bahwa cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang terdistribusi secara malar dalam ruang tiga dimensi. Cahaya merambat transversal dengan laju energi sebanding dengan intensitasnya. Paradigma ini telah menuntun rangkaian aktivitas ilmiah pada sains normal yang menghasilkan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan. Teori gelombang elektromagnetik terus berkembang hingga awal abad 19 sebelum akhirnya gagal menjelaskan fakta spektrum radiasi benda hitam dan efek fotolistrik. Teori fisika klasik mengalami krisis. Fase ini mendorong para ilmuwan melakukan berbagai spekulasi teori dan eksperimen guna memperoleh penyelesaian masalah. Muncul pemikiran revolusioner yang diilhami oleh gagasan Planck yang selanjutnya diartikan lebih fisis oleh Einstein membentuk teori kuantum cahaya. Fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik dapat dijelaskan secara memuaskan hanya dengan menganggap bahwa cahaya tidak terdistribusi secara malar, melainkan dalam bentuk paket-paket energi yang disebut kuanta (foton). Besar energi foton tidak ditentukan oleh intensitas, melainkan oleh frekuensi cahaya. Fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik telah membuka gerbang pergeseran paradigma, dari fisika klasik menuju fisika modern.

Lorong Waktu Revolusi Saintifik pada Era Eksponensial

Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak awal perkembangannya pada abad 17 perkembangan sains dari masa ke masa terus mengalami kemajuan yang pesat. Bahkan perkembangan yang terjadi merubah paradigma berpikir para filsuf sains secara fundamental, pada akhirnya terjadi revolusi saintifik. Perkembangan sains terus terjadi hingga saat ini, bahkan kemajuannya bergerak semakin cepat, sehingga era saat ini disebut sebagai era eksponensial. Indikator dari revolusi saintifik di era eksponensial adalah banyaknya teknologi yang ditemukan oleh para ilmuwan sains modern yang sangat mutakhir dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat. Beberapa contoh diantaranya adalah kemampuan teknologi dalam menjelajahi dunia maya, yang memudahkan masyarakat dalam komunikasi jarak jauh, berinteraksi, memperoleh informasi, layanan kesehatan, artificial intelligent, dan sebagainya. Dampak yang paling dirasakan oleh masyarakat dunia akibat dari revolusi sains di era eksponensial adalah dalam bidang bioteknologi. Para ilmuwan telah banyak menghasilkan penemuan-penemuan yang mencengangkan, yaitu diciptakannya sistem biologis yang baru, baik pada tingkat molekul, sel, atau organisme baru melalui metode biologi sintesis (syinthetic biology). Teknologi ini akan menjadi salah satu alternatif untuk produksi pangan yang murah, energi terbarukan, perakitan varietas tanaman tahan cekaman biotik dan abiotik, dihasilkannya vaksin, organisme baru, dan lain-lain. Artikel ini akan membahas pandangan filsafat terhadap revolusi saintifik pada era eksponensial.

Radiasi Benda Hitam dan Efek Fotolistrik Sebagai Konsep Kunci Revolusi Saintifik dalam Perkembangan Teori Kuantum Cahaya

Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori fisika klasik telah menghasilkan konsensus bahwa cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang terdistribusi secara malar dalam ruang tiga dimensi. Cahaya merambat transversal dengan laju energi sebanding dengan intensitasnya. Paradigma ini telah menuntun rangkaian aktivitas ilmiah pada sains normal yang menghasilkan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan. Teori gelombang elektromagnetik terus berkembang hingga awal abad 19 sebelum akhirnya gagal menjelaskan fakta spektrum radiasi benda hitam dan efek fotolistrik. Teori fisika klasik mengalami krisis. Fase ini mendorong para ilmuwan melakukan berbagai spekulasi teori dan eksperimen guna memperoleh penyelesaian masalah. Muncul pemikiran revolusioner yang diilhami oleh gagasan Planck yang selanjutnya diartikan lebih fisis oleh Einstein membentuk teori kuantum cahaya. Fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik dapat dijelaskan secara memuaskan hanya dengan menganggap bahwa cahaya tidak terdistribusi secara malar, melainkan dalam bentuk paket-paket energi yang disebut kuanta (foton). Besar energi foton tidak ditentukan oleh intensitas, melainkan oleh frekuensi cahaya. Fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik telah membuka gerbang pergeseran paradigma, dari fisika klasik menuju fisika modern.

Co-Authors . Amiruddin . Rusli A. A. R, Muhammad Taufik Abdul Rahim Abdul Rohman Afif Bintoro Agung, Putra Sunan Ahmad Fali Oklilas Ahmad Heryanto, Ahmad Ahmad Siswantara, Ahmad Ajib Susanto Al Azhar Alexander A. S. Gunawan, Alexander A. S. Alexander Richard, Alexander Alfian Noor Alimuddin Alimuddin Aman Sentosa Panggabean Amiruddin Amiruddin An Nisa, Redda Andayani, Ratih Diah Anderes Gui, Anderes Andy Andy Antonius Surbakti Antoro, Marwin Didik Ariusmedi, Ariusmedi Arman Sayuti Arneliwati, Arneliwati Arsindho, Yoarga Asdi Agustar Asmayanti, Andi Nur Atmoko, Doni Prio Azhari Azhari Badillah, Clara Fin Bayhakki Bayhakki, Bayhakki budianto panjaitan Bukhory, M Ilham Al Daniel Daniel Day, Diasttri Wahyu Rahmah DENI NOVIANA Deris Stiawan Desvita, Yenny Dewi Fatma Dewi, Tri Isyani Tungga Dian Masyitha Effendi Effendi Eka Srimulyati, Eka Eko Harry Susanto Elsavira, Radhika Erina Erina Erlina, Junia Etriwati, . Eva Marliana, Eva Eviliony, Eviliony Fadillah Irwansyah, Fadillah Fathra Annis Nauli Fauzi, Maulidya Hafsari febriyanti, eka Firman, H Fitri, Yanuari Eka Florensa Rosani Purba Frastantie, Dilla Frengky, Frengky Gaanty Pragas Maniam, Gaanty Pragas Gunanti Gunanti, Gunanti Gunawan Wibisono Hamdan Hamdan Hamdan, Suhaivi Hamdani Hamdani Harison, Alya Nathasya Hariyani, Fifi Hasneli, Yesi Henri D. Henri, Henri D. Hidayat Asta, Hidayat Hidayat Hidayat Hutabarat, Utami Maulina Hutagalung, Sandi Christopher Ibnu Utomo Ichsan, Tahayati Imam Imam Irawan W Kusuma, Irawan W Isna’im, Isna’im Jendrius Jendrius Jimmy G. Jimmy, Jimmy G. Jumaini, Jumaini Khoiri, Kms. M. Shofuan Kiyatmoko, Tomi Konadi, Alfian Krisman Krisman, Krisman Kurniawan, Rizal Eko Kusuma, Afif Yuda Kusuma, Irawan W. Laili, Miftachul Larasati, Indah Kurnia Laraswati, Yeni Lavintang, Mutiara Lazuardi, Auzan Leo Satya Phangestu, Leo Satya Ligaya Ita Tumbelaka Maharani, Anizza Dyah Kartika Mardiana Mardiana Marinda, Hening Ayu Maulia, Rahmi Maulizar, Ria Mokhamad Fakhrul Ulum Monita Olivia morow, meutya silviana Muhammad Fachrurrozi Muhammad Fajri Muhammad Syaipul Hayat Mulyadi Adam, Mulyadi Mustafa Sabri Muttaqien Muttaqien, Muttaqien Nainggolan, Maria Sonya Nauli Nastiti, Mahardika Niniarty Z. Djamal, Niniarty Z. Nirwana, Nirwana Noor Hindryawati, Noor Nora Vera Amanda, Nora Vera Noviyanti, Dea Sella Nunuk Hariani Soekamto Nuraedah Nuraedah Nurchayati, Sofiana Nurjanah, Laras Azrisa Nurul Huda Nuzul Asmilia Pasuluran, Nirwanto Permana, I Pratiwi, Noviara Sindi Prima, Benny Putra, I Gusti Agung Ngurah Arphan Eka Putra, Sandra Utama Putri, Arum Cantika RAHMAT GUNAWAN Rahmawati Rahmawati Ramadhana, Cut Erika Ramalis, T R Ramandhan, Akbar Ramandhan, Akbar Ramandhan Reza Firsandaya Malik Rilla Gantino Rinidar Rinidar, Rinidar Riri Novayelinda Robert Faber Rosmiati Rosmiati Rossi Passarella rusita rusita Rusli Rusli Rustaman, N Y Safitroh, MHD. Ali Saktioto Saktioto, Saktioto Salomo, Salomo salomo, Salomo Saparudin Saparudin Sari, Reny Pamela Sariningrum, Arlita Sarmayanta Sembiring Satria, Neti Sella, Nur Sembiring, Anatasya Sikumbang, Dinda Jasmal Sinta, Dwi Siti Anisatur Rofiqah, Siti Anisatur Siti Rahmalia Sitra, Elian Sofyan, Suhikma Sri Angky Soekanto Sri Maryani Sudirman Sudirman Sugandi Yahdin Sugito Sugito Suib Awrus Sunit Hendrana Susanto, Ari Murti Susilawati, Tri Susita, Farida Sutarno Sutarno Syafitri, Syafitri Syafruddin Syafruddin Syahadat, Rachmat Syakbaniah Syakbaniah, Syakbaniah Syarief, Firman T Armansyah, T tasmi, cut nila Tasruddin Tasruddin, Tasruddin Teuku Reza Ferasyi Thoha Firdaus, Thoha Tjodi Harlim Tresna Soemardi, Tresna Triva Murtina Lubis Ulfa, Ruvida Umbu, Dany Usman Malik Utami, Ghiena Rifka Utari, Heta Vivi Oktaviani Wahdana Kusuma Sari, Wahdana Kusuma Wahid Gunarto, Wahid Wasisto Utomo Widodo Budiharto Widya Sari Wijanarto Wijanarto Winni Astuti, Winni Wisdiarman, Wisdiarman Woferst, Rismadefi Wolfgang Straka Wong Foek Tjong Wongso, Calista Wulandari Saputri, Wulandari Yanuar Yanuar, Yanuar Yulia Irvani Dewi YUNALDI, HEFRI Yurika, Yurika Yusmeri, Yusmeri Zoelkaranain, M Dicky Zuhendri, Zuhendri Zulfan Saam Zulkarnaen Zulkarnaen Zulnuraini, Zulnuraini Zuraidawati Zuraidawati, Zuraidawati