Articles

KOMPARASI PENGARUH PEUBAH-PEUBAH EKONOMI MAKRO TERHADAP HARGA SAHAM PADA EMITEN-EMITEN YANG BERISIKO TINGGI DAN EMITEN-EMITEN YANG BERISIKO RENDAH DI PT BURSA EFEK JAKARTA PERIODE JULI 1997-DESEMBER 2000 Ernawati, Endang; Setiawati, Sienny
Unitas Vol 10, No 1 (2002)
Publisher : Unitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basically, stock price is influenced by many factors. Those can be categorized into internal factors such as projected earnings per share, timing of earning stream, riskiness of the projected earning, use of debt, dividend policy, and external factors that include macroeconomic variables and political factors. Gross domestic product, employment, inflation, interest rate, budget deficit, exchange rate, current account, and sentiment are the macro economic vari­ables. This research is purposed to study the effect of macro economic variables to the stock price and comparing the magni­tude of the effect between high risk group of issuing companies and the low one. The macroeconomic variables that is studied in this research are interest rate, exchange rate, and inflation rate. The result proof that macroeconomic variables influence the stock price either in high risk group of issuing company or in the low one.Keywords: stock price, systematic risk (beta), and macroeconomic
KOMPARASI PENGARUH PEUBAH-PEUBAH EKONOMI MAKRO TERHADAP HARGA SAHAM PADA EMITEN-EMITEN YANG BERISIKO TINGGI DAN EMITEN-EMITEN YANG BERISIKO RENDAH DI PT BURSA EFEK JAKARTA PERIODE JULI 1997-DESEMBER 2000 Setiawati, Sienny; Ernawati, Endang
Unitas Vol 10, No 1 (2002)
Publisher : Unitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basically, stock price is influenced by many factors. Those can be categorized into internal factors such as projected earnings per share, timing of earning stream, riskiness of the projected earning, use of debt, dividend policy, and external factors that include macroeconomic variables and political factors. Gross domestic product, employment, inflation, interest rate, budget deficit, exchange rate, current account, and sentiment are the macro economic vari­ables. This research is purposed to study the effect of macro economic variables to the stock price and comparing the magni­tude of the effect between high risk group of issuing companies and the low one. The macroeconomic variables that is studied in this research are interest rate, exchange rate, and inflation rate. The result proof that macroeconomic variables influence the stock price either in high risk group of issuing company or in the low one. Keywords: stock price, systematic risk (beta), and macroeconomic variables.
Kompetensi, Komitmen, dan Intrapreneurship Pustakawan dalam Mengelola Perpustakaan di Indonesia Ernawati, Endang
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 4, No 2 (2005): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The paper explores how competence and commitment affect librarians in achieving their better performance. Both competence and commitment can be gained through internal and external struggles. Internal struggle means that the librarian have to develop their characters into the targetsthat have been set for their performance indicator. Internal struggle starts when the librarians try to know their identities, by analysing their physical’s strengths and weaknesses, knowing their attitudes, personalities, and talents until they find their self-concept. This self- concept can be continued into the stage of finding personality or themselves, in the sense that they can recognize their self confidence as well as values. This condition becomes a basic for their self-development inwhich they are able to achive their personal identity and become a self-confident persons or independent persons. They become “good” librarians who are easily to be motivated, creative, and innovative to meet their users’ needs. External struggle comes from library environment where theywork, including giving services to users. How “smart” they are in developing databases, preparing book access, giving retrieval guidance to users are practices that are able to improve their smartness.Sets of managerial tools related to librarians’ performance can also develop librarians’ competence and commitments. Starting from Balanced Scorecards that can be adopted into several versions in relation to the actual library operation, competences and commitment assessment in the form of performance indicator are available for every librarian including libray staff. Intrapreneurship is attitudes that can be developed by librarians who possess competence and commitment, especially to face their changing environment from tradional into digital operations. Hopefully, by having competence, commitment, and intrapreneurship, librarians become independent persons so that they are capable to maintain digital library operation and management.
PERBANDINGAN KINERJA EMITENEMITEN BERBAGAI SEKTOR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA SELAMA PERIODE 1997- 1999 Wijaya, Liliana Inggrit; Utami, Mudji; Ernawati, Endang
Unitas Vol 11, No 1 (2003)
Publisher : Unitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKrisis ekonomi yang berlangsung mulai pertengahan Juli 1997 telah memba~vad ampak terhadap kinerja keuangan para emiten di berbagai sektor di Bursa Efek Jakarta. Banyak badan usaha yang tidak hanya tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada para pemodalnya bahkan diantaranya ada yang terpaksa hams mengalami delisting. Sebaliknya sejumlah badan usaha-badan usaha tertentu justru masih dapatmempertahankan kine rjanya bahkan ada yang mampu memberikan hasil yang lebih b aik daripada sebelunmya. Kesemuafiya itu membutuhkm tolok ukur untuk membuktikan keberhasilan kinerja keuangan baik badan usaha dalam kriteria sensitive tinggi maupun sensitive rendah. Salahsatu pengukurannya dengan menggunakan rasio-rasio keuangan, antara lain yang dipilih dalam penelitian ini ada tiga yaitu Return on Equity (ROE), Rejned Economic Lhlue Added (REVA) dan Cash Flow Return on Investment (CFROI).Dalam penelitian ini dibuktikan bahwa REVA merupakan pengukuran kinerja keuangan badan usaha yang si- dibanding ROE dan CFROI untuk semua emiten di Bursa Efek Jakarta yang dikelompokkan dalam badan usaha sensitive tinggi dan sensitive rendah. Pengelompokan secara sektoral menunjukkan bahwa terdapat tiga sektor yang memenuhi kriteria yaitu Dasar dan Kimia, Konsurnsi dan Aneka Industri clan dari ketiga Wgaya, Utami, Ernawati, Perbandingan Kinerja Emiten sektor tersebut sektor Konsumsi yalig slknifikan balk ditinjau dari ROE, REVA clan CFROI.Kata kunci: Krisis ekonmii, danusaha sensitivitas tinggi, badan usaha sensitifitas rendah, Return on Equity, Refined Economic Ihlue Added, Cash Flow Return on Investment.
Editorial Page and Table of Contents Ernawati, Endang
Humaniora Vol 10, No 1 (2019): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v10i1.5661

Abstract

PENGARUH DIMENSI SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION SERTA PENGARUH CUSTOMER SATISFACTION DAN TRUST TERHADAP CUSTOMER LOYALTY BCA DI SURABAYA Sulayman, Margaretha Maria; Indarini, .; Ernawati, Endang
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi service quality, yang terdiri dari reliability, responsiveness, empathy, assurance, dan tangibles terhadap customer satisfaction BCA di Surabaya, menganalisis pengaruh customer satisfaction terhadap customer loyalty BCA di Surabaya, serta menganalisis pengaruh trust terhadap customer loyalty BCA di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode path analysis, yang diolah dengan software LISREL v. 8.70. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 150 orang yang diambil dari sejumlah nasabah BCA yang ada di Surabaya. Teknikpengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dan jenisnya adalah convenience sampling. Skala pengukuran menggunakan skala perbedaan semantik dengan skor 1 s.d 7. Dalam penelitian ini juga dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas alat ukur, selanjutnya dilakukanuji asumsi klasik, dan uji overall model fit serta structural model fit. Hasil dari penelitian ini, yaitu: (1) Tidak ada perbedaan antara model yang dikembangkan dengan data penelitian, karena memiliki nilai probabilitas χ² 0,146 > 0,05, bahkan tingkat kesesuaiannya relatif tinggi, yaitu mencapai 98,40% (GFI). (2) Berdasarkan model struktural pertama dapat dibuktikan bahwa dimensi service quality, yang terdiri dari reliability, responsiveness, empathy, assurance, dan tangibles mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap customer satisfaction. Kemampuan menjelaskan lima dimensi service quality tersebut secara simultan terhadap customer satisfaction relatif besar, yaitu mencapai 91,60%. (3) Berdasarkan model struktural kedua dapat dibuktikan bahwa customer satisfaction dan trust mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap cutomer loyalty. Kemampuan menjelaskan customer satisfaction dan trust secara simultan terhadap customer loyalty juga relatif besar, yaitu mencapai 76,50%.
ANALISIS PENGARUH EKONOMI MAKRO, INDEKS DOW JONES, DAN INDEKS NIKKEI 225 TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BEI PERIODE 2007-2011 Sutanto, Budi; Murhadi, Werner R.; Ernawati, Endang
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekonomi makro terhadap IHSG agar investor dapat berinvestasi dengan baik dan benar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SBI, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah terhadap Dollar, Indeks Nikkei 225 dan Index Dow Jones. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda dan menggunakan uji stasioner pada pengolahan datanya karena terdapat data time series. Penelitian ini menggunakan periode 2007-2011. Jumlah observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 360 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel SBI dan Harga Minyak Dunia berpengaruh positif tidak signifikan terhadap IHSG. Variabel Harga Emas Dunia, Indeks Nikkei 225 dan Index Dow Jones berpengaruh positif signifikan terhadap IHSG. Sedangkan variabel Kurs Rupiah terhadap Dollar memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap IHSG. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,6154. Hal ini menunjukkan bahwa IHSG yang dapat diterangkan oleh variabel-variabel seperti SBI, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah terhadap Dollar, Indeks Nikkei 225 dan Indeks Dow Jones sebesar 61,54%. Sedangkan sisanya sebesar 38,46% dapat diterangkan oleh variabel diluar variabel tersebut. Kata kunci: Ekonomi makro, IHSG, Indeks, Harga, Emas, Minyak.
BIAS BETA DAN KOREKSI BETA DALAM BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009 - 2011 Soetjiono, Fransisca; Murhadi, Werner R.; Ernawati, Endang
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji nilai beta yang terdapat pada Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011. Nilai beta pada periode ini memiliki kecenderungan bias dikarenakan adanya perdagangan tidak aktif yang terjadi pada bursa. Jika terdapat nilai beta yang bias maka harus dikoreksi dengan menggunakan metode Scholles Williams, Dimson, dan Fowler Rorke. Berdasarkan ketiga metode ini kemudian dipilih metode yang menghasilkan nilai beta yang paling mendektai 1. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 108 emiten dari 359 emiten yang tercatat sebagai populasi penelitian. Data harga saham yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga saham bulanan selama 3 tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai beta yang bias pada Bursa Efek Indonesia 2009-2011 sebesar 0.315. Nilai beta yang bias ini dikoreksi dengan tiga metode tersebut. Kemudian diperoleh hasil bahwa Metode Dimson menghasilkan nilai beta yang paling mendekati 1 yaitu 0,5106.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEBT MATURITY PADA PEMINJAM KORPORASI DI ASIA PASIFIK PERIODE 2006-2010 Limtiono, Vina Veriana; Marciano, Deddy; Ernawati, Endang
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi debt maturity. Tingkat asimetri informasi di Asia Pasifik yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan Amerika dan Eropa dapat mengakibatkan kesalahan dalam penentuan jangka waktu utang. Penelitian ini dibagi kedalam tiga belas model pengujian, yaitu pengujian secara keseluruhan, pengujian untuk listed and crisis, pengujian untuk listed and non-crisis, pengujian untuk non-listed and crisis, pengujian untuk non-listed and non-crisis, pengujian untuk listed with performance and crisis, pengujian untuk listed with performance and non-crisis, pengujian untuk listed high leverage, pengujian untuk listed high leverage and crisis, pengujian untuk listed high leverage and non-crisis, pengujian untuk listed low leverage, pengujian untuk listed low leverage and crisis, serta pengujian untuk listed low leverage and non-crisis. Penelitian ini menggunakan seluruh pinjaman di Asia Pasifik dari periode 2006-2010 serta metode ordinary least square untuk memperkuat hasil penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lenders cenderung tidak terlalu dapat membedakan antara borrowers yang memiliki kualitas yang baik dengan borrowers yang memiliki kualitas buruk. Sehingga penentuan maturitas utang bagi lenders cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dari sisi borrowers.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN DI SEKTOR PROPERTY, REAL ESTATE & BUILDING CONSTRUCTION YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2008-2012 Wahyuni, Tri; Ernawati, Endang; Murhadi, Werner R.
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research is to understand the factor affecting the Value of the Firm for Property, Real Estate & Building Construction enterprises enlisted in Indonesian Stock Exchange period 2008-2012. The related theories being used in this research are Dividend Theory, Signaling Theory and Agency Theory. This research uses quantitative perspective with Least Square (LS). Objects used in this research are Property, Real Estate & Building Construction enterprises enlisted in Indonesian Stock Exchange period 2008-2012. About 110 object are investigated (17 Property & Real Estate and 5 Building Construction). After conducting this research, the author found that Investment Decision (PER), Size and Profitability has significant positive effect to the Value of the Firm. Financing Decision (DER) variable has significant negative effect to the Value of the Firm. Furthermore, Dividend Policy has insignificant positive effect to the Value of the Firm. Institution Ownership has insignificant negative effect to the Value of the Firm.