This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agritech
Nur Indah Eriyanthi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Supply Chain untuk Mengoptimalkan Keseimbangan Antara Keuntungan Perusahaan Bakery dengan Customer Service Level Berdasarkan Skenario Product-Retur Widodo, Kuncoro Harto; Eriyanthi, Nur Indah
Agritech Vol 27, No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/agritech.9492

Abstract

This paper deals with supply chain management within bakery industry from the perspectuve of material management. A better material requirement planning was proposed. The result showed that the proposed MRP can decrease cumulative material investment that the existing operation. By considering the impact of product-retur precentage scenarios (75%, 50%, 25%, 0%) to comapnys hplding cost, it was known that the decreasing of product-retur percentage is not significantly reduce the retrenchment of cost paid by the company. A low percentage level of product-retur might sacrify customer service because the retailer can not assure the product availability. On the other hand, a high percentage lebel ,ay give high level of customer service, however the cost is more expensive resulting in the reducing of the profit. This, represents a trade-off between profit to be obtained by the company and customer service level.ABSTRAKTulisan ini membahas tentang pengelolaan supply chain di dalam industri bakery dari perspektif manajemen material. Sebuah perencanaan kebutuhan material (MRP) yang lebih baik kami usulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usulan MRP dapat menurunkan jumlah investasi material daripada yang ada sekarang. Dengan mempertimbangkan pengaruh skenario persentase product-retur (75%, 50%, 25%, 0%) terhadap biaya persediaan perusahaan, diketahui bahwa penurunan persentase product-retur tidak begitu berpengaruh pada penghematan biaya yang menjadi beban perusahaan. Pada suatu tingkatan product-retur yang rendah akan bisa berakibat pada turunnya customer service karena retailer tidak bisa menjamin ketersediaan produk. Pada sisi lain, product-retur dalam jumlah banyak akan memberikan customer service lebih baik namun dengan biaya yang mahal sehingga akan ada pengurangan keuntungan. Hal ini menunjukkan adanya suatu trade-off antara keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dengan customer service level di dalam suatu supply chain. Oleh karena itu kita perlu mengoptimalkan keseimbangan antara keuntungan dan customer service level.