Busri Endang
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP UNTAN

Published : 31 Documents
Articles

Found 31 Documents
Search

KONSELING TEMAN SEBAYA PADA REMAJA DI ERA GLOBALISASI Endang, Busri
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 7, No 2 (2009): JCK September 2009
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi remaja dewasa ini semakin hari dirasakan semakin kompleks. Selain faktor internal seperti perkembangan aspek biologis, psikologis, dan sosiologis, derasnya arus globalisasi yang membawa pengaruh negatif semakin dirasakan perlunya konseling terhadap remaja. Pengalaman menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil remaja yang memanfaatkan layanan konseling sekolah. Para siswa lebih sering menjadikan teman-teman mereka sebagai sumber yang diharapkan dapat membantu pemecahan masalah yang mereka hadapi.Kata Kunci: Konseling, Teman sebaya
Optimalisasi peran keluarga dalam pembentukan kepribadian anak Endang, Busri
Guru Membangun Vol 22, No 2 (2009): GM Edisi Juli Vol.22 No.2 Tahun 2009
Publisher : Guru Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan kepribadian anak, khususnya lingkungan keluarga. Kedua orang tua adalah pemain peran inti. Peran lingkungan dalam mewujudkan kepribadian seseorang, baik lingkungan prakelahiran maupun lingkungan pascakelahiran adalah masalah yang tidak bisa dipungkiri. Lingkungan keluarga adalah sebuag basis awal kehidupan bagi setiap manusia. Keluarga menyiapkan saran pertumbuhan dan pembentukan kepribadian anak sejak dini. Dengan kata lain, kepribadian anak bergantung pada pemikiran dan perlakuan kedua orang tua dan lingkungannnya.
Mengembangkan Sikap Toleransi dan Kebersamaan di Kalangan Siswa (89-105) - Busri Endang Endang, Busri
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 1, No 2 (2009): Volume 1 No. 2 Edisi Agustus 2009
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toleransi sesungguhnya berkembang dalam kerangka adanya keberagaman dalam berbagai dimensi kehidupan, sehingga akan dapat terwujud keserasian dan keharmonisan hidup, jauh dari konflik-konflik dan ketegangan-ketegangan sosial, lebih-lebih lagi pertentangan dan permusuhan antar sesamanya dalam masyarakat. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pentingya pengembangan sikap toleransi dan kebersamaan melalui rekayasa paedagogis guru dalam latar masyarakat majemuk. Kamajemukan ini juga terjadi dalam seting atau lingkungan sekolah, di mana di dalamnya siswa saling berinteraksi, saling belajar menghargai perbedaan serta saling menerima sesuatu karakteristik tertentu yang mungkin pada lingkungannya tidak pernah dia temui. Kata-kata Kunci: Rekayasa Paedagogis Guru, Sikap Toleransi, Kebersamaan
Mengembangkan sikap toleransi dan kebersamaan di kalangan siswa (531 – 547) - Busri Endang Endang, Busri
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 6, No 3 (2011): Volume 6 Nomor 3 Edisi Agustus 2011
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toleransi sesungguhnya berkembang dalam kerangka adanya keberagaman dalam berbagai dimensi kehidupan, sehingga akan dapat terwujud keserasian dan keharmonisan hidup, jauh dari konflik-konflik dan ketegangan-ketegangan sosial, lebih-lebih lagi pertentangan dan permusuhan antar sesamanya dalam masyarakat. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pentingya pengembangan sikap toleransi dan kebersamaan melalui rekayasa paedagogis guru dalam latar masyarakat majemuk. Kamajemukan ini juga terjadi dalam seting atau lingkungan sekolah, di mana di dalamnya siswa saling berinteraksi, saling belajar menghargai perbedaan serta saling menerima sesuatu karakteristik tertentu yang mungkin pada lingkungannya tidak pernah dia temui. Kata-kata Kunci: Rekayasa Paedagogis Guru, Sikap Toleransi, Kebersamaan
Futurologi dan Phenomenologi Nilai Spritual ( Hubungan Allah, Manusia dan Alam) Endang, Busri
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 2, No 1 (2010): Volume 2 Nomor 1 Edisi Januari 2010
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesungguhnya Yang Maha Kuasa dalam kehidupan ini hanyalah Allah Subhanahuwataala. Dialah yang menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini dengan asbab, tanpa asbab, dan  bertentangan dengan asbab. Makhluk yang terbaik yang telah diciptakanNya adalah manusia, dan akan dimuliakan di tempat yang menyenangkan dalam surga untuk selama-lamanya, kecuali yang berdosa. Alam semesta ini diciptakan oleh Allah untuk manusia agar manusia mudah mewujudkan tujuan menciptakannya yaitu untuk beribadah, menjadi khalifatullah, dan berda’wah. Kebahagiaan hidup manusia di dunia dan di akhirat apabila taat perintah Allah, menjauhi larangannya, ikut Sunnah Rasulullah Saw, dan mengamalkan agama Islam secara kaffah. Apabila hubungan manusia dengan Allah baik, maka alam ini akan diperintahkan olehNya untuk berkhidmad (melayani) eksistensi manusia dengan sebaik-baiknya, tetapi jika hubungan manusia dengan Allah tidak baik, maka alam ini tidak akan bersahabat kepada manusia, akhirnya timbullah berbagai macam bencana. Kata kunci: Hubungan Allah, manusia dan alam
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI DENGAN ALPHABET METHOD DI TK Hijriyah, Ari; Ali, Muhamad; Endang, Busri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to identify and describe whether by introducing the English language through the Alphabet method can improve the recognition vocabulary of English children aged 4-5 years old Group kindergarten Turnip Town For Kids Pontianak. The research method used was Classroom Action Research, the number of students 20 children. The research was done 2 cycles, each cycle is done in three meetings. Cycle 1 gained 66% and 2 Cycle 2 IPKG obtained 77%. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan apakah dengan memperkenalkan Bahasa Inggris melalui Alphabet Method dapat meningkatkan pengenalan kosakata Bahasa Inggris anak usia 4-5 tahun Kelompok Turnip TK Town For Kids Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas, dengan jumlah siswa 20 anak. Penelitian ini dilakukan 2 siklus, setiap siklus dilakukan dalam tiga kali pertemuan. Siklus 1 diperoleh 66% dan IPKG 2 Siklus 2 diperoleh 77%.   Kata kunci : Pengenalan Kosakata, Bahasa Inggris, Metode Alfabet
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERTIWI KECAMATAN KENDAWANGAN (F54210012), Ernawati; Endang, Busri; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the findings that : 1 ) Planning learning in enhancing the development of the ability to speak through conversing methods can be categorized as performing well , because teachers make plans that facilitate the delivery of content. 2 ) Implementation of learning in improving the ability to talk through the method of conversing among others: a) Footing environment b ) Footing before playing, c ) Footing while playing, d ) Footing after play. 3 ) Increasing the ability to talk through method conversing in children aged 5-6 years include: speaking with correct pronunciation and the sound increased to 73% . While the childs ability to understand the spoken word sound increased to 73 % . The ability of crafting a good kid in the story reveals increased to 73 % . The results of this study can be concluded that learning in enhancing the development of the ability to speak through conversing methods can be categorized as performing well, because teachers make the planning , implementation and can increase the childs ability to speak to one cycle of 60 % and the cycle 2 increased to 73%.  To carry out the study , especially in improving the speech of children aged 5-6 years with the adoption of a conversation, the teacher should be able to design a useful approach in motivating children to learn in order to speak the childs ability to thrive as it should . Keywords : Speech , Conversation Method Abstrak: Berdasarkan hasil penelitian bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan pengembangan kemampuan berbicara melalui metode bercakap-cakap dapat dikategorikan terlaksana dengan baik, karena guru membuat perencanaan yang memudahkan dalam penyampaian materi.  2) Pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan  kemampuan berbicara melalui metode bercakap-cakap antara lain:a) Pijakan lingkungan b) Pijakan sebelum main c) Pijakan saat main d) Pijakan setelah main. 3) Peningkatan kemampuan berbicara melalui metode bercakap-cakap pada anak usia 5-6 tahun antara lain: berbicara dengan lafal dan bunyi yang benar meningkat menjadi 73%. Sedangkan kemampuan anak memahami bunyi kata yang diucapkan meningkat menjadi 73%. Kemampuan anak menyusun kata yang baik dalam mengungkapkan isi cerita meningkat menjadi 73%. Kata Kunci :  Kemampuan Berbicara, Metode Bercakap-cakap
SIKAP PERCAYA DIRI DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN SEGEDONG Kintani, Yuliesti; Ali, M.; Endang, Busri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap anak ketika diminta berbicara, bernyanyi di depan kelas, menyatakan pendapatnya, bertanya dan menjawab pertanyaan yang, mencoba hal yang baru dan apa saja faktor penyebab anak tidak percaya diri serta upaya guru dalam meningkatkan percaya diri anak usia 5-6 tahun di TK Satu Atap SDN 1 Segedong kab. Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sampel penelitian ini adalah 2 guru dan anak berjumlah 16 orang di Taman Kanak-Kanak Satu Atap SDN 1 Segedong.. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui kegiatan bernyanyi,bercerita,bertanya dan menjawab pertanyaan,menyatakan pedapat,dan mencoba hal yang baru. Percaya diri anak dapat meningkat.   Kata Kunci: Percaya Diri, Proses Pembelajaran Abstract: This research aim to for the mendeskripsikan of child attitude when asked to converse, singing in front of class, expressing its opinion, enquiring and replying question which, trying new matter and any kind of factor cause of unconvinced child of xself and also strive teacher in improving self confidence of age child 5-6 year in TK One Roof of SDN 1 Segedong kab. Pontianak. This Research done with descriptive method and use approach of research qualitative. this Research Sampel is 2 child and teacher amount to 16 people in Nursery School One Roof of SDN 1 Segedong. Result of data analysis indicate that to through its activity and answer question, expressing,  opinion.and try new matter. Self confidence of child can mount. Keywords: Self Confidence, Process Study.
MENINGKATKAN POLA HIDUP BERSIH MELALUI METODE DEMONSTRASI ANAK 5 - 6 TAHUN DI TK ISLAMIYAH Yani, Nurlaili; Endang, Busri; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study is titled "Improving Lifestyle Demonstration Method Through Net Children 5-6 Years in Tk Islamiyah" This study aims to teach children about hygiene so independently able to prevent disease, promote health and play an active role in creating a healthy school environment. The research method used is descriptive method and form of research is Classroom Action Research. The sample was 20 children. Results of data analysis showed that the pattern of child hygiene through 2 cycles, where each cycle of meetings held 3 times by the use of method demonstration. The use of the method demonstration by teachers can help children demonstrate and memperaktekan activities directly what is seen. Demonstration method can improve the child clean lifestyle by preparing plans, such as a collection of standard indicators saw minimal regulation No.58 of 2009, seen in RKM theme, making RKH, after that make media images according to the theme that will be studied. Keywords: Clean Lifestyle, method demonstrations   Abstrak: Penelitian ini berjudul “Meningkatkan Pola Hidup Bersih Melalui Metode Demonstrasi Anak 5-6 Tahun di Tk Islamiyah” Penelitian ini bertujuan untuk mengajarkan anak tentang kebersihan sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dan bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sampel  penelitian ini adalah 20 anak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pola kebersihan anak melalui 2 siklus, yang mana setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan dengan menggunaan metode demonstrasi. Penggunaan metode demonstrasi  yang dilakukan oleh guru dapat membantu anak memperagakan dan memperaktekan kegiatan secara langsung apa yang dilihat. Metode demostrasi dapat meningkatkan pola hidup bersih anak dengan mempersiapkan perencanaan, seperti  melihat kumpulan indikator standar minimal Peraturan Menteri No.58 Tahun 2009, melihat tema di dalam RKM, membuat RKH, setelah itu membuat media gambar sesuai dengan tema yang akan dipelajari. Kata kunci: Pola Hidup Bersih, Metode Demostrasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN ENGKLEK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210005), Darmayeti; Endang, Busri; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Engklek Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Pertiwi I Setda Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan hasil peningkatan motorik kasar anak setelah melakukan permainan engklek. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian diperoleh melalui observasi yang dilakukan dengan 2 siklus dimana masing-masing siklus terdapat 5 kali pertemuan. Hasil observasi perencanaan mencapai 80%, observasi pelaksanaan 85,31% dan observasi peningkatan kemampuan motorik kasar mencapai 90%. Jadi dapat disimpulkan bahwa motorik kasar anak meningkat setelah melakukan permainan engklek. Kata kunci: Peningkatan kemampuan, Motorik Kasar, Permainan Engklek Usia 5-6 Tahun. Abstract : The Study is titled the increased ability of motoric hard skills through game hopscotch in children aged 5 to 6 years in kindergarten Pertiwi I Setda Provinsi Kalimantan Barat. The purpose of this study to describe how the planning and implementation of children’s motoric hard skills improved results after doing hopscotch game. The method used is descriptive method. This research uses the classroom action research (PTK). The research results were obtained through observation made with 2 siklus wherein each siklus there are 5 sessions. The planning observation can reach 80%, implementation observation 85,31% and increasing observation motoric hard skills reaches 90%. So it can be concluded that increasing a child’s motoric hard skills after doing hopscotch game. Keywords : The increased ability, Motoric hard skills, hopscotch game ages 5 to 6 years.