Articles

Found 6 Documents
Search

Perancangan Program Sistem Pakar Fotografi Tenik Manual Berbasis PDA Elizabeth, Elizabeth
Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta
Publisher : Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pakar ialah sistem yang dapat memberikan solusi suatu permasalahan seperti layaknya seorang pakar asli. Di dalam memberikan solusi, program sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan dan alasan solusi tersebut diberikan.Tujuan pembuatan program sistem pakar fotografi adalah untuk memberikan panduan mengenai cara mengambil gambar yang baik dalam kondisi tertentu bagi para pemula. Karena sasaran pengguna adalah para pemula, maka program sistem pakar fotografi yang dirancang difokuskan pada salah satu jenis fotografi saja, yaitu Outdoor (luar ruangan). Jenis fotografi luar ruangan adalah jenis fotografi yang biasa digunakan untuk belajar dan berlatih fotografi, karena jenis ini paling sederhana dan tidak memerlukan peralatan – peralatan kompleks yang dapat menyulitkan pemula. Program akan melayani konsultasi dengan cara mengajukan pertanyaan – pertanyaan seputar kondisi objek pemotretan yang dihadapi pengguna. Pengguna menjawab dengan memilih di antara pilihan – pilihan jawaban yang diajukan. Kemudian berdasarkan pengetahuan dari pakar yang disimpan di dalam basis pengetahuan program, program akan menampilkan solusi mengenai penyesuaian angka diafragma, kecepatan rana, kecepatan film, dan pemilihan lensa untuk menghasilkan gambar yang baik. Solusi juga disertai dengan penjelasan dan sebuah contoh foto untuk lebih memperjelas solusi. Selain itu, pengguna juga dapat memperdalam ilmu fotografi pada bagian Teori. Dari pengujian yang dilakukan bersama pakar, terbukti bahwa program sistem pakar fotografi sudah berjalan dengan baik seperti semestinya dan solusi telah sesuai dengan pengetahuan pakar.
Correlations between Muscle Mass, Muscle Strength, Physical Performance, and Muscle Fatigue Resistance in Community-Dwelling Elderly Subjects Elizabeth, Elizabeth; Vitriana, Vitriana; Defi, Irma Ruslina
International Journal of Integrated Health Sciences VOL 4, NO 1, March (2016)
Publisher : International Journal of Integrated Health Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: To determine the correlations between muscle mass, muscle strength, physical performance, and muscle fatigue resistance in community-dwelling elderly people in order to elucidate factors which contribute to elderly’s performance of daily activities.Methods: A cross-sectional study was conducted on community-dwelling elderly in Bandung from September to December 2014. One hundred and thirty elderly, 60 years old or above, were evaluated using bioelectrical impedance analysis to measure muscle mass; grip strength to measure muscle strength and muscle fatigue resistance; habitual gait speed to measure physical performance; and Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) to assess physical activity. Results: There were significant positive correlations between muscle mass (r=0,27, p=0,0019), muscle strength (r=0,26, p=0,0024), and physical performance (r=0,32, p=0,0002) with muscle fatigue resistance. Physical performance has the highest correlation based on multiple regression test (p=0,0025). In association with muscle mass, the physical activity showed a significant positive correlation (r=0,42, p=0,0000). Sarcopenia was identified in 19 (14.61%) of 130 subjects. Conclusions: It is suggested that muscle mass, muscle strength, and physical performance influence muscle fatigue resistance. Keywords: Community-dwelling, elderly, muscle fatigue resistance, muscle mass, sarcopenia DOI: 10.15850/ijihs.v4n1.684
Effects of Metformin, Avocado Seed, and Diabetic Ingredients Infusion to Weight and Fasting Blood Glucose on Sucrose Diet Rats Jasaputra, Diana Krisanti; Wargasetia, Teresa Liliana; Elizabeth, Elizabeth
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metformin, an oral hypoglycemic drug which has metabolic effects and weight loss after 6–9 months; however, after 18 months, these effects disappear. Oral hypoglycemic drugs with no effect on raising the weight are needed. The objective of the study is comparing the effects of metformin, avocado seed infusion (AS), and diabetic ingredients/DI (green chiretta, Java tea, and bitter grapes) in increasing weight and fasting blood glucose of rats with sucrose diet. The research was conduct at the Pharmacology Laboratory, Faculty of Medicine Universitas Kristen Maranatha in February–August 2017. The results showed that metformin within six weeks reduced weight (75.55%) compared to control (+) with a hypercaloric diet (114.36%). Metformin and hypercaloric diet in rats for 14 weeks showed a 125.66% increase in weight, higher than control (+) (114.36%), although not significant (p>0.05). Weight in rats with hypercaloric and AS diet for 14 weeks was 94.30% and 81.68% in DI was lower than control (+) (114.36%), but not significant (p>0.05). Fasting blood glucose (FBG) of dietary hypercaloric rats and metformin was 123.75 mg/dL, higher than control (+), which was 85.75 mg/dL (p<0.01), whereas FBG infusion of AS and DI during 14 weeks: 85.75 mg/dL, and 99.50 mg/dL, not significant to control (+) (p>0.05). In conclusions, metformin increased rats body weight even though not significantly and fasting blood glucose in rats fed a hypercaloric diet for 14 weeks, while avocado seed infusion and diabetec ingredients infusion did not. EFEK METFORMIN, INFUSI BIJI ALPUKAT, DAN INFUSI RAMUAN DIABETES TERHADAP BERAT BADAN DAN GLUKOSA DARAH PUASA PADA TIKUS DIET SUKROSAMetformin, obat hipoglikemik oral berefek metabolik dan menurunkan berat badan (BB) setelah 6–9 bulan, namun setelah 18 bulan efek ini hilang. Diperlukan obat hipoglikemik oral yang tidak berefek meningkatkan BB. Tujuan penelitian ini membandingkan efek metformin, infusi biji alpukat (BA), dan infusi ramuan diabetes/RD (sambiloto, kumis kucing, dan bratawali) dalam meningkatkan BB dan glukosa darah puasa pada tikus diet sukrosa. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha periode Februari–Agustus 2017. Hasil penelitian menunjukkan metformin dalam waktu 6 minggu mengurangi penambahan BB (75,55%) dibanding dengan kontrol (+) diet hiperkalori (114,36%). Pemberian metformin dan diet hiperkalori pada tikus selama 14 minggu menunjukkan kenaikan BB 125,66%, lebih tinggi dibanding dengan kontrol (+) (114,36%), walaupun tidak signifikan (p>0,05). Berat badan pada tikus dengan diet hiperkalori dan infusi BA selama 14 minggu adalah 94,30% dan  RD 81,68%, lebih rendah dibanding dengan kontrol (+) (114,36%), namun tidak signifikan (p>0,05). Glukosa darah puasa (GDP) tikus diet hiperkalori dan metformin adalah 123,75 mg/dL, lebih tinggi dibanding dengan kontrol (+) 85,75 mg/dL (p<0,01), sedangkan GDP infusi BA dan RD selama 14 minggu adalah 85,75 mg/dL dan 99,50 mg/dL, tidak signifikan terhadap GDP kontrol (+) (p>0,05). Simpulan, metformin meningkatkan berat badan tikus walau tidak signifikan dan meningkatkan glukosa darah puasa pada tikus diet hiperkalori selama 14 minggu, sedangkan infusi biji alpukat dan ramuan diabetes tidak.
Correlations between Muscle Mass, Muscle Strength, Physical Performance, and Muscle Fatigue Resistance in Community-Dwelling Elderly Subjects Elizabeth, Elizabeth; Vitriana, Vitriana; Defi, Irma Ruslina
International Journal of Integrated Health Sciences Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : International Journal of Integrated Health Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: To determine the correlations between muscle mass, muscle strength, physical performance, and muscle fatigue resistance in community-dwelling elderly people in order to elucidate factors which contribute to elderly’s performance of daily activities.Methods: A cross-sectional study was conducted on community-dwelling elderly in Bandung from September to December 2014. One hundred and thirty elderly, 60 years old or above, were evaluated using bioelectrical impedance analysis to measure muscle mass; grip strength to measure muscle strength and muscle fatigue resistance; habitual gait speed to measure physical performance; and Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) to assess physical activity. Results: There were significant positive correlations between muscle mass (r=0,27, p=0,0019), muscle strength (r=0,26, p=0,0024), and physical performance (r=0,32, p=0,0002) with muscle fatigue resistance. Physical performance has the highest correlation based on multiple regression test (p=0,0025). In association with muscle mass, the physical activity showed a significant positive correlation (r=0,42, p=0,0000). Sarcopenia was identified in 19 (14.61%) of 130 subjects. Conclusions: It is suggested that muscle mass, muscle strength, and physical performance influence muscle fatigue resistance. Keywords: Community-dwelling, elderly, muscle fatigue resistance, muscle mass, sarcopenia DOI: 10.15850/ijihs.v4n1.684
Komunikasi Antarpribadi Guru dan Murid dalam Membentuk Kepercayaan Diri Siswa SMP Stella Maris, Teluk Gong, Jakarta Utara Elizabeth, Elizabeth; Tamburian, Daniel
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi antar pribadi antara guru dan murid dapat terjadi kapan pun, terutama pada saat proses belajar di kelas. Guru menjelaskan materi pelajaran dan apabila ada murid yang tidak mengerti maka guru mencoba menjelaskan kembali pelajaran dengan nada suara yang keras agar terdengar jelas oleh murid di kelas. Penggunaan nada suara yang keras dan komunikasi non verbal membantu memperjelas pesan komunikasi antarpribadi di dalam upaya membentuk kepercayaan diri siswa. Nada suara yang keras menginsyaratkan guru itu memiliki rasa percaya diri sehingga diharapkan dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi antarpribadi guru dan murid dalam membentuk kepercayaan diri siswa SMP Stella Maris, Teluk Gong, Jakarta Utara. Teori yang digunakan yakni Jendela Johari (konsep diri) untuk komunikasi antarpribadi dan teori kepercayaan diri. Kepercayaan diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan atau situasi yang dihadapinya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian sebanyak tiga guru sekolah, dua orang tua siswa, dan dua siswa SMP. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam. Teknik analisis data secara kualitatif dengan menggunakan Model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar pribadi guru dan murid di SMP Stella Maris membentuk kepercayaan diri siswa. Guru menggunakan nada suara yang tegas di dalam proses belajar di kelas, memberikan pujian kepada siswa yang berprestasi, mendengarkan pendapat siswa untuk membangkitkan rasa percaya diri dan keberanian, mengajarkan kepada para siswa untuk terbuka dalam berkomunikasi, menyarankan kegiatan ekstrakurikuler kepada siswa, dan meminta siswa memperhatikan guru saat di kelas. Pihak sekolah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai hobi, memperhatikan guru mengajar di kelas, tidak memotong pembicaraan kepada guru maupun teman di sekolah, dan bergaul dengan teman di sekolah. 
PENGARUH RASIO LIKUIDITAS (CURRENT RATIO), RASIO SOLVABILITAS (DEBT TO EQUITY RATIO) DAN RASIO AKTIVITAS (RECEIVABLE TURNOVER) TERHADAP RENTABILITAS (RETURN ON ASSETS) PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE DI IDX TAHUN 2013-2017 Juneyca, Juneyca; Fellycia, Fellycia; Elizabeth, Elizabeth; Yuliani, Yuliani; Monica, Seteffy; Ginting, Wenny Anggeresia; Purba, Mohd Nawi
Jurnal Profita: Komunikasi Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Mercu Buana, Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis research was conducted on property and real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Investment in property and real estate is still the main choice of most companies, because companies always assume that one investment in property and real estate is the best way to develop capital owned by investors. The problems of the research are formulated as follows: whether there is an influence of liquidity ratio, solvability ratio, activity ratio, increased liquidity against profitability in property and real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2013-2017. The research method in this study is to use quantitative research methods with the type of descriptive research and the nature of research is casual research. Data collection using documentation. The data analysis method used is multiple linear regression analysis, coefficient of determination, F test and t test. The research sample was taken using a purposive sampling technique with certain criteria there were 24 companies as the research sample. The results of this study indicate that the liquidity ratio (current ratio) influences and is not significant towards return on assets in the property and real estate sector companies at IDX in 2013-2017. Solvability ratio (debt to equity ratio) has an effect and is not significant to return on assets in the property and real estate sector companies at IDX 2013-2017. Activity ratio (receivable turnover) has an effect on and significant on return on assets in property and real estate sector companies in IDX 2013-2017 ..Keyword liquidity ratio(current ratio), solvability ratio (debt to equity ratio), activity ratio (receivable turnover)ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Investasi di bidang property dan real estate masih menjadi pilihan utama kebanyakan perusahaan, sebab perusahaan selalu beranggapan bahwa salah satu investasi di property dan real estate merupakan cara terbaik untuk mengembangkan modal yang dimiliki investor. Masalah dari penelitian dirumuskan sebagai berikut: apakah terdapat pengaruh rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas ,peningkatan likuiditas terhadap rentabilitas pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2013-2017. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif dan sifat penelitian adalah penelitian kasual. Pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu ada 27 perusahaan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rasio likuiditas (current ratio) berpengaruh dan tidak signifikan terhadap rentabilitas (return on assets) pada perusahaan sektor property dan real estate di IDX Tahun 2013-2017. Rasio solvabilitas (debt to equity ratio) berpengaruh dan tidak signifikan terhadap rentabilitas (return on assets) pada perusahaan sektor property dan real estate di IDX Tahun 2013-2017. Rasio aktivitas (receivable turnover) berpengaruh dan signifikan terhadap rentabilitas (return on assets) pada perusahaan sektor property dan real estate di IDX Tahun 2013-2017