Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA

MENINGKATKAN BASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP DASAR DINAMIKA GERAK LURUS DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA SEDERHANA DI KELAS X-A SMA NEGERI 2 PLUS SIPIROK TAPANULI SELATAN

Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 1 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.94 KB)

Abstract

Penggunaan alat peraga sederhana pada proses pembelajaran konsep dasar dinamika gerak lurus dilatar belakangi oleh sebagian besar siswa kelas X-A SMA Negeri 2 Plus Sipirok merasa kesulitan  menguasai  konsep  dasar dinamika gerak lurus. Hal ini ditunjukan dari hasil tes awal, sekitar 82,5% siswa be/um mencapai batas nilai ketuntasan be/ajar yaitu nilai 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil be/ajar serta menciptakan proses pembelajaran yang  menarik dan menyenangkan  bagi siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-A SMA Negeri 2 Plus Sipirok pada semester ganjil tahun pelajaran 201612017 yang  berjumlah 40 siswa. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik pengamatan, angket, dan wawancara untuk analisis data kualitatif dan penelitian ulangan harian untuk analisis data kuantitatif  Dari hasil analisis data nilai ulangan harian siswa pada siklus I diperoleh siswa yang belum tuntas be/ajar pada konsep dasar dinamika gerak lurus berjumlah 10 siswa atau 25% sedangkan siswa yang telah mencapai ketuntasan be/ajar yaitu memperoleh nilai 2': 75 sebanyak 30 siswa atau 75%. Nilai rata-rata kelas sebesar 67,100. Dari analisis data nilai ulangan harian siswa pada siklus II diperoleh seluruhnya atau 100% siswa telah tuntas be/ajar pada konsep dasar dinamika gerak lurus dengan nilai rata-rata 79,375. Dari analisis data hasil pengamatan di peroleh rata-rata skor pada siklus I sebesar 3,404 dan pada siklus II meningkat menjadi 3,629. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan a/at peraga sederhana dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam  proses  pembelajaran.  Dari  hasil angket menggambarkan bahwa dari 40 siswa sebanyak 84,375% menyatakan sangat setuju, sangat menarik, mudah, menyenangkan, dan sangat setuju untuk dilanjutkan, adapun sebanyak 15,625% siswa menyatakan setuju. Dengan demikian penggunaan a/at peraga sederhana dalam  proses  pembelajaran konsep dinamika gerak lurus mendapat tanggapan atau respon sangat positif dari siswa. Dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa penggunaan a/at peraga sederhana pada proses pembelajaran konsep  dasar  dinamika  gerak lurus lebih menyenangkan, menarik, lebih mudah dipahami, dan dimengerti, selain itujuga  menimbulkan sikap antusias dan lebih rileksKata-Kata Kunci     :Dinamika Gerak Lurug, Alat Peraga Sederhana

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA DI SMA NEGERI 2 PLUS SIPIROK

Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 1 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.645 KB)

Abstract

This study aimed to know the effect of science processskills of students and activity among the inquiry training and the conventional learning. This research is quasi-experimental study using pre-test and post-test design. The population of the study was students in Medan. Techniques that used to gain a simple is cluster random sampling, the first was grade as experimental class used the inquiry training model and the second was grade as the control class used the conventional learning. The instruments of this study were the science process skills test. The activity, affective, and psychomotor was used observation sheet. The analysis results that the inquiry training was better than that conventional learning in improving the science process skills of students. Keywords: Inquiry Training, Science Process Skills of Students

PEMANFAATAN ALAT PERAGA IPA UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA SISWA SMA NEGERI I SAYURMATINGGI TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 2 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.58 KB)

Abstract

Class action research (PTK) is carried out in order to know the increased understanding of the concept of physics on the subject of measurement through the utilization of the available IPA props in the school laboratory. Data obtained with the method of observation, and test method of the now method. Based on the results of observation understanding the physics of pre cycle amounted to 43.1% increased to 61.6% in cycle I and increased to 81.9% in cycle II. While the results of the now understanding the physics of the cycle I of 86.3% increase in cycle II becomes 90.9%. Meanwhile the results of tests on the pre-cycle average value of 63 with ketuntasan of 28.1% and has not yet reached the value of KKM who are already specified 71. In cycle I, the average value of the test results of students ' 71 with 34.4% and amounted to ketuntasan has reached the value of KKM. While on cycle II average value increased student test results that is being ketuntasan with 78 of 68.8%. Increased understanding of the concept of the learning results of physics students a minimum of 20% has been achieved. From those results showed that with the utilization of props IPA can improve understanding of physics students on the subject of measurement in SMA Negeri 1 Sayurmatinggi, so that utilization of props can be IPA be used as an alternative to increasing the understanding of physics. Keywords: class action research, understanding the concepts of physics