Minnah El Widdah
Fakultas Tarbiyah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Pikir dan Pendidikan El Widdah, Minnah
Al-`Ulum Vol 1 (2012)
Publisher : Al-`Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap manusia baik sebagai individu atau sebagai kelompok masyarakat memiliki thought style (pola pikir) yang khas dan terkadang berbeda antara satu dengan lainnya. Kekhasan dan atau perbedaan-perbedaan pola pikir manusia ini terbentuk atau dipengaruhi oleh banyak faktor, yang kemudian juga menjiwai atau mewarnai aktifitas kehidupannya termasuk mempengaruhi kegiatan pendidikan yang dilakukan. Tulisan ini, sebagaimana tergambar dari judul di atas, mencoba mengangkat suatu diskursus filosofis tentang dua model atau pola pemikiran (thought style) yang kemudian mempengaruhi sistem dan kegiatan pendidikan.
Pengelolaan Madrasah (Studi Kualitatif tentang Manajemen Strategi Madrasah Aliyah Negeri di Kota Jambi) El Widdah, Minnah
Al-`Ulum Vol 2 (2013)
Publisher : Al-`Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah hak seluruh warga negara, pendidikan yang mengedepankan rasa adil, merata dan bermutu bagi seluruh warga Indonesia tanpa terkecuali.  Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam pendidikan memberikan pengertian tanpa pengecualian apakah miskin atau kaya, tanpa mengecualikan strata sosial tertentu, agama, atau budaya. Pengecualian dalam pendidikan berarti telah mengesampingkan rasa adil dan hal ini bertentangan dengan amanat Undang-Undang Dasar dan UUSPN.
Problematika Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama (SMP) El Widdah, Minnah
At-Ta`lim Vol 4 (2013)
Publisher : At-Ta`lim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama saat ini menuai berbagai kritik yang tajam karena ketidakmampuannya dalam menanggulangi berbagai isu penting dalam kehidupan masyarakat, seperti mempercayai kepercayaan keagamaan dan keragaman kultural yang beraneka ragam yang sering melahirkan ketidakharmonisan dan konflik berbau SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan).