Articles

Found 33 Documents
Search

Penerapan Lesson Study pada Pembelajaran Fisika Materi Perubahan Wujud Zat

JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 2 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.609 KB)

Abstract

Proses kegiatan pembelajaran merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan prestasi belajar yang akan dicapai siswa. Oleh karena itu guru harus mampu memlah dan memilih serta menentukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran, karakteristik siswa dalam proses pembelajaran serta tujuan pembelajaran. Penerapan suatu pendekatan pembelajaran yang sesuai diasumsikan dapat mempengaruhi prestasi belajar fisika siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan lesson study  terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X MA Al Ikhlas Pemetung Basuki Kecamatan Buay Pemuka Peliung pada Materi perubahan wujud zat Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MA Al Ikhlas Pemetung Basuki  yang terdiri dari tiga kelas. Diambil dua kelas sebagai sampel dengan teknik cluster sampling yaitu kelas X.1 sebagai kelas kontrol dan kelas X.3 sebagai kelas eksperimen. Proses pembelajaran pada kelas eksperimen menggunakan    lesson study dan pada kelas kontrol menggunakan   konvensional. Teknik pengumpulan data mengunakan  tes. Pengujian hipotesis menggunakan uji dua pihak dengan rumus t-test. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh skor rata-rata pada kelas eksperimen adalah 81,95 kelas kontrol adalah 71,17. Dari pengujian hipotesis diperoleh harga t hitung = 4,607 dengan harga t tabel = 1,998, menunjukkan bahwa harga t hitung tidak berada pada daerah penerimaan H0 penerimaan H0 (antara - t tabel = - 1,998  sampai dengan t tabel = 1,998) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan lesson study yang signifikan terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X MA Al Ikhlas Pemetung Basuki Kecamatan Buay Pemuka  Peliung pada materi perubahan wujud zat  Tahun Pelajaran 2017/2018.

Berbagai Masalah Teknis Dihadapi pada Tahap Pelaksanaan Pembetonan

JURNAL R & B Vol 2, No 2 (2002)
Publisher : JURNAL R & B

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ln conducting concrete process in the field, we often find that the result isnt satisfactory. lt may due to several technical factors, such as the lack of attention and uncareful activities of the the technicians who don,t comprehend the concrete process, segregation and bleeding, vibration and segregation, the lack of maintenance for the concrete and mistakes in concerning the requirement of printing / matrix process.

PENGARUH PENGGUNAAN RHEOMAC® SF 100 PADA KUALITAS BETON YANG DIRENDAM DENGAN AIR LAUT DAN AIR SULFAT

Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.059 KB)

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pengecoran bangunan pada daerah lepas pantai, kontak langsung antara beton dengan air laut tidak dapat dihindari. Air laut sendiri mengandung berbagai zat yang dapat mempengaruhi dan cenderung melemahkan kekuatan dari beton salah satunya yaitu sulfat. Oleh sebab itu perlu dilakukan pencegahan terhadap pengurangan kekuatan tersebut. Pada penelitian ini akan dibahas tentang pengaruh penggunaan Rheomac® SF100 sebanyak 10% dari berat semen terhadap kuat tekan, tarik belah dan absorpsi pada beton pada masa perendaman selama 28 hari dan 90 hari yang direndam pada 4 jenis air yaitu air normal, air laut, air sulfat ±1000 ppm,dan air sulfat ±6000 ppm. Air laut sendiri diambil dari daerah pantai cermin dan dianalisa di laboratorium untuk memperoleh kadar zat yang terkandung di dalam air laut. Dari hasil penelitian tentang kandungan kimia, diperoleh air laut mengandung klorida ±30000 ppm dan sulfat ±2600 ppm. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa air laut, maka akan semakin menurunkan kualitas dari beton dari mutu yang direncanakan. Pada percobaan ini dihasilkan bahwa semakin lama beton direndam maka akan mempengaruhi kekuatan beton tersebut. Penggunaan Rheomac® SF100 berhasil mengurangi kerusakan akibat zat- zat yang terkandung di dalam air perendaman. Kata Kunci : Rheomac® SF100, air laut, air sulfat, kuat tekan, absorpsi

KEUNGGULAN PERHITUNGAN BASIC REPRODUCTION RATIO DALAM MELAKUKAN ANALISIS KESTABILAN PADA MODEL PROYEKSI POPULASI BERSTRUKTUR STAGE

EKSAKTA Vol 1 (2012)
Publisher : FMIPA UNP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.937 KB)

Abstract

There are three known methods available for use in doing analysis on stage structured population model, e.g : matrix norms, spectral radius and basic reproduction ratio. In this paper, we have explained why basic reproduction ratio methods is more convenience for use compared by matrix norm and spectral radius method. We also proposed one method for used in counting basic reproduction ratio, compared with ones counted by Ackleh-Chiquet (2008) and Beck-Lewis (2007). Keywords: Matriks proyeksi populasi, kestabilan titik tetap, norma matriks, radius spektral,     basic reproduction ratio.

PENERAPAN METODE REDUKSI GRAF UNTUK PENENTUAN RO PADA MODEL VECTOR-HOST

EKSAKTA Vol 2 (2012)
Publisher : FMIPA UNP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.248 KB)

Abstract

The basic reproduction number Ro is defined as the number of new infections that occur after one initial infections is introduced into a susceptible population. In epidemiological models of infectious diseases, the basic reproduction number Ro is used as a threshold parameter to determine the condition for disease outbreaks and extinctions. There are many methods availables in literatures for basic reproduction number Ro calculations. In this paper, two methods for basic reproduction number Ro calculations, next generation matrix method and digraph reduction method were considered. Both methods applied to compartmental models that possess a desease free equilibrium point. For example, the next generation matrix method and the digraph reduction method were applied to vector-host model. Since the digraph reduction method avoids the direct calculation of a matrix inverse or determinants as in the next generation matrix method, the digraph reduction method can be practical for large systems and is a good alternative to the next generation matrix method. Keyword: Basic reproduction number, next generation matrix method, digraph reduction method, vector-host model.

POLITIK KOLONIAL BELANDA TERHADAP ISLAM DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH (Studi pemikiran Snouck Hurgronye

Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 8, No 1 (2012): Jurnal TAPIs Januari-Juni 2012
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah banyak kajian yang membahas politik kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia, tetapi masih sedikit yang membahas tentang pemikiran arsiteknya. Diantara arsiteknya yang cukup terkenal dan sangat disegani dan diperhitungkan pada masanya adalah Dr. Snouck Hurgronye. Sebelum kedatangan Snouck di Indonesia, kebijaksanaan-kebijaksanaan Kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia tidaklah memiliki arah yang jelas. Hal ini disebabkan miskinnya pengetahuan Kolonial Belanda tentang Islam dan Indonesia, atau mungkin “buta” sama sekali. Pada masa itu kebijaksanaan Kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia, secara tradisional dibentuk oleh kombinasi yang kontradiktif antara ketakutan dan pengharapan yang berlebih-lebihan. Kegagalan kebijaksanaan Belanda sebelum kedatangan Snouck disebabkan oleh tempat berpijaknya atau landasannya yang lemah, yakni tidak menggunakan fakta-fakta yang obyektif. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka cukup signifikan untuk mengkaji pemikirannya dalam dalam memformulasikan politik kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia.Kata Kunci : Politik, Kolonial Belanda, Islam

MENGUAK HISTORIOGRAFI ISLAM DARI TRADISIONAL-KONVENSIONAL HINGGA KRITIS-MULTIDIMENSI

Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 9, No 1 (2013): Jurnal TAPIs
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan ilmu sejarah dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari perkembangan budaya secara umum yang berlangsung sangat cepat. Puncak dari perkembangan budaya dan peradaban Islam itu terjadi pada masa dinasti Abbasiyah, tepatnya pada abad ke-9 dan ke-10 Masehi. Pada masa ini pula ilmu-ilmu keagamaan dalam Islam disusun dan seiring dengan perkembangan budaya dan peradaban Islam itulah ilmu sejarah dalam Islam lahir dan berkembang.Ada beberapa faktor yang mendorong lahir dan berkembangnya ilmu sejarah di lingkungan Islam. Mereka memandang sejarah sebagai ilmu yang sangat urgen dalam kehidupan manusia. Awal mulanya pertumbuhan sejarah dan penulisannya (historiografi sederhana/tradisional) di kalangan umat Islam, karena terdorong keperluan agama, untuk meriwayatkan hadist-hadist Nabi, termasuk perang-perang Nabi dan para sahabat yang berpartisipasi di dalamnya. Setelah itu para sahabat Nabipun menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Dengan demikian, pelan tapi pasti penulisan sejarah Islam tumbuh dan berkembang dari masa ke masa, dari satu tempat ke tempat yang lainnya, dan dari satu generasi ke generasi berikutnya, seirama dengan dinamika perkembangan peradaban Islam. Akhirnya terjadi perubahan dari tradisional-konvensional hingga menjadi kritis-multidimensi.Kata Kunci: Historiografi Islam, Tradisional, Multidimensi.

KAJIAN IRONI DALAM DAHAGA KARYA IVO ANDRIC

PARAFRASE Vol 14, No 01 (2014)
Publisher : PARAFRASE

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper reports a study on the use of irony in short stories. The focus of the study is irony of situation in Ivo Andri’C’s short story entitled Dahaga. The study adopts qualitative approach since the data are in words or statement. The result of the study shows that the contrasts between the dreams and facts confronted by the two characters in the story, Zhivan, the ring leader and Lazar Zelenovic, the platoon commander, are evidently portrayed and contribute to the excitement of reading the story.

MENGUAK HISTORIOGRAFI ISLAM DARI TRADISIONAL-KONVENSIONAL HINGGA KRITIS-MULTIDIMENSI

JURNAL TAPIS Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Tapis
Publisher : UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.475 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan ilmu sejarah dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari perkembangan budaya secara umum yang berlangsung sangat cepat. Puncak dari perkembangan budaya dan peradaban Islam itu terjadi pada masa dinasti Abbasiyah, tepatnya pada abad ke-9 dan ke-10 Masehi. Pada masa ini pula ilmu-ilmu keagamaan dalam Islam disusun dan seiring dengan perkembangan budaya dan peradaban Islam itulah ilmu sejarah dalam Islam lahir dan berkembang.Ada beberapa faktor yang mendorong lahir dan berkembangnya ilmu sejarah di lingkungan Islam. Mereka memandang sejarah sebagai ilmu yang sangat urgen dalam kehidupan manusia. Awal mulanya pertumbuhan sejarah dan penulisannya (historiografi sederhana/tradisional) di kalangan umat Islam, karena terdorong keperluan agama, untuk meriwayatkan hadist-hadist Nabi, termasuk perang-perang Nabi dan para sahabat yang berpartisipasi di dalamnya. Setelah itu para sahabat Nabipun menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Dengan demikian, pelan tapi pasti penulisan sejarah Islam tumbuh dan berkembang dari masa ke masa, dari satu tempat ke tempat yang lainnya, dan dari satu generasi ke generasi berikutnya, seirama dengan dinamika perkembangan peradaban Islam. Akhirnya terjadi perubahan dari tradisional-konvensional hingga menjadi kritis-multidimensi.Kata Kunci: Historiografi Islam, Tradisional, Multidimensi.

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TUTOR SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA

Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Fisika JPF FKIP UM Metro
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada prinsipnya pola pembelajaran yang berpusat pada guru cenderung membuat siswa menjadi pasif. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pemilihan dan penerapan model pembelajaran yang tepat sehingga sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi pembelajaran. Model pembelajaran yang diterapkan oleh guru diasumsikan mendapatkan persepsi yang berbeda-beda dari siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya dengan prestasi belajar fisika pada pokok bahasan getaran dan gelombang. P enelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Proses pembelajaran dalam kelas sampel menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan tes, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji z. Berdasarkan hasil dan analisis data penelitian diperoleh skor rata-rata angket persepsi yang diperoleh siswa adalah 85,27 dari skor maksimum 125, dan nilai rata-rata tes prestasi yang diperoleh siswa adalah 67,77 dari nilai maksimum 100. Dari pengujian hipotesis diperoleh nilai ztabel = 1,96 atau -ztabel = -1,96 pada taraf signifikansi 5%, dan zhitung = 5,1895. Nilai zhitung = 5,1895 tidak terletak antara -1,96 dan 1,96, sehingga Ho di tolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya dengan prestasi belajar fisika pada pokok bahasan getaran dan gelombang siswa kelas VIII MTs Umbul Sari tahun pembelajaran 2014/2015.