Dzarnisa Dzarnisa
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Limbah Feses Sapi dan Probiotik sebagai Bahan Pembuatan Pakan Pelet terhadap Pertambahan Berat Badan Ikan Nila Hitam (oreochromis niloticus)

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstark. Penelitian ini telah dilakukakan di Station Riset II Ie Seum, UPT. University Farm, Universitas Syiah Kuala, Aceh Besar. Penelitian berlangsung selama 90 hari, mulai tanggal 22 Mei sampai 14 Agustus 2016. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memanfaatkan limbah feses sapi sebagai pakan alternatif pengganti pakan pelet pabrikan, mengurangi produksi pakan yang tinggi dalam budidaya ikan Nila, dan dalam hal ini memacu pertambahan berat badan ikan Nila. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan terdiri dari 4 ulangan. Perlakuan pemberian subsitusi dari pakan komersial dengan pakan pelet organik sebanyak 0, 10, 20 dan 30%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah berat badan, pertambahan berat badan, konsumsi pakan, efisiensi pakan, konversi pakan, kelansungan hidup, pH dan suhu air. Pemberian subtitusi pakan komersial dengan pakan pelet organik berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap semua parameter yang diamati, yaitu berat badan, pertambahan berat badan, konsumsi ransum, efisiensi ransum, dan konversi ransum. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa subtitusi pakan komersial dengan pakan pelet organik 10-20% dapat digunakan untuk memacu laju pertumbuhan ikan Nila hitam.  Effect of Feeding Cow Waste and Probiotics Feed Manufacturing Natural Materials as for Added Weight of Black Nile Tilapia Fish (Oreochromis Niloticus)Abstract. Research has been dane in Research Station II Ie Seum, UPT. University Farm, Syiah Kuala University, Aceh Besar. The was conducted for 90 days, starting on May 22 until August 14, 2016. The purpose of this study was to use waste as feed for cow dung cost and promote the growth and production of Nile Tilapia. This research used completely randomized design (CRD) with 4 treatments and each replication. The treatment was subtitution of commercial diets with organic pellt feed (OPF) with the level of 0, 10, 20, and 30%, respeetively. The parameters observed were final weight, weight gain, feed consumption, feed efficiency, feed conversion, mortality/ life sustainability, pH and water temperature. Results study shwed that feeding organic pellet feed highly significant (P <0.01) affeted on all parameters, sach as final body weight, body weight gain, feed consumption, feed efficiency, and the feed conversion. The results of the study concluded that feeding organic pellet feed with a percentage of 10-20% was betterfor the growth rate of Nile Tilapia

Kajian Kondisi Faali Sapi Perah Peranakan Fries Holland (PFH) di Peternakan Rakyat Desa Suka Mulya Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.041 KB)

Abstract

Abstrak. Suatu penelitian telah dilaksanakan di desa Suka Mulya, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian berlangsung dari bulan November sampai Desember 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faali sapi Peranakan Fries Holland (PFH) di peternakan rakyat desa Suka Mulya Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan mengunakan metode survei dan observasi langsung ke peternak dan sapi perah PFH. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling. Penetapan responden ditentukan mengunakan metode random sampling, jumlah responden sebanyak 10 peternak yang memelihara sapi perah. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 13 ekor sapi perah PFH. Parameter penelitian meliputi frekuensi pernafasan, denyut jantung dan suhu rektal. Data pendukung yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi suhu dan kelembaban kandang, manajemen pemeliharaan sapi perah, kesehatan ternak, dan karakteristik peternak/responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan frekuensi pernafasan sapi PFH adalah28,03 ± 0,63 kali/menit, frekuensi denyut jantung 68,92 ± 0,71  kali/menit dan suhu rektal 36,57 ± 0,55 °C. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi faali/fisiologis ternak perah yang ada di peternakan Rakyat Desa Suka Mulya dalam keadaan baik/normal. Study on Condition of Dairy Cattle Breed Physiologic Fries Holland (PFH) Livestock in the Village People Prefer Mulya Seulawah Valley District District of Aceh Aceh Province Abstract. This study aimed to determine the effect of dairy cattle rearing system to physiological conditions in the district of Aceh Besar district seulawah Valley. The method used is descriptive analysis using the method of survey and direct observation to farmers and dairy cows PFH measurement of physiological conditions/physiological. This research by using two stages, the first stage is the observation field conditions and the second stage is the collection of data. Observation phase field conditions to determine the location of the study and the sample size, the data collection phase aims to obtain primary data and secondary data. The research location determined by purposive Desa Suka Mulya. Sampling of cattle that took cattle PFH to measure physiologic conditions/physiological. The number of samples taken in this study there are few dairy cows. The data collected from these samples include respiratory rate, heart rate, rectal temperature. Results of this study was the frequency of breathing 28,03 ± 0,63 times per minute, heart rate 68,92 ± 0,71 times per minute, a rectal temperature of 36,57 ± 0,55 times per minute. From the results of this research can be concluded that the physiologic conditions/physiological dairy cattle farm in the village of Suka Mulya People in a good state/normal

Peningkatan Produksi dan Kualitas Susu Melalui Injeksi Bovine Somatotropin (bST) dan Suplementasi Seng Selama Masa Kering Pada Sapi Peranakan Fries Holland (PFH)

JURNAL PANGAN Vol 20, No 1 (2011): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.529 KB)

Abstract

Sebanyak 16 ekor sapi perah Fries Holland (PFH) dalam masa kering kandang di Peternakan INKOPPOL di Cijeruk Bogor, telah digunakan untuk mempelajari pengaruh injeksi bovine somatotropin (bST) dan suplementasi mineral logam seng (Zn) terhadap peningkatan volume produksi dan kualitas susu pada periode laktasi berikutnya. Pada penelitian ini sapi-sapi dibagi ke dalam dua kelompok dan menggunakan Rancangan Acak Kelompok 2x2. Kelompok pertama adalah sapi kontrol terdiri atas delapan ekor. Kelompok kedua disuntik dengan bST. Faktor pertama adalah penyuntikan dengan bST dua tingkat dosis, yaitu nol (kontrol) dan 250 mg per ekor per dua minggu. Sedangkan faktor kedua adalah suplementasi Seng ( Zn) dengan dua tingkat dosis, yakni: 35 ppm dan 75 ppm. Peubah yang diukur adalah: fa’ali hewan (frekuensi pernafasan dan suhu tubuh), kimia darah (hematokrit, hemoglobin, glukosa dan trigliserida), produksi susu, volume ambing, kualitas susu (jumlah bakteri susu, pH, komponen gizi: protein, lemak, laktosa dan karbohidrat ), sanitasi dan mastitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bovine somatotropin tidak meningkatkan frekuensi pernafasan, suhu tubuh dan kimia darah ( hematokrit, hemoglobin, glukosa dan trigliserida). Injeksi bovine somatotropin pada sapi perah dalam periode kering dapat memberi pengaruh yang nyata (signifikan) pada peningkatan produksi susu dan volume ambing. Terdapat interaksi antara bST dengan suplementasi seng pada produksi susu dan volume ambing. Injeksi bovine somatotropin dan suplementasi seng selama periode kering dapat meningkatkan produksi susu sampai 17-25 persen. Suplementasi seng yang dikombinasi dengan somatotropin, ternyata juga dapat mengurangi mastitis subklinis.Sixteen dry period dairy cows of the Fries Holland Breed in INKOPPOL Cijeruk, a highland in Bogor, were used to study the effect bovine somatotropin (bST) injection and zinc (Zn) supplementation during dry period on the improvement of milk yield and milk quality in the next lactation. The experimental cows were classified into two groups and assigned into a randomized block design with a 2x2 factorial arrangement of treatments. The first factor was somatotropin treatment consisting of two levels: without injection (control) and biweekly injection with 250 mg of somatotropin (bST) per head. The second factor was with zinc supplementation at 35 ppm and 75 ppm. Variables measured were the respiration frequency and rectal temperature, blood chemistry (hematocrit, hemoglobin glucose and triglyceride), milk yield, udder volume, milk quality (bacterial count, pH, nutrition: protein, fat, lactose, carbohydrate), sanitation, and mastitis. It was found that Bovine somatotropin did not significantly increase the respiration rate, rectal temperature and blood chemistry (hematocrit, hemoglobin, glucose and triglyceride). However, Bovine somatotropin injection in the dry period significantly increased milk production and udder volume. There was an interaction between bST dan zinc supplementation on milk production and udder volume. Bovine somatotropin injection biweekly and supplementation in dry period increased milk production by 17-25 percents. Supplementation of zinc in combination with somatotropin reduced subclinical incident of mastitis in the dry period.