Retno Dwiyanti
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

DINAMIKA PSIKOLOGIS PEREMPUAN YANG BERCERAI (Studi Tentang Penyebab dan Status Janda Pada Kasus Perceraian di Purwokerto) Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 7, No 1 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika psikologis perempuan yang bercerai.  Pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif  dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan  data menggunakan teknik wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan  Interaktif  analisis dengan melalui tiga tahap yaitu penyajian data, reduksi data dan verifikasi data. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja di Purwokerto Barat dan Purwokerto Utara. Informan penelitian ditentukan dengan sengaja berdasarkan berbagai pertimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang bercerai disebabkan   oleh pihak ketiga/berselingkuh, suami tidak bekerja, krisis akhlak suami/suka judi, dan  campur tangan keluarga. Perempuan yang bercerai dan berubah status menjadi  janda mengalami perasaan senang, lega, bingung, bahagia, berat berpisah, tidak ada teman curhat, sedih, sakit hati, minder, dan malu.  Kata Kunci :  Perempuan yang Bercerai, Status Janda.  
MODEL MANAJEMEN KONFLIK UNTUK MENGATASI MASALAH DALAM RELASI MAJIKAN WANITA DENGAN PEMBANTU RUMAH TANGGA WANITA DI KECAMATAN PURWOKERTO UTARA Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 9, No 1 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dalam relasi majikan wanita dengan pembantu rumah tangga wanita dan merancang  model manajemen konflik dalam mengatasi masalah relasi majikan wanita dengan pembantu rumah tangga wanita. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan  data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. Analisis data kuatitatif menggunakan prosentase sedangkan analisis data kualitatif  menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Permasalahan dalam relasi  majikan wanita dengan pembantu rumah tangga wanita, yaitu pembantu rumah tangga memiliki pendidikan yang rendah, majikan sering menyalahakan pembantu karena tidak bisa masak, pembantu rumah tangga sering tidak paham dengan apa yang diperintahkan oleh majikan, pembantu harus mengikuti aturan majikan, majikan sering mengganti pembantu, majikan sulit menerapkan aturan untuk pembantu.  2) Konflik yang terjadi dalam relasi majikan wanita dengan pembantu rumah tangga yaitu : konflik diri, konflik antarindividu, dan konflik kecil sehari-hari. Rancangan model manajemen konflik kolaborasi, mengikuti kemauan orang lain atau memuji, mendominasi (menonjolkan kemauan sendiri), menghindari dan kompromi. Kata Kunci : manajemen, konflik, pembantu, majikan
MAKNA KERJA DIITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN PADA BURUH WANITA DI PT TIGA PUTRA ABADI PERKASA PURBALINGGA Perwira, Rezkina Widne; Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 9, No 2 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kerja ditinjau dari tingkat pendidikan pada buruh wanita di PT Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah makna kerja sebagai variabel terikat dan tingkat pendidikan sebagai variabel bebas. Populasi dalam penelitian ini yaitu buruh wanita di PT Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga berjumlah 580 orang, dengan tingkat pendidikan dasar berjumlah 430 dan tingkat pendidikan menengah berjumlah 150 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik random sampling dengan jumlah 120 subyek. Pengumpulan data menggunakan Skala Makna Kerja. Hasil uji validitas skala makna kerja yang valid bergerak antara 0,396 sampai 0,713.   Hasil uji reliabilitas skala makna kerja adalah 0,914. Skala makna kerja sebanyak 60 aitem, gugur 16 aitem menjadi 44 aitem. Analisis data menggunakan uji-t memperoleh hasilthitung>ttabel yaitu 3,901>1,98 dengan nilai probabilitas (P) yaitu 0,00<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan makna kerja ditinjau dari tingkat pendidikan pada buruh wanita di PT Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga.  Kata Kunci : Makna Kerja, tingkat pendidikan, buruh wanita
PROBLEM-PROBLEM PSIKOLOGIS DALAM RELASI PEMBANTU RUMAH TANGGA WANITA DENGAN MAJIKAN WANITA (Studi Tentang Identifikasi dan Solusi Problem) Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 8, No 2 (2010): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problem-problem psikologis yang muncul pada relasi pekerja rumah tangga dan majikan, dan mengkaji tentang bentuk solusi untuk mengatasi problem-problem psikologis yang muncul pada relasi pekerja rumah tangga dan majikan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis permasalahan yang dialami dalam pembantu rumah tangga (PRT) diantaranya adalah kepalanya disodok-sodok pakai tangan, mencaci maki, memarahi bila tidak sesuai keinginan majikan, selalu membeda-bedakan dengan pembantu lainnya. Sedangkan dari sisi majikan wanita diantaranya adalah  pembantu rumah tangga sering tidak paham dengan apa yang diperintahkan, pekerjaan tidak beres, sering membuat jengkel apabila banyak pekerjaan yang menumpuk tapi tidak berusaha menyelesaikan pekerjaan tersebut kalau tidak diperintah, dan pembantunya pegang HP, SMSan atau telepon-teleponan sambil bekerja, solusi untuk menyelesaikan problem-problem psikologis pembantu rumah tangga dan majikan  adalah sebagai berikut : (a) tidak menggunakan tangan/kekerasan fisik bila marah pada pembantu; (b) pembantu bisa mengerti akan pekerjaannya, tanggap, dan saling pengertian; (c) memberikan reward atau bonus pada pembantu rumah tangga; (d) Berdasarkan pendapat dari ahli hukum terkait dengan kekerasan terhadap pembantu rumah tangga, pelaku bisa dikenai sangsi pidana berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2004. Kata Kunci : Problem psikologis, pembantu rumah tangga, majikan, relasi
ANALISIS KRITIS TENTANG PERLINDUNGAN PSIKOSOSIAL PEMBANTU RUMAH TANGGA Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 7, No 2 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  bentuk perlakuan yang diterima pembantu rumah tangga dan untuk mengetahui apakah pembantu rumah tangga mendapatkan perlindungan psikologis maupun sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu suatu pendekatan penelitian dengan menyajikan data-data yang bersifat deskriptif kualitatif. Informan berjumlah lima orang pembantu rumah tangga yang berusia antara 18 sampai 52 tahun. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam. Hasil yang diperoleh menunjukkan bentuk-bentuk perlakuan yang dialami informan sebagai pembantu rumah tangga diantaranya: menyerahkan semua pekerjaan rumah dan pengasuhan anak, sering dimarahi apabila pekerjaan tidak beres, tidak empati pada pembantu rumah tangga, upah yang tidak sesuai, dan  tidak adanya jam istirahat. Permasalahan-permasalahan psikologis dan sosial dari informan adalah : (a) adanya relasi kekuasaan yang tidak seimbang yaitu  memposisikan pembantu rumah tangga sebagai subordinat dihadapan majikan; (b) tidak dihargainya profesi pembantu rumah tangga dan minimnya upah yang mereka terima; (c) Penempatan pembantu rumah tangga yang cenderung  mengarah pada suatu kondisi perbudakan yaitu  diharuskan mengabdi secara mutlak dengan segenap totalitas mereka; (d) Kontribusi ekonomi yang diberikan oleh pembantu rumah tangga sangat besar dan nyata, tapi tidak ada penghargaan. Kata Kunci : Perlindungan Psikososial, Pembantu Rumah Tangga
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN KONTROL DIRI PADA ANGGOTA INTELKAM POLRES CILACAP Kurniawan, Fajar; Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 12, No 1 (2013): Psycho idea
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kontrol diri pada anggota Intelkam Polres Cilacap.  Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Pengumpulan data tentang religiusitas dan kontrol diri menggunakan skala religiusitas dan skala kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara religiusitas dengan kontrol diri pada anggota Intelkam Polres Cilacap dengan r = 0,529, dengan taraf signifikansi 1% (0,01)Kata kunci : Anggota Intelkam, Religiusitas, Kontrol Diri
Perbedaan Manajemen Konflik Antara Wanita Pekerja Formal Dengan Wanita Pekerja Informal Di Purwokerto Dwiyanti, Retno
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan  profil manajemen konflik pada wanita pekerja formal dan wanita pekerja informal di Purwokerto; 2) Mengetahui perbedaan manajemen konflik  antara wanita pekerja formal dengan wanita pekerja informal  di Purwokerto. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian ex-postfacto dengan jenis penelitian komparatif.  Metode pengumpulan data menggunakan  skala manajemen konflik. Analisis data menggunakan teknik t - test dan deskriptif kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t-test sebesar 0,667 ; dengan taraf signifikansi 5% ; db = 42, diperoleh nilai t tabel sebesar 2,201. Ini berarti bahwa nilai t empirik berada di bawah atau lebih kecil dari pada nilai t teoritik pada taraf signifikansi 5 %. Berdasarkan hasil analisis uji beda ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan manajemen konflik antara wanita pekerja formal dengan wanita pekerja informal.  Deskripsi data penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik pada wanita pekerja formal sebagian besar berada pada kategori cukup (45,45 %). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa manajemen konflik pada wanita pekerja informal sebagian besar berada pada kategori agak rendah (40,91 %). Kata kunci : Manajemen konflik, wanita pekerja formal, wanita pekerja  informal
Pelatihan Manajemen Diri Bagi Guru Taman Kanak-Kanak Untuk Mengatasi Prokastinasi Dwiyanti, Retno
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Nasional LPPM 2014, 20 Desember 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen diri dimaksudkan untuk mengenali diri secara menyeluruh (konsep diri), mengidentifikasi secara jelas tujuan apa yang ingin dicapai, paham betul apa pentingnya mencapai tujuan tersebut, mengontrol dan mengelola diri (tingkah laku emosi), melakukan evaluasi diri atas apa yang telah dilakukan serta paham tentang insentif-insentif yang akan diperoleh akibat tindakan yang dilakukan. Kegiatan Pelatihan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan pada guru taman kanak-kanak tentang Prokastinasi, meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola diri (Self Manajemen), dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola diri terutama untuk mencegah prokastinasi. Metode yang digunakan adalah ceramah, brainstorming, simulasi, kuesioner, dan diskusi. Hasil dari pelatihan ini adalah tipe prokastinasi yang biasa terjadi pada guru taman kanak-kanak adalah (1) The tense-afraid type, (2) The relaxed type. Sedangkan Pengelolaan diri yang pertama adalah keterbukaan diri, yang hasilnya adalah  sebanyak 65 % peserta berani terbuka apa adanya tentang dirinya, dan sebanyak 35 % peserta kurang terbuka tentang dirinya.  Pengelolaan diri yang kedua adalah tentang Konsep diri atau gambaran seseorang tentang dirinya sendiri, yang hasilnya adalah sebanyak 81 % peserta konsep dirinya cenderung positif, dan 19 %  peserta merasa konsep dirinya cenderung negatif, diantaranya adalah : malas, selalu ragu-ragu, tidak bisa apa-apa, tidak percaya diri, tergantung, egois, mudah goyah, membosankan, tidak ideal, mudah putus asa, semau gue, dan penuh dosa.Kata kunci : Prokastinasi, Guru Taman Kanak – Kanak, Manajeme diri
PROFESIONALISME KERJA DAN KONTRAK PSIKOLOGIS ANTARA MAJIKAN DAN PEMBANTU RUMAH TANGGA DI PURWOKERTO Dwiyanti, Retno
SAINTEKS Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Sainteks Volume X No 2 Oktober 2013
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan tentang konsep profesionalisme kerja pembantu rumah tangga, konsep kontrak psikologis antara majikan dengan pembantu rumah tangga, dan tentang profesionalisme kerja pembantu rumah tangga ditinjau dari kontrak psikologis antara majikan dengan pembantu rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan  Kualitatif. Pengambilan data dengan menggunakan Observasi, wawancara mendalam dan FGD. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan  grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profesionalisme kerja Pembantu Rumah Tangga adalah memiliki ketrampilan, kemandirian, tanggap atau responsive serta memberikan hasil kerja yang baik dan memuaskan, dan  Kontrak Psikologis antara majikan dengan pembantu rumah tangga adalah hubungan timbal balik antara Majikan dengan Pembantu rumah tangga yang diwujudkan dalam kesesuaian antara penghasilan dengan pekerjaan serta hubungan kekeluargaan yang baik dan akrabKata Kunci: Profesionalisme Kerja, Kontrak Psikologis, Majikan dan Pembantu 
HUBUNGAN ANTARA HARDINESS (KEPRIBADIAN TAHAN BANTING) DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA Tbk DI WILAYAH GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN Evendi, Ridwan; Dwiyanti, Retno
PSYCHO IDEA Vol 11, No 2 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara hardiness dengan intensi turnover pada karyawan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk wilayah Gombong. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif hardiness dengan intensi turnover pada karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk di wilayah Gombong. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh angka korelasi r = -0,742 pada taraf signifikansi 5% dengan nilai p = 0,000 (0,000 <0,05), artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara hardiness dengan intensi turnover pada karyawan. Sumbangan efektif yang diberikan variabel hardiness terhadap variabel intensi turnover sebesar 55%.  Kata Kunci : Hardiness, Intensi Turnover