This Author published in this journals
All Journal Balaba
Dian Indra Dewi
Staf Loka LItbang P2B2B Banjarnegara

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

TIKUS SAWAH (Rattus argentiventer, Robinson & Kloss 1916) Dewi, Dian Indra
Balaba Vol 6, No 1 Jun (2010)
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tikus sawah termasuk dalam Famili Muridae, famili ini merupakan kelompok binatang mamalia yang paling berkembang di dunia. Muridae dapat dijumpai dimana saja pada berbagai habitat, adanya tekanan ekologis hanya berpengaruh sedikit terhadap perubahan struktur dan bentuk.Kemampuan indera tikus sawah berupa penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba. Sedangkan kemampuan fisiknya yaitu mengerat (gnawing), menggali (digging), berlari, melompat, meloncat, memanjat (climbing), berenang (swimming) dan menyelam (diving).
TIKUS RIUL (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Dewi, Dian Indra
Balaba Vol 6, No 2 Des (2010)
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tikus riul telah menyebabkan lebih banyak kematian jika dibandingkan dengan semua perang dalam sejarah. Rat-borne diseases diperkirakan telah menewaskan banyak orang dalam 1000 tahun terakhir. Mereka merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat. Mereka menjadi hospes dari kutu dan pinjal yang dapat menyebabkan pes, trichinosus, tularemia, infeksi penyakit kuning, demam tifus endemik, ratbite fever, dan beberapa penyakit berbahaya.
LAPORAN BIOASSAY FOGGING DI DESA WANADADI, KECAMATAN WANADADI KABUPATEN BANJARNEGARA Dewi, Dian Indra; Ustiawan, Adil
Balaba Vol 5, No 1 Jun (2009)
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioassay dilakukan pada tanggal 27-28 Maret 2009 di Desa Wanadadi Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara. Tujuannya untuk mengetahui daya bunuh atau kekuatan insektisida yang digunakan terhadap vektor DBD pada kondisi di dalam rumah dan diluar rumah dan mengetahui kualitas tindakan pemberantasan vektor DBD. Kegiatan bioassay fogging dilakukan bersamaan waktunya dengan pelaksanaan pengasapan yaitu dengan menggunakan nyamuk uji Aedes aegypti hasil biakan di laboratorium Loka Litbang P2B2 Banjarnegara.
EVALUASI PENYEMPROTAN DINDING RUMAH PENDUDUK DI DESA JINTUNG DAN DESA SRATI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2006 Sunaryo, Sunaryo; Djati, Rr. Anggun Paramita; Ismanto, Hari; Dewi, Dian Indra
Balaba Edisi 004 No.01/Tahun III Juni 2007
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Jintung dan Desa Slatri, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen merupakan daerah Reseptif malaria.Terjadi peningkatan kasus malaria pada bulan Juli dan Agustus 2006. Hasil Penyelidikan Epidemiologi di kedua wilayah tersebut telah terjadi penularan malaria setempat yang bersumber dari penderita malaria yang baru pulang dari luar jawa (import). Tersangka vektor yang teridentifikasi adalah Anophelesmaculatus, An.aconitus dan An.balabacensis yang ditemukan baik menggigit di dalam rumah dan di luar rumah.Untuk mengantisipasi terjadinya penularan malaria yang lebih luas di wilayah tersebut dilakukan upaya intervensi berupa penyemprotan rumah (IRS / indoor Residual Spraying) dengan cakupan pada seluruh rumah di Desa Jintung dan Slatri. Penyemprotan rumah dilakukan pada minggu ke IV bulan Agustus 2006, petugas penyemprot dari masyarkat/kader setempat yang dilatih oleh Dinas Kesehatan Kebumen dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Kandungan bahan aktif insektisida yang digunakan adalah Bifentrin 0, 10.Agar upaya pemberantasan vektor (IRS) dapat berhasil guna dan berdaya guna harus dilakukan dengan cara yang benar yaitu meliputi ketepatan dosis insektisida, kerataan residu insektisida yang menempel dipermukaan dinding serta cakupan rumah yang di semprot.Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan penyemprotan rumah dilakukan upaya evaluasi, salah satunya dengan uji hayati (Bioassay).
EVALUASI PENYEMPROTAN DINDING RUMAH PENDUDUK DI DESA JINTUNG DAN DESA SRATI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2006 Sunaryo, Sunaryo; Djati, Rr. Anggun Paramita; Ismanto, Hari; Dewi, Dian Indra
Balaba Edisi 004 No.01/Tahun III Juni 2007
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Jintung dan Desa Slatri, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen merupakan daerah Reseptif malaria.Terjadi peningkatan kasus malaria pada bulan Juli dan Agustus 2006. Hasil Penyelidikan Epidemiologi di kedua wilayah tersebut telah terjadi penularan malaria setempat yang bersumber dari penderita malaria yang baru pulang dari luar jawa (import). Tersangka vektor yang teridentifikasi adalah Anophelesmaculatus, An.aconitus dan An.balabacensis yang ditemukan baik menggigit di dalam rumah dan di luar rumah.Untuk mengantisipasi terjadinya penularan malaria yang lebih luas di wilayah tersebut dilakukan upaya intervensi berupa penyemprotan rumah (IRS / indoor Residual Spraying) dengan cakupan pada seluruh rumah di Desa Jintung dan Slatri. Penyemprotan rumah dilakukan pada minggu ke IV bulan Agustus 2006, petugas penyemprot dari masyarkat/kader setempat yang dilatih oleh Dinas Kesehatan Kebumen dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Kandungan bahan aktif insektisida yang digunakan adalah Bifentrin 0, 10.Agar upaya pemberantasan vektor (IRS) dapat berhasil guna dan berdaya guna harus dilakukan dengan cara yang benar yaitu meliputi ketepatan dosis insektisida, kerataan residu insektisida yang menempel dipermukaan dinding serta cakupan rumah yang di semprot.Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan penyemprotan rumah dilakukan upaya evaluasi, salah satunya dengan uji hayati (Bioassay).
LALAT DAN KEHIDUPANNYA Dewi, Dian Indra
Balaba Edisi 004 No.01/Tahun III Juni 2007
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LALAT DAN KEHIDUPANNYA
CHIKUNGUNYA Dewi, Dian Indra
Balaba Edisi 006 No.01/Tahun IV Juni 2008
Publisher : Balaba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CHIKUNGUNYA
MASYARAKAT SUROROWO BERSAMA MENCEGAH WABAH PES Prastawa, Asnan; Sholichah, Zumrotus; Dewi, Dian Indra; Ustiawan, Adil
Balaba Edisi 007 No.02/Tahun IV Desember 2008
Publisher : Balaba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MASYARAKAT SUROROWO BERSAMA MENCEGAH WABAH PES
BALAI BESAR PENELITIAN TANAMAN PADI (BB PADI) SUKAMANDI Dewi, Dian Indra; Ismanto, Hari
Balaba Edisi 007 No.02/Tahun IV Desember 2008
Publisher : Balaba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BALAI BESAR PENELITIAN TANAMAN PADI (BB PADI) SUKAMANDI
EARLY WARNING OF LEPTOSPIROSIS IN SELANDAKA VILLAGE, SUMPIUH SUB DISTRICT, BANYUMAS DISTRICT AT 2013 Ningsih, Dewi Puspita; Rahmawati, Rahmawati; Dewi, Dian Indra
Balaba Vol 10, No 1 Jun (2014)
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLeptospirosis di Kabupaten Banyumas mulai dilaporkan sejak tahun 2010 sebanyak satu kasus. Tahun 2011 meningkatmenjadi 5 kasus, 2012 sebanyak 3 kasus dan sampai dengan bulan Juli 2013 sebanyak 3 kasus. Tujuan penelitian untukmengidentifikasi rodensia jenis tikus sebagai hewan penular leptospirosis dan keberadaan bakteri Leptospira pada tikusdan manusia. Penelitian ini merupakan survei potong lintang, lokasi penelitian di Desa Selandaka Kecamatan SumpiuhKabupaten Banyumas pada bulan Juli 2013. Pengumpulan data dilakukan dengan penangkapan tikus dan cecurut, sertapenjaringan kasus leptospirosis. Pemeriksaan sampel ginjal tikus dan darah manusia dilakukan dengan metode PolymeraseChain Reaction (PCR) di Instalasi Bakteriologi Balai Litbang P2B2 Banjarnegara. Analisis data secara deskriptif. Hasilpenelitian menunjukkan keberhasilan penangkapan tikus dalam rumah lebih besar (10,67%) daripada luar rumah (9,33%).Tikus yang tertangkap Rattus tanezumi sebanyak 10 ekor dan 5 ekor cecurut Suncus murinus. Hasil pemeriksaanlaboratorium menunjukkan tidak ditemukan bakteri Leptospira pada tikus, cecurut maupun serum penderita suspekleptospirosis.Kata kunci : leptospirosis, Banyumas, tikusABSTRACTLeptospirosis became known in Banyumas since the discovery of one case in 2010, 5 cases in 2011, 3 cases in 2012 and untilJuly 2013, 3 cases occurred in Selandaka village, Sumpiuh sub-District. This research aimed to identify rats spesies andshrew as reservoir of leptospirosis and to detect the presence of Leptospira sp in rats, shrew and human at the area withleptospirosis problem in Banyumas. The research method was a survey with cross sectional approach, located in Selandakavillage Sumpiuh, Banyumas on July 2013. Traping rats and case screening using the Rapid Diagnostic Test ( RDT ) forLeptospira IgG/IgM were conducted during the survey. Polymerase Chain Reaction (PCR) assay was performed atBacteriology Laboratory in BalaiLitbang P2B2 Banjarnegara to detect leptospira in patients blood and rats kidney.Descriptive analysis were done on the data to know leptospirasp to know of spesies rats and human. Result : 15 rats captured(10 Rattus tanezumi dan 5 Suncus murinus) and from the screening 7 human was suspected of leptospirosis. Results oflaboratory tests showed no leptospira bacteria found in rats , shrew or serum of patients suspected of leptospirosis . Itsimportant to do and activate leptospirosis surveillance and socialization for all stakeholders (community , health workersand local government), especially in improving early diagnosis and control / prevention of leptospirosis.Key words : leptospirosis, Banyumas, rats