Articles

Found 35 Documents
Search

PEMBINAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KARYA TULIS ILMIAH (KTI) BIDANG IPS DI MI NO. 25/E.3 AMBAI BAWAH KABUPATEN KERINCI TAHUN AJARAN 2017/2018 Dewi, Citra
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.342 KB)

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar dipendidikan formal seperti padatingkat MI tentunya tidak lepas dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan diluar jam sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat danpotensi yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler karya tulis ilmiah bidangIPS di MI No. 25/E.3 Ambai Bawah.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan program kegiatanekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 Ambai Bawah, (2)Menjelaskana penerapan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPSdi MI No. 25/E.3 Ambai Bawah, dan (3) Menjelaskan evaluasi penerapanpembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 AmbaiBawah.Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Program kegiatanekstrakurikuler KTI bidang IPS merupakan kegiatan yang cukup menonjol,kegiatan ini disuguhkan agar siswa dapat mengembangkan potensi di bidangakademik atau non akademik dalam hal menulis dan penelitian, (2) evaluasipembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 AmbaiBawah dilakukan secara bersama-sama apa yang masih kurang, apa yangdibutuhkan serta melakukan evaluasi dengan cara tanya jawab dengan siswa.Kata Kunci: Pembinaan, Kegiatan Ekstrakurikuler, Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH TES FORMATIF DAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS TERHADAP KEMAMPUAN VERBAL LINGUISTIK Dewi, Citra
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2012)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tes formatif dan metode pembelajaran terhadap kemampuan verbal linguistik siswa. Penelitian dilaksanakan di SMP Islam Terpadu IQRA’ dan SMP Islam Terpadu Al-QALAM di Bengkulu pada semester kedua tahun pelajaran 2011/2012 dengan sampel sebanyak 80 siswa kelas VII yang dipilih secara klaster dan random. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kemampuan verbal linguistik dalam bentuk pilihan ganda. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan verbal linguistik (1) siswa yang diberi tes uraian lebih tinggi daripada siswa yang diberi tes menjodohkan, (2) siswa yang diajar dengan metode komunikatif kemampuan verbal linguistiknya lebih rendah daripada siswa yang diajar dengan metode audio lingual, (3) terdapat interaksi yang signifikan antara tes formatif dengan metode pembelajaran terhadap kemampuan verbal linguistik siswa, (4) pada kelompok siswa yang diberi tes uraian, siswa yang diajar dengan metode pembelajaran komunikatif lebih tinggi dibandingkan siswa yang diberi tes menjodohkan, (5) pada kelompok siswa yang diberi tes menjodohkan, siswa yang diajar dengan metode pembelajaran komunikatif lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode audio lingual, (6) pada kelompok siswa yang diajar dengan metode pembelajaran komunikatif, siswa yang diberi tes uraian lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode audio lingual, (7) pada kelompok siswa yang diajar dengan metode audio lingual, siswa yang diberi tes uraian lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang diberi tes menjodohkan.Kata kunci: bentuk tes formatif, metode pembelajaran komunikatif, metode pembelajaran audio lingual, kemampuan verbal linguistik______________________________________________________________ THE EFFECTS OF FORMATIVE TEST AND ENGLISH INSTRUCTIONAL METHOD ON THE STUDENTS’ VERBAL LINGUISTIC COMPETENCE Abstract This study is aimed to find out the effect of formative test and English instructional  method on the student’s verbal linguistic competence. This research is done in the second semester of the 7th grades of SMP Islam Terpadu IQRA’ and SMP Islam Terpadu Al-Qalam at province of Bengkulu  in academic year 2011/2012. The research involves 80 students as the sample chosen through clustering. The data were collected through test instrument in the form of multiple choices. The data obtained is then analyzed by applying two ways ANAVA. The result shows: (1) The students given essay test have higher verbal linguistic competence than those given matching test, (2) The students taught with communicative method have lower verbal linguistic competence than those taught with audio lingual, (3) There is a significant interaction between formative test and English instructional method towards the students’ verbal linguistic competence, (4) The verbal linguistic competence of students taught with communicative method and given essay test is higher than that of students taught with audio lingual method, (5) For  students measured with matching test, the students taught with communicative method have lower verbal linguistic competence than those taught with the audio lingual method, (6) For the  students taught with communicative method, the students measured with essay test have  higher verbal linguistic competence than students measured with the matching test, and (7) for the students taught with audio lingual method, the students measured with essay test have  lower verbal linguistic competence than the students measured with the matching test.Keywords: formative test model, communicative instructional method, audio lingualinstructional method, the students’ verbal linguistic competence
PEMBIASAAN DALAM PRAKTIK PERKAWINAN DINI DI DESA LABEAN KECAMATAN BALAESANG KSBUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH Dewi, Citra
Academica Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.797 KB)

Abstract

Dilatar belakangi oleh maraknya kasus-kasus perkawinan dini yang terjadi di Indonesiaserta praktik perkawinan dini yang sampai saat ini masih terus berlangsung di desa LabeanKecamatan Balaesang, mendorong penelitian ini dilakukan. Rumusan masalah yang dikemukakanadalah Bagaimana pelaku perkawinan dini mengalami proses pembiasaan dalam kehidupan sehariharimelalui strutur sosial budaya?. Penelitian lapangan dilakukan pada bulan Februari-April 2010,dengan tekhnik pengumpulan data life history, melalui partisipasi aktif dalam setiap kegiatan dankehidupan sehari-hari pelaku perkawinan dini. Selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif dandisajikan dalam bentuk tulisan etnografi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor nilai-nilai kultural yang telah mengakar dimasyarakat memaknai perkawinan dini. Antara lain Prinsip perkawinan endogami, konsepkedewasaan yang ditandai dengan menstruasi bagi anak perempuan. Nilai yang dilekatkan padaanak, bahwa anak perempuan adalah simbol kehormatan bagi keluarga, anak perempuan rentandengan rasa malu (sirri/ea), serta pandangan yang menganggap bahwa memelihara anak perempuanadalah beban, mendorong praktik pekawinan dini semakin tumbuh subur. Masyarakat cenderungmenganggap bahwa setiap orang tua memiliki hak atas anak-anaknya.Kata Kunci: Pembiasaan, Praktik, Perkawinan Dini
Pengaruh Profesionalsime Guru dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru dewi, citra
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran Vol 3, No 1 (2014): Juni
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP Univesitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.505 KB)

Abstract

ABSTRACT The aims of this study were: (1) to find out whether there was any significant effect of teachers’ professionalism to the teachers’ performance of Batik Senior High School 2 Surakarta; (2) to find out whether there was any significant effect of work motivation to the teachers’ performance of Batik Senior High School 2 Surakarta; and (3) to find out whether there was any significant effect of teachers’ professionalism and work motivation to the teachers’ performance of Batik Senior High School 2 Surakarta.This study used quantitative study approach, by descriptive method. The population of this study was all teachers of Batik Senior High School 2 Surakarta. Sampling technique used in this study was probability sampling that was simple random sampling by using raffling, in the amount of 35 students from a population of 55 teachers. The data collecting technique used was questionnaire and documentation techniques. While the data analysis technique of this study was statistical test by correlation analysis and multiple regression.Based on the result of this study, it could be concluded that: (1) there was a significant effect of teachers’ professionalism to the teachers’ performance of Batik Senior High School 2 Surakarta. It was shown by the value of rvalued > rtable or 0.443>0.334 on a significance level 5%; (2) there was a significant effect of work motivation to the teachers’ performance of Batik Senior High School 2 Surakarta. It was shown by the value of rvalued > rtable or 0.634>0.334 on a significance level 5%; (3) There was a significant effect of teachers’ professionalism and work motivation simultaneously to the teachers performance of Batik Senior High School 2 Surakarta. It was shown by Fvalued > Ftable or 22.528>3.295 on a significance level 5%. Other finding in this study was a multiple linear regression equation Ŷ = -5.978 + 5.82X1 + 7.66X2, which meant that the average of teachers’ performance would increased or decreased 5.82 on the increase of decrease of a teachers’ professionalism unit, and would get 7.66X2 increase or decrease on the increase of decrease of a work motivation unit. Whereas the relative contribution of teachers’ professionalism to the teachers’ performance was 40.79%, and the relative contribution of work motivation to the teachers’ performance was 59.21%. The effective contribution of teachers’ professionalism to the teachers’ performance was 23.85% and the effective contribution of work motivation to the teacher’s performance was 34.62%. Keywords: Teachers’ professionalism, Work motivation, Teachers’ performance
ANALISIS PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN DIKEMANDIRIAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERTIWI 1 PONTIANAK Dewi, Citra; Asrori, M.; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.341 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian,  perencanaan, pelaksanaan, metode, media, evaluasi,  serta hambatan  guru dalam pembelajaran mengembangkan kemandirian  pada anak  usia 5-6 tahun di TK Pertiwi 1. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini  2 guru dan anak dikelompok B2. Dari hasil penelitian bahwa diperoleh perencanaan pembelajaran mengacu kepada Permendiknas Tahun 2009 dan disesuaikan dengan kurikulum nasional. Metode yang digunakan dalam mengembangkan kemandirian pada anak menerapkan metode bermain, karyawisata, bercerita, dan sebagainya, media yang digunakan dalam mengembangkan kemandirian anak yaitu menggunakan buku cerita bergambar, poster-poster Penelitian, televisi, tape recorder, dan sebagainya, perilaku yang ditunjukkan anak-anak kelas B2 dalam kemandiriannya terlihat sudah bisa mandiri seperti menyimpan sepatunya dirak sepatu, tas di loker, cuci tangan sendiri, dan lainnya, selain itu juga hambatan yang ditemui dalam mengembangkan kemandirian kepada anak hanya terdapat pada saat awal anak masuk sekolah karena anak pada saat itu memasuki lingkungan yang  baru. Kata kunci: Pembelajaran, Mengembangkan, Kemandirian.  Abstract: This study aimed to describe the self-reliance, planning, implementation, methods, media, evaluation, as well as barriers teachers in learning to develop independence in children aged 5-6 years in kindergarten Earth 1 This study used a descriptive method with qualitative approach. This research subject 2 teachers and children grouped B2. From the research that earned lesson plan refers to Permendiknas in 2009 and adapted to the national curriculum. The method used in developing independence in children applying methods of play, field trips, storytelling, and so on, the media used in developing the childs independence is to use picture books, research posters, television, tape recorder, and so on, the behavior shown children B2 grader in independence has been seen to be independent as Dirak shoe store shoes, bag in a locker, hand washing themselves, and others, but it is also the obstacles encountered in developing the childrens independence is only found at the beginning of school children school as a child at the time entering a new environment. Keywords: : Learning, Developing, Independence.
PERBANDINGAN NILAI TANAH MENGGUNAKAN MODEL ANALISIS REGRESI BERGANDA DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN (Studi kasus: Kelurahan Way Lunik, Ketapang dan Way Laga, Kota Bandar Lampung) Dewi, Citra
Jurnal Rekayasa Vol 15, No 3 (2011): Edisi Desember Tahun 2011
Publisher : UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.295 KB)

Abstract

The characteristics of land value is not linier and high multicolinierity, the methods of landassessment using MRA might resulting less accuracy,Therefore land ANN method to improve thepredicted value quality to be more accurate is required. ANN method could identify the patternsand relationships between linier and non linier independent variables to the dependent variablesthrough the learning process iteratif. The previous explanation encourage the authors tocomparison use MRA and ANN, when applied in Kelurahan Way Lunik, Ketapang and Way LagaBandar Lampung. The modelling results of MRA method is lin-log, while the modeling results ofANN is backpropagation. The influence of independent variables to the land value in ANN modelis better than MRA model. This can be seen in R2 value ANN model is 98.3% and the R2 valueMRA model is 90.1%. The accuracy of ANN model is higher than MRA model. This can be seen inCOV value ANN model is 10.1% and COV value MRA model is 50.2%. The dispersion of ANNmodel is higher than MRA model. This can be seen in COD value ANN method is 7.2% and valueCOD MRA method is 35.3%. The estimation land value of ANN model is closer to the actual valuethan estimation land value of MRA model. This can be seen in PRD value ANN method is 1.00 andthe value of PRD MRA model is 1.07. The comparison result of land value estimation using theMRA and JST shows that the ANN land value estimation is closer to the sample data.
ANALISIS PEMBUATAN PETA ZONA RAWAN BENCANA TSUNAMI PADA DAERAH PESISIR (Studi lokasi : Pesisir Kota Bandar Lampung) Dewi, Citra; -, Armijon; Fadly, Romi
Prosiding Sembistek 2014 2014: Prosiding-Sembistek-Teknologi
Publisher : Prosiding Sembistek 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on Undang-undang No. 24 of 2007 about preventive of disaster, that disaster is caused by phenomenon such as earth quake, volcano eruption, flood, dryness, typhoon, and landslide. This research will analyze how to make a tsunami-prone zone map for coastal area in order to give direction to prevent tsunami disaster. This research uses image of location to create map to determine location of tsunami-prone and also evacuation path as early alarm to minimize victims. From this map, discovered that if wave height is 5 m, tsunami will reach154 m from coastline. While if wave height is 15m, tsunami will reach 488 m from coast line. If wave height is 25 m, tsunami will reach 843 m from coastline, and for wave height of 40 m, tsunami will reach 955 m from coastline.Key words: tsunami, coastal, map.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEARSIPAN PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA MAKASSAR Dewi, Citra; Amirullah, Abd. Hafid; Darwis, Muhammad
Jurnal Office Vol. 1, No. 1, Januari - Juni 2015
Publisher : Jurnal Office

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan arsip pada kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang menggambarkan efektivitas pengelolaan kearsipan pada kantor Kementrian Agama kota Makassar .Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor kementrian agama kota makassar yang berjumlah keseluruhan 101 orang. Peneliti mengambil sampel sebanyak 50 orang dan penarikan sampel dilakukan secara Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dandokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik persentase dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas pengelolaan kearsipan pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar berada pada kategori cukup efektif, Pengelolaan kearsipan diukur melalui Indikator Pengurusan surat/warkat, penataan berkas, pemeliharaan/perawatan arsip, penyusutan arsip. Kata kunci: efektivitas pengelolaan kearsipan. Kantor Kementerian Agama
Peningkatan Pengetahuan Tentang Jumantik Mandiri pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat Ernawati, Kholis; Yusnita, Yusnita; Dewi, Citra; Jannah, Fathul; Sophianita, Sophianita
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.011 KB) | DOI: 10.22146/bkm.33104

Abstract

Strategi global pemberantasan vektor DBD salah satunya adalah pengendalian nyamuk secara selektif dan terpadu yang melibatkan partisipasi masyarakat. Laporan cakupan Angka Bebas Jentik (ABJ) yang menjadi indikator pengendalian DBD merupakan output peran serta aktif kader jumantik. Tujuan kegiatan adalah penyuluhan pada ibu-ibu rumah tangga di Serdang daerah Kemayoran tentang jumantik mandiri sebagai upaya meningkatkan pengetahuan warga dan berikutnya diharapkan dapat menjadi jumantik mandiri minimal di rumah tangganya masing-masing.Jumlah sasaran kegiatan sebanyak 28 orang ibu rumah tangga di kelurahan Serdang, Kemayoran. Target kegiatan setelah penyuluhan adalah pengetahuan peserta meningkat di atas 70%. Bahan presentasi disusun menyesuaikan sasaran kegiatan penyuluhan yaitu Ibu Rumah Tangga. Lebih banyak materi disampaikan dalam bentuk gambar. Kegiatan penyuluhan diselingi dengan ice breaking untuk menyegarkan suasana penyuluhan. Sosialisasi dan advokasi dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2018 pelaksanaan penyuluhan pada hari Rabu, 17 Januari 2018 di Sekretariat RPTRA RW 1 kelurahan Serdang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai benar untuk jawaban soal post test penyuluhan yang dibawah 70% ada lima soal dari total 16 soal. Hasil uji T berpasangan terhadap nilai pre dan post tes didapatkan nilai p = 0,087 (> 0,05) artinya tidak terdapat perbendaan signifikan antara nilai sebelum dan sesudah penyuluhan. Saran yang bisa diberikan untuk soal post test masih dibawah 70% yaitu perlu dilakukan evaluasi materi, soal pre post test dan cara menyampaikan materinya.
PERANAN PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN DALAM MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIFITAS TANAMAN PADI SAWAH DI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI Dewi, Citra; Siata, Ratnawaty; Sativa, Fendria
Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis Vol 16, No 1 (2013): jurnal Sosio Ekonomika Bisnis
Publisher : Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan PPL dalam mengantisipasi perubahan iklim,  hubungan peranan PPL terhadap perubahan iklim pada peningkatan produktivitas  padi sawah di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sekernan, lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan  adanya perubahan iklim dalam kegiatan usahatani padi sawah di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dan memiliki produktivitas usahatani padi sawah tertinggi dibandingkan dengan kecamatan lain yang ada Kecamatan Sekernan. Data yang dihimpun dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dari hasil penelitian akan disederhanakan dengan menggunakan tabulasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui scoring dan persentase. Untuk melihat pengaruh tinggi atau rendah antara hubungan peranan PPL dalam mengantisipasi perubahan iklim terhadap produktivitas padi sawah digunakan analisis statistik non parametrik melalui Uji Chi-Square (Siegel, 1997). Penelitian ini memperjelas bahwa peranan PPL  dalam mengantisipasi perubahan iklim  yang dilakukan melalui panca usahatani. Tinggi rendahnya peranan PPL dipengaruhi oleh perubahan iklim di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi.   Kata Kunci : Peranan PPL, Perubahan Iklim