Articles

Found 11 Documents
Search

STUDI ANALISA KESTABILAN TEGANGAN SISTEM 150 kV BERDASARKAN PERUBAHAN TEGANGAN (APLIKASI PT. PLN BATAM) Putra, Andi M. Nur; Dewi, Arfita Yuana
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.602 KB)

Abstract

Kota Batam merupakan kota industri, dimana terdapat banyak industri-industri baik industri kecil (home industri) maupun industri besar. Banyaknya industri ini otomatis membuat pasokan daya yang dibutuhkanpun semakin besar. Jatuh tegangan merupakan merupakan salah satu bentuk dari ketidakstabilan sistem dalam melakukan penyaluran energi listrik ke konsumen. Jatuhnya tegangan ini bisa disebabkan oleh terjadinya perubahan beban aktif maupun reaktif secara tiba-tiba, pasokan daya yang tidak memadai maupun gangguan yang terjadi pada sistem itu sendiri seperti misalnya lepasnya salah satu saluran transmisi atau pembangkit. Demi mendapatkan kinerja sistem yang baik dengan tegangan sistem yang selalu stabil berdasarkan SPLN No. 1:1995 Pasal 4 tentang ketentuan variasi tegangan pelayanan dimana drop tegangan yang diijinkan hanya sebesar -10% s/d +5% dan SPLN 12/1978 tentang karakteristik jaringan listrik yang handal pada poin 2 adalah mempunyai kualitas daya yang baik, meliputi kapasitas daya yang memadai, tegangan yang selalu konstan dan frekuensi yang selalu konstan. Maka dengan melakukan pensimulasian kondisi sistem dengan menggunakan EDSA Technical 2005 (metode iterasi newthon rhapson) berdasarkan data beban puncak pada tanggal 1 maret 2012 jam 14.00 dimana beban puncaknya adalah sebesar 238 MW, dapat dilihat dari hasil analisa kurva P-V dan Q-V bahwa kondisi sistem PT. PLN Batam masih dalam kondisi handal dimana pada saat penambahan beban sebesar 25% dari beban puncak penurunan tegangan yang terjadi hanya sebesar 1,87%.
Prediksi Kebutuhan Energi Listrik Kota Padang Sampai Tahun 2020 Dewi, Arfita Yuana
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2032.452 KB)

Abstract

Konsumsi energi listrik Kota Padang cenderung meningkat dari 102.098.994 KWH pada tahun 2005 menjadi 102.456.136 KWH pada tahun 2009. Upaya penyediaan energi listrik diperlukan untuk menjamin ketersediaan pasokan energi listrik. Dengan adanya analisa kebutuhan dan penyediaan energi listrik Kota Padang beberapa tahun mendatang diharapkan akan menjadi keseimbangan suplay dan demand yang dapat dijadikan sebagai masukan perencanaan ketenaga listrikan. Untuk membentuk persamaan perkiraan konsumsi energi listrik digunakan metode regresi untuk proyeksi permintaan dan penyediaan energi listrik, berdasarkan hasil yang diperoleh diperkirakan tahun 2020 kebutuhan listrik Kota Padang sebesar 144.678.365,7 KWH naik 2.2 % terhadap tahun 2009.
PERENCANAAN SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) 20 kV PADA KOMLEK PERKEBUNAN AMP ( Agra Masang Perkasa ) Bawan Lubuk Basung Dewi, Arfita Yuana; Fauzan, Fauzan
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.25 KB)

Abstract

Perencanaan jaringan distribusi tidak lepas dari penentuan besarnya daya atau beban yang akan di salurkan melalui sistem jaringan tersebut, terutama berkaitan dengan penentuan kuat hantar arus pada ukuran kawat penampang dan jenis penghantar yang di pilih. Perencanaan jaringan saluran udara tegangan menengah 20 kV di dapat dari percabangan Feeder utama Lubuk basung Pada Km 10 di Lokasi Bawan. Feeder Lubuk Basung merupakan salah satu feeder yang menyalurkan energi tenaga listrik dari GH Bawan melalui sistem jaringan distribusi primer 20 kV, feeder ini memiliki panjang saluran Primer 73,4 km terdiri dari dari saluran feeder utama sepanjang 48 km. Adapun metode pengumpulan data yang di terapkan dalam perencanaan ini adalah metode observasi lapangan dan metode dokumenter. Data-data yang di peroleh dari hasil Survey lapangan dan Analisis dengan menggunakan rumus-rumus baku dari beberapa kajian pustaka. Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan dari hasil simulasi untuk rencana pemasangan jaringan SUTM 20 kV pada feeder utama Lubuk Basung masih dalam Standar pelayanan dan tegangan regulasi ± 7,53 % dan tegangan ujung Jaringan 18,69 kV ( Analisis data ), Sistem konstruksi saluran udara tegangan menengah 20 kV dan kompenen-kompenen utama mengacu standarisasi dari PT. PLN ( Persero ) Tahun 1998, Meliputi konstruksi tiang besi 11 meter 156 daN, Kawat AAAC 70 mm², Andongan 0,58 meter dengan jarak gawang rata-rata 50 meter, penyaluran energi listrik sebesar ± 212,6 KVA. Selanjutnya uraian kebutuhan material tercantum pada pada daftar terlampir.
PEMANFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI SUPLAI CADANGAN PADA LABORATORIUM ELEKTRO DASAR DI INSTITUT TEKNOLOGI PADANG Dewi, Arfita Yuana
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.147 KB)

Abstract

Energi surya merupakan energi terbesar di bumi yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik. Energi ini dimanfaatkan oleh manusia dalam memenuhi kebutuhan yang sangat diperlukan pada masa sekarang dan mendatang. Sasaran pemanfaatan listrik surya adalah elektrifikasi untuk daerah terpencil sebagai pemerataan hasil pembangunan, pemanfaatan energi lokal sebagai pelaksana kebijaksanaan pemerintah tentang penggunaan energi terutama non BBM, dan sebagai energi alternatif untuk keperluan cadangan energi pada konsumen listrik. Selain itu energi surya dapat juga dimanfaatkan untuk pembangkit listrik sebagai cadangan pada penggunaan laboratorium apabila aliran listrik tidak menyala. Penelitian terlebih dahulu melihat karakterisrtik energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Karakteristik ini dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya kondisi cuaca dan lamanya penyinaran pada suatu daerah yang berpengaruh terhadap nilai intensitas cahaya, tegangan (V), arus (I) dan daya yang dapat ditimbulkan. Dari penelitian didapatkan Panel surya yang terpasang dapat menghasilkan daya 431.55 Watt selama 9 jam penyinaran matahari selama satu hari.
Studi Aliran Daya Saluran Interkoneksi Sistem Sumatera Bagian Selatan dan Sistem Sumatera Bagian Tengah Effendi, Asnal; Dewi, Arfita Yuana
Electrician Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discussed about load flow simulation from interconnection two systems at annual peak load used EDSA (Electrical Power System Design Software) . Simulation method using Newton-Raphson (NR) method it’s excellent at accurate, criteria, speed reach for convergent than other method. Load flow analyze purpose is to knowing value of voltage vector at each node and the value of load flow at each branch from a network for curtain condition in normal condition. Load flow analyze playing important role in planning and development electric power in the future because optimal operating depends on the knowledge of influence from interconnection to other system, influence of adding new load, new generating station and new transmission line. Using simulation have done know condition system at annual peak load its close bad, where capacity power generating didn’t enough for serve consumer, drop voltage in some area have come near permitted rule constrain.
PREDIKSI PERKEMBANGAN BEBAN LISTRIK DI KECAMATAN RANAH PESISIR SAMPAI TAHUN 2025 Dewi, Arfita Yuana; Saputra, Arynugraha Tri
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.169 KB)

Abstract

Tersedianya tenaga listrik yang mudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjamin kwalitas pelayanannya, syarat yang penting untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat maka untuk itu diperlukan listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kec. Ranah Pesisir, maka salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah diperlukan perkiraan perkembangan energi listrik yang akan terjadi di Kec. Ranah Pesisir sampai tahun 2025. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh prediksi laju perkembangan beban listrik yang terjadi di Kec.Ranah Pesisir mulai tahun 2010 sampai tahun 2025, berdasarkan data-data perkembangan beban listrik dimasa lalu. Berdasarkan data dari PT. PLN (Persero) Kantor Ranting Balai Selasa bahwa pada tahun 2000 ada 2.261 pelanggan yang mana jumlah daya tersambung sebesar 1.088.600 VA dan jumlah pemakaian energi listrik sebesar 104.193 kWh. Berdasarkan analisa data dan hasil pembahasan prediksi beban listrik dari tahun 2010 sampai tahun 2025 menggunakan metode` persamaan eksponensial yang memiliki nilai standar error terkecil. Berdasarkan hasil perhitungan diperkirakan pada tahun 2025 nanti jumlah pelanggan listrik sebanyak 9.575,38 pelanggan, jumlah daya tersambung 14.401.741,92 VA dan jumlah konsumsi energi listrik 1.602.199,84 kWh.
ANALISIS KONFIGURASI RADIAL DAN RING TERHADAP SECURITY N-1 SISTEM TENAGA LISTRIK DI PT. KONDUR PETROLEUM SA (Simulasi Menggunakan Program Etap 7.0) Effendi, Asnal; Dewi, Arfita Yuana; Laferiza, Hendra
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.438 KB)

Abstract

Distribusi tenaga listrik yang baik sangat dibutuhkan di lapangan perminyakan, hal ini berpengaruh dengan kelancaran proses produksi minyak bumi setiap harinya. Perusahaan yang menggunakan konfigurasi jaringan radial, jika terjadi gangguan di saluran distribusi listrik, rugi produksi yang dialami cukup besar. Sedangkan untuk konfigurasi ring dibutuhkan untuk mengurangi rugi produksi akibat gangguan yang terjadi di sistem jaringan distribusi tenaga listrik baik pada Switchgear, pembebanan kabel dan lain sebagainya. Perubahan sistem jaringan distribusi dari radial menjadi ring membutuhkan analisa aliran daya. Analisa aliran daya berguna untuk mengetahui nilai jatuh tegangan, dan nilai pembebanan kabel apabila dalam kondisi radial dan ring untuk loop terbuka. Jika nilai tegangan dalam status kritikal (≤-5%), dan pembebanan kabel hampir mencapai nilai ampacity, maka ukuran kabel harus diganti dengan yang lebih besar..
PEMBANGKIT LISTRIK SISTEM HIBRIDA SEL SURYA DENGAN ENERGI ANGIN Effendi, Asnal; Dewi, Arfita Yuana
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.815 KB)

Abstract

System power generation of hibrida, surya cell and wind energy are represent power generation combined of two energy potency. The combining from source of this energy aim to be excess and insuffiency at each system earn each other with other system utilize to get more energy, efficiently and effective.
Analisa Pengaruh Jumlah Blade Terhadap Putaran Turbin Pada Pemanfaatan Energi Angin di Pantai Ujung Batu Muaro Penjalinan Effendi, Asnal; Novriyanti, Mori; Dewi, Arfita Yuana; Putra, Andi M. Nur
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin angin sebagai fasilitas pengolah energi angin menjadi energi listrik dapat menjadi salah satu alasan atas masalah krisis energi. Turbin angin dapat divariasikan jumlah bladenya untuk dapat berputar, dan jumlah blade turbin angin akan mempengaruhi kecepatan putar turbin. Kecepatan putar turbin tergantung pada kecepatan angin yang berhembus, semakin kencang hembusan angin maka akan semakin kencang putaran turbin, begitu juga dengan daya yang akan dihasilkannya. Dari hasil pengujian turbin angin sumbu vertikal tipe savonius dengan 2 blade pada kecepatan angin 3.1 m/s berputar dengan menghasilkan energi angin sebesar 1.605 joule, saat menggunakan 3 blade pada kecepatan angin  5.4 m/s menghasilkan energi angin 12.731 joule, dan menggunakan 4 blade pada kecepatan angin 3.2 m/s menghasilkan energi angin sebesar 3.532 joule.
Peluang Penghematan Energi Pada Penerangan Jalan Umum Kabupaten Padang Pariaman di Wilayah Kerja PT. PLN (Persero) Rayon Pariaman Feeder Kampung Dalam Effendi, Asnal; Dewi, Arfita Yuana; Elvira, Lusi
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.428 KB)

Abstract

Kondisi PJU sebagian besar daerah belum menggunakan alat pencatat pembatas listrik dimana tagihan rekeningnya dihitung per titik lampu sesuai dengan jenis lampu yang dipasang walaupun lampu tersebut dalam keadaan mati atau tidak berfungsi sama sekali. Penghematan energi pada penerangan jalan umum tidak hanya membantu pemerintah dalam pengelolaan energi namun juga menghemat anggaran pemerintah daerah untuk tagihan listrik PJU. Tulisan ini bertujuan menganalisis permasalahan dalam pengelolaan penerangan jalan umum dalam menghemat pemakaian energi dengan studi kasus di Kabupaten Padang Pariaman. Studi dilakukan dengan data berupa kondisi PJU yang belum dipasang APP berdasarkan data hasil pendataan pada tahun 2015. Permasalahan utama yang ditemukan adalah sistem tagihan PJU dan penggunaan tarif yang tidak sesuai. Solusi yang perlu dilakukan adalah meterisasi PJU yang berpotensi menurunkan tagihan listrik PJU. Solusi kedua adalah penggantian lampu PJU konvensional dengan lampu efisiensi tinggi, dalam hal ini lampu LED. Dari hasil penelitian ini, melakukan pemasangan APP terdapat penghematan sebesar 542.2 kWH dan Rp 795,599.22 tiap bulannya pada gardu G.10 Tigo Jorong, dan dapat dilakukan penghematan sebesar 383.4 kWH dan Rp 562,555.15 tiap bulannya pada gardu G.23 Kampung Tangah Koto Hilalang. Dibandingkan lampu SON 70 Watt, pemakaian lampu LED 30 W lebih hemat sebesar 518,4 kWH per bulan dengan persentase 57.14 %. Sedangkan dari segi tagihan listrik, pemakaian lampu LED terdapat potensi penghematan biaya sebesar Rp. 836,936.52, - atau 54.47 %.