Aminuddin Debataraja
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta, Depok 16425, Indonesia

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Fabrikasi Biotranduser Dengan Metode Amperometrik Studi Awal Sensor Unsur Hara Tanah

PROSIDING CSGTEIS 2013 CSGTEIS 2013
Publisher : PROSIDING CSGTEIS 2013

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Dalam artikel dibahas perancangan desain tata letak dan fabrikasi elektroda atau tranduser, yaitu elektroda kerja (working), dan elektroda bantu (auxiliary) berbahan emas melalui proses Thich Film, serta elektroda referensi berbahan Ag|AgCl melalui proses electroplating. Dalam pengujian empat buah sample dari elektroda referensi dengan beda potensial yang diperoleh terhadap elektroda referensi acuan pada kisaran 97 – 100 mV. Secara umum kinerja elektroda referensi Ag|AgCl dapat dikatakan cukup baik. Hasil pengujian tegangan eksternal optimum menunjukkan pemberian tegangan potensial yang berlebih (> 0,8V) dapat mengakibatkan terjadinya over-oksidasi pada permukaan elektroda working. Hal ini mengakibatkan terjadi degradasi kualitas dari elektroda yaitu terlihat bahwa permukaan emas pada elektroda working terjadi pembentukan senyawa sebagai akibat oksidasi-reduksi. Dengan demikian penentuan tegangan eksternal optimum sangat penting untuk menjaga kinerja strip biosensor, dari data karakterisasi pada grafik yang ditunjukkan, bahwa bio-sensor bekerja pada kisaran 0,39 – 0,79 V. Namun over-oksidasi terjadi pada rentang maksimum di atas 0,8 V sehingga dipilih tegangan optimum pada rentang tegangan 0,3 – 0,8 V.Keywords—Amperometrik, Biosensor, Elektroda

Implementasi Intelligent Sensor untuk Monitoring Kualitas Air berbasis Komunikasi Teknologi Jaringan Nirkabel Zigbee

PROSIDING CSGTEIS 2013 CSGTEIS 2013
Publisher : PROSIDING CSGTEIS 2013

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Dalam Artikal ini dirancang system instrumentasi untuk monitoring kualitas air (temperature, kelembaban, konduktansi, serta tingkat keasaman). Perancangan system ini menggunakan sensor-sensor yang terdiri dari LM35 sebagai sensor suhu, CDPB-03 sebagai sensor konduktansi dan PE-03 lutron sebagai elektroda sensor pH. Penggunaan data sensor tersebut menggunakan mikrokontroller ATMega16. Pengiriman data yang dilakukan dari mikrokontroller ke Zigbee Transmitter. Kemudian data tersebut dikirim secara nirkabel yang masuk ke Zigbee receiver dan masuk ke PC yang kemudian dibaca menggunakan Software LabView 2009 berbentuk angka maupun Grafik. Pengujian sensor memperlihatkan hasil data sesuai dengan kegunaan dari sensor-sensor tersebut, pengujian pada mikrokontroller memperlihatkan hasil pembacaan dari sensor-sensor yang kemudian dikonversi sebagai nilai ADC, pengujian pada ZigBee mampu mengirim data pembacaan sensor dengan jangkauan komunikasi mencapai ± 35 m pada transmitter berada dalam ruangan, sedangkan jika berada lurus tanpa halangan (Line of Sight) berjarak ± 75 m, data untuk pengujian pada LabView dapat menampilkan hasil data dari sensor-sensor tersebut.Keyword- Sensor, Mikrokontroller, Zigbee, LabView

Circuit Design for Sensor Detection Signal Conditioner Nitrate Content

Makara Journal of Technology Vol 15, No 1 (2011)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitrate is one of macro nutrients very important for agriculture. The availability of nitrate in soil is limited because it is very easy to leaching by rain, therefore nitrate could be contaminated ground water by  over-process of fertilizer. This process could also produce inefficiency in agriculture if it happened continuesly without pre-analysis of farm field. The answer those problems, it is need to develop the ion sensor system to measure concentrations of nitrat in soil. The system is consist of nitrate ion sensor device, signal conditioning and data acquisition circuit. The design and fabrications of signal conditioning circuit which integrated into ion nitrate sensor system and will apply for agriculture. This sensor has been used amperometric with three electrodes configuration: working, reference  and auxiliarry; the ion senstive membrane has use conductive polymer. The screen printing technique has been choosen to fabricate electrodes and deposition technique for ion sensitive membrane is electropolymerization. The characterization of sensor has been conducted using nitrate standard solution with range of concentration between 1 µM–1 mM. The characterization has shown that sensor has a good response with cureent output between 2.8–4.71 µA, liniearity factor is 99.65% and time response 250 second.

Rancang Bangun Pengkondisi Sinyal Kondisioning Instrumen Biosensor Berbasis Mikrokontroler

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem sensor yang dikembangkan dalam penelitianini bersifat pintar (intelligent) yaitu memiliki kemampuan untukmendeteksi keadaan sensor, serta dapat melakukan kalibrasisendiri (self callibration). Produk yang dihasilkan diaplikasikanpada bidang monitoring kesehatan. Pengukuran kinerjarangkaian akuisisi data dilakukan secara bertahap diawali daribagian signal conditioning yang terdiri atas peubah arus ketegangan dan penguat tegangan hingga konversi tegangan kedalam format digital pada bagian ADC. Pada tahap pertamadari bagian signal conditioning, rangkaian peubah arus ketegangan diberi masukan sinyal berupa arus sebesar 0 – 100 μAsecara bertahap kemudian diamati besaran luaran tegangannya.Untuk kenaikan arus sebesar 10 μA maka respon tegangan yangdihasilkan mendekati linier dengan error maksimum hingga ±0,1V.Selanjutnya pada tahap kedua dari bagian signal conditioning,tegangan hasil konversi dikuatkan dua kali untuk menghasilkannilai tegangan yang bervariasi antara 0 – 2 V. Untuk setiapmasukan arus pada peubah arus dan tegangan maka luarantegangan setelah dikuatkan, dapat dilihat bahwa linieritasrangkaian penguat cukup baik sehingga total error yangdihasilkan bagian signal conditioning tetap bernilai ±0,1 V.Luaran sinyal tegangan dari bagian signal conditioningselanjutnya menjadi masukan bagi bagian peubah sinyal analogke sinyal digital (ADC). Untuk setiap nilai tegangan antara 0 – 2V akan diubah kedalam format digital 10 bit. Hasil pengamatanmemperlihatkan untuk setiap arus masukan signal conditioningyang telah diubah dalam bentuk tegangan.

Synthesis and Characterization of Nanocomposites Tin Oxide-Graphene Doping Pd Using Polyol Method

Indonesian Journal of Chemistry Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper report on polyol method for Pd doped tin oxide-graphene nanocomposite thin film. XRD result shows sharp peaks at certain 2θ value and match with tin oxide, graphene, and Pd database. FTIR result shows peak from alcohol chain for –OH strong bonded absorption (3444 cm-1), also there are aldehyde and ketone which are indicated by C=O strong absorption (1751 cm-1). Moreover, alkene is also formed for decreasing symmetry intensity C=C (1616 cm-1), while alkyne is formed at strong deformation absorption at 646 and 613 cm-1. SEM and TEM result show SnO2 particles are attached uniformly on graphene surface layer. The composition for C, O, Sn, and Pd are 33.13, 25.58, 35.35 and 5.94%, respectively. This result indicated that the good composition is formed for Pd doped SnO2-graphene nanocomposite. The nanocomposite is promising materials for toxic gas sensor application at low temperature.