Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) BERBANTUAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 3 PALU Hajira, Hajira; Wahyono, Unggul; Darsikin, Darsikin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 2, No 3 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan bahan ajar fisika berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan Multimedia di SMK Negeri 3 Palu. Permasalahan dari penelitian adalah bagaimanakah pengembangan bahan ajar fisika berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan multimedia di SMK Negeri 3 Palu. Manfaat dalam penelitian adalah memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep fisika, dapat menjadi acuan guru-guru dalam usaha memperbaiki kualitas pembelajaran fisika dalam mengembangkan bahan ajarnya. Untuk mengetahui layak atau tidaknya bahan ajar tersebut maka dilakukan uji kelayakan terhadap produk. Bahan ajar ini di uji oleh satu orang ahli materi, satu guru fisika SMK Negeri 3 Palu, dan 10 siswa kelas XI SMK Negeri 3 Palu. Berdasarkan hasil analisis penilaian ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 3,00 dan dikategorikan ? Baik ?, analisis penilaian ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 2,91 dan dikategorikan ? Baik ?, sedangkan hasil analisis penilaian respon siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 3,35 dan dikategorikan ?Sangat Setuju?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran bagi siswa. Kata Kunci     : Bahan ajar, Sains Teknologi Masyarakat (STM), Multimedia.
Pola Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di Propinsi Sulawesi Tengah Haeruddin, Haeruddin; Patahuuddin, Patahuddin; Darsikin, Darsikin
Media Eksakta Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Media Eksakta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accodance with social culture in Central Sulawesi which are various, it will need adaptive development more specially. Therefore, the problem that will be investigated in this research is: “How the system (way) development of KTSP in central Sulawesi?”.  From the main problem mentioned, this study will focus on analysis to some aspects, namely: (1) How the direction of policy in implementation KTSP in central Sulawesi?, (2) How the understanding of the headmasters, teachers, schoo committee for development of KTSP?, (3) What problems faced by schools in developing KTSP?. The technique used in gaining data are: (1) Study document, (2) Observation, (3) Interview and (4) Quistionnaire. The result of research indicated local superiority that wants to be developed by Dinas Pendidikan Kota and Kabupaten are: Local Language, local arts and local handicraft. Implementation of KTSP has been implemented since 2006/2007 academic year. The headmaster’s understanding of KTSP guidebook that printed by BNSP is very low. Therefore, most of headmaster and teachers face problems in implementing KTSP. The problem is: The teachers have difficulties in developing silabus material and lesson plan in accodance local condition. The problem that is faced in developing local load is; there is no teacher who understands social culture condition in central Sulawesi. There are some suggestions recommended: The headmaster and the teachers need to be trained, to develop silabus material and lesson plan. “Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas” needs to socialize guidebook in developing curriculum. In developing curriculum, the member team from university should be included to participate according to their subjects.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT PADA SISWA KELAS XA SMA NEGERI 2 DOLO Febrianti, Vera Fegi; Darsikin, Darsikin; Dewi, N, Nurasyah
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penilaian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran sains teknologi masyarakat (STM). Pembelajaran dengan model STM ini terdiri dari beberapa tahap yaitu: pendahuluan, pembentukan atau pengembangan konsep, aplikasi konsep, pemantapan konsep dan penilaian. Masalah yang hendak dipecahkan dalam penelitian ini adalah apakah dengan penerapan model pembelajaran STM dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa kelas XA SMA Negeri 2 Dolo. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, pada setiap siklus terdiri dari empat fase yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 27 siswa kelas XA SMA Negeri 2 Dolo, yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar seiring dengan diterapkannya model pembelajaran STM yakni dapat dilihat dari aktivitas guru pada siklus I sebesar 84,62% dan siklus II sebesar 95,19% diperoleh peningkatan sebesar 12,49%. Sedangan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 75,96% dan siklus II sebesar 89,43% diperoleh peningkatan sebesa 17,73%. Pada hasil analisis tes hasil belajar siswa ketuntasan klasikal siklus I sebesar 74,07% dan siklus II sebesar 92,59% diperoleh peningkatan sebesar 25%. Untuk daya serap klasikal pada siklus I sebesar 69,98% dan siklus II sebesar 80,48% diperoleh peningkatan sebesar 15%.
Model Pembelajaran Guided Discovery dan Direct Instruction Berbasis Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Negeri 4 Palu Yurahly, Dian; Darmadi, I Wayan; Darsikin, Darsikin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar fisika siswa yang mengikuti model pembelajaran guided discovery berbasis keterampilan proses sains dan direct instruction berbasis keterampilan proses sains. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent pretest-posttest group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Palu. Teknik sampling dalam penelitian menggunakan purposive sampling dengan sampel penelitian adalah kelas X MIA 6 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X MIA 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen hasil belajar fisika berupa tes pilihan ganda yang telah divalidasi melalui validitas ahli dan validitas tes. Tes hasil belajar fisika yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi 6,7% dari kelas kontrol. Uji hipotesis uji t (dua pihak), diperoleh thitung = 2,49 dan ttabel(0,975)(52) = 2,00 pada taraf nyata  = 0,05 dengan kriteria penerimaan Ho adalah jika  -t(1-0.5 ) < t < t(1-0.5 ) dan terima H1 dalam hal lain, berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa harga thit tidak berada di dalam daerah penerimaan H0 sehingga H1 di terima pada taraf nyata α = 0,05. Disimpulkan bahwa ada
Analisis Kemampuan Siswa Mengubah Representasi dalam Physics Problem Solving Pada Siswa SMA Kelas X Atjiang, Nurhijrah N.; Darsikin, Darsikin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 2, No 3 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa mengubah representasi dalam physics problem solving pada siswa SMA kelas X. Subyek penelitian ini terdiri dari 20 orang siswa dan dipilih 6 responden dengan cara pemberian tes pemilihan responden. Data diperoleh melalui pemberian tes pemilihan responden dan tes kemampuan representasi serta wawancara. Tes terdiri dari tiga nomor soal yang setiap soal terdiri dari dua pertanyaan yang diberikan kepada siswa melalui aktivitas thinking-aloud. Data penelitian dianalisis melalui pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan representasi siswa berbeda-beda dari setiap representasi yang diberikan. Kata kunci: poblem solving, kemampuan representasi
ALUR PENALARAN SISWA DALAM PHYSICS PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI KERANGKA KERJA GREENO Tandiramma, Havid; Mansyur, Jusman; Darsikin, Darsikin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.583 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menyusun dan mendeskripsikan alur penalaran siswa dalam physics problem solving dengan menggunakan kerangka kerja Greeno. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes seleksi responden, tes penalaran dan panduan wawancara. Responden penelitian sebanyak 6 siswa dari sebuah SLTA di Kota Palu. Pengumpulan data melalui kegiatan thinking-aloud dan wawancara yang direkam dengan video camera. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data pendukung dalam analisis data hasil thinking-aloud. Analisis data mengenai alur penalaran menggunakan kerangka kerja Greeno dimana terdapat kombinasi dari domain abstrak, model, konkrit, dan simbolik. Berdasarkan analisis data, dapat dinyatakan bahwa alur penalaran responden dipengaruhi oleh penguasaan konsep mereka. Terbentuknya alur penalaran dalam physics problem solving yang spesifik diduga terpengaruh oleh pola guru dalam memberikan contoh soal dalam aktivitas pembelajaran. Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji produktivitas problem solving untuk alur penalaran yang berbeda. Kata kunci : kerangka kerja Greeno, alur penalaran, physics problem solving, thinking-aloud
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA FISIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 DOLO Nurfadila, Nurfadila; Pasaribu, Marungkil; Darsikin, Darsikin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 4 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar IPA fisika siswa yang diajarkan dengan menggunakan Strategi Rotating Trio Exchange (RTE) dan pembelajaran konvensional, pada kelas VII di SMP Negeri 3 Dolo. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain “The Non Equivalen Pretest-Posttest Design”. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar IPA fisika dalam bentuk pilihan ganda dan esai. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh rerata skor pretest hasil belajar IPA fisika siswa kelas eksperimen adalah 28,44 dan untuk posttest adalah 48,29. Untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor pretest 25,33 sedangkan untuk posttest adalah 35,55. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji perbedaan rerata skor hasil belajar IPA fisika siswa dengan signifikansi  = 0,05. Diperoleh nilai hasil thitung = 8,8 dan ttabel = 2,00. Ini berarti bahwa nilai thitung berada diluar daerah penerimaan Ho. Berdasarkan temuan itu, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA fisika, dan strategi pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci     : Rotating Trio Exchange (RTE), Hasil Belajar
Pengaruh Brain-Based Teaching Approach (BBTA) Terhadap Perubahan Konsep Siswa Tentang Hukum Newton Ticoalu, Vivin Grivina; Darsikin, Darsikin; Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 1 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya pengaruh Brain-Based Teaching Approach Terhadap Perubahan Konsep Siswa tentang Hukum Newton. Desain penelitian adalah nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitan adalah seluruh siswa kelas X pada SMA Negeri 1 Biromaru. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan sampel penelitian adalah kelas X Model 1 (n=20) sebagai kelas eksperimen dan kelas X Model 2 (n=19) sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah tes perubahan konsep (tes essay). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik nonparametrik dengan uji U Mann-Whitney pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Brain-Based Teaching Approach terhadap perubahan konsep siswa tentang hukum Newton.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Gerak Lurus Andriani, Ni Luh Yesi; Darsikin, Darsikin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 3 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahu kesulitan yang dialami, penyebab dan solusi untuk mengatasi kesulitan siswa SMA Negeri 4 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 31  orang  yang  dipilih  berdasarkan  pertimbangan  peneliti.  Berdasarkan  hasil  pengolahan  data  hasil  penelitian diperoleh  kesuliatan pada tahap I sebesar 19,98%, pada tahap II sebesar 65,78%, tapah III sebesar 94,81%, dan pada tahap IV sebesar 99,34%. Adapun penyebabnya pada tahap I penyebab yaitu siswa tidak memahami soal dan  tidak dapat menterjemahkan/mengubah soal kedalam bentuk rumus atau bentuk matematika sehingga tidak dapat menulis apa yang diketahui dan ditanyakan, (2) pada tahap II kesulitan siswa yaitu siswa tidak mengetahui rumus-rumus yang tepat digunakan untuk menghitung dan tidak dapat menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari,(3) pada tahp III kesulitan siswa yaitu siswa tidak dapat membentuk sistematika atau penyelesain soal dengan proses perhitungn secara benar dan bertahap. (4) pada tahap IV kesulitannya yaitu siswa tidak mengecek ulang setiap langkah penyelesaian soal dan jawaban yang diperolehnya dengan alasan kekurangan waktu dan karna tidak tahu penyelesaiannya. Solusi untuk mengatasi kesilitan siswa yaitu dengan pengajaran remedial.   Kata Kunci: Analisis, Kesulitan Siswa, Gerak Lurus, dan Deskriptif.
ANALISIS KOHERENSI KONSEP HUKUM NEWTON PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 PALU Amin, Wildan Hasyim; Darsikin, Darsikin; Darsikin, Darsikin; Wahyono, Unggul; Wahyono, Unggul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis koherensi konsep hukum Newton pada siswa kelas X SMA Negeri 5 Palu. Subyek penelitian ini terdiri dari 18 orang siswa SMA Negeri 5 Palu Kelas X. Data diperoleh dari tes koherensi konsep hukum Newton dan wawancara langsung. Tes terdiri dari 3 teori dasar hukum Newton yaitu hukum Newton I, hukum Newton II dan hukum Newton III, tiap-tiap hukum terbagi atas 2 tema berbeda dan setiap tema dibuat 3 soal dengan representasi berbeda yaitu representasi verbal, grafik dan diagram sehingga jumlah soal keseluruhan adalah 18 butir soal. Data penelitian dianalisis melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Skor hasil tes kemudian dikelompokan menjadi 3 kategori yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Masing-masing dari kategori, diambil 2 siswa perwakilan untuk diwawancara guna menggali informasi yang lebih mendalam.  Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat koherensi konsep hukum Newton siswa menghasilkan rata-rata poin keseluruhan siswa 0,43 dengan poin  tertinggi 0,83 dan terrendah 0,17 yang masih lebih rendah dibawah harapan. Siswa masih lemah dalam menjawab soal tes dengan representasi grafik dan verbal. Perlunya pembiasaan oleh siswa dalam menyelesaikan persoalan dalam suatu konsep fisika dengan menggunakan multi representasi yang beragam guna memperbaiki koherensi konsep yang dimiliki siswa  terutama koherensi representasi. Kata Kunci : Analisis, Koherensi, Konsep, Hukum Newton