Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner

SURVEI PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMILIK RUMAH MAKAN TERHADAP RANTAI PENGOLAHAN DAGING AYAM DI BANDA ACEH (Survey of Knowledge and Attitude of Restaurant Owners on Chicken Processing Chain in Banda Aceh) xarolin, laras berlian; razali, razali; ismail, ismail; rastina, rastina; jalaluddin, Muhammad; darmawi, darmawi
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 2 (2017): FEBRUARI - APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.767 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i2.2893

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan dan sikap pemilik rumah makan terhadap rantai pengolahan daging ayam di Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017 di beberapa rumah makan di Banda Aceh. Penelitian dilakukan dalam bentuk survei lapangan dengan mewawancarai responden menggunakan kuesioner terstruktur. Responden dipilih secara proporsional terhadap pemilik rumah makan di Banda Aceh. Kriteria responden meliputi berumur ≥ 20 tahun, pemilik rumah makan yang menjual olahan daging ayam, rumah makan dengan kebutuhan daging ayamnya ≥ 20 ekor/hari dan pemilik rumah makan di lokasi penelitian. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian terhadap 45 responden menunjukkan bahwa pengetahuan pemilik rumah makan terhadap rantai pengolahan daging ayam tergolong baik, namun sikap pemilik rumah makan terhadap rantai pengolahan daging ayam tergolong kurang baik, karena 22,22% responden menggunakan alat potong (pisau) yang sama dengan sayuran, serta 48,89% responden tidak mencuci tangan sebelum mengolah daging ayam.Kata kunci : pengetahuan, sikap, pemilik rumah makan, daging ayam, rantai pengolahan.ABSTRACT This study was aims to determine the knowledge and attitude of restaurant owners on chicken meat processing chain in Banda Aceh. This study was conducted in January 2017 in several restaurants in Banda Aceh. This research was conducted in the form of a field survey by interviewing respondents using a structured questionnaire. Respondents were selected proportionally which is restaurant owners in Banda Aceh. The criteria of respondents were aged ≥ 20 years, restaurant owners who sell chicken, restaurants that needs ≥ 20 chicken / day and restaurant owners in the study site. Data were analyzed descriptively. The results of 45 respondent shows that the knowledge of restaurant owners on chicken meat processing chain is quite good, but the majority of owners attitude towards chicken meat processing chain relatively poor because 22,22% of respondents using the same knife with vegetables and 48,89% of respondents do not wash their hands before treating chicken meat.Keyword : knowledge, attitude, restaurant owners, chicken meat, processing chain.
TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) PADA CAECUM PUYUH (Coturnix japonica) Ananda Nasution, Annisah putri; Erina, Erina; Darmawi, Darmawi
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 4 (2017): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.876 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i4.5470

Abstract

TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) PADA CAECUM BURUNG PUYUH (Coturnix japonica )  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui total bakteri asam laktat (BAL) pada caecum puyuh (Coturnix japonica). Sampel yang digunakan adalah ± 1 gram isi caecum dari 6 ekor puyuh yang terdiri dari tiga ekor puyuh jantan dan tiga ekor puyuh betina. Penghitungan total koloni bakteri dilakukan dengan metode Total Plate Count (TPC). Bakteri di tanam pada media MRSA (De Man Rogosa Sharpe Agar) dengan metode spread plate (cawan sebar) setelah dilakukan pengenceran desimal dengan pengenceran 10-1-10-7. Koloni yang tumbuh diamati morfologi koloninya (warna, bentuk, pinggiran, diameter koloni dan elavasi) selanjutnya dilakukan pewarnaan Gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah BAL, pada caecum puyuh jantan adalah 3,06x107 CFU/ml sedangkan pada puyuh betina adalah 21,4 x106 CFU/ml. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa jumlah bakteri asam laktat (BAL) pada puyuh jantan lebih tinggi dibandingkan pada puyu  h betina. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa jumlah BAL pada puyuh jantan lebih banyak dari pada puyuh betina.The Amount Of Lactic  Acid Bacteria (LAB) In Caecum Of The Quail’s (Coturnix japonica)                                             ABSTRACTThis research was concluted to count the total of lactic acid bacteria in the caecum of quail’s. About 1 gram of fluid from the caecum of three male and three female quail’s were used for this study. The total of lactic acid bacteria in caecum count based on total plate count (TPC) method. The bacteria are inconculated in MRSA(De Man Rogosa Sharpe Agar) with spread plate method after serial dilution dilution (10-1-10-7) were prepared. Colony that grow in MRSA were examined for morfology colony and Gram’s stain. The result show the total of lactic acid bacteria in male quail’s is 3,06 x107CFU/ml and in female quail’s is 21,4 x106 CFU/ml. In conclution, the total colony of lactic acid bacteria of male quail’s is higher than in female quail’s.  
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Staphylococcus aureus PADA VAGINA SAPI ACEH (Isolation and Identification of Staphylococcus aureus Bacteria in Vagina of Aceh Cattle) hajar, siti; Helmi, Teuku Zahrial; Darmawi, Darmawi; Azhar, Al; Fakhrurrarzi, Fakhrurrazi; Azhar, Azhar
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.04 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Staphylococcus aureus pada vagina sapi aceh. Penelitian menggunakan sampel berupa 10 swab vagina sapi aceh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode Carter, spesimen untuk pemeriksaan bakteri berupa hasil swab vagina sapi aceh yang di ambil dengan menggunakan swab steril. Spesimen yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang berisi nutrient broth (NB) sebagai media perkembangbiakan bakteri. Selanjutnya dilakukan isolasi pada media manitol salt agar (MSA) sebagai media selektif, identifikasi bakteri menggunakan pewarnaan Gram, uji katalase, uji hemolisa dan uji biokimia (manitol dan glukosa). Hasil penelitian melalui isolasi pada media manitol salt agar (MSA) adalah pertumbuhan koloni bakteri berwarna kuning keemasan, berwarna ungu pada pewarnaan Gram yang menandakan bakteri Gram positif, berbentuk kokus, uji katalase positif, uji hemolisa menghasilkan beta (β) hemolisis, dan mampu memfermentasi pada uji glukosa dan manitol. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dari 10 sampel swab vagina sapi aceh positif diisolasi dan diidentifikasi bakteri Staphylococcus aureus.This study was conducted to isolate and identify the Staphylococcus aureus bacteria in vagina of Aceh Cattle. This study used 10 swab vaginal samples from 10 female Aceh Cattle. Data obtained were analyzed descriptively using Carter method, the specimen of bacteria had taken by using sterile swab. The result of specimens were fed into a test tube containing nutrient broth (NB) as a bacterial growth media. Furthermore, the isolation was done on manitol salt agar (MSA) media as selective media, bacterial identification were used Gram staining, catalase test, and biokimia test (mannitol and glucose). The results of research through isolation on manitol salt agar (MSA) media was a golden yellow colony, had purple color in Gram stain that signified Gram positive bacteria, coccus-shaped, catalase test positive, produced beta (β) hemolysis in hemolysis test and able to ferment on glucose and mannitol tests. This research conclude that Staphylococcus aureus bacteria were positively identified from vaginal swabs of aceh cattle.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI GRAM NEGATIF PADA AMBING KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) (Isolation and Identification of Gram Negative Bacteria on the Udder of Etawa Crossbred (PE) Goat) Ginting, Septian Tri Mulyana; Helmi, Teuku Zahrial; Darmawi, Darmawi; Dewi, Maryulia; Erina, Erina; Daud, Razali; Hennivanda, Hennivanda
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.36 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8206

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Gram negatif pada ambing kambing peranakan etawa (PE). Sampel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari swab ambing dari 5 ekor kambing PE. Sampel dibiakkan pada media nutrient broth lalu diinkubasikan pada suhu 37°C selama 24 jam. Isolasi dan identifikasi dilakukan dengan metode Carter yang meliputi pengamatan morfologi koloni, pewarnaan Gram, penanaman pada media diferensial dan selektif serta uji biokimia. Hasil isolasi dan identifikasi pada 5 sampel swab ambing kambing PE didapatkan dua koloni bakteri Gram negatif yaitu Escherichia coli dan bakteri X yang belum teridentifikasi melalui uji-uji yang dilakukan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bakteri Gram negatif pada ambing kambing PE adalah Escherichia coli dan bakteri X yang belum teridentifikasi.Kata kunci: kambing PE, ambing, bakteri Gram negatif. ABSTRACTThis study aimed to isolate and identify Gram-negative bacteria on udder of etawa crossbred (PE) goat. Swab samples were obtained from 5 PE goats udder. Swab samples were cultured in nutrient broth media and incubated at 37°C for 24 hours. Isolation and identification were performed by Carter method, followed by observation of colony morphology, Gram staining, cultured on differential and selective media, and biochemical tests were performed. The result showed that there were two colonies of Gram negative bacteria Escherichia coli and the other colony has not been identified yet with this tests. Therefore it can be concluded that the Gram-negative bacteria found on udder of PE goat were Escherichia coli and bacteria X that has not been identified by using this method.Keywords:etawa crossbred goat, udder, Gram-negative bacteria.
isolasi dan identifikasi bakteri gram negatif pada ambing sapi aceh dwita, rina; Helmi, Teuku Zahrial; Darmawi, Darmawi; Hamzah, Abdullah
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 4 (2018): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.554 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i4.9015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif pada ambing sapi aceh, dengan mengisolasi bakteri yang berasal dari 10 swab ambing sapi aceh yang tumbuh pada media NB, media Mac Conkey, SSA dan PAB. Selanjutnya dilakukan pewarnaan Gram, pengamatan morfologi koloni dan uji biokimia. Hasil yang diperoleh yaitu didapatkan 3 bakteri. Bakteri A merupakan  Shigella boydii dengan ciri berbentuk batang, koloni berwarna kuning pada media SSA, tembus cahaya, mampu memecahkan asam amino triptofan, hanya mampu menurunkan pH menjadi asam, memfermentasikan manitol dan dubius pada fermentasi sukrosa. Bakteri B merupakan Enterobacter cloacae dengan ciri berbentuk batang, koloni berwarna merah muda pada media SSA, berflagel, hanya mampu meningkatkan pH menjadi basa, memfermentasikan gula (manitol, laktosa dan sukrosa). Bakteri C merupakan Enterobacter aerogenes dengan ciri berbentuk batang, koloni berwarna putih pada media PAB, berflagel, hanya mampu meningkatkan pH menjadi basa dan memfermentasikan gula (manitol dan sukrosa). Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan Tabel Cowan and Steel’s (1993) didapatkan bakteri dengan spesies : Shigella boydii, Enterobacter cloacae dan Enterobacter aerogenes.This study aims to identify Gram negative bacteria on aceh cow udders, by isolating bacteria from 10 growing aceh cow udder swabs on Nutrient Broth media, Mac Conkey, SSA and PAB media. Then Gram staining is done, morphological observations of colonies and biochemical tests. The results were obtained 3 bacteria. Bacteria A is Shigella boydii with trunk shaped, yellow colony on SSA media, translucent, able to break tryptophan amino acids, only capable decreases pH to acid, ferments mannitol and dubius in sucrose fermentation. Bacteria B is Enterobacter cloacae with trunk shaped, colored colonies pink on SSA media, flaked, only able to increase pH to alkaline, ferment sugar (mannitol, lactose and sucrose). Bacteria C is Enterobacter aerogenes with a rod-shaped characteristic, white colony on PAB media, flaked, only able to increase pH to become alkaline and ferment sugar (mannitol and sucrose). The conclusion of this study is based on Cowan and Steel’s Table (1993) bacteria found with species: Shigella boydii, Enterobacter cloacae and Enterobacter aerogenes.
ISOLASI Salmonella sp PADA AIR TEMPAT PEMELIHARAAN KURA-KURA AMBON (Cuora amboinensis) (Isolation of Salmonella sp in the Rearing Water of Ambon Turtle (Cuora amboinensis)) Erina, Erina; Sutriana, Amalia; Darmawi, Darmawi; Winaruddin, Winaruddin; Sugito, Sugito; Fema Amzani Nasution, Feby
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 2 (2019): FEBRUARI-APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.692 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v3i2.10787

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri Salmonella sp pada air tempat pemeliharaan kura-kura ambon (Cuora amboinensis). Sampel penelitian ini menggunakan  air yang berasal dari sumber air yang akan dimasukan ke tempat pemeliharan dan air dari tempat pemeliharaan kura-kura ambon (Cuora amboinensis) yang diambil dari enam tempat pemeliharan. Penelitian ini menggunakan metode Carter. Sebanyak 1 ml air dari masing-masing sumber diambil dengan pipet steril dan diinokulasikan pada media SCB. Apabila warna SCB menjadi orange setelah diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam maka akan dilanjutkan dengan penanaman pada media SSA. Koloni yang tumbuh pada media SSA diamati morfologi koloninya secara makroskopis. Untuk pengamatan secara mikroskopis maka dilakukan pewarnaan Gram. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keenam sampel air tempat pemeliharaan kura-kura ambon (Cuora amboinensis) yang diteliti positif terdapat bakteri Salmonella sp. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Salmonella sp dapat diisolasi pada air yang diambil dari enam tempat pemeliharaan kura-kura ambon (Cuora amboinensis). 
Co-Authors Abdul Harris Abdullah Hamzah, Abdullah Abral, Mahdi Admi, Masda Afriyani, Afriyani Ahmad, Sagasias Al Azhar Amalia Sutriana Ananda Nasution, Annisah putri Annah, Nurjannah Athaillah, Farida Ayuti, Siti Rani Azhar Azhar Azhari Azhari Basri Gani budianto panjaitan Cut Dahlia Iskandar Dani Rosdiana Darniati Darniati Daud AK, M. dwita, rina Eliawardani Eliawardani, Eliawardani Erdiansyah Rahmi Erina Erina Faisal Jamin Fakhrurrarzi, Fakhrurrazi Fakhrurrazi Fakhrurrazi Fema Amzani Nasution, Feby Fifia Chandra Fitriani Fitriani Ginting, Septian Tri Mulyana Hamdani Budiman Hamny Hamny Hasanuddin Hasanuddin Helmi, T. Zahrial Henni Vanda HENNIVANDA, HENNIVANDA Huriatul Masdar Husna Husna Ismail Ismail Jalaluddin, M M. Hasan M. Isa M. Nur Salim Mahdi Abrar Maryam Maryam Maryulia Dewi Matondang, Siti Wardianah Moliwati, Moliwati Momon Sodik Imanuddin Muhammad Hambal Muhammad Jalaluddin, Muhammad Mulyadi Adam, Mulyadi Mulyadi Mulyadi Muslina Muslina, Muslina Muttaqien Bakri, Muttaqien Muttaqien Muttaqien, Muttaqien Nasution, Borgo Mauly Nurdin, Hendri Nurhaspika, Nurhaspika NURLIANA NURLIANA Pratama Sekedang, M. Iqbal Ramadhani, Fitria Sari Rastina, Rastina Rastina, Rastina Razali Daud Razali Razali Reimena, Resti Reynaldi, Fitrah Reynaldi, Fitrah Riman Sipahutar Rinidar Rinidar, Rinidar Risa Tiuria Rosmaidar Rosmaidar, Rosmaidar Safika, Safika Safika, Safika Safika, Safika Safrizal Safrizal Sahputra, Dedy Samadi Samadi Saputri, Pragita Ayu Siti Aisyah Siti Hajar Siti Masreah Bernas Sugito Sugito Sulasmi Sulasmi Suyoto, Balqis Alrasyid Syafruddin Syafruddin Syahputra, Yandi T. Reza Ferasyi, T. Reza Teuku Reza Ferasyi Teuku Zahrial Helmi Teungku Nih Farisni, Teungku Nih Ummu Balqis Vara Tassa Sutari, Vara Tassa Veni Nella Syahputri, Veni Nella Waskito Waskito, Waskito Wenny Novita Sari Winaruddin Winaruddin xarolin, laras berlian Yarmaliza, Yarmaliza Yarmaliza, Yarmaliza Yuda, Sandy Cakra Yudha Fahrimal Yulina Rahmi, Yulina Yurliasni Yurliasni Zahra, Amalia Fatma Zakiah Heryawati Manaf, Zakiah Zakiyah Heryawati Manaf Zakiyuddin, Zakiyuddin Zulfan, Muhammad Zuraidawati Zuraidawati, Zuraidawati