Denvy Meidian Daoed
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH SUPLEMENTASI FETAL CALF SERUM TERHADAP KEMAMPUAN MATURASI IN VITRO OOSIT SAPI Daoed, Denvy Meidian; Ngadiyono, Nono; Widayati, Diah Tri
Buletin Peternakan Vol 37, No 3 (2013): BULETIN PETERNAKAN VOL. 37 (3) OKTOBER 2013
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1705.392 KB)

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan hasil samping rumah potong hewan (RPH) sebagai sumber oosit untuk in vitro fertilization (IVF). Untuk meningkatkan keberhasilan IVF dilakukan suplementasi fetal calf serum (FCS) pada medium maturasi in vitro. Ovarium sapi dari RPH dibawa ke laboratorium dalam medium NaCl 0,9% pada suhu 31-34ºC. Selanjutnya oosit diaspirasi menggunakan syringe 3 ml dan jarum 23 G yang berisi Dulbeco’s-Phosphate Buffer Saline (DPBS), kemudian dimaturasikan pada inkubator CO2 modifikasi dalam medium Tissue Culture Medium-199 (TCM-199) (CO2 5%, kelembaban 99% dan suhu 37-39ºC). Oosit dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (TCM-199) dan kelompok perlakuan (TCM-199 + 10% FCS). Angka maturasi dianalisa dengan Chi-Square, sedangkan kualitas oosit dianalisis secara deskriptif. Maturasi oosit sapi pada kelompok perlakuan berbeda nyata (P≤0,05) dibandingkan kelompok kontrol (55,22% vs 40,09%). Penggunaan 10% FCS pada medium maturasi dapat menghasilkan kualitas oosit matur yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan 10% FCS suplementasi dapat meningkatkan kemampuan maturasi oosit sapi in vitro.(Kata kunci: Fetal calf serum, Kultur oosit, Maturasi in vitro, Oosit sapi)
PENGARUH SUPLEMENTASI FETAL CALF SERUM TERHADAP KEMAMPUAN MATURASI IN VITRO OOSIT SAPI Daoed, Denvy Meidian; Ngadiyono, Nono; Widayati, Diah Tri
Buletin Peternakan Vol 37, No 3 (2013): BULETIN PETERNAKAN VOL. 37 (3) OKTOBER 2013
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1705.392 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v37i3.3077

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan hasil samping rumah potong hewan (RPH) sebagai sumber oosit untuk in vitro fertilization (IVF). Untuk meningkatkan keberhasilan IVF dilakukan suplementasi fetal calf serum (FCS) pada medium maturasi in vitro. Ovarium sapi dari RPH dibawa ke laboratorium dalam medium NaCl 0,9% pada suhu 31-34ºC. Selanjutnya oosit diaspirasi menggunakan syringe 3 ml dan jarum 23 G yang berisi Dulbeco’s-Phosphate Buffer Saline (DPBS), kemudian dimaturasikan pada inkubator CO2 modifikasi dalam medium Tissue Culture Medium-199 (TCM-199) (CO2 5%, kelembaban 99% dan suhu 37-39ºC). Oosit dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (TCM-199) dan kelompok perlakuan (TCM-199 + 10% FCS). Angka maturasi dianalisa dengan Chi-Square, sedangkan kualitas oosit dianalisis secara deskriptif. Maturasi oosit sapi pada kelompok perlakuan berbeda nyata (P≤0,05) dibandingkan kelompok kontrol (55,22% vs 40,09%). Penggunaan 10% FCS pada medium maturasi dapat menghasilkan kualitas oosit matur yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan 10% FCS suplementasi dapat meningkatkan kemampuan maturasi oosit sapi in vitro.(Kata kunci: Fetal calf serum, Kultur oosit, Maturasi in vitro, Oosit sapi)
The Effect of Storage Period on Chemical Composition of Hydrolized Feeds for Broiler Daoed, Denvy Meidian; Tasse, A. M.; Indi, A.
Proceeding INTERNATIONAL SEMINAR IMPROVING TROPICAL ANIMAL PRODUCTION FOR FOOD SECURITY PROCEEDING INTERNATIONAL SEMINAR
Publisher : Proceeding INTERNATIONAL SEMINAR IMPROVING TROPICAL ANIMAL PRODUCTION FOR FOOD SECURITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.902 KB)

Abstract

The Effect of Storage Period on Chemical Composition of Hydrolized Feeds forBroiler