Articles
5
Documents
Selection and Characterization of Endophytic Bacteria as Biocontrol Agents of Tomato Bacterial Wilt Disease

HAYATI Journal of Biosciences Vol 18, No 2 (2011): June 2011
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.687 KB)

Abstract

Biological control of bacterial wilt pathogen (Ralstonia solanacearum) of tomato using endophytic bacteria is one of the alternative control methods to support sustainable agriculture. This study was conducted to select and characterize endophytic bacteria isolated from healthy tomato stems and to test their ability to promote plant growth and suppress bacterial wilt disease. Among 49 isolates successfully isolated, 41 were non-plant pathogenic. Green house test on six selected isolates based on antagonistic effect on R. solanacearum or ability to suppress R. solanacearum population in dual culture assays obtained BC4 and BL10 isolates as promising biocontrol agents.  At six weeks after transplanting, plants treated with BC4 isolate showed significantly lower disease incidence (33%) than that of control (83%). Plants height was not significantly affected by endophytic bacterial treatments. Based on 16S rRNA sequence, BC4 isolate had 97% similarity with Staphylococcus epidermidis (accession number EU834240.1), while isolate BL10 had 98% similarity with Bacillus amyloliquefaciens strain JK-SD002 (accession number AB547229.1).

UBARAMPE SELAMATAN PERNIKAHAN DI KRATON SURAKARTA DALAM SERAT MUMULEN KARYA K.R.A SASTRA NEGARA

ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 2 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan naskah Serat Mumulen; (2) mentransliterasikan diplomatis dan ortografis naskah Serat Mumulen; (3) mengetahui ubarampe sajen yang terdapat dalam naskah Serat Mumulen; dan (4) Mencari nilai religius dan nilai budaya yang terdapat dalam naskah Serat Mumulen. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, catat dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan melalui tiga ranah, yaitu tesis (teori), antitesis (data), dan sintesis (analisis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) deskripsi naskah Serat Mumulen menyajikan berbagai informasi mengenai keadaan fisik pada naskah yang menjadi subjek penelitian; (2) naskah kemudian ditransliterasikan ke dalam tulisan latin baik secara diplomatis maupun ortografis; (3) naskah Serat Mumulen karya K. R. A. Sastra Negara menceritakan tentang acara keraton yakni berbagai macam ubarampe sesaji yang digunakan untuk dipersembahkan kepada roh-roh leluhur kraton Surakarta khususnya untuk para Nabi pada masa Pakubuwana IX ketika dilakukannya upacara pernikahan. Secara garis besar ubarampe sesaji yang ada di kraton Surakarta memiliki falsafah: (a) sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Swt.; (b) sebagai permohonan maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan; dan (c) supaya manusia selalu menjaga kesehatan agar selalu sehat dan segar; (4) nilai religius meliputi: (a) mengirimkan doa kepada para Nabi; (b) memohonkan maaf dan perlindungan kepada-Nya; (c) bersyukur kepada Allah Swt.; sedangkan nilai budayanya adalah melestarikan budaya peninggalan nenek moyang yaitu memberikan ubarampe sesaji pada upacara selamatan pernikahan di Kraton Surakarta.   Kata Kunci: ubarampe, serat mumulen

FAKTOR PEMBENTUK INDEKS KEPUASAN PELAYANAN MAHASISWA DI UNIT KERJA BIRO ADMINISTRASI UMUM UNIPA SURABAYA

J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7 No 1 (2015): J Statistika: Jurnal Imiah dan Aplikasi Statistika
Publisher : J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori dan Aplikasi Statistika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.984 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk mengetahui kepuasan mahasiswa adalah dengan cara perhitungan Indeks Kepuasan Mahasiswa dalam unit-unit kerja pelayanan administrasi. Dalam penelitian Pramesti dan Damayanti (2014) yang menghitung Indeks Kepuasan Pelayanan Mahasiswa di tujuh unit kerja UNIPA, terdapat satu unit kerja yang mendapatkan nilai Indeks Cukup yaitu Biro Administrasi Umum (BAU) dengan nilai mutu 2.4675 sedangkan untuk unit kerja yang lainnya mendapatkan nilai indeks dengan mutu Baik. Melanjutkan penelitian sebelumnya, penelitian iniditujukan untuk mengetahui variabel unsur pembentuk Indeks Kepuasan Pelayanan pada unit kerja yang mempunyai nilai mutu kurang yakni unit kerja BAU.Analisa yang digunakan adalah analisa faktor.Penelitian mengenai pelayanan di bidang pendidikan dengan metode analisis faktor antara lain dilakukan oleh Khoydairi, F., dan Khoydairi, B., (2011) yang menganalisa antara persepsi dan ekspektasi mahasiswa. Singh &Kumar, M., (2014) juga melakukan analisis untuk mengetahui kualitas pelayanan dengan analisis faktor.Dalam penelitian ini data yang digunakan untuk sebanyak empat belas unsur pembentuk Indeks Kepuasan Pelayanan. Dari empat belas unsur pelayanan akan di analisis menjadi faktor utama yang dapat mewakili keempat belas unsure tersebut, sehingga memudahkan identifikasi peningkatan pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat dua faktor pembentuk indeks kepuasan pelayanan yaitu faktor Prosedur Pelayanan dan Profesionalisme Pelayanan serta Waktu Pelayanan dan Kepastian Pelayanan.Faktor 1 dengan nama Prosedur Pelayanan dan Profesionalisme Pelayanan mewakili sebelas unsure yaitu Prosedur Pelayanan, Persyaratan Pelayanan, Kejelasan Petugas Pelayanan, Kedisiplinan Petugas Pelayanan, Tanggung Jawab Petugas Pelayanan, Kemampuan Petugas Pelayanan, Keadilan Mendapatkan Pelayanan, Kesopanan dan Keramahan Petugas, Kewajaran biaya perkuliahan, Keamanan Lingkungan, Keamanan Pelayanan. Faktor 2 adalah Waktu Pelayanan dan Kepastian Pelayanan mewakili Kecepatan Pelayanan, Kepastian biaya perkuliahan, Kepastian Jadwal Pelayanan.

Prediksi Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Indonesia dengan Menggunakan Metode ARIMA Box-Jenkins dan Jaringan Syaraf Tiruan

J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori dan Aplikasi Statistika Vol 10 No 2 (2017): Jstatistika
Publisher : J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori dan Aplikasi Statistika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.392 KB)

Abstract

Salah satu bidang yang banyak diperebutkan di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) adalah bidang pariwisata. Indonesia sebagai bagian dari Negara-negara ASEAN (Association of South East Asian Nations), merupakan negara yang kaya akan budaya dan memiliki banyak destinasi wisata yang patut diperhitungkan baik di tingkat regional maupun internasional.  Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tersebut ternyata masih menempatkan Indonesia di posisi ke empat di negara-negara ASEAN pada tahun 2012 dan 2014. Pada tahun 2019, Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia sebesar  20 juta. Perlu adanya sinergi dari pemerintah dan masyarakat, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Selain itu juga diperlukan adanya perencanaan dan strategi promosi yang tepat. Salah satu cara untuk memperoleh gambaran tentang  jumlah  kunjungan wisatawan  mancanegara ke Indonesia adalah melakukan peramalan dengan menggunakan analisis deret runtun waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh prediksi jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia tahun 2017 s.d tahun 2019 dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins dan Jaringan Syaraf Tiruan, serta membandingkan hasil prediksi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia hasil menggunakan ARIMA Box-Jenkins dengan Jaringan Syaraf Tiruan. Data yang digunakan adalah data bulanan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mulai bulan Januari 2010 sampai bulan Juni 2017. Hasil yang diperoleh dari analisis ARIMA Box Jenkins adalah model ARIMA (0,1,1)(0,0,2)12 , sedangkan hasil analisis menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan algoritma backpropagation yang digunakan adalah dengan hidden layer 3. Hasil perhitungan nilai kesalahan peramalan dengan MAPE, MAD dan MSE didapatkan bahwa metode ARIMA mempunyai nilai MAD = 8.069,81 dan MSE = 9.134.981.806,98 yang lebih rendah dibanding metode Jaringan Syaraf Tiruan, maka metode yang lebih baik digunakan untuk meramalkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia adalah ARIMA (0,1,1)(0,0,2)12.

INDEKS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PENYELENGGARA PENDIDIKAN

WAHANA Vol 63 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.392 KB)

Abstract

Peningkatan pelayanan akademik dan administrasi akademik oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sangat diperlukan, karena fungsi utama UNIPA adalah melayani mahasiswa. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa, maka perlu disusun indeks kepuasan mahasiswa sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan pihak UNIPA. Penyusunan Indeks Kepuasan Mahasiswa tersebut mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2000. Data Indeks Kepuasan Mahasiswa akan dapat menjadi bahan penilaian terhadap unsur pelayanan yang masih perlu perbaikan dan menjadi pendorong setiap unit kerja di UNIPA untuk meningkatkan kualitas pelayanannya berdasarkan 14 (empat belas) unsur pelayanan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket terhadap mahasiswa UNIPA angkatan 2010, dan sampel diambil secara random proporsional, yaitu sebanyak 25% dari jumlah mahasiswa masing-masing program studi. Hasilnya dari tujuh Unit Kerja yang diteliti, enam unit kerja yakni BAAK, Unit LPPM, Unit Perpustakaan, Unit SPP, Unit Kemahasiswaan dan unit Fakultas berada dalam kriteria baik, dan satu unit kerja yaitu BAU (Biro Administrasi Umum) mendapatkan nilai mutu sebesar 2.4675 dengan kriteria kurang baik (cukup) Beri Komentar ?#(0) | Bookmark