Darharta Dahrin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDETEKSIAN BATAS-BATAS ZONA STEAMFLOOD MENGGUNAKAN DATA ANOMALI GAYABERAT-MIKRO 4D YANG DIBERI KONSTRAIN Fauzi, Ahmad; A. Kadir, Wawan Gunawan; Dahrin, Darharta; Santoso, Djoko
Sainstek Vol 12, No 1 (2009): Vol. XII No. 1, September 2009
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, the oil industry has emphasized enhancement oil recovery (EOR) process. The steamflood are ones EOR process can used to increase the heavy oil production. Effective management of EOR process requires detailed reservoir description and observation of the reservoir being swept at time. The 4D microgravity method can be applied in obtaining reservoir description such as steamflood zone mapping. Combination between the rock physics analysis with ideal model of steamflood used to calculate the synthetic 4D microgravity anomaly. This result suggest the negative 4D microgravity anomaly changes at time represented steamflood zones causes by density contras between steam at the high temperature after injection and pressure with heavy oil at the low temperature and pressure before injection. But the 4D microgravity anomaly can?t detect steamflood zone boundaries causes the anomaly shape with respect to shape of source. We proposed the 4D microgravity anomaly constrained with high resolution horizontal derivative to detect steamflood zones boundaries. The field data showed gravity change of up to -300mGal have occurred in area near ones the oil production well.  The maxima value of the field constrained 4D microgravity anomaly represented the steamflood zones boundaries with its surrounding. Key Word :     EOR process, steamflood, rock physics analysis, the constrained 4D microgravity anomaly
Pemodelan Penyebaran Massa CO2 Terinjeksi dalam reservoir untuk Mendapatkan Respon Anomali Time-lapse microgravity di Permukaan Rahmani, Dinda; Dahrin, Darharta
Jurnal Geofisika Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Geofisika
Publisher : Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36435/jgf.v15i2.408

Abstract

Dalam proyek CCS, monitoring bawah permukaan perlu dilakukan dengan baik agar CO2 yang diinjeksikan dapat tersimpandengan aman di dalam reservoir. Salah satu metode geofisika yang dapat digunakan untuk monitoring bawah permukaan adalah metode gravity. Dengan membuat model sintetik volume reservoir, tekanan dan temperatur bawah permukaan, serta perhitungan aliran fluida pada rentang waktu tertentu, dapat diprediksi radius penyebaran CO2 dan distribusi densitasnya di dalam reservoir. Radius penyebaran dan kontras densitas yang didapatkan, digunakan untuk pemodelan ke depan time-lapse microgravity dengan menggunakan software MATLAB versi R2012a yang telah divalidasi dengan software yang sudah ada sebelumnya, GRAV3D versi 2.0. Berdasarkan perhitungan dan pemodelan yang telah dilakukan, diketahui peningkatan tekanan bottomhole mengakibatkan perubahan sifat fisis CO2 yang mempengaruhi radius penyebarannya. Kemudian, respon anomali time-lapse microgravity yang dihasilkan menunjukkan kecenderungan nilai anomali yang terus meningkat seiring bertambahnya massa CO2 yang diinjeksikan. Nilai anomali setengah maksimum dan radius yang didapatkan pada hari ke 720, yaitu 1,323 x 10-1?Gal dan 631,688 m untuk penyebaran massa CO2 di dalam reservoir sejauh 96,436 m. Dari kurva perbandingan tekanan reservoir terhadap tekanan fracture dan litostatik pada hari ke 720, didapatkan nilai tekanan pada kedalaman reservoir yang diinjeksikan CO2 masih jauh di bawah tekanan fracture dan litostatik, sehingga penambahan massa dari injeksi CO2 yang dimodelkan ini sangat kecil berpotensi untuk menimbulkan rekahan baru pada formasi. Dengan demikian, hasil pemodelan penyebaran CO2 dan distribusi densitasnya dalam reservoir, yang dikaitkan pula dengan perbandingan tekanan reservoir terhadap tekanan fracture dan litostatik, dapat digunakan untuk menentukan aman atau tidaknya injeksi CO2 yang dimodelkan.