Dwi Prasetiyawati D.H.
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP SIKAP MANDIRI ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN FAJAR RACHMA SEMARANG Harini, Yuniek; D.H., Dwi Prasetiyawati; Khasanah, Ismatul
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.774 KB) | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2473

Abstract

ABSTRAKLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kemandirian peserta didik Kelompok Bermain Fajar Rachma masih rendah.Setelah melakukan kegiatan bermain anak belum mau merapikan atau mengembalikan mainan ke tempat semula, ketika makan mereka lebih senang disuap, memakai dan melepas sepatu masih harus diingatkan. Untuk kegiatan bermain anak kurang tertarik mereka merasa malu jika dipanggil untuk bergabung bermain bersama-sama. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapabesar pengaruh bermainperanterhadapsikapmandirianakusiadini di KB FajarRachma Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk penelitianeksperimendengan desain penelitian one grup pre test and  post test.. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh bermainperanterhadapsikapmandirianakusiadini di KB FajarRachma.Kata Kunci : Bermain Peran, Sikap mandiri  ABSTRACTThe encouraging background of this research is the independence of students of Rachel Fajar Bermain Group is still low. After doing the children's play activities have not been willing to tidy up or restore the toys to the original place, when eating they prefer to be bribed, wear and take off shoes still have to be reminded. For less interested children play activities they feel embarrassed if called to join play together. The goal to be achieved in this research is to know how big influence of role play to attitude of early child self-sufficiency in KB Fajar Rachma Semarang. The type of this research is quantitative research in the form of experimental research with one group pre test and post test design. From these results it can be concluded that H0 is rejected. In other words, there is a role play influence on the early child self-sufficiency in KB Fajar Rachma Semarang.Keywords: Role Playing, Self-Attitude
PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK KELOMPOK B DI TK MANDIRI PEDURUNGAN SEMARANG Martianawati, Fitri; ., Purwadi; D.H., Dwi Prasetiyawati
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.222 KB) | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2485

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemandirian siswa TK terutama berkaitan dengan aktivitas sehari-hari. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk melatih pemahaman dan kemampuan kemandirian pada siswa TK adalah dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Masalah pokok yang dikaji adalah apakah ada pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap tingkat kemandirian siswa TK. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap tingkat kemandirian siswa TK. Berdasarkan kajian teori diajukan hipotesis ada pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap tingkat kemandirian siswa Di TK Mandiri Pedurungan Semarang.Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh bermain peran terhadap kemandirian anak prasekolah di TK Mandiri Pedurungan Semarang Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bermain peran terhadap kemandirian anak.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model true eksperimental yang menggunakan rancangan eksperimen pretest-posttestone grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa TK Mandiri Pedurungan Semarang kelompok B dengan jumlah 15 siswa.Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kemandirian siswa.Berdasarkan hasil rata-rata pre test sebesar 54,93, kemudian post test rata-ratanya menjadi 71,27 sehingga terdapat peningkatan rata-rata sebesar 16,34. Hasil uji perbedaan menggunakan uji t yang didapatkan nilai t sebesar -2,68858 pada taraf signifikansi 5%, maka dapat dinyatakan metode pembelajaran menggunakan metode bermain peran efektif dalam meningkatkan kemandirian siswa secara signifikan.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bermain peran terhadap kemandirian anak di TK Mandiri Pedurungan Semarang Tahun Ajaran 2016-2017 dapat dinyatakan terdapat pengaruh secara signifikan, yang artinya bahwa metode pembelajaran bermain peran pada anak TK mampu meningkatkan kemandirian siswa secara signifikan.Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas maka guru PAUD hendaknya lebih variatif dalam memberikan pembelajaran dan bimbingan kepada muridnya sehingga siswa tidak mengalami kejenuhan pada saat penyampaian materi.16ABSTRACTThis research is motivated by low level of independence of kindergarten students especially related to daily activities. One alternative that can be used to train understanding and independence abilities in kindergarten students is by using role playing learning methods. The main problem that is studied is whether there is influence of role playing method to the level of independence of kindergarten students. The purpose of this research is to know the influence of role playing method to the level of independence of kindergarten students. Based on the theoretical study of hypotheses, there is the influence of learning method of role play to the level of student independence In TK Mandiri Pedurungan Semarang.The problem in this research is whether there is influence of role play to the independence of preschool children in TK Mandiri Pedurungan Semarang Academic Year 2016/2017. The objective to be achieved in this research is to know the influence of role play on children independence.The research method used is experimental with true experimental model using experimental design of pretest-posttestone group design. The population in this research is the students of TK Mandiri Pedurungan Semarang group B with the number of 15 students. The sampling technique used is total sampling. Data collection using student self-reliance scale.Based on the average pre test result of 54.93, then the post test average becomes 71.27 so that there is an average increase of 16.34. Differences test results using t test obtained t-value of -2.68858 at 5% significance level; it can be expressed learning method using the method of playing an effective role in improving student independence significantly.This research can be concluded that role play to the independence of children in TK Mandiri Pedurungan Semarang academic year 2016-2017 can be stated there is influence significantly, which means that method of learning role playing in kindergarten children able to increase student independence significantly.Based on the results of the above study then PAUD teachers should be more varied in providing learning and guidance to students so that students do not experience saturation at the time of delivery of the material.
IьM Pelatihan Kader Pos Paud Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Anak Usia Dini yang Aktif dan Kreatif di Kelurahan Muktiharjo Telogosari IKIP PGRI Semarang, Munawir; Chandra, Anita; D.H., Dwi Prasetiyawati; IKIP PGRI Semarang, Purwadi
E-DIMAS Vol 1, No 2/September (2010): E-DIMAS
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPAUD sebagai bagian life long education, diwujudkan dalam bentuk keikutsertaan pendidikan yang ditampilkan melalui kegiatan belajar oleh setiap individu berjalan sepanjang hayat, tidak dapat dibatasi dalam kurun waktu sekolah. Hal ini diakibatkan oleh adanya kebutuhan belajar yang dihadapi oleh setiap individu dalam kehidupannya.PAUD mendasari jenjang pendidikan selanjutnya Perkembangan secara optimal selama masa usia dini memiliki dampak terhadap pengembangan kemampuan untuk berbuat dan belajar pada masa-masa berikutnya. Masa yang penting bagi anak usia dini merupakan masa yang penting (golden age) yang hanya datang satu kali dan tidak dapat diulang, karena perkembangan intelektual terjadi sangat pesat pada tahun-tahun awal kehidupannya. Rangsangan belajar pada anak usia dini memberikan pengalaman yang sangat berharga untuk perkembangan berikutnya Untuk itu pengalaman belajar pada anak usia diniperlu dirancang dan ditata sedemikian rupa, sehingga tidak menjadi kontra produktif terhadap pengalaman belajar yang akan diikuti pada pendidikan selanjutnya.Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pembelajaran anak usia dini yang aktif dan kreatif ini dilakukan pada Pos PAUD yang berada di kelurahan Muktiharjo kecamatan Telogosari kota Semarang yang dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan demostrasi dapat meningkatkan mutu pembelajaran anak usia dini yang aktif dan kreatif di Kelurahan Muktiharjo Telogosari.
I?æ?ÆM Pelatihan Kader Pos Paud Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Anak Usia Dini yang Aktif dan Kreatif di Kelurahan Muktiharjo Telogosari IKIP PGRI Semarang, Munawir; Chandra, Anita; D.H., Dwi Prasetiyawati; IKIP PGRI Semarang, Purwadi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2010): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.187 KB) | DOI: 10.26877/e-dimas.v1i2.141

Abstract

AbstrakPAUD sebagai bagian life long education, diwujudkan dalam bentuk keikutsertaan pendidikan yang ditampilkan melalui kegiatan belajar oleh setiap individu berjalan sepanjang hayat, tidak dapat dibatasi dalam kurun waktu sekolah. Hal ini diakibatkan oleh adanya kebutuhan belajar yang dihadapi oleh setiap individu dalam kehidupannya.PAUD mendasari jenjang pendidikan selanjutnya Perkembangan secara optimal selama masa usia dini memiliki dampak terhadap pengembangan kemampuan untuk berbuat dan belajar pada masa-masa berikutnya. Masa yang penting bagi anak usia dini merupakan masa yang penting (golden age) yang hanya datang satu kali dan tidak dapat diulang, karena perkembangan intelektual terjadi sangat pesat pada tahun-tahun awal kehidupannya. Rangsangan belajar pada anak usia dini memberikan pengalaman yang sangat berharga untuk perkembangan berikutnya Untuk itu pengalaman belajar pada anak usia diniperlu dirancang dan ditata sedemikian rupa, sehingga tidak menjadi kontra produktif terhadap pengalaman belajar yang akan diikuti pada pendidikan selanjutnya.Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pembelajaran anak usia dini yang aktif dan kreatif ini dilakukan pada Pos PAUD yang berada di kelurahan Muktiharjo kecamatan Telogosari kota Semarang yang dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan demostrasi dapat meningkatkan mutu pembelajaran anak usia dini yang aktif dan kreatif di Kelurahan Muktiharjo Telogosari.
PEMBERDAYAAN PENGELOLAAhI PAUD NON.FORMAL SECARA MANDIRI DI KELURAHAN BULUSAN KECAMATAN TEMBALANG Kristanto, Kristanto; D.H., Dwi Prasetiyawati; Pusari, Ratna Wahyu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2013): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3165.094 KB) | DOI: 10.26877/e-dimas.v4i1.1557

Abstract

PEMBERDAYAAN PENGELOLAAhI PAUD NON.FORMAL SECARA MANDIRI DI KELURAHAN BULUSAN KECAMATAN TEMBALANG
ANALISIS KOMUNIKASI ORANGTUA DAN ANAK DALAM MEMBANGUN SIKAP PERCAYA DIRI ANAK USIA 3-4 TAHUN Studi Diskriptif Pada Anak Usia Dini Di POS PAUD Kartini Semarang Ariyanti, Septi Vera; D.H., Dwi Prasetiyawati; Khasanah, Ismatul
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.18 KB) | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3266

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisis data menggunakan model Spradley (analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema kultural). Fokus penelitian ini adalah analisis pola komunikasi orangtua dalam membangun sikap percaya diri anak. Kebutuhan komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan anak. Komunikasi pertama anak adalah dengan orangtua. Pentingnya komunikasi sama pentingnya dengan percaya diri anak. percaya diri ibarat tumbuhan, jika tunas-tunas percaya diri anak dirawat, diasuh dengan kasih sayang dan cinta, maka tunas-tunas tersebut akan tumbuh dan berkembang. Berdasarkan penelitian di POS PAUD Kartini dari 25 sampel diperoleh perbandingan 72% orangtua menerapkan pola komunikasi demokratis, 24% orangtua menerapkan pola komunikasi permisif dan 28% orangtua menerapkan pola komunikasi otoriter. Anak yang memiliki percaya diri sesuai dengan tahap perkembangan usia adalah orangtua yang menerapkan pola komunikasi demokratis. orangtua yang menerapkan pola komunikasi permisisf dan otoriter percaya diri anak masih perlu bimbingan.  Kata Kunci: Percaya diri, Komunikasi orangtuaABSTRACTThis research uses qualitative research based on postpositivism philosophy, data collection method using observation, documentation and interview. The technique of data validity uses triangulation. Data analysis techniques use the Spradley model (domain analysis, taxonomy, component, and cultural theme analysis). The focus of this study is the analysis of parenting communication patterns in building children's confidence. Communication needs is a very important need for the child's life. The child's first communication is with parents. The importance of communication is as important as the child's confidence. confident as a plant, if the confident child buds are treated, raised with love and love, then the buds will grow and develop. Based on research in POS PAUD Kartini from 25 samples obtained comparison of 72% of parents apply democratic communication pattern, 24% of parents apply permissive communication pattern and 28% of parents apply authoritarian communication pattern. Children who have confidence in accordance with the stage of development of age are parents who apply the pattern of democratic communication. parents who apply the permissive and authoritarian communication patterns confident the child still needs guidance.
ANALISA SIKAP DAN MINAT ANAK TERHADAP PENDIDIKAN SAINS PADA TINGKAT PENDIDIKAN DASAR D.H., Dwi Prasetiyawati; Purwadi, Purwadi
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 5, No 1 (2015): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.466 KB) | DOI: 10.26877/malihpeddas.v5i1.936

Abstract

General purpose of this research is to develop attitudes and interest in science education,?é?á while the specific objectives of this research is to develop attitudes and interest in science education at the primary level. The method used in this study is a qualitative method. The main instrument in this study is the researcher, while supporting instrument used in this study were: 1) Polls or Questionnaires are a number of written questions used to obtain information from the respondents. In this study, a questionnaire used to determine the initial conditions for the study of the subject. 2) Observation Sheet is used by researchers at the time of observation activities. The conclusion that can be derived from this study are: 1). aspects - aspects that are used in the development of attitudes and interest in science education at the primary level in Surakarta used 7 aspects. 2). Attitude and interest in developing a science education at the primary level in the city of Surakarta using scala Likert scale range 1 -5, wherein each - each scale describe the characteristics of children in the attitude and interest toward science education.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP PERILAKU AGRESIF ANAK PADA KELOMPOK B TK ALBERTUS SOEGIJAPRANATASEMARANG TAHUN AJARAN 2017/2018 Novitasari, Elza; Munawar, Muniroh; D.H., Dwi Prasetiyawati
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.923 KB) | DOI: 10.26877/paudia.v6i2.2102

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh metode pembelajaran role playing terhadap perilakuagresif anak kelompok B TK Albertus Soegijapranata Semarang tahun ajaran2017/2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam metode pre- experimental design (nondesigns) dengan desain one- group pretest-posttest design.Penggunaan metode pembelajaran role playing memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan perilaku agresif anak kelompok B TK Albertus Soegijapranata Semarang, dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdasarkan sepuluh indikator perilaku agresif anak. Hal ini terbukti dengan hasil analisis pengaruh menggunakan perhitungan uji t yang dilakukan selama proses penelitian, diperoleh thitung = 3,6123387 > ttabel = 1,75 dengan rata-rata pretest53.0469 dan posttest 33.8281 serta terhadap perilaku agresif pada anak memberikan pengaruh positif, yaitu terjadi penurunan sebesar19,22 persen terhadap perilaku agresif anak. ABSTRACT                This study aims to determine the influence of role playing learning method toward the children aggressive group B behavior Albertus Soegijapranata Semarang academic year academic year2017 / 2018.The type of this research is quantitative research in pre-experimental design (nondesigns) method with one-group pretest-posttest design. The use of role playing learning method has a significant influence in decreasing aggressive behavior of children group B Kindergarten Albertus Soegijapranata Semarang, with the implementation of learning activities based on ten indicators of aggressive behavior of children. It is proved by the result of influence analysis using t test calculation done during the research process, obtained tcount = 3,6123387> ttabel = 1.75 with pretest53.0469 and posttest 33.8281 and also aggressive behavior in children give positive influence, that is a decline of 19.22 percent against aggressive behavior of children.
PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA DI TK WIDYA SEMARANG paudia, Supriyati .; D.H., Dwi Prasetiyawati; Khasanah, Ismatul
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.289 KB) | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2475

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah masih adanya anak didik kelompok TK B di TK Widya Semarang yang menunjukkan kemandirian yang rendah. Pola asuh orang tua memiliki peranan dalam pembentukan dan peningkatan kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kemandirian anak yangditinjau dari pola asuhorang tua.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis komparatif. Penelitian dilakukan di TK Widya Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kemandirian anak usia dini yang ditinjau dari pola asuh orang tua. Kata kunci: kemandirian, anak usia dini, pola asuh orang tua ABSTRACTThe problem in this research is still the existence of students of kindergarten group B in TK Widya Semarang which shows low independence. Parenting parenting has a role in the formation and improvement of children's independence. The purpose of this study was to find out how the level of independence of children is reviewed from parenting patterns. This study uses quantitative methods with comparative analysis. The research was conducted in TK Widya Semarang. The results of this study indicate that there is a significant difference in early childhood independence in terms of parenting patterns
PENGARUH KEGIATAN SENAM BEBEK TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK TK A DI TK ISLAM SULTAN AGUNG 01 SEMARANG Kumalayanti, Rizkyana; ., Purwadi; D.H., Dwi Prasetiyawati
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.346 KB) | DOI: 10.26877/paudia.v6i2.2105

Abstract

AbstrakLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah banyak dijumpai pada anak usia 4-5 tahun belum mempunyai sikap kepercayaan diri di sekolah seperti saat pagi hari tiba disekolah anak masih tidak bisa bergabung bermain dengan temannya hanya duduk/berdiam diri, saat circle time bagi anak yang kepercayaan dirinya masih belum ada anak tersebut saat membuat lingkaran hanya diam sampai anak tersebut diajak untuk bergandeng tangan membuat lingkaran, saat ada kejadian di dalam kelas anak yang kepercayaan dirinya kurang hanya berdiam diri melihat kegaduhan/keramaian yang ada, saat pembelajaran berlangsung bagi anak yang kepercayaan dirinya masih belum muncul anak tersebut berdiam tidak ada respon saat penyampaian materi seperti memberikan jawaban yang sangat singkat tidak diberi penjelasan, dan saat kegiatan akan pulang guru menanyakan apa saja yang telah dilakukan selama dikelas anak tersebut memberikan jawaban pelan sekali sampai kadang tidak terdengar suaranya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh kegiatan senam bebek terhadap kepercayaan diri anak TK A di TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kegiatan senam bebek terhadap kepercayaan diri anak TK A di TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design.Populasi penelitian adalah seluruh TK di wilayah Kota Semarang. Sampel yang diambil adalah dua sekolah KB-TK Islam Sultan Agung 01 Semarang berjumlah 20 anak sebagai kelas eksperimen dan KB-TK Khodijah 04 Semarang berjumlah 20 anak sebagai kelas kontrol. Dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling bebentuk Purposive Sampling.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t diketahui thitung lebih dari ttabel (8,467463601> 1,71). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh kegiatan senam bebek terhadap kepercayaan diri anak TK A di KB-TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah kegiatan senam bebek dapat digunakan sebagai media membangkitkan kepercayaan diri anak.    Abstract The encouraging background of this research is found in children aged 4-5 years has not had the attitude of confidence in school as when the morning arrived at school children still can not join to play with her friend just sitting / silence, during circle time for children who trust he still has no child when making a circle just silent until the child is invited to join hands to make a circle, when there is an incident in the classroom a confident that the child is less just silent to see the noise / crowd that existed, while the lesson takes place for children with self confidence still not appear the child abide no response when the delivery of materials such as giving a very short answer was not given an explanation, and when the activity will go home the teacher ask what has been done during the classroom the child gave a slow answer once until sometimes not heard his voice. The problem in this research is whether there is influence of duck gymnastics activity to the confidence of kindergarten children in Islamic Kindergarten Sultan Agung 01 Semarang. The objectives to be achieved in this research is to find out whether there is influence of duck gymnastics activity to the confidence of the kindergarten children in Islamic Kindergarten Sultan Agung 01 Semarang. This type of research is quantitative research in the form of Quasi Experimental Design with the design of the study Nonequivalent Control Group Design.Populasi research is all kindergarten in the city of Semarang. Samples taken are two schools of KB-TK Islam Sultan Agung 01 Semarang amounted to 20 children as experimental class and Kindergarten Khodijah 04 Semarang is 20 children as control class. By using technique of Non Probability Sampling bebentuk Purposive Sampling.Data in this research obtained by interview, observation, questionnaire and documentation. The results showed that t test is known to be more than t table (8,467463601> 1.71). From these results it can be concluded that H0 is rejected. In other words there is the influence of duck gymnastics activities to the confidence of the kindergarten children in the Islamic Kindergarten of Sultan Agung 01 Semarang. Based on the results of this research suggestions that can be delivered is the activity of duck gymnastics can be used as a medium to generate confidence of children