Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK DENGAN PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR SEBAGAI MODEL PERKULIAHAN FISIOLOGI HEWAN

Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.556 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan  untuk menguji  efektivitas penerapan model  pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning/PBL) dengan pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) pada perkuliahan Fisiologi Hewan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi dan sebagai sampel adalah mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Biologi rombel 1,2,dan 3 tahun ajaran 2010  / 2011 yang mengambil mata kuliah Fisiologi Hewan. Pengambilan sampel dengan teknik purposive random sampling. Sebagai variabel bebas adalah penerapan model PBL dengan pendekatan JAS, sedangkan sebagai variabel terikat  adalah efektivitas model pembelajaran yang diterapkan dilihat dari hasil belajar, aktivitas siswa dan keterlaksanaan kegiatan yang diprogramkan.  Sumber data penelitian adalah mahasiswa. Data yang diambil adalah nilai ujian  tulis, nilai laporan, nilai presentasi , aktivitas mahasiswa serta tanggapan keterlaksanaan PBL dengan pendekatan JAS.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan JAS telah dapat mencapai  indikator-indikator yang ditetapkan yaitu mahasiswa yang memperoleh nilai minimal B mencapai 70%, tanpa nilai D dan E, mahasiswa dengan kriteria keaktifan pada kategori tinggi  dan sangat tinggi mencapai minimal 80%, dan tingkat keterlaksanaan kegiatan dalam pembelajaran berbasis projek dengan pendekatan JAS mencapai 80%.  Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis projek dengan pendekatan JAS pada perkuliahan Fisiologi Hewan efektif diterapkan.  Kata Kunci : Pendekatan JAS,  Pembelajaran Berbasis Projek, Mata Kuliah Fisiologi Hewan

PERANAN MULTIMEDIADALAMMENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWAPADA MATA KULIAH BIOLOGI SEL

Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 28, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cell Biology material that can not be seen with the naked eye and had to use the help tools (microscope) to be one reason for student difficulties in imagining is real. Time of lessons a limited cause not all the material can be given during lectures. Also by means of a simple (OHP) makes the material can not be described in detail. These facts affect the learning results obtained is not optimal, that is only 55% of students who obtained a value ≥ 70. Hence the need for a multimedia tool that is able to present the text, images, graphics, video, sound, and animation, so that students will gain knowledge as well as a concrete experience .The purpose of this study were: to determine the utilization of multimedia in Cell Biology course in improving student understanding. This research was conducted in 2 cycles with each cycle comprising three meetings. The first and second meetings for learning with multimedia and the third meeting was the discussion and evaluation. The main variables are the result of learning by supporting variables, such as student activity during the discussion, the performance of lecture and student responses . As an indicator of student performance is the result of learning gained ≥ 71 ≥ 80% of the whole class. The results showed in the first cycle the average results of student learning has reached 77.33 with the understanding level of 72.97%. The average study result on the second cycle is 81.77 with a level of understanding of 94.59%. To support variable (cycle I and II), ≥ 55% - 100% of students have been conducting activities during the discussion, score 77% - 100% for the performance of lecture and student responses is positive. Conclusion drawn is that the Cell Biology of learning with multimedia can increase students understanding. This is indicated by the average student learning outcomes is 77.33 with a level of understanding by 72, 97% in the first cycle increased on the second cycle was increased to 81.77 with a level of understanding reached 94.59%. Suggestions put forward is that it took a relatively long time in preparing a variety of research instruments and time efficiency in teaching and learning.

PENERAPAN IPTEK PADA USAHA KUE KERING DESA BUGO KABUPATEN JEPARA

Rekayasa Vol 13, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objectives to be achieved in service activities is to foster the spirit of starting a new life for the 5 farmers who suffered catastrophic cold lava flood particular group Livestock quail Tani Mulyo Hamlet Quick Village Gondosuli Muntilan district and 5 breeders are joined in Group Livestock quail Rejeki Hamlet Macanan Banyudono Shaman District. Specific targets are the seeds quail ready to lay that out of 1,000 head of targeted quail egg can produce 75%, assuming a quail egg-laying 1 egg / day, sold at a retail price of Rp. 210, - / point. Results of these activities are still limited availability of seedling 3,690 tails with an average weight increase in the age of 2 weeks 28 grams and 3,450 head at the age of 8 weeks to 167 grams. Egg production reached 86% before the arranged marriage which only reached 66% egg production quail. To foster the spirit of entrepreneurship that is able to think of creative and innovative and able to read the opportunities as well as clever use it in accordance with the capabilities and not focused on just one type of work just the wives of farmers tried to create diversified products made from meat and quail eggs.

STRUKTUR HISTOLOGIS HATI TIKUS YANG DIPERLAKUAN DENGAN EKSTRAK DAUN SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA)

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun srikaya memiliki kandungan bioaktif, alkaloid, terpenoid dan fenol. Hati adalah organ yang penting dalam detoksifikasi. Tujuan penelitian adalah mengkaji struktur sel hati tikus yang mendapatkan ekstrak daun srikaya. Tigapuluh ekor tikus berturut-turut mendapatkan ekstrak daun srikaya 0 mg, 100 mg, 500 mg, 1000 mg dan 2500 mg/kgbb selama 40 hari. Struktur histologis hati diamati secara secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan struktur sel hati, seperti degenerasi hidropik, peradangan, dan kerusakan inti. Ekstrak daun srikaya dapat berpengaruh pada struktur histologis hati.

STIMULASI PUBERTAS PUYUH BETINA DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BIJI KORO BENGUK (MUCUNA PRURIENS) DALAM PAKAN

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Biji koro benguk banyak dipergunakankan untuk tambahan pakan ternak seperti babi dan unggas dengan memberikan hasil berupa meningkatnya berat badan dan performan tubuh yang baik. Tercapainya pubertas pada puyuh dapat diamati dari performan tubuh, munculnya suara, bertelur dan secara morfologi adalah dengan melihat perkembangan folikel ovariumnya. Senyawa bioaktif dalam biji koro benguk yang diduga berefek fertilitas adalah alkaloid dan L-Dopa melalui pengaruhnya pada sekresi hormon gonadotropin dari kelenjar hipofisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung biji koro benguk untuk stumulasi pubertas puyuh. Sampel penelitian adalah 16 ekor puyuh prapubertas yang terbagi menjadi empat, yaitu kelompok 0 %, 10 %, 20 % dan 40 % tepung biji koro benguk. Tepung yang dicampur pakan diberikan 2 kali sehari selama 30 hari. Data berupa berat ovarium dianalisis dengan anava satu jalan pada taraf uji 5 % dan Beda Nyata Terkecil. Struktur morfologi ovarium dianalisis secara deskriptif dengan mengamati folikelnya. Hasil penelitian menunujukkan bahwa ada pengaruh tepung biji koro benguk pada berat ovarium dengan hasil F hitung 3,60 > dari F tabel 3,49 dan terdapat beda nyata antara kelompok yang mendapatkan 0 % dengan 20 % dan 40 %, namun tidak berbeda antara kelompok 0 dengan 10 % dan 20 % dengan 40 %. Struktur morfologi ovarium menunjukkan bahwa ada kecenderungan bertambahnya folikel yang berkembang dengan semakin banyaknya persentase tepung yang diberikan. Simpulan yang diambil adalah bahwa penambahan tepung biji koro benguk mampu mempercepat pubertas puyuh betina yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata berat ovarium antara kelompok Kontrol dan perlakuan serta gambaran folikel ovarium kelompok perlakuan yang berkembang lebih baik dibanding Kontrol.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MADU FLORAL TERHADAP PROFIL LIPID DARAH TIKUS PUTIH HIPERLIPIDEMIK

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas aktivitas antioksidan antara madu randu (Ceiba petandra) dan madu kelengkeng (Nephelium longanum) dalam memperbaiki profil lipid darah dan MDA serum darah tikus hiperlipidemik. Tiga kelompok perlakuan masing-masing 5 ulangan diperlakukan sebagai berikut kelompok I : kontrol negatif, II: diberi madu randu dan III diberi madu kelengkeng masing-masing dengan dosis 10 ml/kg BB tikus dilarutkan dalam 5 ml air /hari, Madu diberikan selama 15 hari, pada hari ke 16 diukur profil lipid darahnya meliputi kolesterol, trigliserida, LDL, HDL dan MDA. Hasilnya dianalisis dengan anava satu jalan dan bila berbeda signifikan dilanjutkan dengan uji beda Duncan Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan kelompok kontrol dan perlakuan berbeda signifikan. Hasil uji lanjut menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas aktivitas antioksidan antara madu randu dan madu kelengkeng dalam memperbaiki profil lipid darah namun madu randu lebih efektif menurunkan MDA dibandingkan madu kelengkeng.Mekanisme antioksidasi pada madu terjadi dengan menghambat proses peroksidasi lipid.

PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL GAMES BASED LEARNING (DGBL) PADA PEMBELAJARAN SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI SMP

Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengembangan dan keefektifan media DGBL pada pembelajaran sistem reproduksi manusia di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D). Ada dua tahapan dalam penelitian ini, yaitu tahap proses pengembangan media DGBL (identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba skala kecil, dan revisi produk) dan uji efektivitas (uji pemakaian, revisi produk, dan produk akhir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,39% siswa nilainya≥ 75; 86,27% siswa minatnya baik;dan 82,35% siswa sangat aktif. Simpulan penelitian ini adalah media DGBLefektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi sistem reproduksi manusia di SMP.   Abstract ___________________________________________________________________ The study aimed to analyze the process of development and effectiveness of DGBL media on human’s reproduction materials at Junior High Schools. This was Research and Development (R&D) work. There were  two steps in conducting this research, the first one was the process of developing DGBL media (potential and problem identification, data collection, product design, design validation, limited scale trial, and product revising). The second one was its effectiveness tests (test of use, product revising, dan final product). In this  study the effectiveness was measured  by  more than 75% of total students  who gained grade score ≥ 75, who had  good interest in learning, and who were very active. According to the result of the study the DGBL media was effective and feasible as  the learning media in the human’s reproduction material at  Junior High School..

PEMANFAATAN JEJARING SOSIAL TWITTER SEBAGAI SELF ASSESSMENT ONLINE UNTUK MENDUKUNG KESIAPAN SISWA PADA PEMBELAJARAN SISTEM PENCERNAAN

Journal of Biology Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract ___________________________________________________________________________________The purpose of this study is to know the relationship between twitter as online self assessment to student readiness in digestive system learning. This study is pre experimental research with one shot case study design. The population all of student VIIIth class in SMP 1 & 2 Pekalongan.  Sample determined by purposive sampling. Number of sample are 120 students, consist of 2 classes from SMP N 1 and 2 class from SMP N 2 pekalongan. Research data in the form of online self assessment, final score, score in digestive system practicum, student respond, and teacher respond. Relationship between online self assessment to student readiness in digestive system learning is analyzed by pearson correlation testin p= 0.0001. Student and teacher respond are collected by questionnaires and interviews. Result of this study showed that between online self assessment and final score have a significant correlation with r= 0,868. There is a significant correlation between self assessment and assessment practicum report by student with r= 0,964. Self assessment and assessment practicum report by techer showed by r = 0,919. Student and teacher showed good respond with twitter as online self assessment. The resume of this study is twitter as online self assessment can support student readiness in digestive system learning. Abstrak ___________________________________________________________________________________   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemanfataan jejaring sosial twitter sebagai self assessment online terhadap kesiapan siswa dalam pembelajaran sistem pencernaan. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimental dengan design one-shot case study design. Populasi Penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 dan 2 Pekalongan. Sampel ditentukan secara purposive sample. Jumlah sampel 120 siswa, terdiri dari 2 kelas  SMP N 1 dan 2 kelas SMP N 2 Pekalongan. Data penelitian berupa self assessment online, nilai akhir, nilai laporan praktikum sistem pencernaan, tanggapan siswa dan tanggapan guru. Hubungan self assessment online terhadap kesiapan siswa dalam pembelajaran sistem pencernaan dianalisis menggunakan uji korelasi pearson pada  p= 0,0001. Tanggapan siswa dan guru ditentukan menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa,self assessment dan nilai akhir memiliki hubungan yang signifikan dengan r = 0,868. Terdapat  hubungan yang signifikan antara self assessment dan  penilaian laporan praktikum oleh siswa dengan r = 0,964.  Self assessment dan penilaian laporan praktikum oleh guru ditunjukkan dengan r = 0,919. Tanggapan siswa dan guru terhadap pemanfaatan jejaring sosial twitter sebagai self assessment online sangat baik dan positif. Simpulan penelitian ini adalah pemanfaatan jejaring sosial twitter sebagai self assessment online dapat mendukung kesiapan siswa dalam pembelajaran sistem pencernaan. .          

EFEKTIVITAS KOMBINASI KOOPERATIF TIME TOKEN DENGAN PICTURE PUZZLE MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH

Journal of Biology Education Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research is knowing learning cooperative of combination effectivity time token with picture puzzle in material system of blood circulary at Junior High School of 2 Gabus. The population in the research is VIII grade of student Junior High School 2 Gabus, the research samples are VIIIA, VIIIB and VIIIE grade was taken with random sampling technique. The research design wich used is one shot case study. The result of research is showing that 83% student actived in class studying, and the result of 86,56% styudent reached KKM≥75. The other hand, the average of student motivation reached 95,7%. The concluded is effective to apply in the material system of blood circulatory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi pembelajaran kooperatif time token dengan picture puzzle pada materi sistem peredaran darah di SMPN 2 Gabus. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Gabus, sampel penelitian yaitu siswa kelas VIIIA, VIIIB dan VIIIE diambil dengan teknik random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Shot Case Study.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83% siswa aktif dalam pembelajaran dan hasil belajar siswa 86,56% telah melampaui KKM ≥75. Rata-rata motivasi siswa mencapai 95,7%. Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan kombinasi pembelajaran kooperatif tipe time token dengan picture puzzle efektif diterapkan pada materi sistem peredaran darah.

PEMBELAJARAN SISTEM REPRODUKSI MANUSIA BERBASIS EDUTAINMENT DENGAN TUTOR SEBAYA DI SMP TEUKU UMAR SEMARANG

Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran sistem reproduksi manusia berbasis edutainment dengan tutor sebaya efektif diterapkan di SMP Teuku Umar Semarang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah experimental design, dengan desain group-post- tes-only design. Populasi dalam penelitian ini adalah  siswa kelas IX SMP Teuku Umar Semarang yang berjumlah 244 siswa. Sampel diambil 2 kelas yaitu kelas IX-3 (eksperimen) dan IX-2 (kontrol) dengan teknik pengambilan sampel secara “Purposive sampling”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa 97% telah melampaui KKM ≥70. Rata- rata aktivitas siswa mencapai 82% siswa aktif dalam pembelajaran. Rata-rata aktivitas tutor sebaya mencapai 90% (sangat tinggi) dalam pembelajaran. Siswa dan guru memberikan tanggapan positif terhadap  pembelajaran sistem reproduksi manusia berbasis edutainment dengan tutor sebaya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis edutainment dengan tutor sebaya efektif diterapkan pada materi sistem reproduksi manusia di SMP Teuku Umar Semarang.     Abstract ___________________________________________________________________ The aim of this research was to know the effectiveness of human reproductive system learning based on edutainment by peer fasilitator. This research used experimental design group posttest only types. Population of this research were student of IX grades from SMP Teuku Umar Semarang (244 student). Samples selected by purposive sampling methods, IX-3 for experimental class and IX-2 for control class. The result shown that student achievement was 97% fulfilled of KKM ≥ 70. The average of the students activities in learning was 82% active. Peer fasilitators activities average was 90% (very high). Teachers and student gives positive responses for learning in the human reproductive system topic based on edutainment by peer fasilitator. Conclution of this research was the learning bayed on edutainment by peer fasilitator can be applied on the human circulatory systems lesson at SMP Teuku Umar Semarang.