Siti Chotimah
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang, 50239, Telp/Fax: (024)7460058

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

REDUKSI KALSIUM OKSALAT DENGAN PEREBUSAN MENGGUNAKAN LARUTAN NaCl DAN PENEPUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SENTE (ALOCASIA MACRORRHIZA) SEBAGAI BAHAN PANGAN Chotimah, Siti; Fajarini, Desi Tri; Budiyati, Catarina Sri
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.874 KB)

Abstract

Kebutuhan akan pangan terutama beras dan gandum di Indonesia semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk, sehingga impor beras dan gandum di Indonesia juga terus menigkat. Untuk menekan ketergantungan pada impor gandum dan beras maka dilakukan upaya pemanfaatan bahan pangan lain seperti talas sente (Alocasia macrorrhiza). Salah satu kendala dalam penggunaan talas sente sebagai bahan pangan adalah adanya rasa gatal yang disebabkan oleh adanya senyawa kalsium oksalat. Dalam penelitian ini untuk mereduksi kalsium oksalat dilakukan dengan perebusan dalam air dan larutan NaCl. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi kandungan kalsium oksalat pada talas sente. Penelitian ini dilakukan dengan cara sebagai berikut: bahan baku berupa umbi sente dikupas kulitnya, dicuci dengan air sampai bersih dan dipotong dengan ukuran 2 x 3 cm kemudian dilakukan analisa proksimat. Dua ratus lima puluh gram umbi direbus dalam larutan NaCl pada suhu 80ºC, 90ºC, 100ºC dan konsentrasi 0, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%. Setiap 5 menit sampel diambil sebanyak 12 gram untuk dianalisa kadar kalsium oksalat dan kadar airnya. Perebusan dilakukan sampai 30 menit. Setelah didapatkan kondisi optimum, umbi sente rebus dikeringkan dalam oven pada suhu 105ºC sampai berat konstan kemudian ditepungkan. Tepung dianalisa proksimat, bakteri dan logam berat. Pada penelitian ini diperoleh penurunan kandungan kalsium oksalat paling tinggi pada perebusan dengan larutan NaCl 6% pada suhu 80°C selama 30 menit yaitu mampu menurunkan kandungan kalsium oksalat sebesar 60%. Namun, pada perebusan dengan larutan NaCl 6% akan menyebabkan perubahan rasa pada tepung talas. Pengambilan titik optimum pada penelitian ini adalah pada perebusan dengan larutan NaCl 2% pada suhu 80°C selama 30 menit yang mampu menurunkan kandungan kalsium oksalat sebesar 49,38%. Kandungan kalsium oksalat pada tepung talas sente yaitu 648 mg/100g, sedangkan kadar oksalat yang diizinkan sebesar 71 mg/100g (Sefa-Dedeh and Agyir-Sackey, 2004). Sehingga tepung talas sente ini belum layak untuk dikonsumsi.
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGANHIDUP IKAN BAUNG (Mystus nemurus C.V) DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA PADA SISTEM RESIRKULASI Chotimah, Siti; Rusliadi, Rusliadi; Tang, Usman M T
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2018): Wisuda April Tahun 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan baung yang dipelihara pada sistem resirkulasi. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari dari tanggal 03 Mei sampai dengan 03 Juni 2017, bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Dari hasil penelitian perlakuan yang terbaik terdapat pada kepadatan ikan 20 ekor/0,05 m3 (400 ekor/m3)dengan pertumbuhan bobot rata-rata sebesar (15,76 gram) dengan pertumbuhan bobot mutlak (12,57 gram), pertumbuhan panjang mutlaknya sebesar 4,33 cm, laju harian (5,32 %) dengan kelulushidupan ikan sebesar 100 %. Kualitas air selama penelitian diperoleh pH 6,5-7,4, suhu 26-27 0C, DO 4,0-5,2 mg/l, amonia 0,04-0,11 mg/l. Hasi penelitian ikan baung (Mystus nemurus C.V) dengan padat tebar berbeda pada sistem resirkulasi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian ikan, efisiensi pakan, konversi pakan dan kualitas air.Kata Kunci :Pertumbuhan bobot, pertumbuhan panjang, laju harian, kualitas air
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMP DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATIONS PADA SISWA SMP DI KOTA BANDUNG Chotimah, Siti
Didaktik Vol 9, No 1 (2015): Vol 9 No 1 Edisi Maret 2015
Publisher : Didaktik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.305 KB)

Abstract

Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematik siswa SMP di Kota Bandung yang masih rendah. Rendahnya komunikasi matematik siswa dikarenakan dalam proses pembelajaran guru belum terbiasa memberikan soal-soal kemampuan komunikasi matematik dalam pelajaran matematika ke siswa. Selain itu, aspek kemampuan dasar siswa juga ikut mempengaruhi kemampuan komunikasi matematiknya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP di Kota Bandung. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 07 Bandung pada bulan April-Mei 2014. Pada penelitian ini diambil sampel dari siswa SMP Negeri 07 Bandung kelas VIIC dan VIID. Instrumen penelitian berbentuk tes. Instrumen tes berupa empat soal tes uraian kemampuan komunikasi matematik. Instrumen ini digunakan untuk memperoleh data mengenai kemampuan komunikasi matematik siswa khususnya mengenai subpokok bahasan segitiga dan segiempat dengan pendekatan RME dan dengan menggunakan cara biasa. Data yang diolah dalam penelitian ini adalah dari skor pretes dan postes. Kedua skor ini masing-masing dari kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol, kemudian dilakukan pengolahan data. Pengolahan dilakukan dengan uji-t dan uji t? dari kedua kelompok tersebut. Hasil akhir dari penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang pembelajarannya dengan pendekatan RME lebih baik daripada cara biasa.Kata kunci: Kemampuan Komunikasi, Pendekatan RME
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA SMP Chotimah, Siti; Hamidah, Hamidah
P2M STKIP Siliwangi Vol 3, No 2 (2016): Volume 3, No. 2 November 2016
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.089 KB)

Abstract

Latarbelakang penelitian ini yaitu menerapkan keterampilan dalam geometri yang mampu mendukung pamahaman siswa terhadap ilmu lain dalam matematika seperti ilmu menghitung, mengukur, dan lain-lain. Namun kenyataannya, geometri merupakan salah satu pokok bahasan yang kebanyakan tidak diminati siswa. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan dalam memahami geometri. Terdapat lima fase berpikir dalam model Van Hiele yang memberi pengaruh positif terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan disain pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VII di Tirtayasa, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII dari salah satu SMP di Tirtayasa yang ditetapkan secara purposive dan dipilih dua kelas VII secara acak dari kelas VII yang ada. Data hasil penelitian akan dianalisis dengan menggunakan uji statistik t, uji koefisien kontingensi dan uji dengan statistik chi kuadrat. Berdasarkan analisis data kuantitatif, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa SMP yang memperoleh model pembelajaran Van Hiele lebih baik daripada yang ?memperoleh pembelajaran biasa.
PENGARUH PENDEKATAN MODEL-ELICITING ACTIVITIES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA SMP NEGERI DI KOTA CIMAHI Chotimah, Siti; Ramdhani, Fathoni Akhmad; Bernard, Martin; Akbar, Padillah
Journal on Education Vol 1 No 2 (2018): Journal On Education
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.928 KB)

Abstract

This research is motivated by the still low level of mathematical critical thinking skills of State Middle School students in Cimahi City, so a learning approach is needed to overcome these problems. Alternative approaches are applied, namely the approach to Model-Eliciting Activities. This study aims to examine the mathematical critical thinking skills of State Middle School students in Cimahi City. The method used in this study is an experimental method with research in the form of a pretest-posttest Control Group Design. The population in this study were all public junior high schools in the city of Cimahi randomly selected and selected SMP Negeri 10 Cimahi representing the characteristics of the population. The sample was chosen by two classes in a random class, namely the experimental class and the control class. Data collection in this study used a descriptive test, then the score data of the students' mathematical critical thinking skills were analyzed by descriptive and inferential statistics using the two average difference test. Based on the results of the study, both from the results of data analysis and hypothesis testing, it can be concluded that the mathematical critical thinking skills of the State Middle School students in Cimahi City whose learning using the MEAs approach are better than those using conventional learning.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI TEKNIK LESSON STUDY SECARA KOLABORATIF DAN RUTIN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM AL AMAL KOTA JAMBI Chotimah, Siti
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.277 KB)

Abstract

Tuntutan masyarakat saat ini adalah pendidikan yang bermutu, sekolah dituntut memperbaiki atau meningkatkan pencitraan publik sehingga masyarakat yakin bahwa sekolah tersebut layak menjadi pilihan putra-putrinya. Lesson study dengan karakteristiknya nampaknya dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut sehingga pencitraan publik sekolahmeningkat. Memang Lesson Study banyak menekankan pada pembelajaran di kelas namun dampak kegiatan ini bisa pada aspek yang lain misal: peningkatan sarana pembelajaran, inovasi sekolah, perubahan visi dan misi sekolah, motivasi guru dan pimpinan sekolah, serta muncul aktivitas ekstrakurikuler dan lain-lain. Lesson study berbasis sekolah yang dilakukan secara rutin akan muncul inovasi pada sekolah sehingga dapat digunakan sebagai upaya memperbaiki citra publik sekolah, kegiatan bisa berlangsung dengan baik perlu adanya komitmen kepala sekolah dan kemauan guru unstuck memperbaiki diri.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI PYTHAGORAS Andriawan, Angga; Setiawati, Asti Sari; Sari, Indah Puspita; Chotimah, Siti
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 1, No 4 (2018): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking skills of junior high school students on Pythagoras material. Subjects in this study are students of class VIII-F in SMP Negeri 1 Ngamprah with the number of students 37 people. The method used in this research is qualitative descriptive. This type is chosen because it aims to describe the skills of students in solving problems of mathematical critical thinking independently. The research phase is divided into three, namely planning, implementation, and reporting. The technique of collecting data in the form of test. Data analysis techniques based on indicators of mathematical critical thinking skills that has been determined by researchers include: (1) identifying the concepts used in problem solving, (2) formulating an action (strategy, tactics, or approach) in solving problems, (3) providing arguments or reasons for answering and solving problems, and (4) evaluating evidence or decisions taken in solving the problem. The results obtained quantitatively show that the level of mathematical critical thinking skills of students in SMP Negeri 1 Ngamprah in solving the problems on Pythagoras material still falls into the low category. The evidence from the percentage of each indicator with the highest rate of only 61%. Some factors influence the level of students critical thinking skills, including the preparation of incomplete and appropriate strategies, provide arguments without showing the truth, and the students' accuracy in working on the questions.
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK SISWA MTs Suharto, Mochamad Try; Chotimah, Siti
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 1, No 3 (2018): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.696 KB)

Abstract

The reasoning is the ability to find a way to get the truth. In terminology, logic is the science that governs the process of human thinking so that the results presented can reach the truth. So it can be concluded also that by reasoning, humans can make an argument that is absolute and can be accepted by others through logical thinking. This research was conducted to determine the mathematical reasoning ability of MTs class 8 students on Triangle and Quadrilateral material based on indicators of mathematical reasoning ability that is to draw a logical conclusion and compose an argument, analogical reasoning, transductive reasoning, deductive reasoning, generalization and estimate answers, solutions or tendency with non-routine troubleshooting. The research method used is descriptive qualitative with data to be analyzed is qualitative data in the form of written and oral answers obtained from the written test. This research was conducted in MTs PPI 38 Padalarang with the subject of this research is class VIII-A which amounted to 31 people. Based on the results of research, students' mathematical reasoning abilities on MTs PPI 38 Padalarang are classified as sufficient. This is because there are some reasoning indicators that still need to be improved especially on analytical reasoning and generalization indicator as stated in the table which has been described.
Analisis Kemampuan Pemahaman dan Disposisi Matematik Siswa SMP Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Puspita, Rita; maturbongs, karelina; Chotimah, Siti
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 1, No 6 (2018): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.369 KB)

Abstract

In this study the authors analyze about the difficulties students in the process of mathematical understanding ability and to determine the level of category of mathematical disposition on each item statement. Based on the analysis, the mistakes made by students in doing the mathematical understanding problems on the material on the flat side room on the indicator of applying the concept or problem-solving algorithm only reached 21% and the average percentage of students' mathematical understanding ability is 39%. The question instruments used are questions that have been tested for reliability, validity, differentiation and difficulty indexes have also been validated by expert validators. The mathematical disposition of junior high school students on the material of the flat side room is 49%. The lowest percentage is in the indicator has a sense of interest that affects other indicators. The research method used qualitative descriptive analysis to find out how far the achievement of indicator of mathematical understanding ability and to know the level of category of mathematical disposition at each item statement. Based on the results of the overall research that the achievement of indicators of mathematical understanding ability has not been fully achieved and the ability of students disposition is low.