Articles

Found 8 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Lisan Melalui Metode Bermain Peran Pada Anak Kelompok B TKIT Nur Hidayah Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014 Choiriyah, Siti; Samidi, Samidi; rukayah, rukayah
Kumara Cendekia Vol 1, No 2 (2013): Desember, Kumara Cendikia, H.66-140
Publisher : Kumara Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.308 KB)

Abstract

Abstrak
STRATEGI MENINGKATKAN MUTU CALON GURU AGAMA ISLAM Munadi, Muhammad; Choiriyah, Siti; Alawiyah, Noor
Jurnal Pendidikan Islam Vol 27, No 1 (2012): Media Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.22 KB) | DOI: 10.15575/jpi.v27i1.494

Abstract

The aim of the paper is to describe strategy improve the quality of Islamic religious education teacher candidates at some private colleges. The method of the paper was qualitative. Instruments of data collection are observation, interview and document analysis. Analysis used interactive. The result are 1) strengthen islamic science throught mentoring cocurriculer, 2) splitting of Islamic religion learning methodology be a fiqh, akhlaq, and tawheed; 3) applicating of the computer instruction based on internet to up-date the materials of Islamic Religion, 4) involving the boarding school, 5) built think like a teacher and act like a teacher all together more integrated with intra, co, and extracurricular.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KOMITMEN KERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI SE- KECAMATAN SEMARANG TIMUR Choiriyah, Siti; Soegito, Soegito; Roshayanti, Fenny
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.349 KB) | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1995

Abstract

Permasalahan pada peneltian ini adalah motivasikerja,  iklim sekolah dan komitmen kerja guru Sekolah Dasar Negeri di Semarang Timur. Tujuan penelitian ini untuk : (1)  mengetahui  pengaruh  motivasi kerja terhadap komitmen kerja guru (2) mengetahui  pengaruh  iklim sekolah terhadap komitmen kerja guru (3) mengetahui  pengaruh  motivasi kerja dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap komitmen kerja guru Sekolah Dasar Negeri se- Kecamatan Semarang Timur.Populasi penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Semarang timur yang berjumlah 162 guru dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang yang diperoleh secara acak dengan teknik dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi berganda, dengan menggunakan program SPSS for Window Release 17.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor motivasi kerja sebesar 107,03 termasuk kategori sedang; rata-rata perolehan iklim sekolah sebesar sebesar 96,47 termasuk kategori sedang; rata-rata komitmen kerja sebesar sebesar 97,51 termasuk kategori sedang.  Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, linier dan tidak multikolinier. (1) Hasil uji hipotesis ditemukan terdapat pengaruh positif motivasi kerja terhadap komitmen kerja yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 25,791 + 0,642 X1;  kekuatan korelasi sebesar 0,660 dengan kontribusi sebesar 43,6%. (2) Terdapat pengaruh positif iklim sekolah terhadap komitmen kerja yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 27,747 + 0,689 X2; kekuatan korelasi sebesar 0,797 dengan kontribusi sebesar 63,6 %. (3) Terdapat pengaruh positif motivasi kerja dan iklim sekolah terhadap komitmen kerja yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 9,035 + 0,312 X1 + 0,538 X2;  kekuatan korelasi sebesar 0,842 dengan kontribusi sebesar 70,8%.
ANALISIS PEKERJAAN BASEMENT (PEKERJAAN GALIAN DAN DIAPHRAGM WALL) PADA METODE TOP - DOWN DENGAN ALAT BERAT DITINJAU DARI ASPEK TEKNIK, WAKTU, DAN BIAYA Choiriyah, Siti
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 02 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.922 KB)

Abstract

Pembangunan basement yang dilakukan dewasa ini dengan mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi dibidang konstruksi untuk mendapatkan alternatif metode konstruksi dari yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja. Metode yang dapat diterapkan yaitu metode top – down dengan pekerjaan basement dimulai dari basement yang teratas dan dilanjutkan lapis demi lapis sampai kedalam basement yang diinginkan bersamaan dengan pekerjaan galian, didasari luas lahan yang terbatas dan mencegah pencemaran lingkungan. Pekerjaan basement ada beberapa diantaranya pekerjaan galian dan diaphragm wall dengan dibantu alat berat untuk memudahkan pekerjaan tersebut. Pekerjaan galian alat berat yang digunakan excavator dan dump truck untuk alat angkut ,sedangkan pekerjaan diaphragm wall alat berat yang digunakan Clamshell, Crawler Crane, Pipa Tremi yang bisa dianalisa produktivitas dari alat berat tersebut berikut biaya yang dibutuhkan serta aspek teknik yang harus dikerjakan dilapangan. Penelitian ini dilakukan di salah satu mall yang terletak di Surabaya timur, dengan luasan 5.625 m², basement 2 lantai, dengan kedalaman galian 1 sebesar 1,85 m dan kedalaman galian 2 sebesar 5,35 m. Volume galian 40.500 m³. Biaya yang diperlukan untuk pekerjaan galian dengan volume diatas memerlukan biaya sebesar Rp. 393.688.014 dengan waktu 210 hari. Sedangkan pekerjaan pemasangan diaphragm wall dengan ketebalan panel 0,5 m dan tinggi 22 m untuk pekerjaan galian, pekerjaan pembuangan, biaya mobilisasi, sewa mesin concrete, pembesian, penyediaan beton K-300, CWS, dan upah pekerja menghabiskan total biaya Rp. 13.184.745.940 dengan kebutuhan waktu selama 75 hari. Sumber daya manusia yang dibutuhkan dari 6 grup yang setiap grupnya memerlukan 1 mandor, 4 tukang, 2 kenek untuk group penggalian dan 1 mandor, 10 tukang, 1 kenek untuk group pengecoran.Kata kunci : basement, top – down, diaphragm wall
ANALISIS KOMBINASI ALAT BERAT UNTUK PEKERJAAN GALIAN DI PROYEK GRAND SUNGKONO LAGOON Wicaksono, Ganang; Choiriyah, Siti; Nuciferani, Felicia T
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  pada proyek  grand sungkono lagoon (the caspian tower) Surabaya berfokus pada produktivitas alat berat ditinjau dari segi waktu. Rumusan masalah pada penelitan ini, berapakah produktivitas alat berat di pembangunan grand sungkono lagoon (the caspian tower) serta bagaimana kombinasi alat berat ditinjau dari waktu pelaksanaan pembangunan grand sungkono lagoon the caspian tower. Terdapat 6 kombinasi alat berat dibatasi oleh waktu menggunakan metode kerja secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh kombinasi ke-6 yang memiliki jumlah hari paling efektif, excavator beroperasi selama 15 hari dan  dump truk  beroperasi selama 10 hari. Komposisi alat berat maksimum yang digunakan pada proyek adalah 2 unit Excavator, dan 16 unit Dump Truck. Simulasi alat berat yang digunakan selama 1 hari dengan jam kerja mulai 08.00 hingga 17.00 yaitu penggunaan 6 dump truck pada jam pertama, 6 dump truck pada jam kedua dan 4 dumptruck pada jam ketiga yang diikuti oleh penggunaan 2 excavator secara paralelKata kunci : Produktivitas, Kombinasi, Excavator, Dump truck 
PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN RESUSITASI NEONATUS GAWAT NAFAS Syaiful, Yuanita; Choiriyah, Siti
Journals of Ners Community Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAsuhan keperawatan gangguan pernapasan neonatus membutuhkan pengetahuantentang kualitas, sikap, dan keterampilan perawat dalam memberikan perawatan yangcepat, akurat dan hati-hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubunganpengetahuan dan sikap terhadap tindakan resusitasi pada gangguan pernapasan bayi barulahir.Desain penelitian yang digunakan cross sectional. Sampel 24 responden (perawatdan bidan) di gedung pusat Bersalin Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik. Sampel diambilmenggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan checklist.Data dianalisis dengan korelasi Spearman Rank dengan nilai signifikansi α <0,05.Hasil penelitian sebagian besar responden menunjukkan pengetahuan cukup dengantindakan cukup sebanyak 11 orang (45,8%) dari 24 responden, dengan hasil uji statistik p=0.000, r= 0,752. Ada hubungan kuat pengetahuan dengan tindakan resusitasi neonatusgawat nafas. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bersikap negatif dengantindakan resusitasi cukup sebanyak 10 orang (41,7%) dari 24 responden, dengan nilai p=0,003, r= 0,319. Data menunjukkan bahwa ada hubungan sedang antara sikapbidan/perawat dengan tindakan resusitasi neonatus gawat nafas.Penting bagi bidan/perawat untuk meningkatkan pengetahuan mereka dan memilikisikap positif dalam tindakan resusitasi dengan mengikuti pelatihan/ seminar perawatan danpenatalaksanaan neonatus gawat nafas serta perawatan intensif neonatal.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan resusitasi, Neonatus, Gawat nafasABSTRACTNursing care of neonatal respiratory distress requiring knowledge of quality,attitudes, and skills in order to provide care quickly, accurately and carefully. The purposeof this study was to explain the relationship of knowledge and attitudes to resuscitation ofthe newborn respiratory distress.The research designs was used a cross sectional. Sample of 24 respondents (nursesand midwifery) in the Maternity central building Muhammadiyah Gresik Hospital. Sampletaken using purposive sampling method. Data were collected by questionnaire andchecklist. Analyzed by Spearman Rank Corelation level of significant with values α<0.05.The results of this study were most respondents showed enough knowledge to actfairly as many as 11 people ( 45.8 % ) of the 24 respondents, with the statistical test p=0.000, r= 0.752. There was a strong relationship with the knowledge of neonatalresuscitation respiratory distress. The results showed that most of the negative attitudewith resuscitation quite as many as 10 people ( 41.7 % ) of the 24 respondents, with p=0.003, r= 0.319. The data indicate that there was a relationship between attitudes ofmidwifes/ nurses with neonatal respiratory distress resuscitation.It was important for nurses to enhance their knowledge and have positive attitudein by joining training of neonatal intensive care unit and reading nursery book more often,and joining nursery seminar treating neonatal respiratory distress.Keywords: Knowledge, Attitude, Action nursing, Neonatal, Respiratory distress
PENGARUH PEMBERIAN ARAS UREA PADA AMONIASI RUMPUT PALUNGPUNG (Phragmites karka) TERHADAP KANDUNGAN SERAT KASAR, PROTEIN KASAR, DAN LEMAK KASAR Choiriyah, Siti; Praptiwi, Irene Ike; Muchlis, Dirwan
Musamus Journal of Livestock Science Vol. 1 No.1, October 2018
Publisher : Faculty of Agricultural, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.727 KB) | DOI: 10.35724/mjls.v0i0.1637

Abstract

Ketersedian hijauan pada musim kemarau lebih sedikit dibandingkan musim penghujan, salah sau rumput lokal yang memiliki ketahanan panas yaitu rumpu palungpung (Phragmites karka). Rumput ini bertekstur keras sehingga dilakukan tehnologi amoniasi.&nbsp; Penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi urea yang tepat pada amoniasi&nbsp; rumput palungpung (Phragmites karka), serta dapat meningkatkan nilai gizi rumput palungpung (Phragmites karka) setelah dilakukan amoniasi. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada Rancangan ini terdapat empat (4) perlakuan dan tiga (3) ulangan. Perlakuan P1 = Rumput Palungpung (Phragmites karka)&nbsp; + Urea 0%, P2 = Rumput Palungpung (Phragmites karka + Urea 4%, P3 = Rumput Palungpung (Phragmites karka)&nbsp; + Urea 8%, P4 = Rumput Palungpung (Phragmites karka)&nbsp; + Urea 12%. Parameter yang diamati adalah Serat Kasar(SK), Protein Kasar (PK), Lemak Kasar(LK).&nbsp; Hasil analisis ragam menunjukan bahwa&nbsp; pengaruh pemberian aras urea&nbsp; pada amoniasi rumput palumpung (Phragmites karka) tidak berbeda nyata (P&gt;0,05) terhadap kandungan serat kasar dan lemak kasar, sedangkan berpengaruh nyata terhadap protein kasar pada aras 12% sebesar 17,10 %
KORELASI PENGUASAAN MATA KULIAH PERENCANAAN SISTEM PAI DENGAN TINGKAT PROFESIONALISME CALON GURU PAI DI FITK IAIN SURAKARTA Choiriyah, Siti; Mahasiswa, Mahasiswa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi dan membentuk profesionalisme seorangguru PAI misalnya faktor penguasaan materi, faktor pengalaman, motivasi danpembiasaan. Namun kebenaran faktor-faktor tersebut dalam mempengaruhimasih diperlukan mengujian secara ilmiah. Maka penelitian ini bertujuan untukmengetahui korelasi penguasaan mata kuliah perencanaan sistem PAI terhadaptingkat profesionalisme calon guru PAI di FITK IAIN Surakarta. Penelitian inimenggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasional dengan subyekmahasiswa jurusan PAI angkatan 2013 FITK IAIN Surakarta sejumlah sampel205 menggunakan rumus Slovin. Tehnik sampling menggunakan  proportionalestratified random sampling. Pengumpulan data dengan tehnik dokumentasisedangkan analisis data menggunakan rumus korelasi product moment danspearman’s rho. Hasil dari penelitian ini adalah (1).Penguasaan  mata kuliahperencanaan system PAI mahasiswa PAI FITK IAIN Surakarta  angkatan 2013,dari 205 jumlah mahasiswa, nilai mahasiswa yang berkategori sangat rendahsejumlah 1 mahasiswa (0,487805 %), yang berkategori rendah sejumlah 3mahasiswa (1,463415%), yang berkategori sedang sejumlah 31 mahasiswa(15,12195%), yang berkategori tinggi sejumlah 129 mahasiswa (62,92683%),dan yang berkategori sangat tinggi sejumlah 41 mahasiswa (20%) ; (2)Tingkatprofesionalisme 205 mahasiswa PAI angkatan 2013 yang berkategori sangattinggi sejumlah 175 (85,36585%), dan yang berkategori tinggi sejumlah 30mahasiswa (14,63415%). Sedangkan yang berkategori sedang, rendah dansangat rendah sejumlah 0%; (3).Dengan menggunakan uji korelasi productmoment, diperoleh p (sig)=0,046 < 0,05, maka disimpulkan H0 ditolak, dan Haditerima. Berarti terdapat korelasi antara  penguasaan mata kuliahperencanaan system PAI (Variabel X) dengan tingkat profesionalismecalonguru PAI FITK (Variabel Y).; (4).Dengan menggunakan uji korelasispearman’s rho, diperoleh p (sig)=0,157 > 0,05, maka disimpulkan H0diterima, dan Ha ditolak. Berarti tidak terdapat korelasi antara X dengan Y Keywords : Mata Kuliah Perencanaan Sistem PAI , Profesionalisme Calon Guru PAI