Sri Buwono
Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Untan, Pontianak

Published : 46 Documents
Articles

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS F01108045, Siti Julaiha; Buwono, Sri; Genjik S, Bambang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.412 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Efektivitas Model Pembelajaran Teams Games Tournament(TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapan model pembelajaranTGT terhadap hasil belajar siswa. Variabel bebas dalam penelitian ini metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan pembelajaran konvensional, variabel terikatnya hasil belajar siswa pada materi ketenagakerjaan dan pengangguran.Bentuk penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan rancangan Non Equivalen Control Group Design. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa tes hasil belajar, yang diolah dengan teknik pengukuran. Berdasarkan hasil perhitungan dengan Uji U Mann Whitney diperoleh Ztabel ≤  Zhitung ≤ Ztabel atau -1,96 < -1,65 < 1,96, maka diterima Ho­ dan menolak Ha, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara post-test kelas kontrol dan post-test kelas eksperimen, dan dari perhitungan effect size, diperoleh ∆=0,15(kategori rendah) atau memberikan sumbangan sebesar 5,96% terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Efektivitas, Teams Games Tournament (TGT), Hasil Belajar. Abstract : The research’s title is “Effektiveness of Teams Games Tournament’s Model (TGT) for Class XI IPS Student’s Learning Result”. This research’s aims to know how the effektiveness of Team Games Tournament’s Model (TGT) aplication on student’s learning outcomes. The independent variable in this researsh is Teams Games Tournament’s model and conventional, dependent variable is student’s learning result at Ketenagakerjaan dan Pengangguran. The form of this research is Quasi exsperiment with Non Equivalent Control Group Design. Data collection toolthat is usedin the form ofachievement test, which is processedby themeasurement technique. Based on calculationsbyMannWhitneyU testobtainedZtabel≤Zhitung≤Ztabelor-1.96 <-1.65 <1.96, then theacceptedHo andrejectedHa, the concludedthat there is nosignificant differencebetween thepost-testgradecontrol andpost-testexperimental class, andeffect size’scalculation, obtainedΔ=0.15 (lower category) orprovidea contribution of5.96% of thestudent learning result. Key Words : Effetiveness, Teams Games Tournament (TGT), Learning result.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI METODE KERJA KELOMPOK BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA F34209526, Mariani; Buwono, Sri; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.664 KB)

Abstract

The research activity of this class action done in class VI Elementary School 03 Sungai Pinyuh Pontianak Regency because based on observations on the process of learning in the sixth grade elementary school 03 This suggests that the interaction of learning in the classroom just monotonous. Students are less active, learning is teacher-centered. The response of students towards learning tends to lower, during the process of learning takes students only silence. The purpose of this study was to describe physical activity, mental and emotional student group work using worksheets assisted students in learning math classes VI Elementary School 03 Sungai Pinyuh Pontianak Regency. The method used is descriptive method of research is a classroom action research. The subjects of this study were the teacher and all the students of class VI Elementary School District 03 Sungai Pinyuh Pontianak totaling 19 people. The study consisted of two cycles with the overall result that in the first cycle, the average student physical activity by 78%, then on the second cycle increased by 11% to 89%. While the average student who does mental activity in the first cycle by 80%, then on the second cycle increased by 18% to 98%. While on active student emotional activity by 79%, then on the second cycle decreased by 1% to 78%. Keywords: learning activities, group work methods, mathematics learning   Abstrak: Kegiatan penelitian Tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak karena berdasarkan hasil observasi pada proses pembelajaran di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 03 ini menunjukkan bahwa interaksi pembelajaran dalam kelas hanya bersifat monoton. Siswa kurang aktif, pembelajaran masih berpusat pada guru. Respon siswa terhadap pembelajaran cendrung rendah, selama proses pembelajaran berlangsung siswa hanya diam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktifitas fisik, mental dan emosional siswa dengan menggunakan metode kerja kelompok berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran matematika kelas VI Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan Jenis penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas. Subyek dari penelitian ini adalah guru dan seluruh siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak yang berjumlah 19 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan hasil secara keseluruhan bahwa pada siklus I, rata-rata siswa yang melakukan aktifitas fisik sebesar 78%, kemudian pada siklus II meningkat sebesar 11% menjadi 89%. Sedangkan rata-rata siswa yang melakukan aktifitas mental pada siklus I sebesar  80%, kemudian pada siklus II meningkat sebesar 18% menjadi 98%. Sedangkan pada aktifitas emosional siswa aktif sebesar 79%, kemudian pada siklus II menurun sebesar 1% menjadi 78%. Kata kunci: aktifitas belajar, metode kerja kelompok, pembelajaran matematika
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI F34209539, Sunnah; Buwono, Sri; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.873 KB)

Abstract

Activity classroom action research was conducted on the students of class VI River Elementary School 24 Sungai Pinyuh Pontianak regency. Based on the observation that there are some difficulties such as difficulties experienced by students asking, learning difficulties, difficulty in finding natural features and social circumstances neighboring countries because of poor motivation. To overcome the above difficulties required the use of a class discussion in teaching Social Studies teachers and students to be more creative and motivated. Based on the exposure of the background it will be taken up the topic of whether to use a class discussion method can improve learning motivation in teaching Social Studies Grade VI Elementary School 24 Sungai Pinyuh?. This study uses classroom action research (CAR) with the object of study is only one class ie class VI Elementary School District 24 Sungai Pinyuh Pontianak and the number of students 18 people. Action research was conducted by 2 cycles. Increased activity of teaching is evident from the implementation of the stages in the RPP has been achieved well in the second cycle there are 5 point increase in assessment indicators of activities undertaken by teachers. While From the summary results of the study can be seen an increase in students motivation in teaching sixth grade social studies with the method of discussion, increase class VI student motivation can be seen in Table 6. After all percentage scores are averaged, it can be seen that in the first cycle the average number of students who are motivated to study at 66.6%, then on the second cycle the average number of students who are motivated to study at 93.4%. So it can be said that the motivation of students increased after the improvement of the learning process on the second cycle of 26.8%. Keywords: student motivation, the method of discussion, learning IPS Abstrak: Kegiatan penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 24 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak. Berdasarkan hasil observasi terdapat beberapa kesulitan yang dialami siswa seperti kesulitan bertanya, kesulitan belajar, kesulitan dalam menemukan kenampakan alam dan keadaan sosial negara tetangga karena lemahnya motivasi belajar. Untuk mengatasi kesulitan tersebut diatas diperlukan penggunaan metode diskusi kelas dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial agar guru dan siswa lebih kreatif dan termotivasi. Berdasarkan paparan latar belakang tersebut maka akan di ambil topik permasalahan yaitu apakah dengan menggunakan metode diskusi kelas dapat meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 24 Sungai Pinyuh?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan obyek penelitian hanya satu kelas yaitu kelas VI Sekolah Dasar Negeri 24 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak serta dengan jumlah siswa 18 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak 2 siklus. Peningkatan aktifitas mengajar ini terlihat dari pelaksanaan tahapan-tahapan di dalam RPP yang sudah tercapai dengan baik pada siklus II yaitu terdapat 5 point peningkatan indikator penilaian aktivitas yang dilakukan oleh guru. Sedangkan Dari rekapitulasi hasil penelitian dapat diketahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa kelas VI pada pembelajaran IPS dengan metode diskusi, Peningkatan motivasi belajar siswa kelas VI ini dapat dilihat pada tabel 6. Setelah semua persentase skor dirata-ratakan maka dapat dilihat bahwa pada siklus I rata-rata banyaknya siswa yang termotivasi pada pembelajaran sebesar 66,6%, kemudian pada siklus II rata-rata banyaknya siswa yang termotivasi pada pembelajaran sebesar 93,4%. Sehingga dapat dikatakan bahwa motivasi siswa meningkat setelah dilakukan perbaikan proses pembelajaran pada siklus II sebesar 26,8%. Kata kunci: motivasi belajar siswa, metode diskusi, pembelajaran IPS
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (F34209535), Seselia; Buwono, Sri; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.348 KB)

Abstract

Improving Student Motivation Through Role Playing Methods On Citizenship Education Learning. The purpose of this research is to improve students motivation in fourth grade at SDN 06 Anjongan civic education lesson using role-play learning method as an option. Meode research is dikriptif method. Based on the results of data analysis it can be concluded that the average level of student motivation in the first cycle in the fourth grade at SDN 06 Anjongan Civics lesson is 54.37%, and in cycle 2 increased to 78.75%. While the learning outcomes of students in the first cycle of 52.25 still under KKM set at 65 and in cycle 2 to 68.25 is above KKM. In this case the motivation of students to carry out learning using role play is very enthusiastic, because if students are playing a scene with both teachers always give compliments so that other students who wish to participate to play well.   Keywords: Motivation, Method Acting. Abstrak: Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui  Metode Bermain Peran Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas IV SDN 06 Anjongan pada pelajaran Pendidikan kewarganegaraan dengan menggunakan metode pembelajaran  bermain peran sebagai pilihan. Meode penelitian yang digunakan adalah metode dikriptif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat motivasi siswa pada siklus I di kelas IV SDN 06 Anjongan pada pelajaran PKn adalah 54,37 %, dan pada siklus 2 naik menjadi 78,75% . Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 52,25 masih di bawah KKM yang ditetapkan yaitu 65 dan pada siklus  2  menjadi  68,25 sudah di atas KKM. Dalam hal ini motivasi siswa untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain peran sangat antusias, karena apabila siswa memerankan adegan dengan baik  guru selalu memberikan pujian sehingga siswa yang lain berkeinginan untuk ikut memerankan dengan baik.   Kata Kunci : Motivasi, Metode Bermain peran.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD PADA PEMBELAJARAN IPS SD (F34209512), Yusnani; Buwono, Sri; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.927 KB)

Abstract

Formulation of the problem in this research is "whether the application of the model type STAD cooperative learning can increase physical activity, mental activity and emotional activity grade III student / b 07 River Elementary School Gammon Kubu Raya district?".Research is action research. Subjects in this penelitain are teachers and students of class III / b Elementary School District 07 Gammon River Kubu Raya .. This research was conducted by 2 cycles. Each cycle consisted of one meeting. Using the model type STAD cooperative learning in teaching social sciences can be seen that the physical activity, mental activity and emotional activity getting better, which can be seen from cycle I to cycle II. acquisition as well as student learning has increased from cycle I to cycle II.   Abstrak: Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “apakah penerapan model Cooperative Learning tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas fisik, aktivitas mental, dan aktivitas emosional belajar siswa kelas III/b Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya?”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Subjek dalam penelitain ini adalah guru dan siswa kelas III/b Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus.Setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Dengan menggunakan model Cooperative Learning tipe STAD dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dapat dilihat bahwa aktivitas fisik, aktivitas mental dan aktivitas emosional menjadi semakin baik, yaitu dapat dilihat dari siklus I ke siklus II. demikian juga pemerolehan belajar siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.   Kata Kunci: Model Cooperative Learning Tipe STAD
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI DAN KARTU HURUF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA F34209534, Sartinah; Buwono, Sri; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.045 KB)

Abstract

Abstract: Classroom action research is intended to enhance students activities in participating in Indonesian language learning, at early stage of reading and writing. To achieve this goal carried out two cycles, with the following stages: Planning, Action, Observation and Reflection. The use of Inquiry methods and letter cards can increase physical activity, mental activity and emotional activity so that students can also improve the ability to read and write at the early stage of  read and write learning. Classroom action research conducted in the first cycle and second cycle obtained the following results: the first cycle of physical activity 80%, 90% on the second cycle, the first cycle of mental activity 61.65%, 75% on the second cycle, the first cycle of emotional activity 58.35%, 65% on the second cycle. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia, pada membaca dan menulis permulaan. Untuk mencapai tujuan itu dilaksanakan dua siklus, dengan tahapan sebagai berikut: Perencanaan, Tindakan, Pengamatan dan Refleksi. Penggunaan metode inkuiri dan kartu huruf dapat meningkatkan aktivitas fisik, aktivitas mental dan aktivitas emosional siswa sehingga dapat juga meningkatkan kemampuan membaca dan menulis pada pembelajaran membaca dan menulis permulaan. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada siklus I dan siklus II diperoleh hasil sebagai berikut: aktivitas fisik pada siklus I 80% , pada siklus II  90%, aktivitas mental pada siklus I 61,65% , pada siklus II 75%, aktivitas emosional pada siklus I 58,35% , pada siklus II 65%. Kata kunci : Kartu huruf, pembelajaran bahasa Indonesia, metode inkuiri, menulis permulaan.
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS BERBASIS LKS KABUPATEN PONTIANAK Kisno, Salpinus; Buwono, Sri; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.417 KB)

Abstract

Abstrak : Pembelajaran IPA di kelas IV SDN 11 Sadaniang selama ini menunjukkan hasil belajar IPA siswa kurang memuaskan. Tingkat kesulitan belajar siswa di kelas IV SDN 11 Sadaniang dalam meyerap materi pelajaran cukup memperihatinkan di mana sebelum pelaksanaan tindakan dari 32 siswa hanya hanya 17 orang atau 53,13% siswa yang tuntas. Tujuan penelitian untuk mendapatkan kejelasan proses pembelajaran dapat ditingkatkan melalui Metode Pemberian Tugas Berbasis LKS  dalam Pembelajaran IPA di kelas IV SDN 11 Sadaniang Kabupaten Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Teknik alat pengumpul data yang digunakan adalah observasi langsung, dan alat pengumpul data adalah lembar obesrvasi siswa, dan lembar obsevasi guru. Prosesur penelitian mencakup: perencanaan, pelaksanaan, observasi atau pengamatan dan reflkesi. Dari hasil analisis bahwa terdapat peningkatan proses pembelajaran melalui metode pemberian tugas berbasis LKS dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN 11 Sadaniang.   Kata Kunci  : Proses Pembelajaran,  Metode Pemberian Tugas Abstract : Learning Science in Elementary School fourth grade Sadaniang 11 shows the results for students studying science unsatisfactory. The difficulty level in the fourth grade students of SDN 11 Sadaniang to absorb the subject matter is quite memperihatinkan where prior to the action of 32 students only just 17 people or 53.13% of students who pass. Research purposes to gain clarity of the learning process can be enhanced through the provision of Task-Based Methods in Learning worksheets fourth grade science at SDN 11 Sadaniang Pontianak regency. The research method used is descriptive method, the form of action research. The research method used is descriptive method, the form of action research. Techniques of data collection tool used was direct observation and data collection tool is a sheet obesrvasi student and teacher observation sheet. Prosesur study include: planning, implementation, and reflkesi of observation. From the analysis that there is an increase in the learning process through task-based method of learning science worksheets in class IV at SDN 11 Sadaniang. Keywords: Learning Process, Method Task Giving
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MELALUI METODE LATIHAN PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SDN 42 KUBU RAYA F34209484, Rosita; Uliyanti, Endang; Buwono, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.679 KB)

Abstract

Research on Improving Learning Activities Math Lessons Through Exercise Method class II grade of elementary school 42 in Kubu Raya aims to describe whether there is an increased activity of learning through practice math methods class II grade of elementary school 42 in Kubu Raya. The method used is descriptive method. Form study is a follow-Class Research. Value of the average student mastery before applying training methods was 50%, after doing research cycle increased to 83.33% to 100% the second cycle. So we can conclude there is increased activity of learning through training methods math class II grade of elementary school 42 in Kubu Raya. Abstrak : Penelitian tentang Peningkatan Aktivitas Belajar Melalui Metode Latihan Pelajaran Matematika kelas II SDN 42 Kubu Raya bertujuan untuk mendeskripsikan apakah ada peningkatan aktivitas belajar melalui metode latihan pelajaran matematika kelas II SDN 42 Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindak Kelas. Nilai ketuntasan rata-rata siswa sebelum diterapkannya metode latihan adalah 50%, setelah melakukan penelitian siklus I meningkat menjadi 83,33% siklus II menjadi 100%. Maka dapat disimpulkan terdapat peningkatan aktivitas belajar melalui metode latihan pelajaran matematika kelas II SDN 42 Kubu Raya.   Kata kunci : aktivitas belajar, metode latihan.  
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN KOOPERATIF STAD PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SDN 08 SUNGAI RAYA Siahaan, Riana; Uliyanti, Endang; Buwono, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.196 KB)

Abstract

The effect of STAD cooperative activities Learning With Class V Mathematics Learning SDN 08 River Kingdom. This study aimed to gain clarity application type STAD Cooperative Learning in improving student learning activities in the teaching fifth grade math SDN 08 River Kingdom. The research method used is descriptive, the form of action research. Using type STAD cooperative learning activities to enhance math in fifth grade at SDN 08 River Kingdom. The increase can be seen from the first cycle the average value of physical activity 63%, average 70% of mental activity, the average value of 77% emotional activity. Taken as a whole, the average student learning activities by 70%. In the second cycle the average value of physical activity 93%, average 90% mental, the average value of 97% emotional activity. Taken as a whole, the average student learning activities by 93%. Keywords: learning activities, cooperative type STAD, Math   Abstrak: Pengaruh aktivitas Belajar Dengan kooperatif STAD Pembelajaran Matematika Kelas V SDN 08 Sungai Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kejelasan penerapan pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika kelas V SDN 08 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Penggunaan kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika di kelas V SDN 08 Sungai Raya. Peningkatan dapat dilihat dari siklus I yaitu nilai rata-rata aktivitas fisik 63%, nilai rata-rata aktivitas mental 70%, nilai rata-rata aktivitas emosional 77%. Dilihat secara keseluruhan, rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 70%. Pada siklus II yaitu nilai rata-rata aktivitas fisik 93%, nilai rata-rata mental 90%, nilai rata-rata aktivitas emosional 97%. Dilihat secara keseluruhan, rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 93%.   Kata Kunci: aktivitas belajar, kooperatif tipe STAD, Matematika
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI METODE DEMONSTRASI ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS IV SDN 24 SUNGAI RAYA F34209475, Masnur Sibarani; Uliyanti, Endang; Buwono, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.531 KB)

Abstract

Improved methods of learning through demonstration methods of Natural Science 24 class IV river SDN Kingdom. This study aims to determine the increase in motivation to learn through demonstration method of Natural Sciences 24 River Elementary School Fourth Grade Kingdom. The research method used is descriptive method with the shape of the data used penggumpul observation sheet student and teacher observation sheet. From the analysis method to increase motivation visible demonstration of the issues that were peak at a value above the average. Intrinsic and extrinsic motivation in the first cycle an average of 70% and in the second cycle increased to 95%. Improved skills of teachers to implement the demonstration method could increase from the average score of the first cycle of 67.50% increased in the second cycle to 92.50% has increased by 25% increase in student motivation effect on improving student learning outcomes are able to achieve average has reached the target of 6.7 KKM showed a significant increase. Key Word : methods of demonstration, motivation, increase Abstrak : Peningkatan metode belajar melalui metode demonstrasi Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV SDN 24 Sungai Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar melalui metode demonstrasi Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV SDN 24 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk alat penggumpul data yang digunakan adalah lembar observasi siswa dan lembar observasi guru. Dari hasil analisis metode demonstrasi dapat meningkatkan motivasi terlihat dari aspek yang sudah mencapi nilai diatas rata-rata. Motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik pada siklus I rata-rata 70% dan pada siklus II meningkat menjadi 95%. Peningkatan keterampilan guru menerapkan metode demonstrasi dapat mengalami peningkatan dari skor rata-rata siklus I sebesaR 67,50% meningkat pada siklus II menjadi 92,50% mengalami kenaikan sebesar 25% peningkatan motivasi siswa berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa mampu mencapai nilai rata-rata telah mencapai target kkm 6,7 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Kata Kunci : metode demonstrasi, motivasi, peningkatan