Bustamam Bustamam
FKIP Universitas Syiah Darussalam, Banda Aceh

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH LEVERAGE, SUBSIDIARIES DAN AUDIT COMPLEXITYTERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

Jurnal Telaah dan Riset Akuntansi Vol 3, No 2 (2010): Jurnal Telaah & Riset Akuntansi
Publisher : Program Magister Akuntansi Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.549 KB)

Abstract

Audit delay is an audit solving duration which measured from the date of book year closing to the date of audit report issued. A high quality of financial statement audit could decrease investor and creditor risk in making an investment decision. The advantages of financial statement would decrease if the report isn’t available on time.This research examines the factors influence audit delay. They are leverage, subsidiaries and audit complexity. This research samples take all manufacturing companies are listed in Indonesia Stock Exchange, amount 32 companies that chose based on purposive sampling method by 160 observations. They have undertaken for 5 years from 2004 – 2008.Firstly, data is examined by classical normal linear regresion model (CNLRM) which consist normality, multicollinearity and heteroscedasticity tests. Secondly, it is examined by multiple linear regression using hypothesis to know about the factors have an influencing to audit delay.The result of this research shows that simultaneously, it proves that leverage, subsidiaries and audit complexity have a significant influencing to audit delay at manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange. Partially, just leverage has a significant influencing to audit delay. Whereas subsidiaries and audit complexity don’t have a significant influencing to audit delay at manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange. Keywords: Audit Delay, Leverage, Subsidiaries and Audit Complexity.

KETERAMPILAN BERMAIN BOLA BASKET MELALUI METODE DUPLIKASI DENGAN PENGGUNAAN MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 KOTA BANDA ACEH

Jurnal Mentari Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas metode duplikasi dengan menggunakan multimedia di dalam peningkatan keterampilan dalam permainan Bola basket. Penelitian ini merupakan suatu bentuk penelitian berkaitan dengan hubungan sebab-akibat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan menggunakan pretest dan postest design. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Banda Aceh yang berjumlah 36 orang siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setelah diuji dengan t-test diperoleh t-hitung tes keterampilan bermain bola basket sebesar 2,40 dan t-tabel pada taraf signifikansi 95% sebesar 2,04. Dengan demikian, t-hitung lebih besar daripada t-tabel. Oleh karena itu, terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan dengan menggunakan metode duplikasi terhadap peningkatan keterampilan bermain bola basket. Metode pembelajaran duplikasi dengan menggunakan multimedia sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan bermain bola basket. Kata Kunci:    Keterampilan bermain bola basket, metode Duplikasi, penggunaan multimedia     DAFTAR PUSTAKA   Abidin, A. (1999). Bola Basket Kembar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Al-Khalili, A. (2005). Mengembangkan Kreativitas Anak. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Arikunto, S. (1991). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: PT Rineka Cipta. Arsyad, A. (2005). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Depdikbud. (1987). Tes Keterampilan Bermain Bola Basket untuk SLTA Putra. Jakarta: Pusat Kesegaran Jasmani dan Rekreasi. Depdiknas. (2007). Naskah Pengembangan Model-Model Pembelajaran Bola Basket: Diklat Instruktur Tingkat Lanjutan Guru Penjasorkes SMA. Dinata, M. (2003). Dasar-dasar Mengajar Bola Basket. Bandar Lampung: Cerdas Jaya. Dwijowinoto, K. (1993). Dasar-dasar Ilmiah Kepelatihan, IKIP Semarang Press, Semarang. Faisal, S. (1982). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta: Dekdibud P2LPTK. Harun, Jamaluddin. (2003). Multimedia Dalam Pendidikan, www.jz-media.com. Internet. Lulus, Priyoananto. (2007). PTK Matematika SMA. http://www. sman3 blitar.net Lutan, R. (1988). Belajar Keterampilan Motorik, Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Dikti. Nasution, S. (2002). Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara. Raharjo. (1991). Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah. Jurnal: www.google.com Sadiman, A. (2005). Media Pendidikan. Jakrta: PT Rajagrafindo Persada. Sajoto, M. (1988). Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta: Ditjen Dikti Depdikbud. Satria, Riri. (2001). Sistem Multimedia dan Keberaksaraan, Harian Umum Sore Sinar Haran, www. Sinar Harapan. Com. Singgih, Gunarsa. (2004). Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia. Siregar, M. F. (1981). Ilmu Pengetahuan Pelatih. Jakarta: Proyek Pembinaan Olahraga. Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara. Suryabrata, S. (1981). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Bumi Aksara. --------------, (1982). Psikologi Pendidikan, Materi Pendidikan Program Bimbingan Konseling di Perguruan Tinggi. Yogyakarta. Syarifuddin, A. (1996), Ilmu Kepelatihan Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Dikti. Vannier, F. (1957). Teaching Physical Education. Phyladelphia and London: WB Sannders Company. Wahjoedi. (2001). Landasan Evaluasi Pendidikan Jasmani. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.  

KONTRIBUSI KELENTURAN TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT TINGGI GAYA FLOP PADA MAHASISWA PENJASKESREK UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2011

Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lompat tinggi merupakan suatu gerakan melompat melewati mistar dengan lompatan setinggi-tingginya dengan menggunakan matras sebagai  tumpuan. Sasaran dan tumpuan lompat tinggi ádalah untuk mencapai jarak lompatan setinggi mungkin ke sebuah letak pendaratan atau matras. Jarak lompatan diukur dari tiang penyangga sampai batas tertinggi dari mistar. Dalam lompat tinggi terdapat beberapa macam gaya yang umum dipergunakan oleh para pelompat yaitu gaya flop. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional (Corelation research). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa penjaskesrek Universitas Syiah Kuala angkatan 2011 yang berjumlah 202 mahasiswa, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu diambil sebesar 15% dengan jumlah 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran lapangan dengan proses pengambilan data diambil dari tes kayang dengan tes kemampuan lompat tinggi gaya flop. Pelaksanaan pengukuran kelentukan dilakukan dengan menggunakan tes kayang. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus korelasi product moment, serta uji statistik (uji t) pada taraf signifikansi 95%. Hasil analisis data diperoleh nilai korelasi nilai r x = 0,42 > r tabel = 0,36 artinya terdapat hubungan. Sedangkan nilai t hitung = 2,45 > nilai t tabel = 2.048 artinya hipotesis yang diajukan terdapat hubungan antara kelentukan dengan kemampuan lompat tinggi gaya flop pada mahasiswa penjaskesrek Universitas Syiah Kuala angkatan 2011. Dengan demikian, terdapat kontribusi yang signifikan antara kelenturan dengan kemampuan lompat tinggi gaya flop pada taraf kepercayaan 95%. Kata kunci :   kelenturan, lompat tinggi gaya flop     DAFTAR PUSTAKA   Amir, Nyak (2010), Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Banda Aceh: Syiah Kuala UniversityPress. Arikunto, S (1992). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta. ------------, (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta Edisi VIII. Bompa, Tudor O. (1983). Theory and Methodology Of Training. IOWA: Kendall/Hunt Publishing Company. Carr, Gerry A. (2003). Atletik untuk Sekolah. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. Depdikbud. (1995). Alat-alat Tes dan Pengukuran Pendidikan Jasmani dan Penggunaannya. Jakarta: Depdikbud. Dwijowinoto, Kasiyo. (1993). Dasar-dasar Ilmiah Kepelatihan. Semarang: IKIP Semarang Press. Faisal, Sanapiah. (1982), Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-aspek Psikologis Dalam Coaching, Jakarta: CV. Tambak Kusuma. Ismaryati. (2009). Tes dan Pengukuran Olahraga. Surakarta: Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS dan UPT Penerbitan dan Pencetakan UNS (UNS Press). Janssen, Thompson. (1983). Pengenalan Kepada Teori Pelatihan. Jakarta: PASI. Johnson, B (1986), Practical Meansurement Evaluation in Physical Education, Publising Company. Kosasih, Engkos (1985). Olahraga Teknik dan Program Latihan. Jakarta: CV. Akademika Pressindo. Maksum, Ali. (2007). Tes dan Pengukuran dalam Olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang. Nurhasan. (2001). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas. Sajoto (1988), Peningkatan Kondisi Fisik dalam Olahraga, Dahara Prize, Semarang. Subagyo, Joko. (1991). Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek. PT. Rineka Cipta. Jakarta. Sudjana (1992). Metode Statistika, CV. Tarsito, Bandung. Sugiyanto. (1994). Perkembangan dan Belajar Gerak. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta. Suharno. (1993). Ilmu Choaching Umum. FPOK IKIP Yogyakarta. Yogyakarta. ………... (1985). Ilmu Kepelatihan Olahraga. FPOK IKP Yogyakarta. Yogyakarta. Sukardi (2003), Metodologi Penelitian Pendidikan, PT Bumi Aksara, Jakarta. Surachmad, Winarno. (1992).  Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Tarsito. Zainuddin. M (1988). Metode Penelitian. Surabaya: Universitas Airlangga.  

PERBANDINGAN KESEGARAN JASMANI ANTARA SISWA SMP NEGERI 1 DENGAN SISWA SMP NEGERI 2 BANDA ACEH

Jurnal Mentari Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di sekolah bertujuan untuk memacu pada pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental, emosional dan sosial, selaras dalam upaya membentuk dan mengembangkan kemampuan gerak dasar, menanamkan nilai, sikap dan membiasakan hidup sehat. Kesegaran Jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugas sehari-hari dengan gampang, tanpa merasa lelah yang berlebihan, dan masih mempunyai sisa atau cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan mendadak. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui perbandingan tingkat kesegaran jasmani antara siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh dengan siswa SMP Negeri 2 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh dengan jumlah siswa seluruhnya 670 siswa dan SMP Negeri 2 Banda Aceh dengan jumlah siswa seluruhnya 620 siswa, sedangkan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan area probability sample (sampel wilayah), dengan jumlah 60 siswa, terdiri dari 30 siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh dan 30 siswa SMP Negeri 2 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah teknik penelitian diskriptif dengan teknik pengukuran. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk anak usia 10–12 tahun. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis data diperoleh thitung lebih kecil dari ttabel atau 0,916 < 2,048, maka ditolaknya hipotesis penelitian (Ha) dan diterimanya hipotesis statistik (Ho) artinya tidak terdapat tingkat perbedaan kesegaran jasmani pada siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh dengan siswa SMP Negeri 2 Banda Aceh. Kata Kunci :   kesegaran jasmani     DAFTAR PUSTAKA Adisasmita, Yusuf dan Syarifuddin, Aip. 1996. Ilmu Kepelatihan Dasar. Jakarta: Depdikbud. Dirjendikti. Proyek Pendidikan Tingkat Akademik. Amir, Nyak. (2006), Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Syiah Kuala UniversityPress, Banda Aceh. Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Baley, James A. 1986. Pedoman Atlet Teknik Peningkatan Ketangkasan dan Stamina. Semarang : Bahasa Prise. Depdikbud, (1994). Petunjuk Pelaksanaan Pola Umum Pembinaan dan Pengembangan Kesegaran Jasmani. Jakarta: Depdikbud. -------------. (1995). Alat-alat Tes dan Pengukuran Pendidikan Jasmani dan Penggunaannya. Jakarta: Depdikbud. Giam (1993), Ilmu Kedokteran Olahraga, Binarupa Aksara, Jakarta. http://pojokpenjas.blogspot.com/2008/08/kebugaran-jasmani.html Khomsin, (2002). Paparan Kuliah Perkembangan dan Belajar Gerak. Semarang : FIK Unnes. Lutan, Rusli dkk., 1992. Manusia dan Olahraga. Bandung: FPOK IKIP Bandung. Moeloek, Dasiana. (1984). Kesehatan Olahraga. Jakarta : Proyek Pembinaan SGO Jakarta. Moelyono W, (1993). Kesehatan Olahraga. Jakarta : Depdikbud. Roji (2004), Pendidikan Jasmani untuk SMP, Erlangga, Jakarta. Sadoso S, (1992). Pengetahuan Praktis Kesehatan dan Olahraga. Jakarta : PT. Gramedia. Sajoto, M. 1988. Peningkatan dan Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize. Slamet SR, (1994). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Solo : Tiga Serangkai. Sudjana, 1989. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito. Suharno.1993. Ilmu Choaching Umum. Yogyakarta: FPOK IKIP Yogyakarta. Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan, PT Bumi Aksara, Jakarta. Sumosardjuno, Sadoso. 1994. Pengetahuan Praktis Kesehatan dalam Olahraga. Jakarta: PT. Gramedia. Suniar, Leane (2002). Dukungan Zat-Zat Gizi untuk Menunjang Prestasi Olahraga. Jakarta : Kalamedia. Syarifudin, Aip. 1992. Olahraga Untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Jakarta: CV Baru. Wahjoedi. (2001). Landasan Evaluasi Pendidikan Jasmani. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta. Wahjoedi (2001), Landasan Evaluasi Pendidikan Jasmani, PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta. Wirjasantosa, Ratal (1984), Supervisi Pendidikan Olahraga, Universitas Indonesia, Jakarta. Zainuddin, M (1988), Metode Penelitian, Universitas Airlangga Surabaya.

PELAKSANAAN KEGIATAN MEMBUKA DAN MENUTUP PELAJARAN PADA KELAS X2 DAN XI IPS1 OLEH GURU SEJARAH DI SMA N 3 MUARA BUNGO JAMBI

Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2013): ejournal Pendidikan Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by problems most teachers of history have not done opening and closing of the lesson. On the basis of the problem of this research is focused on the implementation of the opening and closing of the lessons in class XI X2 and IPS1 by history teacher in SMA N 3 Muara Bungo Jambi. This study aims to determine how the implementation of the opening and closing of the lessons in SMA N 3 Muara Bungo Jambi. Ideally the implementation of the opening and closing of the lesson should prepare students psychologically and physically, appersepsi or review the materials that have been studied previously, explaining the learning objectives, deliver measures that will be taught the material, making conclusions or summarize the learning materials, reflection, exploring the opinion learners and provide questions in writing or orally. Based on these problems, the type of research used in this study is the evaluation study. To test the validity of the authors using triangulation of data sources. Then the techniques of data analysis in this study using the interactive analysis technique proposed by Huberman Milles, which consists of data collection, data reduction, data display and conclusion. The results showed that high school history teacher in SMA N 3 Muara Bungo shows the implementation of the opening and closing of the lesson by looking at preparing students psychologically and physically yet fully implemented, the implementation appersepsi or review material already learned already performing well, explaining the purpose learning has not been done. deliver measures that will be taught the material has not been done, to make inferences or summarize the learning material has not been fully implemented, the reflection has not been done, explore the opinions of the students already there but not yet fully implemented, provide questions in writing or orally has been implemented. Based on the results of this study concluded that the implementation of the opening and closing of the lessons in class XI IPS1 X2 and history courses in SMA N 3 Muara Bungo has not been run in accordance with the implementation of the opening and closing of the lesson. 

EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU PADA PRAJURIT TNI AU KOTA SABANG TAHUN 2016

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.36 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Evaluasi Daya Tahan Jantung Paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016”. Evaluasi merupakan suatu langkah maupun penafsiran yang dilakukan dalam mengambil kesimpulan dari suatu kegiatan. Daya tahan jantung paru merupakan kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, pernapasan dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus yang melibatkan sejumlah kontraksi otot-otot dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan jenis korelasional dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 yang berjumlah 90 orang, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu sampel yang sesuai dengan pertimbangan tertentu, sebanyak 25 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru. Tes pengukuran daya tahan jantung paru yang digunakan yaitu tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari tes lari 12 menit tersebut kemudian dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata dan nilai persentase. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh sebagai berikut: (1) Rata-rata yang diperoleh dari tes daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 adalah sebesar 2,45 dan berada pada kategori “Baik”. (2) Pada umumnya tingkat kemampuan daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 sebanyak 16 orang atau 64,00% berada pada kategori “Baik” dan 9 orang atau 36,00% berada pada kategori “Sedang”. Simpulan dalam penelitian ini adalah dengan adanya penelitian ini, diharapkan kepada semua pihak yang terkait terutama dalam merekrut Prajurit TNI AU Kota Sabang harus mengutamakan prajuritnya yang memiliki daya tahan jantung paru serta komponen fisik lainnya yang memadai sesuai dengan kriteria, sehingga dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pertahanan negara dapat dilaksanakan secara efektif. Kata kunci: evaluasi, daya tahan jantung paru

TINGKAT DAYA TAHAN JANTUNG PARU INSTRUKTUR SENAM PENJASKESREK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 3 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.359 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Tingkat daya tahan jantung paru Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017”. Daya tahan merupakan faktor utama dalam kebugaran fisik. Daya tahan sangat erat kaitannya dengan kegiatan atau pekerjaan sehari-hari manusia dalam melakukan pekerjaan maupun bergerak. Daya tahan yang tinggi dapat mempertahankan kemampuan dalam jangka waktu yang relatif lama secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan daya tahan jantung paru Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017. Pertanyaan penelitian adalah bagaimanakah tingkat daya tahan jantung paru Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017?. Populasi dalam penelitian adalah keseluruhan Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 yang berjumlah 16 orang , sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling atau sampel  sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru. Data yang diperoleh dianalisis dengan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai yang diperoleh sebagai berikut: (1) Rata-rata yang diperoleh dari tes Daya Tahan Jantung Paru Pada Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 adalah sebesar 15,07 dan berada pada kategori “Sedang”. (2) Pada umumnya tingkat kemampuan daya tahan jantung paru pada Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 sebanyak 0 orang atau 0% berada pada kategori “Terlatih ”, 2 orang atau 12,5% berada pada kategori “Baik Sekali”, 4 orang atau 25 % berada pada kategori “Baik” 7 orang atau 43,75% berada pada kategori “Sedang ” dan 3 orang berada pada katagori “kurang” 18,75%, Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada  semua pihak yang terkait terutama pada  Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 agar  memiliki daya tahan jantung paru yang baik dan juga komponen fisik lainnya, serta dapat menjalankan tugasnya dengan baik sebagai instruktur senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala dan juga dapat meningkatkan latihan dan kemampuannya sehingga instruktur senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala menjalankan tugasnya dengan lebih baik lagi. Kata kunci: Tingkat, daya tahan jantung paru 

ANALISIS STATUS GIZI DENGAN DAYA TAHAN JANTUNG PARU PEMAIN SEPAKBOLA HIMADIRGA FKIP UNSYIAH TAHUN AKADEMIK 2016/2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 3 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.036 KB)

Abstract

Penelitianyang berjudul: “Analisis Status Gizi Dengan Daya Tahan Jantung Paru Pemain Sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik  2016/2017”. Dalam melakukan aktifitas fisik kita membutuhkan energi dimana energi dalam makanan yang kita makan sehari-hari dengan baik akan memberikan semua zat-zat gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh. Seseorang harus dalam keadaan segar agar dia mampu melalukan aktifitas fisik sebagai pemain sepakbola. Penelitian ini bertujuan, (1) mengangkat masalah bagaimana pengaruh status gizi dengan daya tahan jantung paru pemain sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu hubungan atau uji korelasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu Pemain Sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah TahunAkademik 2016/2017yang berjumlah 18 orang.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Sampling Purposiveyaitu pemain sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah TahunAkademik 2016/2017sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui langkah (1) Pengukuran Status Gizi dan (2) Tes Daya Tahan Jantung Paru.Berdasarkan analisis data yang menggunakan teknik analisis sederhana.Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan daya tahan jantung paru (r = 0,79), hubungan antara status gizi dengan daya tahan jantung paru62,41%. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik uji-t pada taraf signifikan 95%. Dari hasil analisis data diperoleh t-Hitung = 3,59 lebih besar dari t tabel pada taraf signifikan 95% = 1,74. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif antara status gizi dengan daya tahan jantung paru pada pemain sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017.Hal ini berarti gizi sangat berperan didalam aktifitas sehari-hari, terutama saat melakukan aktifitas fisik untuk semua mahluk hidup dibumi ini, dan terutama para atlet olahraga sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017. Kata kunci: Status Gizi Dan Daya Tahan Jantung Paru.

PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA PADA MTs SE-BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.762 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peran Guru Pendidikan jasmani dalam Membentuk Karakter Siswa pada MTs Se- Banda Aceh Tahun Pelajaran 2016/2017”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani dalam membentuk karakter siswa MTs Se- Banda Aceh. Jenis penelitian ini  adalah penelitan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan jasmani yang berada di MTs Se- Banda Aceh yang berjumlah 10 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan jasamni yang berada di MTs Se- Banda Aceh yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan adanya peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dalam membentuk karakter siswa dengan mencontohkan sikap disiplin, jujur, adil, saling menghormati dan menghargai dan mencontohkan akhlak yang mulia pada MTs Se- Banda Aceh Tahun Pelajaran 2016/2017 sehingga dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Disarankan bagi calon guru pendidikan jasmani yang mana menjadi seorang guru tersebut memang harus betul-betul menjalankan tugas sebagai guru profesional yang aktif dan kreatif dalam membina siswa-siswi supaya menjadi generasi bangsa yang mempunyai karakter yang baik yang bermanfaat bagi bangsa dan Negara. Kata Kunci: peran guru, karakter siswa

KONTRIBUSI TINGGI BADAN DAN TINGGI LOMPATAN TERHADAP SMASH BOLA VOLI PEMAIN BOLA VOLI KLUB LAVENDOS VC KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA TAHUN 2016

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 3 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.146 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Kontribusi Tinggi Badan dan Tinggi Lompatan Terhadap Hasil Smash Bola Voli  Pemain Bola Voli Lavendos VC Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2016”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi tinggi badan dan tinggi lompatan terhadap smash bola voli  pemain bola voli klub Lavendos VC Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2016.Jenis penelitian termasuk dalam penelitian korelasi. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli klub Lavendos VC yang berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli klub Lavendos VC yang berjumlah 15 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan tes tinggi badan, tes tinggi lompatan dengan metode tes loncat tegak dan tes smash bola voli. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik.Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara tinggi badan dengan  hasil smash bola voli (rx1y = 0,57), unsur tinggi badan memberikan sumbangan sebesar 32,49% terhadap hasil smash Bola Voli, (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara tinggi lompatan dengan hasil smash bola voli (rx2y = 0,53), unsur tinggi lompatan memberikan sumbangan sebesar 28,09 % terhadap hasil smash bola voli, (3) terdapat kontribusi yang signifikan secara bersama-sama antara tinggi badan dan tinggi lompatan dengan hasil smash bola voli (rx1x2y = 0,66), unsur tinggi badan dan tinggi lompatan  secara bersama-sama memberikan sumbangan sebesar 43,56 % terhadap hasil smash bola voli.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang penulis rumuskan diterima kebenarannya. Kata kunci: Tinggi badan, Tinggi lompatan, Smash bola voli.